Corona Updates 16 Agustus 2021, Kekuatan Taliban Semakin Besar Duduki 10 Ibukota Provinsi Dalam 1 Minggu, Banyak Orang Indonesia Merasa Kesepian Ketika Pandemi Covid-19

67

Hello

It’s the independence week! Yep, get a little excited because other than an off day tomorrow, our nation is turning a year older! From great foods to beautiful beaches and summer all year… we do love you so much. Happy birthday, home.


And let’s begin with… your covid-19 updates.

As always, we’ll update you about everything from…
Home.
  • Per kemarin, 15 Agustus 2021, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 3.833.541 kasus, dengan kasus aktif 395.577 angka sembuh 3.321.598 dan kasus meninggal adalah 116.366.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (839.268 kasus), Jawa Barat (653.742 kasus), Jawa Tengah (442.979 kasus), Jawa Timur (356.310 kasus), dan Kalimantan Timur (139.464 kasus).
  • Penduduk Indonesia yang udah menjalani vaksinasi pertama ada sebanyak 53.618.870 dan vaksinasi kedua 27.793.556 dari target vaksinasi Indonesia sebanyak 208,2 juta penduduk.
  • Memasuki tahun kedua di tengah pandemi covid-19, Gubernur Jawa Barat Kang Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk menyemarakkan perayaan HUT RI ke-76  dengan lomba beramal. Adapun lombanya ini untuk menggantikan lomba makan kerupuk, balap karung, atau panjat pinang. Kata Kang Emil, perubahan ini dimaksudkan untuk menghindari perayaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
  • Belakangan ini, emang kasus penularan covid-19 di ibu kota Jakarta udah makin melandai ni guys. Meski begitu, Gubernur DKI Pak Anies Baswedan minta warga supaya enggak terburu-buru kembali beraktivitas bebas. Karena yhaa emang melandai, tapi belum bener-bener berkurang, jadi perlu terus ada upaya ekstra.
  • Buat kamu yang gajinya sering abis buat tes PCR, ada kabar gembira ni gengs. Kemarin, Pak Presiden Jokowi baru aja meminta supaya harga tes PCR jadi di kisaran 450-550ribuan aja. Menurut beliau, hal ini penting demi memperluas dan meningkatkan strategi tes, telusur, dan tindak lanjut (3T) sebagai upaya mengendalikan pandemi covid-19 di Tanah Air.
  • Hasil survei terbaru yang dirilis sama Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pak Jokowi dalam menangani pandemi covid-19 menurun pada Agustus 2021. Menurut Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah, tingkat kepuasan kinerja Pak Jokowi sempet nyampe angka 56 persen pada hasil survei IPO April lalu. Namun, angkanya turun ke 52 persen pada hasil survei Agustus.
  • Weekend kemarin, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan meminta ke Bupati Kabupaten Bogor Bu Ade Yasin untuk segera meningkatkan jumlah vaksinasi covid-19 menjadi 100 ribu per hari. Selain meningkatkan kapasitas vaksin, Opung Luhut juga minta Bu Ade untuk meningkatkan pemanfaatan isolasi terpadu, karena jumlah warga Bogor yang isoman masih sebanyak 51%.
  • Meski merupakan kelompok prioritas, namun ternyata cakupan vaksinasi bagi orang lanjut usia di Indonesia masih di bawah target. Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, sampe Juli 2021 baru ada 5 juta lansia yang menerima vaksin Covid-19. Padahal target pemerintah adalah 21,5 juta lansia sudah vaksin dosis pertama.

