Corona Updates 20 September 2021, Presiden, Menteri, dan Gubernur Divonis Melawan Hukum, Bumi Menuju Pemanasan Global 2,7 Derajat Celsius, TIME Magazine Rilis Daftar Orang Paling Berpengaruh di Tahun 2021

35

Hello there

Welcome back to Monday. It’s the day that kinda set the tone for the rest of the week, so… let’s make sure that we start it right. For example, by listing down your gratitude journal, having a good and nutritious breakfast and uhm… reading our email. Let’s go!


As always, Monday is for your weekly covid19 updates.

Yep, let’s go from…
 
Home.
  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 4.190.763 kasus, dengan kasus aktif 60.969 angka sembuh 3.989.726 dan kasus meninggal 140.468.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta 855.119 kasus (20,5%), Jawa Barat 699.185 kasus (16,8%), Jawa Tengah 477.894 (11,4%), Jawa Timur 391.446 (9,4%), dan Kalimantan Timur 154.897 (3,7%).
  • Penduduk Indonesia yang udah menjalani vaksinasi pertama ada sebanyak 117.597.616 dan vaksinasi kedua 42.779.330 dari target vaksinasi Indonesia sebanyak 208,2 juta penduduk.
  • Baru kemarin ni guys, Indonesia kedatangan vaksin Covid-19 Pfizer sebanyak 1.140.750 dosis. FYI, ini merupakan kedatangan vaksin tahap ke-69 di Indonesia, dan saat ini total vaksin yang tiba di Indonesia mencapai 257.350.400 dosis.
  • Seiring dengan makin menurunnya jumlah kasus covid19 di tanah air, kini tinggal Kota Banda Aceh di Provinsi Aceh aja yang masih tercatat sebagai zona merah. FYI guys, Jumlah ini lebih sedikit apabila dibanding sama minggu sebelumnya yang sebarannya mencapai lima kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
  • Dalam kunjungannya ke Deli Serdang Sumatera Utara, Pak Presiden Jokowi bilang bahwa doi pengen seluruh warga bisa dapet vaksin. Kata beliau, vaksinasi dilakukan dari pintu ke pintu untuk masyarakat, untuk memastikan distribusi dan percepatan vaksin berjalan di seluruh provinsi, kabupaten/kota, di tanah air. Pak Jokowi juga bilang bahwa vaksinasi dari rumah ke rumah dilakukan supaya seluruh masyarakat bisa mendapatkan vaksin Covid-19.
  • Minggu lalu, Satgas Penanganan Covid-19 memutuskan bahwa pemerintah cuma bakal membuka akses enam pintu masuk kedatangan perjalanan internasional untuk WNI baik melalui jalur darat, udara, dan laut pada 15-31 Desember 2021. Adapun keenam akses itu adalah kalo untuk penerbangan ya melalui Bandara Soekarno Hatta, Banten dan Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara. Terus untuk pintu pelabuhan laut cuma bisa melalui Batam Kepulauan Riau, dan Nunukan, Sulawesi Utara. Sementara pintu kedatangan melalui darat adalah pos lintas batas Aruk dan Entikong di Kalimantan Barat.

  • Buat kamu yang tinggal di Jakarta, kamu perlu tahu ni guys bahwa Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bilang bahwa vaksinasi di Ibu Kota udah mencapai lebih dari 10 juta dosis. Dengan capaian itu, kata Pak Rika, maka Jakarta bakal jadi provinsi pertama yang menyelesaikan program vaksinasi pemerintah.

