BEM UI, Lip Service, Ade Armando, Hingga Akun Whatsapp yang Di-hack, Warga Myanmar Jadi Pengungsi Karena Kekerasan Berkepanjangan, KPI : 42 Lagu Tidak Boleh Diputar di Radio Sebelum Jam 10 Malam, Warga Korea Utara Bersedih, Kim Jong Un Terlihat Kurus

60

Good morning,

 
We want to start the day with a friendly reminder quoted from one of our national heroes, Tan Malaka: “Harta yang paling berharga yang dimiliki pemuda adalah idealisme.” 
So, whatever faith you have in your heart, be it to help people, to improve our quality of democracy, to speak for the voiceless, or to stand up for the marginalized community, always do it with pride. Because you are on the right side of history.

Everything you need to know about “The King of the Lip Service”, from A to Z.

Yep, unless you’ve been living under the rock, kamu pasti ngeh bahwa sepanjang hari kemarin, timeline sosmed kita rameeee banget soal BEM UI, lip service, Ade Armando, sampe akun Whatsapp yang di-hack. Sebenernya ada apaan sih?

 
IDK. U tell me.
Ok. Jadi Malam Minggu lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI mengkritik Pak Jokowi dengan julukan “The King of Lip Service” melalui postingan di akun Instagram mereka. Dalam postingan yang udah di-like sampe hampir 250ribu kali itu, BEM UI menampilkan foto Pak Jokowi, beserta janji serta faktanya di lapangan.
 
Go on…
Dalam caption-nya, akun BEM UI itu juga bilang bahwa Pak Jokowi sering banget nih, janjinya apaaa faktanya apa. Adapun contoh-contohnya kayak…
  • Pernyataan Pak Jokowi yang mengatakan “rindu didemo”. Faktanya, giliran didemo, banyak masyarakat yang ditangkap gara-gara menentang UU Cipta Kerja.
  • Pernyataan Pak Jokowi yang bilang kalau UU ITE memang bermasalah, ya tinggal direvisi aja.  Faktanya, malah ada usulan pasal baru UU ITE yang dinilai sebagai pasal karet, dan justru lebih ‘merepresi’ masyarakat.
  • Pernyataan Pak Jokowi yang ingin memperkuat KPK. Faktanya, banyak upaya yang dilakukan pemerintah yang dinilai melemahkan KPK. For example, Revisi UU KPK, alih status pegawai KPK jadi ASN, hingga kontroversi pemilihan Pak Firli Bahuri sebagai Ketua KPK. Roaming? Tenang guys, kita udah rangkumin semua buat kamu. Ini soal UU KPK, ini soal alih status ASN, terus ini soal kontroversi Pak Firli. *ting*
  • Pernyataan Pak Jokowi yang mengatakan kalau rakyat nggak puas sama UU Cipta Kerja, ya silakan ajukan uji materi/judicial review aja ke Mahkamah Konstitusi (MK).  Faktanya, Jokowi minta MK menolak seluruh gugatan tentang UU Cipta Kerja.
Oh gituu..terus-terus? 
Terus postingan tersebut viral dan netizen pada heboh, ada yang setuju sama BEM UI, ada juga yang nggak setuju. Netizen yang setuju bilang bahwa mereka salut banget sama keberanian BEM UI yang berani mengkritik pemerintah di era yang penuh ‘buzzer’. Mereka juga diapresiasi karena berani menyuarakan hal yang selama ini jadi keresahan warga, tapi yha plz hati-hati takutnya ada abang bakso bawa walkie-talkie depan rumah. Meanwhile, mereka yang ga setuju bilang bahwa BEM UI sebagai kadal gurun (kadrun) yang merupakan istilah untuk kelompok Islam politik yang merupakan oposisi pemerintah.
 
And? 
Ga lama abis postingan ini muncul, Pimpinan UI aka pihak Rektorat UI langsung mengeluarkan surat pemanggilan BEM UI pada Hari Minggu itu juga. Dalam isi suratnya, disebutkan bahwa para perwakilan BEM UI akan dimintai keterangan terkait postingan tersebut. Surat ini kemudian viral and people are like, “Serius manggil mahasiswa Hari Minggu banget neh? Lagi pandemi lagi!”
 
Terus kata rektoratnya apa?
Nah, menurut Kepala Biro Humas dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Rektorat UI Amelita Lusia, kritikan BEM UI melalui meme itu kurang tepat caranya, karena Presiden adalah simbol negara. Terus kalo soal dipanggilnya di Hari Minggu (hari libur), Amelita bilang karena kejadian ini bersifat darurat dan merupakan bagian dari proses pembinaan kemahasiswaan di UI.
 
