Sosialisasi Sangat Baik Untuk Kesehatan Mental

46

When your partner is having a hard time at work…

Listen to them. Iya guys, karena ternyata, punya pendengar yang baik itu bisa bikin kinerja otakmu lebih baik lho, dan juga bisa menghindari kamu dari penyakit kerusakan otak di masa depan.

Yep, berdasarkan studi yang di-publish di jurnal JAMA Network Senin lalu, diketahui bahwa orang tua yang punya hubungan sosial lebih baik, diketahui juga punya kondisi cognitive aging (kemampuan belajar, berpikir, reasoning, problem solving, decision-making, dll) yang lebih baik. Terus, cognitive aging yang lebih baik ini juga memperkecil resiko mereka terkena penyakit dementia di usia senja.

Jadi dalam penelitiannya itu, para peneliti menganalisa data dari 2,171 orang tua di usia 45 tahun maupun lebih tua yang belum kena dementia atau stroke. Terus, mereka ditanya hal-hal kayak: Ada orang yang dengerin nggak, pas kamu ngomong? Kamu suka curhat ke orang lain nggak? Kalo lagi kena masalah, kamu bisa minta nasihat ke orang lain nggak? Terus, kamu masih suka kontakan sama mereka? Nah hasilnya guys, orang tua yang menjawab lebih sedikit kontak memiliki kondisi cognitive aging yang yang lebih tua 4 tahun. Sedangkan mereka yang secara aktif didengarkan, memiliki kondisi cognitive aging hanya 0,25 tahun aja.

Penelitian ini tentunya semakin mengkonfirmasi bahwa bersosialisasi dan punya hubungan yang sehat sama orang-orang terdekat itu bagus buat kesehatan mentalmu. Yep, walaupun lagi pandemi gini, jangan jadi lost contact sama your loved ones ya gengs!