Indonesia Jadi Presiden G20 Selama Satu Tahun, Facebook & Instagram Menyebabkan Masalah Citra Tubuh Penggunanya, Jepang Peringatkan Warganya Soal Ancaman Terorisme, Apple Meluncurkan Banyak Produk Baru

34

Hello

Wakey wakey, hustlers. It’s already Thursday, sooo yep, weekend is just right around the corner. Hang in there, grab your coffee, take a deep breath and let’s catch you up! with things from the G20 to the new Apple. Scroll down…


Now, let’s start with: Indonesia jadi presiden G20 selama satu tahun.

Let’s get to it.
So, Indonesia baru aja ni terpilih buat menduduki kursi presidensi G20, yang merupakan perkumpulan 20 negara-negara ekonomi terbesar di dalamnya. Kabar ini baru aja disampein sama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di konferensi pers online hari Selasa malem kemaren.

Well, what does the job contract sound like?
Jadi, periode presidensi yang akan dijabat Indonesia ini akan dimulai dari tanggal 1 Desember 2021 sampe 30 November 2022. Sebelumnya, presidensi G20 dipegang oleh Italia ni gengs. Jadi, Presiden Jokowi bakal dateng ke penutupan KTT G20 di Roma, Italia, pada tanggal 30 Oktober 2021 mendatang buat serah terima jabatan. FYI, ini pertama kalinya Indonesia diberi kesempatan buat menduduki posisi presidensi sejak pertama kalinya G20 terbentuk di tahun 1999. Dengan begitu, Indonesia bakal menjadi tuan rumah buat berbagai kegiatan G20 selama periode jabatan tersebut.

Terus, manfaatnya apa?

Well, kata Pak Airlangga, dengan menjadi Presidensi G-20, Indonesia memiliki kesempatan secara strategis untuk ikut menentukan arah desain kebijakan pemulihan ekonomi global, terutama pada masa pasca pandemi Covid-19. Doi juga bilang bahwa ada manfaat besar yang bisa diperoleh dari posisi ini, dari segi ekonomi, pembangunan sosial, dan politik. Terus guys, masih kata Pak Airlangga, manfaatnya ini bisa dua kali lipat lebih besar daripada yang dicapai dalam pertemuan IMF-World Bank 2018 lalu.

Whoa, sounds like a big deal…
It is, guys. Even Menteri Luar Negeri Bu Retno Marsudi said so. Doi bilang kalo ini adalah kepercayaan dan tanggung jawab besar untuk Indonesia, terutama di level internasional. Rencananya, bakal ada sekitar 150 events untuk G20 ini, mulai dari KTT, pertemuan berbagai working groups, rapat Sherpa dan Finance, dan lain-lain. Indonesia juga udah punya tema buat masa jabatannya di G20 kalo kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. Temanya yaitu “Recover Together, Recover Stronger”.

Uuuw. Explain about the theme please.
Kata Pak Plate, temanya mencerminkan semangat bareng-bareng buat memulihkan perekonomian dan kesehatan negara-negara anggota G20. FYI lagi, tiap tahunnya emang negara-negara pemegang presidensi mengusung tema selama masa jabatannya berlangsung.

Ok, so now what does this mean for us?
It means, penambahan lapangan kerja among other benefits. Pak Airlangga menyebutkan bahwa dengan target diadakan 150-an events, diperkirakan bakal ada 33 ribu tenaga kerja yang terserap di berbagai bidang. Selain itu, pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Sugiyono Madelan Ibrahim bilang kalo acara G20 bakal melibatkan banyak banget usaha dalam negeri, sehingga meningkatkan konsumsi Indonesia, which will be a good thing.

Nice.
Gak cuma itu, dari segi vaksinasi nasional juga posisi ini diprediksi bisa memberikan dampak baik gengs. Pak Sugiyono bilang, Indonesia bakal banyak diberitain media internasional karena menduduki posisi ini, dan dengan begini berarti negara-negara G20 produsen vaksin bakal lebih cepet merespons kebutuhan vaksinasi di Indonesia, sehingga berdampak kepada meningkatnya vaksinasi nasional.

