Taliban Berhasil Menduduki Pemerintahan Afghanistan

57

When you look forward to hearing more updates on Taliban…

Well, here you go. 
Jadi setelah berhasil menduduki ibu kota Afghanistan, Kabul, sejak 17 Agustus lalu, kelompok Taliban akhirnya berhasil mengambil alih kekuasaan pemerintahan. Gimana nggak? Istana Kepresidenan kosong melompong karena yhaaa Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kabur ke luar negeri.
 
Where is he now??
Location unknown. Doi bilang di postingan socmed-nya kalo dia memilih cabut karena takut bakal terjadi pertumpahan darah. Ada yang bilang doi di Tajikistan meskipun otoritas Tajikistan gak membenarkan hal tersebut. Kalo media-media setempat bilangnya doi ke Uzbekistan. Tapi sampe sekarang, gak ada yang bener-bener tau keberadaannya Ashraf Ghani di mana. Yang diketahui cuma pas cabut, doi bawa uang cash super duper banyak, sampe gak muat di helikopternya dan akhirnya dibawa pake 4 mobil. Hal ini disampein sama jubir Kedutaan Besar Rusia di Kabul.
 
Hah serius???
Yep. Makanya ini bikin warga Afghanistan KZL guys. Udah tau warganya lagi kena dampak aksi Taliban, eh presidennya malah menyelamatkan diri ke luar negeri. Bawa duit banyak banget pula. Kepala dari Afghan National Reconciliation Council Abdullah ampe kesel banget dan bilang, “Ntar biar Tuhan yang bales dah,” gitu KATANYA.
 
Geeez… Terus Talibannya gimana?
Nah yaudah deh sekarang akhirnya Taliban resmi menjadi pemimpin di Afghanistan. Upacara serah terima jabatan dilakukan dengan 3 menteri dari pemerintahan Ashraf Ghani sebagai perwakilan dari pemerintah lama yang ngasih jabatannya ke Taliban. Dengan begitu, Ashraf Ghani resmi menyudahi masa jabatannya yang dipegang sejak 7 tahun lalu.
 
How is it now in Afghanistan?
Not good. Kemaren banget, masyarakat turun ke jalan buat demo soal Taliban yang took over the country. Mereka gak terima bendera Taliban berkibar di Afghanistan, sehingga mereka sendiri demo bawa-bawa bendera Afghanistan. Aksi demo ini akhirnya memicu petugas keamanan menembak para demonstran di Jalalabad.
 
OMG…
On the other hand, Taliban mendeklarasikan kalo perang selama 20 tahun di Afghanistan sejak invasi militer dari US akhirnya udah selesai. Dalam keterangan pers pertamanya kemarin, Taliban berjanji bahwa mereka bakal menjaga kedamaian di negara ini. Taliban juga janji ke UN kalo mereka bakal menjunjung tinggi hak perempuan menurut syariah dan media juga boleh beroperasi di Afghanistan, tapi teteup, sesuai syariah. BTW guys, kalo kamu mau baca transkrip lengkapnya keterangan pers pertama Taliban, u can find it here
 
OK. Did anyone say anything about this?
Yep, in fact, many countries did. Ada Rusia yang bilang kalo menurut mereka, Afghanistan sekarang lebih stabil dibanding pas masa pemerintahan Ashraf Ghani. Terus, Rusia, China, Iran, dan Pakistan udah ngasih sinyal ni kalo mereka terbuka buat kerjasama dengan Taliban.
 
Hah kenapa gitu?
Kalo kata Pakistan (yang udah lama disebut-sebut sebagai tempat berlindungnya para pendukung Taliban), kemunculan kembali Taliban ini membebaskan Afghanistan dari mental penjajahan dari negara-negara adidaya. Terus Rusia juga bilang bahwa Taliban lebih bisa diajak kerja sama dibanding pemerintahan “boneka” Afghanistan di bawah Ghani. Meanwhile, China juga udah bilang bahwa mereka udah siap untuk membangun kerja sama baik dengan Afghanistan. WOW.
 
I see…
Tapiii, ada dilemanya ni gengs. Negara-negara ini juga sebenernya takut kalo Taliban bakal jadi safe haven buat organisasi teroris yang mengancam negara mereka. Jadi yhaa saat ini sih banyak negara yang masih ngeliat dulu nih perkembangan di sana kayak gimana. MeanwhileUni Eropa bilang bahwa mereka baru mau kerja sama dengan Taliban kalo kelompok itu menjamin akan menghormati HAM.
 
How about other countries?
Well, kalo US sendiri sih bilangnya ini semua salah pemerintah Afghanistan. Presiden AS Joe Biden bilang kalo US dan NATO udah susah payah membangun kekuatan militer Afghanistan tapi nyatanya hampir 20 tahun ngasih pelatihan dan dana ternyata gak cukup juga untuk menjadikan tentara Afghanistan bisa menghadapi Taliban. Biden juga bilang bahwa dia tetap pada pendiriannya untuk menarik tentara AS dari Afghanistan.
 
I see. Anything else?
Kalian masih inget kan gengs, suasanya mencekam di bandara Kabul pas pesawat-pesawat utusan luar negeri kayak US, India, dan China mau bawa pulang warga negaranya yang ada di Afghanistan? Yang sampe orang-orang pada gelantungan di badan pesawat itu lho saking pengen kaburnya dari Afghanistan. Saat ini, banyak refugees dari negara tersebut yang udah sampe di Uganda, Jerman, dan negara-negara lain yang menerima mereka sebagai pencari suaka.