Eks Pegawai KPK Membuat Partai Politik, Petugas Lakukan Kekerasan Terhadap Aksi Mahasiswa di Depan Kantor Bupati Tangerang, Pertumbuhan Perkonomian Dunia Tidak Setinggi Prediksi, Fenomena Squid Game

12

Hi there

Thursday is here, meaning, we know you’re getting ready with soooo many plans for the weekend. Well, make sure you give time for yourself to recharge (talking ’bout a long, nice, warm bath or a night with face masks and a good book) and take care of yourself first. See you again tomorrow.


Who’s about to make their own party?

Eks Pegawai KPK.
 
Huh? What party? Am I invited?
Eits, party yang ini bukan pesta ya gengs, tapi partai politik. Adalah mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK Rasamala Aritonang yang bilang kemaren banget bahwa doi ada keinginan bikin parpol bareng temen-temennya yang pada akhir September kemaren udah resmi dipecat dari KPK. Nih, kalo kalian butuh refresher soal berita pemecatan 57 karyawan KPK tersebut, gausah jauh-jauh, tinggal klik di sini.
 
Kenapa tiba-tiba mau bikin parpol?
Karena menurut Rasamala, parpol bisa jadi kendaraan strategis dalam sistem demokrasi supaya bisa mewujudkan perubahan besar, yaitu Indonesia bebas dari korupsi. Yha namanya juga eks pegawai KPK, pasti gak jauh-jauh dari pemberantasan korupsi kan guys, even pas udah gak di KPK lagi. Terus juga Rasamala bilang pengennya sih parpol ini bisa menghapuskan budaya korupsi para pejabat negara.
 
Eh tapi bukannya eks pegawai KPK pada ditawarin ASN Polri?
Iya, pas banget tawarannya datang beberapa hari sebelum pemecatan ke-57 orang tersebut resmi. Tapi yha sampe sekarang belum ada yang ngasih jawaban terkait tawaran tersebut. Selain itu, menurut Rasamala juga tawarannya masih belum terlalu jelas dari segi konsepnya, jadi masih wait and see dulu nih Rasamala cs (more on this issue, here).
 
I see. Now back to the parpol.
Lanjut ni kata Rasamala, doi udah nyiapin nama buat parpolnya, yaitu Partai Serikat Pembebasan. Serikat yang berarti kebersamaan dan kekuatan kolektif untuk membebaskan dari penderitaan yang diakibatkan oleh korupsi. Terus, rencananya ideologinya adalah Pancasila yang hakiki dan gak cuma jargon. Jadi, pengen nerapin Pancasila yang konkret gitu gengs dalam tataran praktik politik, gak cuma jadi slogan doang.
 
Hmmm. Go on.
Rasamala bilang kalo doi udah diskusi sama beberapa temennya yang juga termasuk dipecat dari KPK karena gak lolos TWK. Temen-temennya ini kayak Hotman Tambunan, Lakso Anindito, hingga Febri Diansyah. Selain itu, doi juga bilang kalo doi mau konsultasi juga nih sama para pakar hukum, korupsi, dan tokoh masyarakat soal ini juga. Bikin parpol pasti susah kan gengs, dan makanya Rasamala pengen minta bantuan dari banyak orang juga dengan temen-temennya ini dan dari tokoh masyarakat terkait.
 
Tapi kenapa bikin partai ya?
Karena kata Rasamala sih, sekarang ini kan masyarakat banyak yang mengkritik partai politik. Makanya ni, menurut doi saat ini adalah momentum yang tepat buat bikin parpol baru yang lebih bersih dan berintegritas. Doi yakin, dengan partainya ini bisa mendorong perubahan yang lebih baik dalam panggung politik di Indonesia gengs.
 
Got it. Anything else?
Well, setelah resmi dipecat dari KPK, ke-57 mantan karyawan di lembaga antirasuah itu langsung pada banting stir guys. Ada yang jualan nasi goreng, empal gentong, kue, ada yang jadi petani, hingga jadi kernet bangunan. Salah satu mantan pegawai yang dulunya kerja sebagai pramusaji di KPK, namanya Heryanto bilang bahwa kini dirinya kerja serabutan sebagai kernet bangunan. Faktor usia, pendidikan, dan keahlian bikin Heryanto sulit mencari pekerjaan baru, dan hal itu diperparah dengan label ‘merah’ serta stigma bahwa doi tidak lagi bisa dibina karena udah dinyatakan enggak lolos asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

What gets you raise your eyebrows?

