Isu Presiden Jokowi Akan Menjabat 3 Periode Kembali Muncul

16

When you’ve been hearing about tiga periode too many times…

Seriously? This again?
Yes. Isu-isu Presiden Jokowi bakal menjabat tiga periode kembali muncul ke permukaan ni gengs, dan sebenernya kalo diliat ke belakang, isunya awalnya muncul dari digagasnya tim sukses (timses) Jokowi-Prabowo alias JokPro buat pemilihan presiden periode 2024-2029 nanti. Adapun salah satu penggagasnya adalah Direktur Eksekutif Indo Barometer Mohammad Qodari yang bilang bahwa doi emang mendukung Pak Jokowi tiga periode, dengan catatan UUD 45-nya harus diamandemen dulu.
 
Remind me, how did we get here tho?
Banyak simpang siur soal ini ni gengs, yang pasti, makin ke sini, kita makin sering denger soal wacana tiga periode, sampe amandemen undang-undang. Pada laporan Majalah Tempo Juni lalu, disebutkan bahwa orang-orang di lingkaran Pak Jokowi emang lagi bermanuver untuk menggolkan wacana tiga periode ini. Terus, udah disiapkan juga nih beberapa skenario, mulai dari menambah periode jabatan, maupun memperpanjang masa jabatan presiden selama tiga tahun.
 
I see…
Nah tapi soal ini, sebenernya Pak Jokowi udah berkali-kali menampik. Terus juga Wakil Ketua MPR sekaligus Wakil Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Jazilul Fawaid bilang bahwa Pak Jokowi justru merupakan korban dari isu ini. Doi juga bilang kalo isu ini fix datengnya dari luar, karena yha presidennya aja nolak buat perpanjang periode jabatan.
 
Terus?
Nah terus, pengamat politik Surveylink Indonesia (Sulindo) Wempi Hadir juga punya pandangan sama. Menurut penilaiannya, ada pihak luar yang nyebarin isu ini dan niatnya sih pengen ngecek ombak gitu gengs. Menurut Wempi, hal ini jelas banget dari munculnya banyak gerakan serupa di waktu yang bersamaan. Pertama ada Komunitas JokPro dan kemudian ada Komite Referendum Jokowi 3 Periode di Nusa Tenggara Timur di beberapa bulan kemarin.
 
I see.
Gak cuma itu gengs, Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer juga ngusulin kalo masa jabatan presiden, Jokowi to be more precise, diperpanjang dua sampe tiga tahun lagi. Pendapat yang disampein pada 2 September lalu ini diklaim beda sama wacana tiga periode gengs. Menurut Immanuel, hal ini penting mengingat kondisi darurat pandemi yang bikin Jokowi jadi belum bisa maksimal ni di periode keduanya ini.
 
Kok sekarang rame lagi?
Gara-garanya, Pak Jokowi melalui juru bicaranya yaitu Fadjroel Rachman kembali menegaskan wiken kemarin kalo doi gak bakal maju buat periode ketiga. Dalam keterangannya, Fadjroel merujuk pada video Pak Jokowi yang emang ngomong gitu gengs. In his words: “Saya tidak ada niat, tidak ada juga berminat menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamanahkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama.”
 
Terus, Pak Jokowi bilang apa lagi?
Intinya doi bilang kalo doi setia sama UUD 1945 yang amanah Reformasi 1998 yang dengan tegas menyatakan kalo masa jabatan presiden cuma lima tahun dan maksimal menjabat sebanyak dua periode gengs. Selain itu, terkait wacana amandemen UUD 1945 untuk perpanjangan periode presiden juga dipegang oleh MPR, dan Jokowi bilang bakal menghormati wewenang MPR itu sendiri. Makanya, Jokowi berharap semua pendukungnya juga memegang nilai yang sama.
 
Hmmm… Anything else?
Bulan lalu tepatnya tanggal 23 Agustus 2021, hasil survei Fixpoll juga nunjukin ni kalo mayoritas masyarakat Indonesia gak setuju Jokowi maju lagi di pilpres 2024 mendatang. Survei yang dilakukan selama 16-24 Julis 2021 kemaren menunjukkan kalo 53,4 persen masyarakat gak setuju isu penambahan periode ini gengs. Kalo kamu sendiri gimana?