Kasus Covid-19 di Indonesia Menunjukan Tren Positif

50

Let’s get you up to speed on: PPKM update.

Update me.

Jadi, belakangan ini emang kasus covid-19 di Indonesia lagi nujukin tren positif ni gengs, alias mulai berkurang sedikit demi sedikit. Hal ini tentunya juga bisa diliat dari Indonesia yang jadi negara nomor satu di ASEAN dalam hal pemulihan dari covid beberapa waktu lalu. Salah satu indikator lainnya juga adalah penurunan level PPKM di berbagai daerah, yang baru aja diumumin kemaren barengan sama pengumuman perpanjangan PPKM Jawa Bali. PPKM kali ini bakal berlaku dari tanggal 19 Oktober sampe 1 November 2021 mendatang.

Rite, what’s new?
Jadi, sekarang pembelajaran tatap muka (PTM) udah bisa dilakukan secara terbatas, dan enggak cuma online aja. PTM terbatas ini maksimal kapasitas 50% satu kelas, kecuali untuk SLB dan PAUD yang maksimal 5 murid satu kelas. FYI di DKI Jakarta sendiri, saat ini udah ada 6.623 sekolah yang menggelar PTM, dan dengan turun ke PPKM level 2, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah bilang kalo Disdik nargetin bakal nambah seribu sekolah lagi buat PTM.

Go on.
Selain PTM, ada beberapa penyesuaian aturan juga guys. Misalnya untuk supermarkethypermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampe jam 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 75 persen. Terus, apotek dan toko obat dapat buka 24 jam. Mall sendiri juga sampe jam 21.00 dan kapasitas 50%

Got it.
Selanjutnya, restoran atau kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari sekarang juga bisa beroperasi dari jam 18.00 sampe 00.00. Para pengunjungnya cuma boleh dine-in 60 menit dan kapasitasnya 50% pengunjung. Baik pengunjung dan pegawai wajib melakukan screening pake PeduliLindungi and of course menerapkan prokes.

What about bioskop?
Nah, kalo soal bioskop ni sekarang udah mulai beroperasi dengan kapasitas 70% dan anak di bawah 12 tahun boleh masuk dengan wajib didampingi orang tua. Gak cuma itu, sekarang di DKI Jakarta juga udah boleh menggelar resepsi pernikahan gengs. Syaratnya adalah kapasitas venue 50% pengunjung, dan tentunya dilakukan screening pake PeduliLindungi. Tapi teteup belom boleh sedia hidangan prasmanan gengs.

Right. I heard sekarang naik pesawat udah gak boleh pake antigen lagi?
Iya guys. Buat kamu-kamu ni yang berencana berpergian pake pesawat, sekarang hasil tes antigen udah gak berlaku lagi. Para penumpang pesawat diwajibkan menyediakan hasil tes PCR h-2 keberangkatan. Tapi kalo kamu cuma naik kendaraan pribadi ke luar daerah, kamu cuma diwajibin antigen h-1 aja.

I see. What about vaccination?
Presiden RI Joko Widodo kemaren bilang bahwa pemerintah udah menargetkan supaya di akhir tahun nanti, udah ada 270 juta dosis vaksin covid-19 yang disalurkan ke masyarakat. Menurut pak pres, per kemaren baru ada 171 juta dosis aja yang udah disuntikin ke masyarakat. FYI, target vaksinasi covid-19 adalah 208,26 juta penduduk yang fully vaccinated. Dengan dua dosis suntikan, dibutuhkan 416,52 juta dosis. Jumlah ini belum termasuk suntikan booster untuk para tenaga kesehatan.

Got it. Anything else?
As mentioned previously, DKI Jakarta udah turun ke PPKM level 2, bersama dengan kota satelitnya yaitu Kota Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Terus sejauh ini, udah ada beberapa daerah di Jawa Bali yang turun ke PPKM Level 1 loh, yaitu di Jawa Barat ada Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar, terus di Jawa Tengah ada Kota Tegal dan Kota Semarang, dan wilayah dari provinsi lainnya. Terus karena sekarang anak di bawah 12 tahun udah bisa masuk tempat wisata, TMII kemaren mencatat kenaikan jumlah pengunjung, yakni per jam 12 siang udah datang sekitar 2.000 pengunjung. Diperkirakan jumlah ini akan semakin meningkat seiring dengan makin banyaknya tempat wisata yang kembali buka.