Got it.
Selanjutnya, Menteri Keuangan Bu Sri Mulyani juga bilang bahwa salah satu bahasan utama di pertemuan G20 nanti adalah everything tax-related. Hal ini sejalan dengan Indonesia yang sedang dalam tahap reformasi sistem perpajakan. Diharapkan pertemuan dengan G20 ini bisa membantu Indonesia dalam menentukan kebijakan penting terkait perpajakan, dan juga ekonomi digital.

Cool. Anything else?
Well, terkait posisi baru ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan bilang bahwa pemerintah bakal mempersiapkan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (5 DPSP) buat menyambut tamu dari G20 nanti selama masa presidensi Indonesia. Kelima destinasi pariwisata tersebut adalah Labuan Bajo (NTT), Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (NTB), dan Likupang (Sulawesi Utara).

When you’ve been scrolling too much on Instagram…

Be cautious about your mental health.
 
I know. Anything new?
Well apparentlyFacebook yang juga pemilik Instagram mengetahui bahwa aplikasinya bisa menyebabkan masalah pada body image penggunanya, khususnya pada remaja perempuan. Hal ini diketahui dari dokumen penelitian internal rahasia perusahaan yang bocyorrr.
 
Whoaaa tell me more!

Sure. Jadi sejak tahun 2019, Facebook udah meneliti soal efek dari platform-nya itu pada kesehatan mental para pengguna. Terus hasilnya menunjukkan bahwa memang ada efek negatif yang dirasakan, khususnya di kalangan pengguna remaja perempuan. Dalam dokumen itu disebutkan:“We make body image issues worse for one in three teen girls.” Gak cuma itu, para remaja pengguna social media ini juga bilang kalo Instagram udah menambah tingkat kecemasan dan depresi mereka./div>

 
Whoa, who spilled the tea?
Adalah Wall Street Journal, media internasional yang berbasis di New York City, Amerika Serikat. WSJ nge-publish artikel soal dokumen internal Instagram yang berisi extensive research tentang isu ini pada tanggal 14 September 2021 kemaren. Dalam artikel tersebut, WSJ bilang kalo riset yang tertutup ini merupakan bukti kalo perusahaan Facebook always puts profit first. Karena isu ini emang udah lama banget jadi perhatian netijen, namun Instagram dinilai “downplaying” efek negatif dari platformnya.
 
Hold on. Tell me more about the research.
OK. Jadi masih dalam penelitian internalnya itu ditemukan bahwa di antara remaja yang punya pengalaman “pikiran pengen bunuh diri,” 13% dari pengguna di Inggris dan 6% dari pengguna di Amerika Serikat mengaitkan keinginan ini dengan Instagram. Para peneliti juga menemukan bahwa Instagram bisa menyebabkan efek negatif pada anak laki-laki, di mana pada riset di tahun 2019, ditemukan bahwa 14% anak laki-laki di AS bilang bahwa Instagram bikin mereka merasa lebih buruk dengan dirinya sendiri.
 
Did the company say anything regarding this?
Yep. Gak lama kemudian, Instagram langsung nge-post penjelasan untuk mengklarifikasi riset ini. Dalam postingan yang ditulis oleh Head of Public Policy Instagram Karina Newton, disebutkan bahwa riset ini dilakukan untuk lebih memahami pengalaman para penggunanya. Terus, Instagram juga menegaskan bahwa mereka selalu mengupayakan yang terbaik buat penggunanya dan fokus di berbagai macam isu kayak bullying, self-harm, suicide, dan lain-lain.
 
I am reading…
Terus, untuk membuat Instagram jadi ruang yang aman bagi semua orang, Karina juga bilang bahwa platform tersebut kemudian mengembangkan fitur yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna untuk menghindari bullying, kayak menyembunyikan opsi “like”, dan menghubungkan pengguna yang tengah menghadapi masalah terkait mental health dengan organisasi lokal.
 