Meanwhile, internationally..
.
  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 206.713.632 kasus dan 4.354.045 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (36.636.853 kasus), India (32.156.493 kasus), Brazil (20.350.142 kasus), Rusia (6.490.421 kasus), dan Prancis (6.471.262 kasus).
  • Pemerintah Iran baru aja memutuskan untuk menerapkan lockdown selama enam minggu  akibat gelombang kelima Covid-19 di negara tersebut. Selama kebijakan lockdown ini, maka berbagai kegiatan kayak bazar, pasar perkantoran, bioskop, pusat kebugaran dan seluruh restoran wajib tutup.
  • Over the weekend kemarin, Amerika Serikat akhirnya mengizinkan booster atau dosis ketiga vaksin Covid-19 bagi orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau immuno-compromised. Dengan adanya kebijakan baru ini, maka mereka yang merupakan penerima transplantasi organ maupun punya level ketahanan tubuh yang sama udah bisa dapetin booster vaksin ketiga.
  • Seiring dengan meningkatnya angka covid-19 varian delta, China baru aja mengharuskan kembali penggunaan masker di tempat-tempat publik, termasuk di lokasi outdoor. Padahal sebelumnya, kehidupan di China udah kembali normal dengan warga yang udah bisa ke mana-mana tanpa pake masker dan diperbolehkannya berbagai kegiatan yang menyebabkan kerumunan kayak nonton konser, wisata, dll.
  • Untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di kantor, Kanada bakal mewajibkan seluruh pekerja federal atau PNS untuk divaksinasi covid-19. Menurut Mendagri Dominic LeBlanc, vaksinasi adalah cara terbaik untuk mengakhiri pandemi, dan diharapkan seluruh PNS mau divaksin. FYI guys, saat ini Kanada udah memvaksinasi 71 persen dari 38 juta warganya.
  • Meski nggak dianjurkan sama WHO, Pemerintah Israel udah mulai memberikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster kepada warga usia 50 tahun ke atas dan tenaga kesehatan di sana. Menurut pemerintah setempat, kebijakan ini diambil demi membendung penyebaran varian delta yang lebih menular. Padahal sebelumnya WHO udah mewanti-wanti supaya daripada ngasih booster, negara-negara kaya ini mendingan nyumbangin vaksinnya aja ke negara-negara lebih miskin yang punya akses vaksin terbatas.
  • Minggu lalu, WHO baru aja mengumumkan bahwa mereka bakal melakukan uji coba terhadap tiga pengobatan covid-19 di rumah sakit di 52 negara. Adapun ketiga pengobatan ini adalah artesunate, imatinib, dan infliximab, di mana ketiganya dipilih oleh kelompok ahli yang independen dengan tujuan untuk mengurangi risiko kematian covid-19 di rumah sakit. FYI, saat ini Artesunate digunakan untuk mengobati kasus malaria yang parah, terus kalo imatinib untuk kanker, dan infliximab untuk penyakit terkait sistem imun, kayak Crohn’s disease dan rheumatoid arthritis.

When you’ve been keeping up with news about The Taliban…

Here are some updates for you.
 
Tell me.
In case you need a refresher, jadi kelompok Taliban ini adalah kelompok militan fundamentalis Islam yang bertujuan mendirikan hukum syariah di Afghanistan. Taliban lagi making a comeback setelah tumbang di tahun 2001 abis invasi dari US dan NATO.
 
Terus kok bisa comeback?
Karena tentara Amerika Serikat, yang selama ini membendung kemunculan mereka, akhirnya ditarik kembali sama Presiden Amerika Serikat Joe Biden ke tanah air. Jadi dalam keterangannya Juli lalu, Biden bilang bahwa doi bakal menarik misi militer AS di Afghanistan. Penyebabnya adalah, tujuan awal dari pelibatan militer AS ini, yakni untuk menghakimi Osama bin Laden dan meminimalisir kemungkinan terorisme udah tercapai.
 
Hold on. I need some background.
OK. Jadi guys, Taliban ini adalah kelompok yang pertama muncul di tahun 90-an. Namanya kelompok fundamentalis, mereka menerapkan berbagai aturan agama menurut interpretasi mereka, kayak anak cewek ga boleh sekolah, cowok wajib pake janggot, cewek wajib pake burqa, hingga eksekusi massal buat mereka yang ketauan melakukan tindakan pembunuhan atau perzinahan. Nah pasca 911 di tahun 2001, Taliban ini kemudian ditumpas sama tentara AS karena mereka disebut sebagai dalang serangan 911 tadi. Nah, secara Taliban ini based di Afghanistan, maka invasi militer AS-nya diturunkan di sana, dan sejak saat itulah, pergerakan Taliban di Afghanistan jadi jauuuuh menurun. Background lengkapnya bisa kamu baca di sini gengs.
 
