Vaksin Covid-19 Individu Dapat Dibeli di 8 Cabang Kimia Farma

61

When you’ve been waiting to get vaccinated…

Here’s another option. 

What option? 
Pay for it. Karena per hari ini, Vaksin Gotong Royong (VGR) Individu bisa dibeli langsung di delapan cabang PT Kimia Farma Tbk.
 
Background please. 
Ok.  Program ini termasuk dalam pelayanan Program Vaksinasi Gotong Royong berbayar bagi individu. Meaning, kalau kamu mau vaksin, tapi belum dapat ‘giliran’ dari pemerintah, kamu bisa datang aja ke Kimia Farma untuk divaksin sendiri, tapi ya nggak gratis.  Program ini ada di dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) tentang perubahan atas permenkes sebelumnya tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.
 
I see, di mana aja vaksinnya? 
Menurut Plt. Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika, Agus Chandra, total kapasitas vaksinnya sebanyak 1.700 orang per hari. Adapun cabang-cabang yang sudah melayani program vaksinasi individu, yaitu di:
  • Jakarta KF Senen (200 orang per hari)
  • Jakarta KF Pulogadung (200 orang per hari)
  • Jakarta KF Blok M (100-200 orang per hari)
  • Bandung KF Supratman (200 orang per hari)
  • Semarang KF Citarum (100 orang per hari)
  • Solo KF Sukoharjo (500 orang per hari)
  • Surabaya KF Sedati (200 orang per hari)
  • Bali KF Batubulan (100 orang per hari)
Noted, caranya gimana?
Yha daftar. Jadi ada tiga cara daftarnya gengs. Pertama, via telepon Kimia Farma di 1-500-255.  Kedua, daftar di websitenya:  www.kimiafarmaapotek.co.id yang kemudian di-follow up via Whatsapp. Ketiga, melalui aplikasi Kimia Farma Mobile yang bisa diunduh di Google Play Store atau App Store. Tapi, aplikasinya baru bisa diakses per Kamis nanti.
 
That’s it? 
Sort of.  Kamu nanti bisa milih sendiri, kapan tanggal, waktu, dan lokasi kamu mau divaksin.  Menurut Pak Agus, bagusnya kamu daftar pakai aplikasi Kimia Farma supaya bisa menghindari antrean panjang.
 
Wait, ini vaksin yang mana ya btw? 
Menurut Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, Ganti Winarno Putro, vaksinnya adalah vaksin yang diproduksi oleh Sinopharm. Menurutnya, vaksin tersebut udah disetujui untuk program Vaksinasi Gotong Royong, selain vaksin Moderna dan Cansino.
 
Oh ok, how much? 
Harga vaksinnya adalah Rp321.660 per dosis, dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi adalah Rp117.910 per dosis. In total, biaya untuk dua dosis vaksin adalah sekitar Rp879,140.
 
This doesn’t sit right with me, though.
Rite. Banyak emang pihak yang menyoroti kebijakan ini, salah satunya ekonom senior Faisal Basri. Menurut beliau, praktik penjualan vaksin untuk individu sama BUMN ini merupakan praktek yang biadab, karena pasokan vaksin saat ini masih terbatas. Meanwhile, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui Waketumnya Slamet Budiarto bilang bahwa yhaa doi sih setuju-setuju aja mau vaksin berbayar, tapi penjualannya harusnya nggak dimonopoli sama Kimia Farma. Hal ini karena emang track record Kimia Farma yang bermasalah, salah satunya adalah tes antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.
 
Olrite, anything else? 
Menurut Wakil Menteri BUMN, I Pahala N Mansyuri, program VGR Individu ini dapat mempercepat pembentukan kekebalan komunal (herd immunity).  Kalau masyarakat udah kebal, pemulihan perekonomian nasional bisa dilakukan lebih cepat.