Pemerintah Kucurkan Dana Bansos Rp 225,4 T, Badai Elsa Melanda Bagian Barat Florida di AS, Pemerintah Berencana Mengelola Bursa Kripto, 584 Kiai Meninggal Dunia Selama Pandemi Covid-19 di Indonesia

37

Hi there,

Friday is around the corner and your favorite edition is just one day away. Now, as the stay-at-home order is back in action, we realized that some fun and useful contents are more important than ever. Thus, shoot away your recommendations here, so we can have an enjoyable weekend together. Remember, sharing is caaaring.


Today, let’s talk about the stimulus money, aka bansos.

Walk me through…
For sure. Jadi guys, kamu pasti udah sering denger, bahwa pandemi ini membawa tantangan yang besar banget bukan cuma untuk sistem kesehatan di seluruh dunia, tapi juga dalam hal ekonomi. Aturan pembatasan sosial di mana-mana otomatis bikin ekonomi nggak tumbuh, karyawan banyak yang di-PHK, perusahaan bangkrut, terus gabisa bayar pajak, dan eventually, penerimaan negara turun drastis, sampe banyak yang resesi. This is indeed the worst dream for every existing nations on earth, period.
 
OK…
Nah kalo ekonomi udah kayak gini, maka nggak lain nggak bukan, negara lah yang punya peran paling besar untuk menyelamatkan ekonomi warganya. Kenapa? Yha karena kita bayar pajak cui. Karena itulah, banyak negara-negara yang selama pandemi covid-19 ini melakukan berbagai hal biar warganya masih bisa survive, kayak ngasih stimulus check (dana bantuan tunai, kayak di Amerika Serikat dan Eropa), membebaskan pajak, ngasih dana pinjaman buat perusahaan biar nggak bangkrut, hingga bikin aturan yang melarang pengusiran buat penyewa apartemen yang gabisa bayar uang sewa karena terefek pandemi. Pokoknya kebijakannya itu tergantung kebutuhan masing-masing negara dan rakyatnya gitu guys.
 
Is this the part where we get to talk about bansos?
Yep, now let’s talk about bansos aka bantuan sosial di Indonesia. Jadi sejak tahun lalu, sebenernya pemerintah emang udah punya beberapa program bansos supaya dompet kita nggak kering-kering banget. Mulai dari bantuan buat UMKM, buat beli sembako, subsidi gaji karyawan, diskon listrik, kartu prakerja, dll. Anggaran untuk program-program pemulihan ekonomi ini juga nggak main-main, karena mencapai Rp 695,2 triliun. ENAM RATUS TRILIUN LEBIH PLZ.
 
OK terus…
Nah terus, sedihnya, lagi susah begini masih aja kita denger berita soal dana bansos yang dikorupsi. Maret lalu, kita dibikin kzl sama berita mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang ditangkap KPK karena diduga mengkorupsi dana bansos sembako. Yep, dari tiap paket sembako yang kamu terima, Pak Juliari ngambil untung sebesar 10ribu. Terus menurut penyidik KPK nonaktif Andre Dedy Nainggolan, potensi kerugian negara gara-gara korupsinya Pak Juliari ini bisa mencapai 2 Triliun.
 
BANYAK BANGET.
Begitulah. Nah guys, memasuki masa PPKM darurat yang sekarang ini, pemerintah kembali mengucurkan dana sebesar Rp 225,4 triliun untuk perpanjangan program bansos. Adapun bantuannya mulai dari dana bantuan langsung tunai buat usaha kecil dan menengah, bantuan langsung tunai ke desa, kartu sembako, kartu prakerja, bansos tunai, dan diskon tarif listrik.
 