Terus…
Nah ya terus setelah 20 tahun tantaranya ada di Afghanistan, Biden akhirnya bilang, “Time’s up!” dan langsung ngumumin bahwa misi militer AS di Afghanistan cukup sampe akhir Agustus aja. Hal ini tentunya bikin heboh dunia persilatan guys, karena artinya, Taliban bakal kembali muncul, dan mengancam kehidupan demokrasi yang mulai muncul di sana, sampe menciptakan ketidakstabilan keamanan di kawasan.
 
Ouch. How is it now?
Not good. Beberapa negara udah mulai khawatir dan berencana mau mengevakuasi warga negaranya yang menetap di Afghanistan. Sejauh ini, udah ada Amerika SerikatInggrisChina, dan India yang udah ngeluarin official statement buat warga negaranya pulang ASAP mengingat situasinya makin parah di sana.
 
OMG… Terus?
Terus, India juga udah nyiapin special flight hari Selasa tanggal 10 Agustus kemarin buat para warga negaranya di sana. Mereka diimbau buat langsung cabut hari itu juga. Meanwhile, US udah nyiapin 3.000 tentaranya (again) buat membantu keberangkatan warga negaranya di sana buat balik ke tanah air. Terus, warga US disuruh balik pake commercial flight dan kalo misalkan gak mampu beli, bisa minta repatriation loan atau pinjaman buat repatriasi ke kedutaan.
 
Wow segitunya…
It is literally that bad, guysAnd it looks like it won’t stop getting worse anytime soon. Pemerintah Inggris ampe takut kalo Al Qaeda, another kelompok Islam militan yang pernah bersekutu sama Taliban dan diduga dalang dari 9/11 Attack, bakal ikut muncul ke permukaan.
 
OMG… Terus terus?
Lanjut, saat ini udah ada 6 negara di Uni Eropa yang bilang kalo deportasi terhadap warga negara Afghanistan di Eropa harus terus berjalan, meskipun kondisi di Afghanistan lagi kacau banget akibat aksi Taliban. Negara-negara kayak Belanda, Austria, dan Denmark bilang kalo hal ini bakal send the wrong message ke Taliban kalo Uni Eropa mau ngelawan kelompok tersebut. Di sisi lain, negara-negara lainnya sih bilang kalo mereka harus menampung warga negara Afghanistan di negaranya dengan alasan kemanusiaan.
 
Any updates from the UN?
Not muchPBB lagi nyiapin berkas-berkas resmi supaya Taliban bisa menghentikan serangannya terhadap Afghanistan yang udah melukai dan menewaskan sekitar 1.000 warga sipilnya tersebut. Selain itu, PBB juga bilang semua kantor agensinya di Afghanistan bakal terus berjalan dan ngebantu warga sipil di sana.
 
Got it. Anything else?
Kekuatan Taliban emang makin gede nih guys. Dalam satu minggu, mereka diperkirakan bisa menduduki 10 ibukota provinsi di sana, dan sejauh ini hampir setiap harinya mereka menduduki satu wilayah baru di Afghanistan. FYI, baru aja semalem nih, presiden demokratis Ashraf Ghani meninggalkan negaranya menuju Tadjikistan.

Who’s singing “baby I’m so lonely, lonely, lonely…”?

