Corona Updates 21 Juni 2021

99

Grab your coffee, and we’ll start with your weekly Covid-19 updates.

Some says, this quarantine last longer than some people’s relationships, aaaaaand we might agreeing to that. However, it is worth noting that the pandemic will gone waaaaay longer if you still going out without distancing and masks, and while we are waiting to get vaccinated, let’s see what’s happening. Starts from home:

 
Nationally…
  • Per kemarin, Satgas Covid-19 mencatat kasus konfirmasi positif Covid-19 secara nasional bertambah 13.737. Dengan begini, maka total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 1.989.909 kasus, dengan kasus aktif 142.719, angka sembuh 1.792.528, dan kasus meninggal 54.662.

  • Provinsi dengan kasus Covid-19 terbanyak adalah DKI Jakarta (448.071 kasus), Jawa Barat (328.940 kasus), Jawa Tengah (215.684 kasus), Jawa Timur (159.059 kasus), dan Kalimantan Timur (72.701 kasus).

  • Seiring dengan makin melonjaknya kasus Covid-19 di tanah air, Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra, mendorong pemerintah supaya buru-buru menerapkan kebijakan yang ekstrim demi menghambat penularan pandemi Covid-19. Opsinya yha antara PSBB ketat atau lockdown per wilayah.

  • Kamarin guys, DKI Jakarta kembali menembus rekor kasus positif harian yaitu sebanyak 5.582 kasus. That means, DKI Jakarta udah mencatat rekor kasus baru terbanyak selama empat hari berturut-turut. Hal ini karena berdasarkan data harian Satgas Covid-19 pada Kamis kemarin tercatat penambahan sebanyak 4.144 kasus, terus Jumat (18/6) sebanyak 4.737, sehari kemudian pada Sabtu (20/6) sebanyak 4.895 kasus.

  • Tadi malem ni guys, Indonesia baru aja kedatangan 10 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bulk atau bahan baku yang masuk ke tahap ke-17. Dengan datangnya vaksin ini, maka pemerintah Indonesia udah mengamankan sebanyak 104,7 juta vaksin, dan 91,5 dosis di antaranya dalam bentuk bulk.

  • Dalam akun twitternya, epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono bilang bahwa Indonesia udah lama ada dalam kondisi herd stupidity atau kebodohan komunal dalam mengatasi pandemi Covid-19. Kenapa herd stupidity? Karena baik masyarakat maupun pemerintah sama-sama melakukan kebodohan yang memicu lonjakan kasus Covid-19.
  • Per tadi malam, jumlah kamar isolasi untuk pasien COVID-19 di Graha Wisata TMII, Jakarta udah makin menipis, dari awalnya ada 33 kamar isolasi, kini tinggal 3 kamar isolasi yang ada.
  • Minggu lalu, pemerintah mengumumkan keputusannya untuk menggeser sejumlah tanggal merah libur nasional demi menekan pergerakan warga. Adapun beberapa libur yang digeser adalah Tahun Baru Islam yang awalnya jatuh pada Selasa, 10 Agustus digeser jadi Rabu, 11 Agustus 2021. Terus juga perayaan Maulid Nabi yang sebelumnya jatuh pada Selasa, 19 Oktober digeser jadi Rabu, 20 Oktober 2021. Selain itu, cuti bersama Natal juga ditiadakan.
 
Meanwhile, internationally…
  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 178.271.313 kasus dan 3.861.512 kasus meninggal.

  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (33.538.499 kasus), India (29.881.772 kasus), Brazil (17.883.750 kasus), Prancis (5.817.273 kasus), dan Turki (5.365,208 kasus).
  • Gokil ugha China guys. Jadi sejak Sabtu kemarin, otoritas di Negeri Tirai Bambu itu tercatat udah menyalurkan 1 milyar dosis vaksin ke warganya. Angka ini pastinya banyak banget, dan mencakup hampir 40% dari 2,5 milyar vaksin yang udah disalurkan di seluruh dunia. Menurut kantor berita Xinhua, awalnya selama 25 hari, penyaluran vaksin di China cuma naik dari 100 juta dosis ke 200 juta. Terus program dilaksanakan secara lebih cepat, di mana cuma butuh 16 hari dari 200 juta ke 300 juta, dan enam hari dari 600 juta ke 900 juta. Clap clap…

  • Sebulan sebelum Olimpiade digelar, otoritas di Tokyo berencana untuk menyudahi status state of emergency yang udah berlaku di Jepang sejak April lalu. Nah, meskipun status daruratnya udah nggak berlaku lagi, namun pemerintah bakal super hati-hati dalam mengatur jalannya turnamen demi mencegah penyebaran Covid-19. FYI guys, 80% dari para atlet yang akan bertanding juga udah divaksin.
  • Seorang pelatih dari timnas Uganda yang baru nyampe ke Jepang minggu lalu untuk mengikuti Olimpiade Tokyo diketahui positif Covid-19. Pelatih ini nggak menunjukkan gejala apapun, dan saat ini tengah dikarantina. Padahal, kontigen Uganda udah pada vaksin dua kali pake AZ.

  • Suasana di Brasil lagi panas ni gengs, setelah warga banyak yang turun ke jalan demi memprotes kebijakan presidennya sendiri, Jair Bolsonaro yang dianggap nggak serius dalam menangani pandemi. Saat ini, angka kematian akibat Covid-19 di Brasil udah mencapai lebih dari 500ribu jiwa, dan warga menyebut bahwa jumlah ini dikarenakan kelalaian Bolsonaro di awal-awal yang menganggap covid ini hoaks.

  • Minggu lalu, objek wisata terkenal Taj Mahal akhirnya kembali dibuka setelah sempat tutup sejak awal April lalu demi mencegah penularan Covid-19. Meski udah buka, tapi cuma 650 orang pengunjung aja ni yang boleh masuk, turun jauh dari hari-hari biasa yang menyentuh 20ribu pengunjung setiap harinya.

  • Dalam meeting sama anggota partainya minggu lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bilang bahwa kondisi dalam negeri lagi sulit, karena adanya pandemi Covid-19 dan bencana alam yang bikin panen gagal. FYI guys, so far Korut belum mengumumkan satu pun kasus Covid-19 di negaranya, meskipun klaim ini diragukan sama banyak pihak (khususnya Korsel). Selain itu, skema vaksin global Covax juga berencana mengirimkan 2juta dosis vaksin ke Korut, namun lagi ditunda dulu karena masih harus nego-nego dulu.

  • Otoritas pemerintah Palestina memutuskan untuk meng-cancel rencana penerimaan vaksinnya dari Israel, setelah tahu bahwa vaksin Pfizer yang bakal dikirimin ternyata udah mau expired. Keputusan ini diambil setelah warga Palestina memprotes para pemimpinnya supaya nggak menerima vaksin tersebut, karena takutnya udah nggak efektif atau malah membahayakan tubuh. Israel juga lagi banyak diprotes terkait kebijakan vaksinnya yang nggak mau berbagi pada sekitar 4,5 juta warga Palestina di West Bank dan Gaza. Padahal, mereka sendiri udah fully reopened setelah memvaksin lebih dari 55% populasi Israel.