Go on…
Karina juga menulis bahwa mereka tengah meningkatkan fokusnya ke isu body image, dan tengah mencari cara supaya penggunanya bisa mengurangi fokus ke penampilan fisik. Selanjutnya, Instagram juga menyebut bahwa platform mereka telah memberikan suara kepada kelompok-kelompok yang termarjinalkan, dan juga ngasih platform buat orang-orang untuk reconnectingAll in all, keterangan ini juga bilang bahwa: Social media isn’t inherently good or bad for people. Many find it helpful one day, and problematic the next. What seems to matter most is how people use social media, and their state of mind when they use it.
 
OK. Anything else I should know?
Well, terkait hal ini, senator AS langsung bereaksi ni gengs. Adalah Senator Richard Blumenthal asal Connecticut yang bilang bahwa laporan dari WSJ tadi menunjukkan bahwa FB dan IG emang udah lama tahu soal efek platformnya pada anak muda, tapi ya diabaikan aja demi “growth“. Selain itu, Blumenthal juga bilang bahwa sebagai senator dia akan mendorong terwujudnya aturan yang melindungi anak-anak dan orang tua.

When you’ve been hearing too much uncertain information…

Just like the issue about terror attacks in Southeast Asian countries, including Indonesia.
 
Oh yea I heard. What exactly happened?
Jadi, simpang siur ini diawali oleh kabar soal Kedutaan Besar Jepang untuk Manila, Filipina yang menerima info dari Pemerintah Jepang soal serangan teroris di beberapa negara Asia Tenggara pada hari Senin kemaren. Negara-negara yang disebut adalah Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, Myanmar, termasuk Indonesia gengs.
 
Terus?

Terus, katanya ni Pemerintah Jepang ngingetin warganya yang lagi berada di negara-negara tersebut buat menjauhi kerumunan dan acara-acara keagamaan untuk menghindari serangan teror tersebut. Kemungkinannya gengs, serangan ini dalam bentuk bom bunuh diri.

 
OMG….

Tapiii, pemerintah Filipina bilang kalo mereka sendiri belom dapet laporan resmi apa-apa soal serangan teroris ini gengs. Pemerintah Filipina juga bilang bahwa mereka terus-terusan nge-review ancaman tersebut dan sampe kemaren malem sih status ancamannya masih moderatePemerintah Singapura dan Malaysia juga bilang hal yang sama kalo ancaman ini masih belom berbasis. However, masyarakat diminta untuk tetap waspada.

 
Terus, pemerintah Indonesia sendiri gimana?
Kementerian Luar Negeri memastikan kalo peringatan tersebut gak diterapkan di Indonesia oleh Kedubes Jepang di sini. Juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah kemaren bilang gengs, kalo info ini udah dikonfirmasi ke Kedubes Jepang. Mereka gak mengeluarkan peringatan ke warga negara Jepang yang ada di Indonesia.
 
I see. Anything else?
Terkait hal ini, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli dalam rapatnya sama DPR kemarin bilang kalo selama ini BNPT emang terus melakukan pencegahan terorisme sesuai dengan mandat UU Terorisme. Kata doi, BNPT berusaha buat melakukan penanggulangan aksi terorisme dari hulu ke hilir, kok. Gitu gengs.

When you’ve been looking forward to getting a new phone…

Consider: Apple.
 
Karena baru aja kemarin nih, mereka nge-launching banyak produk baru. Adapun produk-produk yang dikenalkan ke publik for the first time kemaren adalah iPhone 13, iPhone 13 mini, iPhone 13 Pro, iPhone 13 Pro Max, Apple Watch Series 7, dan iPad mini.
 
Adapun produk-produk baru yang diluncurkan ini diketahui gak memiliki design atau fitur yang berbeda dari produk pendahulunya. Jadi dalam peluncurannya kali ini, Apple berfokus ke peningkatan kualitas produk, kayak baterai yang lebih tahan lama, peningkatan resolusi kamera, dan pemaksimalan memori penyimpanan di Pro dan Pro Max yang mencapai 1 terabyte. Gede banget gak sih gengs?
 