2ne1?
Yep, dan orang Indonesia. Jadi ni guys, dalam survei terbaru yang dilakukan sama Into The Light dan Change.org, ditemukan bahwa banyak orang Indonesia yang merasa kesepian ketika pandemi Covid-19 berlangung. Jadi surveinya itu dilakukan pada periode Mei hingga Juni lalu, dan ditemukan bahwa hampir semua partisipan survei yang terdiri dari 5.211 orang dari enam provinsi di Pulau Jawa merasa kesepian. Itung-itungannya, ada 98 persen partisipan yang merasa kesepian dalam satu bulan terakhir. Terus, dua dari lima partisipan bahkan merasa lebih baik mati dan melukai diri sendiri dalam dua minggu terakhir selama periode survei dilakukan. Lebih jauh lagi, ditemukan bahwa ada 40 persen responden yang memiliki pemikiran untuk melukai diri sendiri maupun berpikir untuk bunuh diri dalam dua minggu terakhir.
 
Nah, yang lumayan menarik perhatian ni guys, ditemukan bahwa meski perasaan kesepian menerpa hampir seluruh responden, namun mereka nggak berpikir untuk melakukan konseling ke psikolog atau psikiater. Instead, banyak partisipan yang meyakini bahwa anggota keluarga dan teman dekat berjenis kelamin sama sebagai sosok yang lebih membantu dalam mengatasi masalah kesehatan jiwa dibandingin sama tenaga kesehatan jiwa profesional.
 
Repeat after us: Mental health is as important as physical health.

“Jadi pakai helm tidak pakai helm dua-duanya bisa kecelakaan, tapi kalau terjadi kecelakaan risiko yang lebih besar orang yang nggak pakai helm. Jadi seperti vaksin, kalaupun sudah vaksin masih bisa tertular tapi kalaupun tertular bisa OTG atau gejala ringan,”
 
Gitu guys kata Gubernur DKI Jakarta Pak Anies Baswedan pas menjelaskan pentingnya warga divaksin covid-19 kemarin. Kata Pak Anies, kalo kamu mau divaksin Covid-19, maka HAL itu nggak cuma mendukung program pemerintah, tapi juga menjaga kamu dari efek parah kalo sampe tertular.
 
Masked, vaxxed, distanced.

Announcement


Thanks to seseorang for buying us coffee yesterday!

 

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)


Ajak-ajak yuk!

Yep, kamu bakal langsung dapet merchandise eksklusif dari Catch Me Up! kalo kamu ngajak teman-teman kamu berlangganan! Caranya gampang banget, kamu tinggal klik link di bawah ini dan mulai deh, sebar-sebar referral code kamu ke teman, sodara, gebetan, rekan kantor, pokoknya siapa aja boleee….

Atau, kamu juga bisa langsung nge-klik share button di bawah ini! Kumpulin terus referral kamu untuk dapetin merchandise-nya ya! Gratis!


Catch Me Up! recommendations

Budgeting is good. Budgeting is being responsible. Budgeting is… adulting. But, if you don’t know where to start, you can start here

Angel’s Stories

1. Udah beberapa bulan ini kepikiran untuk konseling ke profesional tapi nggak tau harus kemana. Pas lagi browsing IG nggak sengaja stumble upon mentalhealthid.carrd.co yang dikompilasi sama @mentalwellnessmovieclub. Pas nemu rasanya pengen nangis karena banyak banget informasi yang aku butuhin ada di situ dari mulai konseling online, rekomendasi aktivitas stress relief, sampe list aplikasi kesehatan mental. Makasih banyak algoritma IG dan tim yang udah kompilasi informasinya 😭, semoga semua orang yang butuh bisa akses informasi ini juga.
-Grateful Anon 💌-
 
2. Semalem aku ngerasa kacau banget karena banyak masalah ditambah omongan orang rumah yang bikin aku tambah down. Terus aku curhat ke temenku sambil nangis. Tujuanku ya cuma biar lega aja sih, tapi setelah itu dia ga cuma dengerin dan ngehibur biasa tapi dia nemenin aku sampe malem banget, ngirim cerita lucu, stiker lucu, pokoknya beneran bikin aku ketawa lagi. Kalo ga ada dia mungkin aku bakal tidur sambil nangis kaya biasanya.
-Anonymous-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)