Berapa banyak tuu dapet bantuannya?
Well, here are the breakdown:
  • BLT UMKM: Bantuan tunai untuk pengusaha mikro: Rp 1,2 juta hingga September 2021.
  • Bansos Tunai: Rp300.000 per bulan, selama Mei dan Juni.
  • BLT Desa: Bantuan untuk keluarga miskin di desa sebanyak Rp 300.000 per keluarga, per bulan.
  • Program Keluarga Harapan (PKH): PKH diberikan ke keluarga yang memenuhi syarat.  Targetnya ada 10 juta keluarga penerima.
  • Stimulus Tarif Listrik: Diskon 50 persen untuk pelanggan listrik 450 VA, dan 25 persen untuk pelanggan listrik 900 VA.  Durasinya dari Juli – September 2021.
  • Kartu Sembako: Rp 200.000 bagi pemegang kartu
  • Kartu Prakerja:  Penerima program ini mendapatkan Rp3,55 juta secara total dan pelatihan gratis hingga 30 Juni kemarin. Program ini uudah disalurkan ke 2,8 juta peserta, dan akan disalurkan di angka yang sama untuk semester berikutnya.
Terus, siapa aja yang bisa dapet? 
Menurut Menteri Sosial yang baru, Ibu Tri Rismaharini, penerimanya masih sama sama daftar penerima bansos sebelumnya, dan syaratnya juga sama. Adapun Bansos yang di-handle Kementerian Sosial adalah BST (untuk 10 juta penerima), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) (untuk 18,8 juta), dan Program Keluarga Harapan (PKH) (untuk 10 juta penerima).  Penyaluran dananya pun akan melalui kantor pos dan Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara).
 
I see, anything new? 
Well, terkait bansos kali ini, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian udah mengeluarkan Instruksi (Inmendagri) tentang PPKM Darurat di Jawa dan Bali. Dalam Inmendagri tersebut, diatur bahwa penyaluran bansos bisa diberikan dalam bentuk uang atau barang dari pemerintah daerah. Selain itu, Kemendagri juga meminta agar kepala daerah bisa mempercepat penyaluran bansos tersebut.
 
Terus gimana ni… biar dananya ga dikorupsi lagii?
Soal hal ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy udah meminta kita-kita supaya ikut berpartisipasi dalam penyalurannya, supaya kita bisa ikut ngontrol dana bansos yang disampaikan ke masyarakat. Yhaa contohnya aja, dengan meminta supaya nama-nama penerima bansos dipajang di kantor desa, jadi kita bisa crosscheck juga. Selain itu, Pak Muhadjir juga pede kali ini penyalurannya bakal lebih baik, karena data penerima bakal diverifikasi ke di tingkat kota.
 
Got it… anything else? 
Terkait bansos kali ini, Plt Juru Bicara KPK, Ipi Maryati bilang bahwa pihaknya bakal mengawal dan mengawasi terus berjalannya program. Beliau juga meminta masyarakat untuk plz aduin aja kalo nemu dugaan korupsi bansos covid-19 secara daring lewat platform JAGA (Jaringan Pencegahan) KPK.  Dalam platform tersebut, ada pilihan JAGA Bansos Covid-19 dan JAGA Penanganan Covid-19. Jadi, kalau ada keluhan, kamu bisa langsung ngadu. Finally, untuk ngecek kamu eligible atau enggak untuk dapet bansos, kamu bisa cek di sini.

When you’ve been singing “let it go.. let it go…”

Because we’re gonna talk about Elsa.

Elsa as in Frozen? 
Nope, beda gengs. Elsa yang kita mau bahas sekarang adalah badai tropis yang beberapa hari terakhir melanda bagian barat Florida di Amerika Serikat, yang dinamai Badai Elsa. Badai ini menyebabkan hujan deras, banjir, dan angin kencang yang sampe bikin tanah longsor dan pohon-pohon tumbang.
 
No….
Yep, lebih dari 13 juta warga di negara bagian Florida, Georgia, dan South Carolina, mendapat peringatan dari pemerintah bahwa kemungkinan mereka akan terdampak dengan adanya badai angin topan ini. Terus, Gubernur Florida Ron DeSantis juga udah menetapkan status darurat di sekitar 33 wilayah supaya warganya pada bersiaga.
 
Terus terus…
Well, badai ini juga udah menyebabkan banjir di beberapa wilayah, walaupun dalam keterangannya, DeSantis bilang bahwa nggak ada kerusakan struktural maupun korban jiwa. Meski begitu, udah ada 26ribu individu yang jaringan listriknya putus karena diterpa badai. Pak gub juga ngingetin warganya supaya hati-hati pas ngebersihin puing-puing badai, biar nggak kesetrum dan mengalami kecelakaan.
 