The smackdown by the police, to the students.
Asli guys, jadi pasti kamu udah denger nih semalem soal aksi protes yang dilakukan oleh mahasiswa di depan kantor Bupati Tangerang. Aksi ini kemudian berujung pada pingsannya salah satu mahasiswa peserta aksi karena doi di-smackdown alias dibanting sama salah satu petugas polisi yang berjaga mengamankan aksi tersebut
 
HAH??? Tu polisi John Cena apa gimana???
More like… John… sana aja jauh-jauh kalo nanganin aksi masih pake kekerasan mah. Anyway, jadi guys, kejadian ini bermula saat mahasiswa Tangerang dan kelompok masyarakat lainnya menggelar aksi protes di depan kantor bupati dalam rangka HUT Kabupaten Tangerang ke-389. Dalam aksi protes ini, mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka, salah satunya persoalan Peraturan Bupati nomor 47 tahun 2018 tentang pembatasan jam operasional angkutan tambang.
 
Terus?
Well, dalam aksi ini, para mahasiswa menyampaikan aspirasinya di depan kantor bupati, namun aksi mereka dihadang oleh para petugas yang berjaga. Aksi ini kemudian berujung dengan saling dorong antara mahasiswa dengan polisi yang berusaha menghadang mereka. Polisi kemudian mulai mengamankan massa yang berupaya menembus barikade polisi. Nah, dari salah satu aksi pengamanan inilah berhasil ditangkap kamera guys, seorang personel polisi yang menangkap seorang mahasiswa pendemo dan mengunci badannya. Korban tersebut kemudian diangkat ke udara dan terus dibanting, hingga mahasiswanya kejang-kejang dan nggak bergerak. Video dari seluruh kejadian ini kemudian viral dan bikin netijen gedeg banget liatnya.
 
Geez… Ada tindakan lanjutan gak soal ini?
Ada. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono bilang kalo tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri bakal turun ke Polda Banten buat memeriksa langsung personel yang ngebanting mahasiswa tersebut. Pasalnya, mahasiswa yang dibanting itu juga ditendang sama personel polisi lain setelah udah jatoh ke tanah. Mahasiswa tersebut juga keliatan kejang-kejang setelah mengalami kejadian tersebut. Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro bilang kalo mahasiswa tersebut udah dibawa ke rumah sakit dan diperiksa.
 
Udah ada klarifikasi-klarifikasi belom ni?
Udah gengs. Personel polisi yang ngebanting mahasiswa tadi udah minta maaf ke mahasiswa tersebut dan keluarganya secara tertutup. Terus yha kata mahasiswanya dimaafin sebagai sesama manusia. Maaf-maafannya katanya sampe pelukan segala. Terus juga, sebelumnya mahasiswa yang dibanting itu udah bikin klarifikasi kalo doi dalam keadaan baik-baik aja, sehat, enggak ayan dan enggak mati tapi yha pegel-pegel aja. Menanggapi kejadian ini, Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto juga udah meminta maaf secara langsung ke mahasiswa tersebut beserta ortunya dan video permintaan maaf ini juga di-upload di akun resmi Instagram @polreskotatangerang.
 
I see…
Selain itu, pihak Polda Banten juga memastikan bahwa bakal ada sanksi buat personel polisi yang melakukan pembantingan tadi. Kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga, pihak kepolisian juga tidak akan membiarkan kesalahan teknis dalam prosedur pengamanan terjadi, karenanya yha bakal teteup ada sanksinya.
 
Terus, ada yang diamankan?
Ada. Jadi selain mahasiswa yang dibanting tadi, ada 18 mahasiwa peserta aksi yang turut diamankan polisi. Belum diketahui lebih lanjut ni gengs soal identitas mereka yang diamankan, tapi Pak Kapolresta Kombes Wahyu udah nitip pesen ke personelnya buat melakukan pengamanan sehumanis mungkin.
 
YA HARUS BOS. Anything else?
Insiden John Ceunah ini tentunya dikhawatirkan bikin reputasi polisi di masyarakat kian negatif. Setelah minggu lalu publik juga dibikin gedeg sama laporan Project Multatuli soal polisi yang enggak melanjutkan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan ayah kandung kepada anaknya di Luwu Timur, kini publik juga bisa nonton langsung insiden ‘smackdown’ viral yang dinilai banyak pihak sebagai tindakan yang brutal. Belum lagi, kejadian-kejadian di ruang digital kayak dugaan serangan siber ke situs Project Multatuli yang bikin situsnya enggak bisa diakses, sampe dugaan penggunaan buzzer oleh polisi untuk men-trending-kan hashtag #Polrisesuaiprosedur untuk menangkal hashtag #Percumalaporpolisi sebagai buntut dari dikacanginnya laporan ibu korban pemerkosaan di Luwu Timur.
 
