Corona Updates 5 Juli 2021, Kebakaran di Permukaan Laut Teluk Meksiko, 7 Gereja Katolik di Kanada Dibakar, Diskon PPnBM Sampai Agustus 2021

92

Good morning,

Hi. It’s the first week of PPKM Mikro Darurat so yep, it’s dalgona coffee time again. Talking about coffee, we are eternally thankful for your treats because it really has kept us going. It made us stays awake at night to write you this newsletter and at the same time, it provides us some resources to maintain the independence and impartiality of our content. Thank you for trusting us.


Yep, your weekly covid19 updates is here. Here.

Hi there. Yep, it’s all your catch up! with Covid-19 for the week, as simple as possible. Now, let’s start from…
Home.
  • Per kemarin, 4 Juli 2021, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 2.256.851 kasus, dengan kasus aktif 281.677, angka sembuh 1.915.147, dan kasus meninggal 60.027.
  • Sedih deh guys. Kemarin, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) menyebut bahwa ada 1.934 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang terinfeksi covid-19 selama pandemi ini mewabah di Indonesia dalam 16 bulan terakhir 🙁
  • Dalam kunjungannya ke kegiatan vaksinasi ke Gelora Bung Karno (GBK) kemarin, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito menyampaikan apresiasinya terhadap para tenaga kesehatan yang udah membantu pelaksanaan vaksinasi sejauh ini. Menurutnya, para nakes udah berjuang keras untuk kemanusiaan.
  • Sabtu kemarin, bertepatan sama hari pertama penerapan kebijakan PPKM darurat, seorang lurah di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, menggelar hajatan pernikahan. Menanggapi hal ini, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok bilang bahwa mereka bakal memeriksa lebih lanjut kejadian itu. Uhmmm Depok.
     
  • Guys, if you live in Jakarta, chances are, kamu makin sering denger sirene ambulans lewat di sekitaran rumahmu. Kenapa? Karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat lonjakan jenazah yang dimakamkan dengan prosedur Covid-19 ternyata udah mencapai rekor tertinggi pada hari Minggu lalu dengan 555 jenazah Covid-19 yang dimakamkan dalam sehari.
  • Memasuki masa PPKM darurat saat ini, masyarakat udah kembali panic buying lagi nih, dalam pembelian barang-barang pokok. Terkait praktek ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) ngingetin fatwa haram bagi masyarakat yang sengaja memborong berbagai kebutuhan pokok kayak masker, tabung oksigen, obat-obatan, termasuk vitamin, dll.
  • Seiring dengan melonjaknya kasus, maka kebutuhan akan oksigen juga makin meningkat ni berbagai daerah. Di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, sebanyak 63 pasien dikabarkan meninggal over the weekend kemarin, dan 33 orang di antaranya disebabkan oleh oksigen yang udah habis.
  • Again, not so good news for you yang tinggal di JKT, karena weekend kemarin, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama bilang bahwa estimasi kasus Covid-19 di Ibu Kota sebenernya empat kali lebih besar dari angka kasus yang terkonfirmasi saat ini. Menurut Ngabila, saat ini kasus terkonfirmasi di Jakarta baru 500.000-an kasus, jadi yha estimasi sebenernya udah ada sekitar 2 juta atau 3 juta kasus, dan itu artinya udah 20-30 persen penduduk. Whoaaa…
  • Seiring dengan berlakukanya kebijakan PPKM Darurat di Indonesia, maka Warga Negara Asing (WNA) yang mau masuk ke tanah air wajib mengantongi kartu/bukti vaksinasi Covid-19 mulai 6 Juli 2021 nanti. Hal ini disampein sama Juri Bicara Menko Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi. Tapii, diplomat dan menteri negara lain gak berlaku nih gengs kebijakan ini.
 