Aaaand from abroad.
  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 226.844.344 kasus dan 4.666.334 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (41.395.425 kasus), India (33.381.728 kasus), Brazil (21.034.610 kasus), Inggris (7.339.013 kasus), dan Russia (7.234.425 kasus).
  • Weekend kemarin guysVietnam baru aja meng-approve vaksin covid-19 buatan Kuba, namanya Abdala untuk digunakan di negaranya. FYI, Abdala ini jadi vaksin ke-delapan yang approved untuk digunakan di Vietnam, yang so far diketahui masih memiliki tingkat vaksinasi yang rendah. Jadi cuma 6,3 persen dari total 98 juta penduduk Vietnam yang udah divaksin lengkap.
  • Seiring dengan udah nggak diberlakukannya lagi aturan pembatasan apa pun di Denmark, negara Eropa ini minggu lalu baru aja menggelar konser yang dihadiri oleh lebih dari 50 ribu orang penonton. Untuk bisa nonton konser ini, para pengunjung nggak harus pake masker, ga harus social distancing, dan ga harus menunjukkan bukti vaksinasi. Terus, covid19 juga udah nggak dikategorikan sebagai penyakit kritis masyarakat, but dianggap kayak flu aja udah.
  • Minggu lalu, Food and Drug Administration (FDA)-nya Amerika Serikat baru aja menyetujui pemberian vaksin Pfizer booster buat orang di usia 65 tahun ke atas maupun yang beresiko tinggi tertular covid19. Meski begitu, FDA menolak pemberian booster vaksin buat seluruh warga Amerika, kayak yang baru aja direncanakan oleh Presiden Biden. Jadi yhaa booster cukup buat orang tua dan mereka yang beriko tinggi aja.
  • Baru aja minggu lalu ni guys, Italia mengadopsi aturan baru yang mengharuskan semua pekerja menunjukkan bukti covid-19 health pass-nya mulai 15 Oktober mendatang. Aturan ini bakal berlaku buat para karyawan baik di sektor publik maupun swasta, demi menghindari terjadinya penularan covid-19 di tempat kerja.
  • Minggu lalu guysWHO baru aja menyampaikan targetnya untuk menyalurkan 30% vaksin bagi warga di Benua Afrika sampe Bulan Februari mendatang. Target ini jauh di bawah rencana awal yang diharapkan para pemimpin di Afrika, yakni 60%. FYI guys, saat ini dari 5,7 milyar dosis vaksinasi covid19 yang udah disalurkan ke berbagai negara di seluruh dunia, cuma 2% aja yang disalurkan di Afrika.

When good air quality is super important…

Sampe-sampe Presiden, Menteri, dan Gubernur divonis melawan hukum.
 
Hah gimana?
In case you haven’t heard, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat minggu lalu baru aja memutuskan kalo Negara Republik Indonesia terbukti melawan hukum terkait pencemaran udara di wilayah DKI Jakarta. Negara diwakili sama Presiden Joko Widodo sebagai tergugat I, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya sebagai tergugat II, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai tergugat III, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tergugat IV, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tergugat V.

 

Buseet rame banget… Kok bisa divonis gitu?
Yoi. Soalnya ni menurut hakim, para tergugat melanggar Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan ketentuan dari segala perundang-undangan terkait. Para pejabat negara tersebut dianggap lalai dalam memenuhi hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat di wilayah DKI Jakarta.

 
I see… Awalnya gimana tu kok bisa disidang?
Jadi, gugatan kepada para pejabat negara ini awalnya diajukan oleh 30-an warga yang tergabung dalam Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota) guys. Gugatan ini pertama kali dilayangkan pada tanggal 4 Juli 2019 ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
 
Terus?
Terus dalam permohonan gugatan perdata ini, penggugat meminta agar para tergugat dinyatakan terbukti melanggar hukum, karena lalai dalam pemenuhan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Dalam gugatannya, mereka menyebut bahwa pemerintah harusnya bisa mengendalikan kualitas udara. Gugatan tersebut pun akhirnya dikabulin ni sama Majelis hakim, sampe diputuskan juga kalo para tergugat terbukti melakukan pelanggaran hukum.
 
Terus, para tergugatnya dihukum apa?
Majelis hakim menghukum Presiden untuk menetapkan baku mutu udara ambien nasional yang cukup untuk melindungi kesehatan manusia, lingkungan dan ekosistem, termasuk kesehatan populasi yang sensitif. And then, majelis hakim menghukum Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan buat mengawasi Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten, dan Gubernur Jawa Barat dalam melakukan inventarisasi emisi lintas batas provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
 
Yang lainnya gimana?
Belom selesai ni gengs. Masih ada Menteri Dalam Negeri yang dihukum hakim mengawasi dan pembinaan terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta dalam pengendalian pencemaran udara. Dan untuk Gubernur DKI Jakarta sendiri, majelis hakim menghukum Anies buat melakukan pengawasan terhadap ketaatan setiap orang mengenai ketentuan perundang-undangan di bidang pengendalian pencemaran udara dan atau ketentuan dokumen lingkungan hidup.
 
