Banjir Dan Tanah Longsor Di India

40

When things are concerning in India…

And nope, not about covid. 
Today we’re gonna talk about: banjir dan tanah longsor.
 
Dude, it doesn’t sound better.
Ya gitu. Jadi emang guys, hujan monsoon yang super deras baru aja terjadi di India minggu lalu. Akibatnya, beberapa daerah di sana mengalami banjir dan tanah longsor, dan ada setidaknya 135 korban jiwa dari bencana tersebut.
 
No…. where did this happen exactly? 
Di bagian barat India, namanya wilayah  Maharashtra. Jadi hujan yang udah terjadi sejak Kamis lalu itu telah menewaskan 114 orang di Maharashtra, dan lebih dari 40 orang tewas akibat tanah longsor yang terjadi di Desa Taliye, bagian selatan Mumbai. Selain korban tewas, banjir ini juga menyebabkan puluhan rumah roboh, langkanya air bersih, dan mengakibatkan listrik mati.
 
Scaryy..terus gimana? 
Terkait bencana ini, tim SAR udah melakukan operasi penyelamatan dan so far, seenggaknya ada hampir 100 orang yang masih hilang. Selain itu, proses evakuasi juga menemui banyak rintangan karena hujan yang masih turun dan banyaknya tubuh manusia yang hanyut dan ditemukan stuck di antara pohon-pohon :(. Menurut tim SAR, kemungkinan warga yang selamat dari evakuasi rendah banget, karena emang mereka udah tertimbun selama lebih dari 36 jam.
 
:'( .. 
Terus di daerah Chiplun, masih di Maharashtra juga, banjirnya bahkan mencapai 6 meter gara-gara hujan yang nggak berhenti-berhenti. Selain itu, ada delapan pasien covid-19 yang meninggal karena listrik mati hingga menyebabkan ventilatornya nggak bisa berfungsi. FYI guys, listrik mati ini terjadi di 11 wilayah dan berdampak sampai ke wilayah tetangga di Goa dan Karnataka State.
 
Is this ‘normal’? 
Enggak banget lah. Jadi emang sih, namanya lagi musim monsoon, hujan, banjir dan tanah longsor sering terjadi.  Namun menurut otoritas setempat, banjir tersebut adalah banjir terparah di wilayahnya sejak tahun 1982 lalu.  Moreover, climate change juga menyebabkan bencana alam jadi lebih ekstrem.
Really? 
Yep, menurut laporan dari Potsdam Institute for Climate Impact Research (PIK), perubahan iklim telah menyebabkan musim monsoon di India menjadi lebih kuat/ekstrem. Kondisi ini mempunyai risiko yang nggak main-main terhadap jaringan suplai makanan, proses berkebun/bercocok tanam, dan juga ekonomi di India.
 
Hiks, anything else? 
Menurut the India Meteorological Department (BMKG-nya India), hujan ini akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.  Meanwhile, Perdana Menteri India, Narendra Modi mengatakan bahwa ia turut berduka cita atas bencana tersebut, in his words: “Anguished by the loss of lives due to a landslide in Raigad, Maharashtra. My condolences to the bereaved families. I wish the injured a speedy recovery. The situation in Maharashtra due to heavy rains is being closely monitored and assistance is being provided to the affected.”