Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

62

Who’s saying “the show must go on”?

Tokyo Olympics. 
Yes guys, setelah ditunda setahun, pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 akhirnya digelar per Jumat kemarin di Tokyo, Jepang dengan tema “United by Emotion”. 
 
Tell me more.
OK. Jadi tema tersebut diharapkan bisa menjadi tema pemersatu dunia untuk sama-sama bangkit dan gembira di tengah pandemi covid-19. FYI, Olimpiade kali ini digelar tanpa penonton, tapi ada sekitar 10.000 tamu undangan kayak diplomat, pihak sponsor, dan anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC).
 
I see, berapa negara yang ikutan? 
In total, ada 205 National Olympic Committees, ditambah IOC Refugee Olympic Team (EOR).  Terus ada, 42 lokasi pertandingan untuk seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Adapun lombanya sendiri terdiri dari 33 cabang olahraga dan 32 International Federations. Terus jumlah atletnya ada sekitar 11.000 orang, dan 29 di antaranya mewakili IOC Refugee Team. 
 
What’s that? 
Tim Atlet Pengungsi gengs. Mereka terdiri dari 29 atlet yang berasal dari 11 negara dan mereka latihan di 13 negara yang berbeda. FYI, tim ini dicetuskan oleh IOC sejak tahun 2015 untuk mengirim pesan harapan dan inklusivitas ke jutaan pengungsi yang ada di seluruh dunia.  Ada 10 atlet yang tergabung dalam tim pertamanya untuk bertanding pada Olimpiade Rio de Janeiro di tahun 2016.  Nah, di tahun ini, ada 29 atlet yang terdiri dari atlet asal Suriah, DR Kongo, Sudan Selatan, Eritrea, Venezuela, Iran, Afghanistan dan Kamerun. Mereka bakal ikutan 12 cabang olahraga including atletik, badminton, tinju dan karate.
 
I see, how about Indonesia? 
Indonesia mengirim 28 atlet yang akan bertanding di delapan cabang olahraga, which includes atletik, panahan, rowing (dayung), menembak, bulutangkis, angkat besi, renang dan selancar. FYI, Indonesia paling banyak menurunkan atlet di cabang olah raga bulu tangkis, yaitu 11 orang. Here are their names
 
Ok, any updates so far? 
Yes. Per kemarin, Indonesia berhasil meraih satu medali perak dan perunggu, both dari cabang olahraga angkat besi. Windy Cantika Aisah adalah atlet muda angkat besi perempuan Indonesia yang meraih medali perunggu. FYI, ini kali pertamanya Windy ikut bertanding di Olimpiade, dan doi masih berumur 19 tahun (clap, clap!!).
 
How about the silver medal? 
Medali peraknya didapatkan dari lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan. Yep, kamu pasti udah sering denger namanya ni guys, karena doi udah empat kali memenangkan medali Olimpiade! Eko juga jadi satu-satunya atlet Indonesia dengan raihan medali terbanyak sepanjang sejarah Olimpiade, yakni dua perunggu dan dua perak. FYI, di Olimpiade keempatnya kali ini, Eko sebenernya nargetin untuk dapet emas, karena itulah doi kemudian meminta maaf kepada masyarakat Indonesia melalui akun Instagram-nya.
 
GPP banget cui…
Of course. Terus selain dari cabang angkat besi, kabar gembira juga datang dari atlet badminton dan surfing yang berhasil lolos ke babak selanjutnya. FYI guys, so far, negara dengan perolehan medali terbanyak adalah China (11), Amerika Serikat (10), Russia (7), Jepang (6) dan Korea Selatan (5).
 
I see, anything else? 
FYI, ada lima cabang olahraga baru yang masuk dalam Olimpiade kali ini, which includes karate, skateboarding, sport climbing, softball/baseball, and surfing. Dengan adanya cabor baru ini, pertandingan di Tokyo lebih ‘youthful’ dan urban juga. Selain itu, ada update protokol kesehatan Olimpiade, di mana para atlet pemenang boleh buka masker selama 30 detik saat foto bersama di podium.
 
Say Cheese!