I also heard things about the collapsed building…
Oh yea, that too. Jadi Badai Elsa ini juga cukup mempengaruhi proses pencarian korban apartemen ambruk di Miami, yang juga terletak di Florida. FYI guys, belakangan ini publik AS emang lagi dikagetkan dengan insiden apartemen ambruk yang terjadi pada 24 Juni kemarin. Tragedi ini menewaskan 46 orang warga dan ada 37 orang dapat diselamatkan.
 
Reallyy?
Yep, Selain itu, hingga saat ini tim SAR masih nyari 99 orang yang diduga hilang. However, setelah 14 hari pencarian, nggak ada tanda-tanda warga yang selamat dari reruntuhan gedung berusia lebih dari 40 tahun itu. Saat ini, pihak berwenang lagi menyelidiki penyebab keruntuhan, dan kemungkinan besarnya sih, karena gedungnya yang udah tua dan ada kesalahan pada konstruksi awalnya.

When you’re still considering where to invest…

You can consider investing in crypto.
Karena menurut Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, nilai transaksi di pasar kripto Indonesia udah mencapai 1,7 triliun per hari.
 
Whoaa…seriously? 
Yep. Dalam acara milenial fest minggu lalu, Pak Jerry bilang bahwa 90 persen investor aset kripto adalah anak muda yang umurnya 20 sampe 30 tahun. Melihat potensi ini, Pemerintah berencana untuk mengelola bursa kripto melalui Bappebti (Badan Pengawas Pasar Komoditi) di bawah Kementerian Perdagangan (Kemendag).
 
OMG..really? 
Yep. Menurut Pak Jerry, Kemendag punya kewenangan karena aset kripto di Indonesia termasuk sebagai ‘komoditas’ bukan mata uang. Jadi, Indonesia mempunyai target untuk menjadi negara pertama yang mengelola bursa kripto negara sendiri. Pak Jerry juga berharap rencana ini bisa diselesaikan pada akhir tahun ini.
 
I see, kalau udah bisa gimana? 
Menurut Pak Jerry, apabila Indonesia mengizinkan perdagangan kripto, maka investor kripto di luar negeri bisa ikutan invest di bursa kripto Indonesia. Hal ini juga menunjukkan keterbukaan Indonesia terhadap aset digital, dan kemungkinan bakal bisa meng-attract investor aset kripto luar negeri untuk main-main di bursa Indonesia.
 
Got it.
Yep. Sebelumnya guys, Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi juga pernah bilang bahwa transaksi uang kripto mencapai Rp370 triliun per Mei 2021 kemarin. Jumlah ini naik lima kali lipat dari akhir 2020 yang total transaksinya sebesar Rp 65 triliun. Selain itu, jumlah investor aset kripto juga naik dari 4 juta orang di tahun lalu, menjadi 6,5 juta orang di tahun ini.
 
Interesting, anything else? 
FYI, China melarang perdagangan aset kripto, meanwhile Amerika Serikat (AS) memberikan wewenang bursa kripto ke swasta. Nah, kalo kamu mau joining the bandwagon dan mulai invest di crypto, you can consider this platform. Layanannya aman, dana-mu diasuransikan, dan banyak banget perks lainnya. Wooohoooo

