Kemarin Kembali Terjadi Kekerasan yang Dilakukan Terhadap Warga Palestina Oleh Polisi Israel

29

When you’ve been hearing about Palestine again…

Not so good news, guys :(.

What happened?
Jadi Selasa kemarin, kembali terjadi kekerasan yang dilakukan terhadap warga Palestina oleh polisi Israel. Setidaknya ada 33 warga Palestina yang terluka dan 17 ditangkap.
 
Kok bentrok lagi? 
Gara-gara para warga ekstrim kanan Yahudi melakukan pawai di wilayah Yerusalem Timur.  FYI, pawai tersebut adalah bagian dari festival Hari Yerusalem yang merayakan momen Israel melakukan pendudukan di Yerusalem Timur (Gaza) dalam perang 1967. Nah, sebenernya pendudukan ini nggak diakui secara internasional karena masih merupakan bentuk penyerobotan tanah Palestina oleh Israel. Tapi yha teteup lanjut.
 
I see…
Nah, berdasarkan kesepakatan awal, pemerintahan Hamas Palestina udah memperingatkan supaya pawainya ini nggak boleh melewati Gerbang Damaskus yang sering jadi lokasi pertikaian antara warga Palestina dan Israel. Tapi ternyata rombongan jalan terus hingga melewati batas tersebut. Dari situlah, akhirnya bentrokan terjadi.
 
Wah, terus? 
Terus ya akhirnya ketegangan terjadi, terutama karena para peserta pawai juga meneriakkan yel-yel yang rasis, kayak “Death to Arabs!”. Selain itu, beberapa peserta pawai melontarkan sumpah serapah, bahkan ada yang meludahi jurnalis juga.
 
What?! Go on.. 
Nah, karena mulai bentrok, polisi Israel kemudian mengusir warga Palestina supaya nggak mendekati jalur pawai dengan cara melemparkan granat setrum dan menembakkan peluru busa. Hal ini kemudian dibalas oleh warga Palestina dengan melemparkan batu ke pihak keamanan Israel. Selain itu, gerilyawan di Palestina juga mengirim beberapa balon udara yang isinya api ke Israel Selatan. Balon-balon kemudian itu menyebabkan kebakaran kecil di Israel Selatan.
 
Ouch..terus gimana? 
Sebagai balasan, angkatan udara Israel kemudian melakukan serangan udara lagi ke Jalur Gaza pada Rabu kemarin banget. FYI guys, ini adalah pertama kalinya terjadi lagi serangan militer sejak perjanjian gencatan senjata disetujui oleh kedua belah pihak pas abis Lebaran kemarin. So far, tercatat nggak ada satu pun korban meninggal dari kedua belah pihak.
 
Oh no…anything else? 
Jadi terkait pawainya tadi, emang Perdana Menteri Israel yang baru, Naftali Bennett udah menyetujui kegiatan itu dilakukan di Kota Tua, Yerusalem.  Beliau juga memberi lampu hijau untuk melakukan pawai di wilayah Yerusalem Timur padahal pihak kepolisian sudah menyarankan agar tidak melakukan di daerah tersebut.  Meanwhile, Menteri Keamanan Dalam Negeri Omer-Bar-Lev mengatakan bahwa polisi siap dan akan melakukan segala upaya untuk menjalankan perintah.