Ben & Jerry’s Boikot Penjualan ke Israel

30

Who’s not getting their ice cream?

Israel.
 
Jadi kamu tahu gak guys, bahwa per Hari Senin kemarin, perusahaan es krim asal Vermont, Amerika Serikat, namanya Ben & Jerry’s baru aja mengumumkan bahwa mereka bakal menghentikan penjualan es krimnya di wilayah-wilayah Palestina yang diduduki Israel, kayak Gaza dan West Bank. Dalam keterangan resminya, pihak perusahaan bilang bahwa pendudukan ilegal yang dilakukan sama Israel itu nggak cocok sama value perusahaan, jadi mereka nggak mau jualan di sana. Terkait keputusan ini, pihak Israel langsung ngamuk dong. Nggak tanggung-tanggung, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett bahkan sampai nelpon CEO Unilever yang merupakan perusahaan induk dari Ben & Jerry’s untuk ngasih peringatan. Kata Bennett, langkah itu merupakan tindakan anti-Israel dan bakal ada konsekuensi hukum yang serius apabila mereka beneran nggak mau jualan di wilayah-wilayah tadi. Sedangkan di dalam negeri, Kementerian Luar Negeri AS menolak berkomentar secara spesifik soal keputusan Ben & Jerry’s. Namun mereka menegaskan bahwa Amerika Serikat sih menolak segala macam pemboikotan terhadap Israel karena yha nggak fair aja.
 
FYI guys, ini bukan pertama kalinya Israel bertindak agresif terhadap perusahaan yang memboikot wilayahnya. Di tahun 2018 lalu, Israel juga mengkritik habis-habisan AirBnb yang ngumumin bahwa mereka nggak akan nge-listing properti yang disewain di West Bank. Kebijakan ini kemudian dihadapkan sama kritikan dan berbagai tuntutan hukum, sampe cuma beberapa bulan kemudian, keputusannya dibatalkan.