Facebook Bakal Memblokir Akun Donald Trump

42
When you blocked your exes from social media…
You sound a lot like…. Facebook.
Facebook?
Yep, karena Jumat lalu, Facebook baru aja mengumumkan bahwa mereka bakal memblokir akun exxxxx Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk dua tahun ke depan.
Whaaaaaat?
Yep, Alasan untuk pemblokiran ini adalah karena Trump udah melakukan pelanggaran berat terhadap aturan Facebook. Jadi, doi berhak mendapatkan hukuman berat juga. Apakah pelanggaran beratnya itu? Nah, menurut keterangan dari Nick Clegg selaku wakil presiden Global Facebook, Trump disebut ikut memprovokasi serangan terhadap Gedung Capitol Hill di Amerika Serikat pada awal tahun 2021 kemarin. Iyaa yang ada orang putih pake tanduk terus nerobos masuk ke Capitol Hill gitu.
 
Buset…
Begitula. Makanya, Trump dinilai ikut mendukung terjadinya kerusuhan tersebut melalui status-statusnya di media sosial, termasuk di Facebook. Buntut dari kerusuhan ini, beberapa platform sosial media kayak Twitter dan Facebook kemudian memblokir akunnya Trump, namun baru Jumat lalu, Facebook meng-confirm bahwa mereka bakal ngeblok Trump sampe tahun 2023.
 
Terus gimana dong kalo doi lagi pengen ngepoin mantan 🙁
Agak susah yha. Secara emang Trump udah diblokir mulai tanggal 7 Januari kemarin hingga dua tahun ke depan. Nah, abis dua tahun pun, Facebook ga akan serta merta membuka kembali aksesnya Trump, tapi mereka bakal konsultasi dulu sama para ahli tentang apakah aktivitas online Trump masih berisiko serius atau nggak. Kalo masih berisiko tinggi, Facebook akan memperpanjang masa blokirnya. Terus, kalau semakin berisiko, kemungkinan akunnya Trump bisa dihapus secara permanen.
Gitu deh. Menurut keterangan Facebook, awalnya akunnya hanya akan diblokir selama 24 jam setelah kerusuhan di Gedung Capitol, tapi ternyata diperpanjang terus sampai akhirnya diputusin sampai Januari 2023.
Oh gitu, any comments from Trump? 
Of course. Trump mengatakan bahwa keputusan Facebook adalah bentuk ‘penghinaan’ terhadap pendukungnya.  FYI, followers Trump di Facebook mencapai sekitar 75 juta orang, which is a lot!  Trump juga mengatakan kalau dia berkuasa lagi or terpilih lagi jadi Presiden AS, dia nggak akan tinggal diam atas kebijakan Facebook ini.
Serem… tapi emang Trump mau ikutan pilpres lagi? 
Mau banget. FYI, tahun depan Amerika Serikat bakal menggelar midterm election, terus pilpresnya bakal diadakan di tahun 2024. Nah, namun berhubung akun Facebook-nya diblokir sampai tahun 2023, kemungkinan besar Trump nggak bisa melakukan kampanye online di Facebook.
Got it. Anything else? 
Emang sejak ada tragedi di Capitol Hill ini, Facebook jadi memperbaiki beberapa kebijakan internalnya, khususnya terkait postingan dari politisi. Jadi sebelumnya, Facebook menilai bahwa postingan dari politisi itu ada muatan beritanya dan bagian dari perdebatan publik. Makanya, kadang Facebook nggak begitu mengatur postingan dari mereka. Namun dengan adanya kejadian di Gedung Capitol kemarin, Facebook memberlakukan beberapa kebijakan baru yang bisa mengatur postingan para politisi, di mana perusahaan bakal menyamakan postingan para politisi ini dengan postingan-postingan lain. Jadi kalo postingannya nggak sesuai sama kebijakan Facebook, berarti bakal ada sanksinya.
 
Now you know why you should always think before you tweet (or post)…