Meanawhile, internationally…
  • Per 4 Juli 2021 kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 185.505.842 kasus dan 3.971.956 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (33.713.912 kasus), India (30.545.433 kasus), Brazil (18.742.025 kasus), Prancis (5.845.622 kasus), dan posisi kelima yang biasa ditempatin sama Turki, sekarang diduduki oleh Rusia (5.544.199 kasus).
  • Kamis kemarin, perusahaan pembuat vaksin Johnson & Johnson menyatakan bahwa vaksin buatan mereka bisa tahan sampe delapan bulan proteksinya dan ampuh ngelawan varian Delta. Yang menarik dari vaksin ini guys, dosis cukup sekali suntik aja.
  • Di Brasil, ribuan warga melancarkan aksi protes terhadap Presiden Jair Bolsonaro karena doi diduga melakukan korupsi terhadap dana pengadaan vaksin. Bolsonaro sendiri saat ini lagi diperiksa sama pengadilan di sana terkait kemungkinan korupsi ini.
  • Gelombang panas aka heat wave yang melanda Amerika Serikat dan Kanada saat ini dikhawatirkan bisa kembali membawa masalah baru dalam penanganan Covid-19 di wilayah tersebut. Pasalnya, pasien-pasien yang terpapar panas menunjukkan gejala covid yang makin parah, karena tubuh mereka makin gak fit.
  • Afrika Selatan baru aja memberlakukan lockdown ketat selama dua minggu setelah varian Delta menyebabkan peningkatan tajam atas kasus covid-19 di sana. Dengan aturan lockdown ini, maka warga nggak boleh ngumpul-ngumpul kecuali untuk pemakaman, dan jam malam dari jam 9-4 pagi mulai berlaku.
  • Gak cuma di Afrika Selatan, saat ini empat wilayah di Australia juga lagi memberlakukan lockdown wilayah. Awalnya, kebijakan ini hanya diberlakukan di Sydney dan Darwin, namun selanjutnya, Perth dan Brisbane juga lagi ikutan.
  • Amerika Serikat yang hari ini blowing candles (Happy 4th of July waktu sana!) juga baru aja memberlakukan lagi nih kebijakan menggunakan masker di tempat umum. Yhaa nggak di semua negara bagian sih, tapi beberapa aja, salah satunya di Los Angeles, California. Warga masih diminta untuk pake masker kalo indoor, karena emang varian Delta ini semakin concerning banget.
  • Masih dari California, ternyata di Kebun Binatang San Diego, gak cuma manusia aja guys yang bisa divaksin. Beberapa binatangnya yaitu harimau, musang, dan beruangnya juga divaksin menggunakan vaksin eksperimental untuk melindungi mereka dari paparan virus Covid-19 varian apapun.

For when you’ve been hearing about the “Eye of Sauron”

Here’s your updates… 

What happened? 
Jumat kemarin, ada kebakaran yang terjadi di permukaan laut Teluk Meksiko gengs. Kebakaran tersebut disebut sebagai ‘the eye of fire’ terus netizen juga pada bilang kalau bentuk apinya kayak ‘mata sauron’ di cerita the Lords of the Rings.
 
Jujur serem.
Banget guys. Jadi, kebakaran tersebut dilaporkan terjadi jam 05.15 waktu setempat di wilayah pesisir Campeche, Meksiko. Kenapa bisa ada kebakaran? karena terjadi kebocoran pipa minyak bawah laut milik Pemex, yang merupakan perusahaan minyak nasional Meksiko (kayak Pertamina gitu di kita), kebakarannya terjadi di pipa bawah laut yang terhubung ke platform satelitnya Pemex, namanya Ku Maloob Zaap yang menghasilkan sekitar 40 persen dari total produksi harian perusahaan tersebut, which is about 1,7 juta barel.
 
Kok bisa bocor?
Masih diinvestigasi ini. Tapi yang jelas, Kepala Regulasi Keamanan Minyak Meksiko (ASEA) Angel Carrizales, bilang bahwa insiden ini nggak menimbulkan kebocoran minyak dan nggak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.  Meanwhile, keterangannya Pemex menyebutkan bahwa ada kemungkinan insiden tersebut terjadi akibat dampak dari hujan deras dan badai elektrik.
 
So…what now? 
Well, apinya udah berhasil dipadamkan di Hari Jumat itu juga pada pukul 10:45 waktu setempat.  Dalam proses pemadaman, Pemex sempat menutup jaringan gas di Amerika Utara, tapi sekarang jaringannya udah dibuka lagi.  FYI, mereka memadamkan api dengan menggunakan nitrogen.
 
I see, anything else? 
FYI, di tahun 2013, Pemex juga pernah mengalami insiden besar, which is ledakan gara-gara ada penumpukan gas di kantor pusatnya di Mexico City.  Insiden tersebut telah menewaskan 37 orang.  Selain itu, Pemex juga emang udah ‘terkenal’ karena sering terjadi kecelakaan kerja di fasilitas industrinya. Nah, terkait insiden ini, Pemex juga mendapat kritikan keras dari aktivis lingkungan, karena praktek eksploitasi minyaknya yang sangat merusak alam. Menurut Greenpeace Meksiko, kecelakaan ini menunjukkan betapa bahayanya kebijakan eksploitasi fossil fuel yang diberlakukan di sana.

What’s also on fire?

Some churches in Canada.

Really? 
Yep. Bukan karena kena heat wave atau apa, tapi emang kemungkinannya dibakar gengs. Menurut pihak kepolisian Kanada, sudah ada tujuh gereja katolik di Kanada yang terbakar dalam beberapa waktu terakhir ini, dan mayoritas terletak di wilayah teritorial suku native.
 
Kok bisa? 
No one knows yet.  api, banyak yang berpendapat bahwa kejadian tersebut terjadi akibat adanya penemuan kuburan tak bernisan di lokasi bekas sekolah asrama anak First Nations (suku asli Kanada) di Marieval Indian Residential School, last week.
 
