Menkes : Vaksin Booster Kemungkinan Berbayar

40

Now, let’s talk about: vaksin berbayar.

Again?? I thought we’ve moved past that…
Yep, isu ini kembali muncul ke permukaan ni gengs. Soalnya, Menteri Kesehatan Pak Budi Gunadi Sadikin baru aja menyampaikan di rapat kerja (raker) dengan Komisi IX DPR RI kemaren kalo ada kemungkinan bahwa vaksin dosis ketiga atau booster bakal mulai tersedia dan berbayar ni awal tahun depan.
 
Lah kok berbayar?
Kata Pak Menkes ini semua masih conditional yaitu kalo nanti program vaksinasi dari pemerintah udah berjalan dengan lancar. Kalo sekarang sih, pemerintah cuma bakal nyediain vaksin dosis pertama dan kedua aja, dengan alasan ketersediaan stok vaksin yang terbatas. Targetnya adalah, tahun ini vaksinasi dosis satu dan dua kepada 208,2 juta penduduk Indonesia supaya mencapai herd immunity.
 
Wait, is the booster necessary?
Kalo kata Menteri Keuangan Bu Sri Mulyani yang ikutan raker juga, since covid ini mau diganti dari pandemi yang tadinya wabah berbahaya menjadi endemi aka penyakit menular yang biasa terjadi kayak flu dan lain-lain, maka booster pastinya jadi penting untuk mendukung transisi ini. Tapi, Bu Ani juga menegaskan kalo vaksin pertama dan kedua bakal tetep disediain pemerintah dari APBN.
 
Terus kalo penting kenapa masyarakat disuruh bayar mandiri?
Balik lagi ke Pak Menkes, ini udah didiskusiin sama presiden kalo ke depannya gak bakal lagi ada vaksin gratis dari pemerintah. Jadi, yang tahun depan bisa nerima vaksin ketiga cuma masyarakat yang merupakan penerima bantuan iuran (PBI) aja gengs. Di luar itu, kalo mau dapet booster harus bayar atau bisa lewat skema BPJS. Kata Pak Menkes sih rencananya satu suntikan booster bakal dibandrol seharga Rp100 ribu.
 
Hmm.. Did anyone say anything about it?
Yep. Masih di raker yang sama, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Hendro Purnomo aka Eko Patrio bilang ni kalo sekarang yang masih gratis aja, banyak masyarakat yang gak mau divaksin. Untuk booster ketiga nanti kalo disuruh bayar sendiri yhaa siapa yang mau? Gitu guys katanya.
 
Terus?
Tapiii, Anggota Banggar lain yaitu Wihadi Wiyanto malah setuju ni sama program ini. Katanya, kebijakan ini bisa menyelamatkan APBN banget jadinya. Kata doi, yang mau dikasih booster dan mau bayar aja yang dapet, jadinya pemerintah bisa hemat anggaran deh. Nah kalo pihak Kementerian BUMN sendiri katanya belom tau apa-apa neh soal vaksin booster berbayar ini, jadi masih nunggu arahan dari Kemenkeu aja.
 
Ok. Anything else I should know?
FYI guys, dari target vaksinasi 208,2 juta masyarakat Indonesia, baru ada 59.011.333 masyarakat yang udah nerima vaksin dosis pertama per tanggal 25 Agustus 2021. Sedangkan, untuk dosis kedua sendiri baru 33.094.505 dosis yang disuntikan. Ngeliat angkanya yang masih jauh dari target, menurut kalian mungkin gak ni tahun depan udah bisa booster mandiri?