Any response from the defendants?
Yep. Anies bilang kalo doi gak bakal melakukan banding soal putusan hakim ini. Doi bilang kalo DKI Jakarta bakal segera menetapkan kebijakan untuk mengatasi permasalahan polusi udara di Jakarta. On the other hand, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bilang kalo mereka mau mengajukan banding atas putusan tersebut guys. Hal ini disampein sama Direktur Pengendalian Pencemaran Udara KLHK Dasrul Chaniago.
 
Whoaaa… Kok ngajuin banding?
Soalnya, menurut Dasrul juga selama ini emang vonis hakim pun udah dilakuin sama KLHK dari dulu, aka pengawasan dan pembinaan pengendalian pencemaran udara di beberapa daerah. Dasrul juga bilang intinya mereka cuma mengikuti jalur hukum yang disediakan menurut undang-undang.
 
I see. Anything else?
Berdasarkan data di situs IQAir pada Jumat lalu, emang air quality index Jakarta ada di angka 114 US AQI. Statusnya adalah ‘unhealty for sensitive groups‘ atau tidak sehat untuk sekelompok orang yang sensitif.

What’s getting more and more concerning?

The climate change. 
Yoi guys. Jadi, PBB  Framework on Climate Change baru aja menerbitkan report soal target emisi global. Di laporan tersebut, dijelasin bahwa planet kita lagi menuju pemanasan global sebesar 2,7 derajat celsius lebih panas dari masa pra-industri. FYI, Paris Agreement udah menyetujui ni kalo masa pra-industri dipake buat jadi patokan suhu tertinggi dunia. Pra-industri adalah masa di mana belum terjadi masa industrial, meaning belum ada produksi emisi berlebihan di bumi.
 

So, what does the report show?
Nah soal ini, as a background, para ilmuwan udah sering bilang bahwa suhu bumi gak boleh lebih tinggi dari 1,5 derajat Celsius dari jaman pra-industri supaya dampak pemanasan global yang lagi happening ini gak makin parah buat makhluk hidup di bumi. Jadi yha emang jauh banget ni guys kenaikannya, dari gaboleh lebih dari 1,5 derajat celcius, ke prediksi menuju 2,7 derajat celcius. Makanya sampe Sekjen PBB Antonio Guterres bilang bahwa “this planet is on catastrophic path“.

 
🙁
Terus di laporan ini, Guterres juga menyebut bahwa semua negara anggota PBB harus memasukkan target pengurangan emisi karbon aka Nationally Determined Contributions (NDC) yang lebih ambisius, mengingat November nanti emang bakal ada UN Summit on Climate Change. Tapi kalo ngeliat dari laporan ini sih, Guterres bilang bahwa doi jadi pesimis kalo pertemuan November nanti bakal berhasil.
 
Go on.
FYI guys, jjadi emang setelah Paris Agreement disetujui pada Desember 2015, semua 191 negara peserta diketahui udah nge-submit NDC pertama mereka buat menunjukkan kontribusinya dalam mengendalikan isu climate change. Tapi sampe sekarang, baru sekitar 59% peserta ni yang udah memperbarui NDC mereka. Karenanya, Guterres meminta supaya negara-negara anggota bisa lebih ambisus lagi dalam mengurangi emisinya.
 
Well, anyone says anything?
Yep. Pas kemaren Jumat di pertemuan virtual Major Economies Forum, AS dan Uni Eropa udah sepakat ni kalo mereka sama-sama mau nurunin produksi methane, gas rumah kaca yang kuat banget, sebanyak 30% by the end of the decade.
 
I see… Anything else I should know?
Laporan ini juga diterbitkan pas banget abis bumi kita mengalami banyak bencana alam sepanjang musim panas kemaren. Mulai dari kebakaran hutan di Amerika Serikat, Kanada, Rusia, dan beberapa negara di Benua Eropa. Terus, cuaca ekstrim juga menyebabkan banjir bandang di beberapa negara Eropa dan China.

When the list of this year’s coolest people is finally revealed…

Alias TIME’s 100 Most Influential People.
Yoi gengs, daftar tahunan yang ditunggu-tunggu akhirnya udah ada ni. Adalah TIME magazine yang baru aja ngerilis daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia tahun 2021. Daftar tahunan yang udah ada 18 kali ini berisi berbagai nama berpengaruh dari berbagai bidang, kayak musisi, ilmuwan, aktivis di bidang iklim, pemimpin bidang kesehatan, atlet, dan lain-lain. Terkait daftar ini, CEO dan pemimpin redaksi TIME Edward Felsenthal bilang bahwa para orang berpengaruh ini adalah: “Disrupters, fixers, doers, iconoclasts, problem solvers—people who in a year of crisis have leaped into the fray.” Doi juga menyebut bahwa orang-orang yang terpilih ini merupakan sumber optimisme bagi banyak individu lainnya yang tengah berada di masa yang gak pasti kayak sekarang.
 