Yang waktu itu itu? 
Nope, beda lagi gengs. Yang pertama kali ditemukan itu, sekolahnya terletak di provinsi British Columbia, and you can catch up! here on the issue.  Nah, minggu lalu, ditemukan lagi nih kuburan tak bernisan dari 715 orang lagi di provinsi Saskatchewan, dan kabarnya, kuburan anak-anak juga. Secara keseluruhan, komunitas masyarakat adat di Kanada sudah menemukan hampir SERIBU kuburan tak bernisan yang diduga milik anak-anak suku asli di seluruh Kanada. To make it worst, pihak otoritas berwenang masih belum tahu bagaimana anak-anak suku asli tersebut meninggal :(.
 
Wait, kok bisa banyak gitu? 
A lil history review, jadi sejak tahun 1880, Kanada telah mendanai sekitar 150 sekolah asrama yang dikelola oleh gereja katolik untuk ‘mengasimilasi’ (baca: meng-cultural genoside) anak-anak suku asli ke ‘masyarakat Kanada’ yang membawa agama katolik. Jadi kan sebelum bangsa Eropa dateng ke Kanada, negara tersebut dihuni oleh para suku asli, ada First Nations, Inuit, dan Metis dan menjalankan praktek kepercayaan yang berbeda-beda, tapi umumnya bersatu dengan alam dan sangat menghormati leluhur. Nah setelah datangnya para warga kulit putih ke sana, prahara deh tu. Selain tanah dan sumber pangannya diambil paksa, anak-anak dari suku asli ini juga diambil paksa dari orang tuanya dan ditaro di sekolah asrama, namanya residential school, untuk belajar hal yang kebarat-baratan. Mulai dari namanya diganti, ga boleh ngomong pake bahasa asli sukunya, ga boleh pake baju sukunya, sampe ga boleh ketemu keluarganya. Pemerintah Kanada waktu itu juga terkenal dengan semboyan “Kill the Indian, save the man,” untuk menjustifikasi kebijakan ini. Menurut mereka, yha anak-anak Indian udah ga boleh lagi tu hidup sesuai dengan budayanya, pokoknya hidup mereka harus kebarat-baratan.
 
IDIH.
Yep, but it happened, guys. Jadi tercatat, ada lebih dari 150,000 anak suku asli Kanada dipaksa masuk ke residential school, dan dari total anak-anak yang masuk asrama, setidaknya 4,000 anak nggak pernah balik ke rumah mereka.  Orang tua mereka juga nggak diberi penjelasan kenapa mereka nggak pulang. FYI, kebijakan ini  berjalan sema 113 tahun, dan setelah kebijakan ini berakhir, sekolahnya kemudian ditutup (sekolah terakhir ditutup pada tahun 1996) namun tetap aja belum ada penjelasan kemana anak-anak yang nggak pulang tadi. Nah, belakangan ini, kuburan-kuburan tanpa nisan tersebut baru ditemukan di gereja tempat sekolah tersebut dulunya berada.
 
So sad…and? 
Berdasarkan laporan awal, ditemukan bahwa anak-anak tersebut diduga menjadi korban kekerasan fisik, kekerasan seksual, dan kekerasan emosional.  Terus, ada juga laporan yang mengatakan bahwa para pendeta (STOP HERE! the detail would probably too gruesome to read this early in the morning) di sekolah-sekolah tersebut juga menghamili murid-murid perempuan, dan membakar bayi-bayinya setelah dilahirkan.  Terus, mereka mengubur korban-korban tersebut di halaman sekolah untuk hemat uang.
 
That’s why gerejanya dibakar? 
Belum tahu gengs.  Menurut anggota kepolisian Kanada (RCMP) Kopral Sheldon Robb, mereka masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.  Namun menurut mereka, kebakaran yang terjadi kemungkinan terjadi secara disengaja. FYI, gereja-gereja yang dibakar itu juga rata-rata udah dibangun sejak seabad yang lalu, bersamaan dengan pembukaan residential school tadi.
 
Got it. Anything else?
Terkait penemuan kuburan para native children ini, pemerintah Kanada udah berjanji untuk membantu komunitas masyarakat adat untuk healing dan mencari fakta sebenarnya. Selain itu, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau juga bilang bahwa doi udah mendesak Paus Fransiskus untuk menyampaikan permintaan maafnya atas pelibatan gereja katolik dalam praktek kebijakan ini, namun so far, Vatikan belum menyampaikan permintaan maaf. Meski begitu, Paus Fransiskus bakal bertemu sama perwakilan dari para native tribes untuk mendiskusikan lebih jauh soal kasus ini. FYI guys, sistem residential school ini ga cuma dilakukan di Kanada, tapi juga di Amerika Serikat (with a possibly waaaay larger scale). Anggota Kongres keturunan Native American pertama, namanya Deb Haaland juga lagi memperjuangkan rekonsiliasi dan penyelidikan terhadap praktek yang sama di negaranya.

