Rencana Suntikan Ketiga Vaksin Sinovac

50

When you are already vaccinated…

You’re proooobably gonna need another booster. 
 
Really?
Yep. Karena kemarin, Kementerian Kesehatan baru aja bilang bahwa mereka berencana memberikan suntikan ketiga vaksin Sinovac per tahun depan.
 
HAH kenapa?
Karena menurut Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, sebenernya vaksin Sinovac masih efektif untuk menurunkan potensi gejala bagi orang yang terinfeksi covid-19.  Namun, setelah enam bulan, ada penurunan antibodi, yang bisa membuat Sinovac-nya jadi kurang efektif.
 
Jadi? Disuntik lagiii? 
Iyaaa rencananya. Tapi tenang aja, karena disuntiknya masih tahun depan kok, aka 12 bulan dari suntikan pertama. Adapun rekomendasi soal booster ini datang dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Selanjutnya, Bu Nadia juga bilang bahwa hal ini masih berupa rencana awal, dan pihaknya masih merumuskan rencananya secara lebih matang. Selain itu, doi juga nggak menyebutkan secara spesifik ihwal siapa aja kelompok yang jadi sasaran vaksinasi ketiga.
 
I see, any comments? 
Iya. Peneliti di China memang sebelumnya udah mengungkapkan bahwa efek vaksin Sinovac akan memudar setelah enam bulan disuntik dosis kedua. Berdasarkan penelitian mereka, hanya 16,9 persen dan 35,2 persen yang masih memiliki antibodi setelah enam bulan vaksinasi kedua.
 
Oh gitu, anything else? 
Yes.  Epidemiolog Universitas Griffith Dicky Budiman juga mengatakan bahwa perlu vaksin dosis ketiga aka booster untuk memberikan perlindungan tambahan. Terus, Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito juga mengatakan bahwa hasil-hasil studi tersebut menunjukkan bahwa masih dibutuhkan vaksinasi tahap lanjutan.  FYI, Indonesia dan Thailand emang udah mengumumkan bahwa mereka akan melakukan suntikan ketiga vaksin Moderna dan Pfizer untuk yang sudah divaksinasi Sinovac dua kali.  Selain itu, Turki juga menawarkan dosis ketiga dari Sinovac atau Pfizer kepada wargnya yang telah mendapatkan Sinovac sebelumnya.