YOK PAK LISTYO SIGIT BISA YOK…

Who’s not going into full recovery after the pandemic?

The global economy according to IMF.
Yoi gengs, not so good news for our wallet nih, karena menurut lembaga keuangan internasional yaitu International Monetary Fund (IMF), secara global ni pertumbuhan perkonomian dunia gak setinggi prediksi sebelumnya di bulan Juli kemaren.
 
Kayak gimana tu prediksinya?
Well, Hari Selasa tanggal 12 Oktober 2021 kemaren, IMF memprediksi pertumbuhan perekonomian global setelah resesi akibat pandemi bakal ada di angka 5,9%, padahal bulan Juli kemaren prediksinya di angka 6%. Hal ini menunjukkan kalo ekonomi global belum pulih sepenuhnya dari pandemi covid-19.
 
Kok bisa?
IMF menyebutkan bahwa ada beberapa alasan kenapa prediksi mereka turun 0,1% aja. Di antaranya adalah penyebaran varian delta yang menyebabkan ketidakpastian dalam economic climate di berbagai negara, dan bikin pengambilan kebijakan jadi makin rumit. Terus juga ada faktor-faktor lain kayak lapangan kerja yang berkurang, inflasi yang meningkat, kelangkaan makanan, hingga perubahan iklim. Nah, faktor-faktor inilah yang diprediksi IMF bakal melemahkan perkembangan ekonomi di berbagai negara.
 
Turunnya tapi kan 0,1% doang… emang signifikan ya? 
Banget guys. Penurunan ini mempertimbangkan masih banyaknya ketimpangan vaksinasi nasional di berbagai negara berkembang dibanding negara-negara maju. Gak cuma itu, gangguan di supply chain yang masih konsisten juga ngaruh banget ke penurunan prediksi ini. Tapi, yang paling berasa penurunannya adalah…
 
Amerika Serikat.
Karena mereka diprediksi bakal mengalami penurunan ekonomi yang paling besar dibanding negara-negara anggota G7 lainnya, yakni mencapai 1%. Yep, jadi turunnya dari 7% ke 6% di tahun ini. Terus, IMF juga memprediksi bahwa penurunan bakal terus terjadi hingga tahun depan, di mana pertumbuhannya bahkan bakal lebih rendah dari tahun ini, baik untuk AS maupun global.
 
Kenapa gitu?
Kata laporan IMF, pengeluaran konsumen tahun depan diprediksi bakal semakin melemah. Gak cuma itu, program-program bantuan dari pemerintah AS buat masyarakatnya yang terdampak pandemi secara ekonomi juga diprediksi bakal menurun, jadinya berdampak ke daya beli masyarakat yang diprediksi bakal turun juga. Secara global sendiri, angka 5,9% ini cuma bakal bertahan sampe tahun ini. Kalo untuk tahun depan sih, prediksinya bakal ada penurunan ke angka 4,9%.
 
Whoah…
IMF juga menyebut bahwa salah satu faktor utama penurunan ekonomi ini adalah adanya gangguan di supply chain ni guys. IMF bilang di laporannya bahwa meskipun sekarang perekonomian global lagi mulai bounce back dengan meningkatnya demand produksi, tapi yhaaa hal ini gak dibarengin sama supply alat dan bahan produksinya. Jadinya gak tercipta tuh recovery perekonomian yang diharapkan. Yang ada malah enggak terpenuhi produksi paska pandemi ini.
 
I see. Anything else?
IMF memprediksi bahwa enggak cuma AS yang laju perekonomiannya menurun. Negara-negara maju lainnya kayak China, Jepang, dan Jerman juga kena ni gengs. Di Jerman sendiri, kekurangan material buat perusahaan manufaktur di dalam negeri semakin berpengaruh ke produksi di sana dan berujung ke melemahnya pertumbuhan ekonomi paska covid. Kalo di Jepang, masalahnya lebih ke penerapan kebijakan covid di bulan Juli sampe September kemaren yang bikin pertumbuhan ekonomi di sana terhambat. Sedangkan kalo di China, lebih ke karena gedenya utang-utang perusahaan di sana yang jatuh tempo tapi belum dibayar, kayak krisis Evergrande itu loh guys.

