Jepang Peringatkan Warganya Soal Ancaman Terorisme

31

When you’ve been hearing too much uncertain information…

Just like the issue about terror attacks in Southeast Asian countries, including Indonesia.
 
Oh yea I heard. What exactly happened?
Jadi, simpang siur ini diawali oleh kabar soal Kedutaan Besar Jepang untuk Manila, Filipina yang menerima info dari Pemerintah Jepang soal serangan teroris di beberapa negara Asia Tenggara pada hari Senin kemaren. Negara-negara yang disebut adalah Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, Myanmar, termasuk Indonesia gengs.
 
Terus?

Terus, katanya ni Pemerintah Jepang ngingetin warganya yang lagi berada di negara-negara tersebut buat menjauhi kerumunan dan acara-acara keagamaan untuk menghindari serangan teror tersebut. Kemungkinannya gengs, serangan ini dalam bentuk bom bunuh diri.

 
OMG….

Tapiii, pemerintah Filipina bilang kalo mereka sendiri belom dapet laporan resmi apa-apa soal serangan teroris ini gengs. Pemerintah Filipina juga bilang bahwa mereka terus-terusan nge-review ancaman tersebut dan sampe kemaren malem sih status ancamannya masih moderatePemerintah Singapura dan Malaysia juga bilang hal yang sama kalo ancaman ini masih belom berbasis. However, masyarakat diminta untuk tetap waspada.

 
Terus, pemerintah Indonesia sendiri gimana?
Kementerian Luar Negeri memastikan kalo peringatan tersebut gak diterapkan di Indonesia oleh Kedubes Jepang di sini. Juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah kemaren bilang gengs, kalo info ini udah dikonfirmasi ke Kedubes Jepang. Mereka gak mengeluarkan peringatan ke warga negara Jepang yang ada di Indonesia.
 
I see. Anything else?
Terkait hal ini, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli dalam rapatnya sama DPR kemarin bilang kalo selama ini BNPT emang terus melakukan pencegahan terorisme sesuai dengan mandat UU Terorisme. Kata doi, BNPT berusaha buat melakukan penanggulangan aksi terorisme dari hulu ke hilir, kok. Gitu gengs.