Nah FYI, adapun produk yang digadang-gadang sebagai “highlight” dari launching ini adalah jajaran iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max yang memiliki A15 Bionic chip yang powerful banget. Kata Apple sih, ini adalah CPU paling cepat dibanding smartphone lain dan bisa meningkatkan “learning capabilities”-nya iPhone, kayak real time analisis video, dan kemampuan untuk menganalisis tulisan dalam foto. Adapun iPhone Pro dibandrol seharga US$999, dan Pro Max US$1099. Terus, warnanya juga cakep-cakep ni guys, mulai dari graphite, gold, silver dan sierra blue.
 
Nah, udah siap ganti hape?

“Langsung hapus, blokir, jangan hiraukan,”

Gitu guys, pesan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buat kamu-kamu yang enggak pernah pake jasa pinjaman online (Pinjol), tapi tiba-tiba ditagih. Dalam keterangannya, OJK bilang bahwa bisa dipastikan, pinjol yang menagih padahal kita nggak pernah minjem ke mereka itu bisa dipastikan sebagai pinjol ilegal, karena kalo yang berizin, mereka enggak diperbolehkan menghubungi nasabahnya tanpa izin yang bersangkutan.

Before you ask, yep. It also applies to your exes.

Announcement


Thank you for Tazty to bought us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Ajak-ajak yuk!

Yep, kamu bakal langsung dapet merchandise eksklusif dari Catch Me Up! kalo kamu ngajak teman-teman kamu berlangganan! Caranya gampang banget, kamu tinggal klik link di bawah ini dan mulai deh, sebar-sebar referral code kamu ke teman, sodara, gebetan, rekan kantor, pokoknya siapa aja boleee….

Atau, kamu juga bisa langsung nge-klik share button di bawah ini! Kumpulin terus referral kamu untuk dapetin merchandise-nya ya! Gratis!


Catch Me Up! recommendations

If you are struggling to be more productive, here are some simple ways to keep you motivated. 

Angel’s Stories

1. Jadi, aku udah masuk kuliah semester ganjil jalan 4 minggu. Di semester ini, baru minggu pertama aja rasanya udah capek dan berat banget, mulai dari jadwal yang padat sampai tugas yang segunung. Bahkan kadang rasanya pengen nyerah aja deh saking ga sanggupnya. Sampai akhirnya minggu lalu, aku ga sengaja liat status WhatsApp temen SMA-ku yang kebetulan udah lama gak ngobrol. Di status WA itu dia ternyata lagi ngalamin struggle kuliah yang sama kayak aku. Habis itu reply status dia sambil semangatin. Eh ternyata dibales dan kita akhirnya cerita-cerita deh! Dia juga ikut semangatin aku buat ga nyerah dulu dan berusaha. Jujur seneng banget punya teman yang bisa diajak berbagi cerita begini, walaupun kita memang jarang ngobrol tapi sekalinya ngobrol selalu meaningful dan aku merasa dapat suntikan semangat lagi! Thank you orang baik!!
-v-
 
2. Semenjak ngejalanin tahun ketiga kuliah, aku sering merasa down. Kadang saat liat pencapaian temen-temen lain aku ngerasa ga berguna dan marah karena belum berusaha maksimal sehingga ga bisa jadi seperti mereka. Sampai akhirnya pas aku lagi scrolling Instagram aku nemu akunnya kak @valeripatkar. Di salah satu postingannya ada tulisan, “Kok saya keras banget ya sama diri sendiri?. Tapi hari ini saya belajar, kalau setiap orang punya gilirannya masing-masing untuk bahagia, termasuk saya.” Habis baca tulisan itu aku langsung nangis karena tersentil banget sama kalimatnya. Terima kasih ya Kak Valeriepatkar, meskipun kita nggak saling kenal aku bersyukur bisa ketemu postingan itu. Semangat ya semua orang di luar sana. Kita semua layak buat bahagia!
-ra-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)