Banjir di Eropa Barat Menewaskan Lebih Dari 180 Orang

26

What’s making headlines in Europe?

Flood, flood everywhere.
 
In Europe?
Yep, specifically di Eropa Barat, yang udah menewaskan lebih dari 180 orang per kemarin.
 
Noooo whyyyy?
Global warming, of course. Jadi gini guys, seiring dengan makin panasnya udara, maka uap air yang tertahan di udara juga makin banyak, sehingga ketika terjadi hujan, volume air juga meningkat. Nah, di Jerman kemarin itu, hujan yang terus-terusan bahkan menyebabkan air meluap, jembatan putus, hingga bendungan  jebol. Para ahli menyebut bahwa hujan kali ini sebagai yang terlebat sepanjang abad. FYI guys, banjirnya paling parah terjadi di Jerman, Belgia, Luxembourg, Belanda dan Austria.
 
Banyak banget :(.
Iya. Di Jerman sendiri, daerah yang paling terdampak adalah di wilayah North Rhine-Westphalia, Rhineland-Palatinate dan Saarland. Terus, hujannya juga menyebabkan sungai di Jerman Barat meluap dan merusak rumah-rumah warga di sana. Selanjutnya pada Jumat malam, bendungan di sepanjang sungai Ruhr juga jebol, sampai sekitar 700 warga harus dievakuasi ke tempat aman.
 
🙁 Any victims? 
Yep. According to the latest update, di Jerman ada 133 orang tewas. Di Belgia, ada 20 orang tewas, dan di Belanda ada dua neighborhoods yang dihuni oleh sekitar 9 ribuan orang (the Heugem dan Randwyck) yang harus dievakuasi karena kenaikan permukaan air sungai. Selain itu, di Jerman juga saat ini ada sekitar 1.300 orang hilang.
 
So, how is this related to climate change?
Yha karena as we know, salah satu dampak dari perubahan iklim adalah cuaca yang ekstrem. Meaning kalo lagi panas, panas banget, kalau dingin, dingin banget. Hal ini juga terlihat di curah hujan, di mana kalo hujannya gede, gede banget, terus kalo ga ada hujan, jadinya kering banget (Does anyone also realize that the weather has been quite cold for July in Jakarta?). Terkait fenomena ini, para ilmuwan sebenarnya udah lama memprediksi kemungkinan banjir bandang, tapi banyak yang nggak nyangka bahwa dampaknya bakal terjadi secepat ini.
 
Well, anyone says anything?
Yep, kanselir Jerman Angela Merkel yang datang langsung ke lokasi banjir bilang bahwa situasinya menyedihkan dan sulit dipercaya banget. Beliau juga berjanji bakal segera memberikan bantuan finansial pada para korban, dan bakal makin meningkatkan fokus kebijakan di isu global warming. Terus so far, Jerman udah mengerahkan 850 tentara untuk melakukan proses evakuasi korban.
 
I see, anything else? 
Menurut KJRI Frankfurt, ada 11 keluarga WNI yang terdampak banjir dan sudah dievakuasi ke fasilitas pemerintah setempat. Terus, hujan deras juga masih terjadi per Sabtu kemarin yang mengakibatkan banjir ringan di wilayah perbatasan Jerman dengan Austria dan Republik Ceko. Setidaknya terdapat 130 warga yang dievakuasi demi menghindari banjir.