When you’re joining the Squid Game global frenzy…

Us can relate.
Yep, raise your hand kalo kamu udah nonton dan lagi ngeracunin temen-temenmu yang lain untuk nonton juga serial Korea Selatan yang lagi rameee banget jadi bahan perbincangan di mana-mana, Squid Game? Now hands down. Jadi guys, emang serial ini lagi jadi fenomena banget, sampe-sampe permen dalgona yang featured di filmnya jadi viral dan dibikin sama banyak orang di berbagai belahan dunia. Terus, diketahui juga bahwa ternyata, Squid Game udah jadi serial terbesar yang ditayangin di Netflix dari segi penonton per hari Selasa kemaren.
 
Sejauh ini, Squid Game udah ditonton lebih dari 111 juta akun Netflix sejak pertama kali tayang tanggal 17 September 2021 kemaren. Sebagai perbandingan, Bridgerton yang tadinya jadi serial yang paling banyak ditonton di Netflix aja cuma punya 82 juta penonton di 28 hari pertama sejak ditayangin.
 
Terkait kesuksesan ini, ternyata emang pilihan untuk menayangkan Squid Game ini merupakan strategi bisnisnya Netflix guys. Jadi menurut VP Netflix di Asia Pasific Minyoung Kim, Netflix punya strategi untuk fokus mengembangkan konten lokal yang sesuai dengan kondisi di wilayah tersebut. Menurutnya, “The most locally authentic shows will travel best.” Enggak cuma Squid Game, sebelumnya Lupin yang dari Prancis, dan Money Heist yang dari Spanyol juga turut meraih kesuksesan sejak serialnya mulai tayang. Hmmm, jadi enggak sabar nungguin Squid Game versi Indonesia, bakal ada gak ya? Xixiixi…

“Ada yang bernama Bapak Presiden itu ada di Jawa Barat. Kemudian ada yang namanya Bupati tinggal di Bangka Belitung, ada yang namanya Wali Kota tinggal di Sumatera Utara. Juga ada yang namanya Menteri ada di ada di Sumatera Selatan.”

Ada-ada aja ya guys. Itu tadi bukan nama-nama jabatan, tapi literally nama orang-orang yang tercatat di Dukcapil Kemendagri loh. Dijelasin kemarin sama Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, emang nggak dikit nama-nama di database kependudukan yang punya frasa unik, seram, hingga posisi kenegaraan kayak yang tadi disebutin. Pak Zudan juga mengajak masyarakat supaya ngasih nama anak yang artinya baik-baik aja.

 
Stay random, people of +62…

Announcement


Thanks to Seseorang for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Ajak-ajak yuk!

Yep, kamu bakal langsung dapet merchandise eksklusif dari Catch Me Up! kalo kamu ngajak teman-teman kamu berlangganan! Caranya gampang banget, kamu tinggal klik link di bawah ini dan mulai deh, sebar-sebar referral code kamu ke teman, sodara, gebetan, rekan kantor, pokoknya siapa aja boleee….

Atau, kamu juga bisa langsung nge-klik share button di bawah ini! Kumpulin terus referral kamu untuk dapetin merchandise-nya ya! Gratis!


Catch Me Up! recommendations

Been working for a while and thinking that you deserve a raise, well, here’s how to ask for it. 

Angel’s Stories

1. Sebenernya bukan today ya, it was several weeks ago gue lagi jalan sore sekitaran komplek. Emang lagi demen aja jalan sore to clear my mind lah intinya. Tapi ni gue keasikan jalannya ampe sore dah berganti malem dan gerbang belakang buat masuk ke gang gue udah ditutup. Sebenernya ya gue bisa tinggal jalan muter ke gerbang depan meskipun agak jauh tapi kaki gue udah terlalu capek since hari itu gue muter-muter lebih jauh dari biasanya. Then, gue cari lah shortcut lain biar ga mesti muter jauh dan ternyata gerbangnya ditutup juga. Wah emang gue apes banget keknya hari itu. Fortunately, ada mas-mas yang nyadar kalo gue mau jalan masuk lewatin gerbang tadi and then he offered me to jalan lewat rumahnya aja. Jadi karena rumah dia di deket gerbang, dia punya dua pager yang bikin orang bisa masuk ke gang itu meskipun gerbangnya ditutup. Thank you mas-mas hari itu, you saved me! Gue ga perlu jalan muter jauh lagi. 😭
-Hana-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)