Who’s sending out some sad news?😢

Majelis Ulama Indonesia.
Karena kemarin, MUI baru aja mengumumkan bahwa sejauh ini, udah ada 584 kiai yang meninggal dunia selama pandemi covid-19 terjadi di Indonesia. Adapun data ini didapatkan dari catatan milik Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PB Nahdlatul Ulama (berarti belum termasuk kiai non-NU guys 😥).
Menurut Wakil Sekretaris Jendral MUI Abdul Ghaffar Rozin, memang Covid-19 udah menjangkiti para pemimpin dan pengurus pesantren, khususnya di wilayah Jawa dan Madura. Terus beliau juga nggak merinci apakah angka sampe 584 tadi semuanya meninggal karena covid-19, namun yang pasti, emang signifikan banget penularannya. Lebih jauh Rozin juga menjelaskan, bahwa sebenernya pesantren-pesantren pasti memiliki kesadaran yang tinggi terkait bahaya Covid-19, namun kondisinya berubah setelah Lebaran kemarin, di mana warga udah mulai bosen dan aktivitas di pesantren pun mulai dilanjutkan. Kondisi ini kemudian diperparah dengan munculnya varian delta. Nah guys, terkait kondisi ini, MUI meminta supaya warga jangan ngundang kiai-kiainya dulu kalo ada acara, tapi cukup minta didoain aja. Terus juga buat pondok pesantren-pesantren yang yang pendidikannya berlangsung di dalam kompleks, maka mereka perlu melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, dan jangan memulangkan santri serta membatasi keluar masuk tamu.
 
Lord have mercy :(…

“Ma’ruf King of Silent, Puan Queen of Ghosting”

Adalah julukan yang dikasih sama Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM Unnes) kepada dua tokoh politik tanah air, yakni Wapres Kiai Ma’ruf Amin dan Ketua DPR RI yang juga politisi PDIP, Mbak Puan Maharani dalam akun Instagramnya kemarin. Menurut BEM Unnes, Kiai Ma’ruf disebut king of silent karena dalam situasi pandemi gini, perannya hampir nggak keliatan. Sedangkan untuk Mbak Puan, yha karena legislasi yang dihasilkan DPR enggak pro rakyat, padahal kita lagi pandemi.
 
Imagine. Just imagine, that your gf/bf is the combination of both…

Announcement


Thanks to Egg & Atimas Nurahmad for treating us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Ajak-ajak yuk!

Yep, kamu bakal langsung dapet merchandise eksklusif dari Catch Me Up! kalo kamu ngajak teman-teman kamu berlangganan! Caranya gampang banget, kamu tinggal klik link di bawah ini dan mulai deh, sebar-sebar referral code kamu ke teman, sodara, gebetan, rekan kantor, pokoknya siapa aja boleee….

Atau, kamu juga bisa langsung nge-klik share button di bawah ini! Kumpulin terus referral kamu untuk dapetin merchandise-nya ya! Gratis!


Catch Me Up! recommendations

The longer you stay at home, the more you have the urge to clean up. Amirite or amirite? Well, to make home-cleaning easier, try these tips.

Angel’s Stories

1. Ini hari keduaku berlangganan catch me up. Buat aku, Catch Me Up ini salah satu angel movement berbentuk berita informatif yang ga bosenin!! I’ve never been this excited to wait and read daily news. Cara mengemas berita yang santuy, asik, anak muda banget tuh bikin ga bosen bacanya. Mana dikirimin tiap pagi di email jadi merasa ada yang kutunggu di tiap pagi haha, gratis pula?! Terima kasih banyak ya untuk tim Catch Me Up, kalian berperan mencerahkan hari dan pikiran orang lain dengan sajian berita yang dikemas dengan asik. Keep it up! <3
-Inas Nuratika-
 
2. Pagi-pagi banget aku udah buka Twitter. Kebetulan di base ada yang menawarkan baju gratis, aku langsung komen dong. Ternyata, rumah kita deketan banget. Kakaknya suka banget berbagi barang ke orang lain, dia kasih aku baju kaos, hoodie, dan jilbab. Aku senang banget soalnya dapet rezeki yang nggak terduga banget. Selama ini kakaknya kasih orang yang jauh banget, tapi baru kali ini dia ketemu tetangga gang rumah. Makanya dia kasih lebih ke aku. Terima kasih orang baik, di pandemi seperti ini aku gak ada duit bahkan buat beli baju sekalipun. Namun, rezeki pasti datang dari mana aja.  Sekarang kita makin sering chatan, kakaknya juga masih berbagi barang ke orang lain. Katanya kalo barangnya gak laku terjual, dia bakal bagikan secara gratis. Semoga rezeki kakak dilimpahkan, ya. Aamiinn.
-Rch-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!