Now about the list, jadi daftar ini juga terbagi ke beberapa kategori ni gengs, kayak Pioneers yang salah satunya diisi sama Billie Eilish, Icons oleh Pangeran Harry dan Meghan, Artists ada Kate Winslet, Leaders yang salah satunya ada Joe Biden, dan lain-lain.
 
FYI gengs, tahun ini ada juga loh, satu orang Indonesia who made it into the list. Adalah Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc, MPH, Ph.D yang masuk satu kategori sama Billie di Pioneers. Penelitian ilmuwan dan dosen di Universitas Gajah Mada tentang demam berdarah World Mosquito Program ini udah ngasih terobosan hebat dalam dunia sains dan kesehatan dunia.
 
Clap, clap…

“Pak, bah senangnya bukan main, Pak, terbawa mimpi tadi malam, Pak,”

Gitu guys kata Seorang siswa SMA di Serdang Bedagai,Sumatea Utara minggu lalu, pas berdialog sama Pak Presiden Jokowi dalam kegiatan peninjauan vaksinasi Covid-19 untuk para pelajar di sana. Nah dalam kesempatan tersebut, Pak Jokowi juga menyempatkan untuk menggelar diskusi sama para guru dan murid, dan pas diskusi itulah, siswa yang bernama Muhammad Fajar itu bilang bahwa doi happy banget bisa berdialog sama Pak Jokowi. Sampe kebawa mimpi.

 
When your boss just announced that you’ll get a raise next month…

Announcement

Thanks to Andar Sofian for buying us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Ajak-ajak yuk!

Yep, kamu bakal langsung dapet merchandise eksklusif dari Catch Me Up! kalo kamu ngajak teman-teman kamu berlangganan! Caranya gampang banget, kamu tinggal klik link di bawah ini dan mulai deh, sebar-sebar referral code kamu ke teman, sodara, gebetan, rekan kantor, pokoknya siapa aja boleee….

Atau, kamu juga bisa langsung nge-klik share button di bawah ini! Kumpulin terus referral kamu untuk dapetin merchandise-nya ya! Gratis!


Catch Me Up! recommendations

Since the weather has been uncertain, here are simple ways to never get sick.

Angel’s Stories

1. Aku percaya kalau sedekah melancarkan rezeki. Jadi, kemarin malam, random banget tiba-tiba pengen ngirimin makanan ke temen yang ada dirantau. Yaudah deh… Ku kirim tuh sekalian dengan 3 teman makannya di kos. Hari selanjutnya, di kantor, pas jam makan siang, aku laper banget guys. Tapi, pas mau cari makan cuaca mendung dan langsung hujan gede banget. Tiba-tiba ada temen kerja yang ngasih nasi anget + gulai + sambal. Duh… Langsung terima kasih banget dong sama orangnya. Dari sini aku semakin yakin, kalau kita berbuat baik sama orang pasti akan ada orang yang baik juga ke kita 🙂
-far_bercerita-
 
2. Kemaren ditanyain kenapa gak pernah pulang, emang ngga kangen keluarga?  Di usia early twenties ini (terutama yang lagi merantau) sebenernya ngga pulang bukan berarti ngga kangen, kadang pulang ke rumah juga butuh energi lebih. Misal nangis, kadang rumah terasa terlalu sempit untuk suara tangisan kita yang lagi nahan emosi, entah emosi karena kerjaan, kuliah, cinta dan yang lainnya. Apalagi mereka yang hidup berdampingan dengan keluarga konservatif yang seringnya mengundang cekcok untuk hal-hal sepele. Makanya umum banget kalo di umur seusia ini kita lebih memilih untuk menyendiri atau minggir sebentar buat mengurangi tendensi konflik ketika emosi kita udah di luar kontrol. Buat kalian usia early twenties yang mungkin lagi terlibat masalah kuliah, kerjaan, atau percintaan, tenang tsunaminya pasti mereda hanya butuh waktu. Belum punya saran baik tapi percaya deh, “Everything will be okay, cause you are so much more than you think.” Semangat yaa semuanya 🙂
-Salam hangat, Alena. -Bumi Uluwatu-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!