What’s getting extended but not PPKM?

Diskon beli mobil baru. 
Yep, gitu de guys. Buat kamu yang pengen beli mobil baru, mungkin sekarang saatnya, karena pemerintah baru aja memperpanjang diskon pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk pembelian mobil berkapasitas 1.500 cc sampai Agustus 2021 mendatang. Dengan adanya diskon ini, maka kamu nggak perlu bayar pajak PPnBM (biasanya sekitar 10% sampe 12%) tadi, karena udah dicover sama pemerintah. Nah, jenis-jenis mobil apa aja sih guys yang bisa dapetin pembebasan PPnBM 0 persen ini? Well, di antaranya adalah jenis kendaraan multi pupose vehicle (MPV) kelas low seperti Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, Wuling Confero, Toyota Avanza, dan Nissan Livina. Terus, jenis kendaraan lainnya juga adalah yang low cost green car atau LCGC seperti Toyota Agya, Honda Brio Satya, Toyota Calya, Daihatsu Sigra, dan Daihatsu Ayla.

 
FYI guys, kebijakan untuk memperpanjang diskon PPnBM ini diambil demi mendukung performa ekonomi di sektor otomotif yang terpengaruh banget karena adanya pendemi covid-19. Padahal, Kementerian Perindustrian mencatat bahwa hingga saat ini potensi sektor otomotif didukung oleh sebanyak 21 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 2,35 juta unit per tahun dan serapan tenaga kerja langsung 38.000 orang.

“Deg-degan takut jarum suntik,”
 
Gitu guys, kata seorang remaja 14 tahun bernama Najwa pas ikutan program vaksinasi Corona massal di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta kemarin. FYI guys, pemerintah emang sejak minggu lalu udah membolehkan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak berusia 12-17 tahun hingga orang dewasa di atas 18 tahun.
 
Aren’t we all?

Announcement


Thanks to @universtar_store for treating us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Ajak-ajak yuk!

Yep, kamu bakal langsung dapet merchandise eksklusif dari Catch Me Up! kalo kamu ngajak teman-teman kamu berlangganan! Caranya gampang banget, kamu tinggal klik link di bawah ini dan mulai deh, sebar-sebar referral code kamu ke teman, sodara, gebetan, rekan kantor, pokoknya siapa aja boleee….

Atau, kamu juga bisa langsung nge-klik share button di bawah ini! Kumpulin terus referral kamu untuk dapetin merchandise-nya ya! Gratis!


Catch Me Up! recommendations

Want to starts your weekend right? Pancake. And don’t feel intimidated, because we got the easy and simple recipe, here. 

Angel’s Stories

1. It was a simple story. rabu pagi yang agak bete dari aku yang kelupaan naruh londri baju yang selalu di pick up hari rabu karena aku buru-buru berangkat ke kantor magang. tapi tiba-tiba rabu mendungku jadi cerah banget. jadi, setelah dikirimin surat pengantar dari admin kampus, aku reply e-mailnya bilang terima kasih. TERUS DIBALES LAGI DONG.   ‘iya sama-sama, semoga magangnya lancar ya…’  mood bete-ku hilang seketika, dapet doa baik dari orang yang gak saling kenal. hihi. aku seneng banget bacanya.  aku ceritain hal ini ke temenku dan dia ikutan happy dengernya ><   ini jadi pengingat buat aku, untuk selalu berbuat baik sekecil apapun. sesimple 3 kata ajaib; maaf, tolong dan terima kasih. mungkin kata-kata kecil bisa menyembuhkan pekerja yang sedang lelah atau jenuh. semoga hal-hal baik selalu mengelilingi kita ya!
-Yuko, yang lagi magang di salah satu kantor di Jakarta Selatan-
 
2. Jadi kemarin aku abis survey tempat kerja dianter sama mamaku di daerah Jakarta Pusat. Pas berangkat emang agak sempet bingung sama tempatnya tapi akhirnya ketemu juga sih. Nah pas pulangnya kita malah nyasar hahaha. Akhirnya mamaku nanya ke bapak kurir yang lagi berhenti di pinggir jalan. Bapak kurirnya kasih tau jalan yang benernya gimana. Tapi karena mamaku keliatan tetep bingung akhirnya bapak kurirnya bersedia buat tunjukkin jalannya, diikuti sama motor mamaku di belakang. Setelah dirasa udah tau jalan yang benernya, mamaku dan aku langsung bilang terima kasih ke abang kurirnya. Rasanya terharu banget karena bapak kurirnya bener² baik, sabar, dan ramah. Panjang umur buat orang² baik 🙂
-Lina-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!