Any punishment? 
Donno yet. Pihak UI nggak mau berkomentar terkait sanksi. Meanwhile, BEM UI juga belum tahu apakah mereka akan dikenakan sanksi atau nggak.
 
Now tell me about Ade Armando.
Nah guys, jadi Ade Armando ini adalah Dosen Komunikasi Universitas Indonesia (UI). Doi bilang, BEM UI mestinya bisa menyampaikan kritik yang substantif terhadap pemerintah, terus yhaa walaupun yang nge-post anak BEM, teteup aja ga ada jaminan bahwa mereka pinter. Terus di Twitternya, doi juga menyinggung soal Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra dengan bilang: “Ternyata Ketua BEM UI itu Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Fakultas Ekonomi Bisnis UI. Hmmm kok ada ya anak ekonomi kayak gini?” So everybody was like… kok jadi nyerang personal sih? Emang anak ekonomi UI harusnya kek gimanaaa?
 
Got it. Now, I also heard about akun WA d-hack….
Iya, infonya begitu guys. Jadi dalam Twitternya, Leon bilang bahwa WhatsApp Kepala Biro Hubungan Masyarakat BEM UI Tiara Shafina nggak bisa diakses pada pukul 00.56 WIB. Selain itu, Wakil Ketua BEM UI, Yogie Sani juga nggak bisa mengakses akun WhatsApp-nya pada pukul 07.11 WIB.  Terus, akun Telegram Koordinator Bidang Sosial Lingkungan BEM UI, Naifah Uzlah juga sempat ada yang mau log in ke akunnya pada jam 2.15 WIB. Not just that, akun medsos Instagramnya Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI, Syahrul Badri juga di-restrict, setelah dia meng-upload surat panggilan rektorat UI.
 
Whooaa…did the govt say anything? 
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, nggak mau ngasih komentar terkait kritikan BEM UI. Menurutnya, segala aktivitas kemahasiswaan di UI adalah tanggung jawab Pimpinan UI, bukan pemerintah. Selain itu, Tenaga Ahli KSP Ali Mochtar Ngabalin juga mengatakan bahwa pemanggilan pengurus BEM UI adalah urusan internal UI.
 
Hmm..anything else? 
Perkumpulan BEM di berbagai kampus di Indonesia serta organisasi masyarakat sipil mengecam sikap rektorat yang memanggil BEM UI karena mengkritik Pak Jokowi. Menurut koalisi tersebut, kebebasan sipil semakin ‘dikerdilkan’ secara sistematis. FYI, koalisinya terdiri dari 44 BEM dan organisasi masyarakat sipil, including Aliansi BEM Seluruh Indonesia, Greenpeace Indonesia, dan Pusako Fakultas Hukum Universitas Andalas.  Meanwhile, hari ini BEM UGM juga sempat menyindir Pak Jokowi di hari ulang tahunnya dengan menyampaikan ucapan, “Sugeng Ambal Warsa Bapak Presiden Orde (Paling) Baru.”

When things are getting worse in Myanmar…

Sedih banget deh guys. Jadi minggu lalu, the United Nations aka PBB baru aja mengumumkan bahwa sejauh ini, udah ada setidaknya 230.000 warga Myanmar yang terpaksa pindah dari rumah dan kampungnya sendiri aka jadi pengungsi karena kekerasan berkepanjangan yang terjadi di sana.

 
230ribu itu banyak banget kak…
Jujurrrrrr… jadi angka itu diitung sejak kudeta dimulai pada Februari lalu hingga Bulan Juni. Nah awalnya, kelompok militer emang melakukan aksi kudeta terhadap pemerintahan terpilih yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi. Warga Myanmar kemudian ga terima dengan kudeta itu, karena emang hasil pemilu menunjukkan bahwa kelompoknya Suu Kyi yang menang. Tapi menurut pihak militer, Pemerintah Myanmar yang justru curang pas pemilu, so they’re like, “Udah sekarang W aja yang menjabat, terus dua tahun lagi kita pemilu lagi”, but the people were like, “No can’t do!” dan mereka protes dengan turun ke jalan untuk menuntut dikembalikannya pemerintahan yang dipilih secara demokratis. Aksi protes inilah yang menyebabkan para pendemo bentrok dengan tentara pemerintah militer, hingga memakan korban ratusan jiwa.
 
Realllly?
Yep, selain korban meninggal dan korban ditangkap, banyak juga warga yang terpaksa jadi pengungsi karena harus kabur dari tempat tinggalnya. Hal ini dilakukan supaya mereka selamat dari kekerasan yang dilakukan oleh pihak junta militer. Soal kondisi di Myanmar ini, perwakilan dewan HAM PBB bahkan sempet bilang bahwa kondisi di sana udah hampir sama kayak perang sipil yang terjadi di Suriah beberapa waktu lalu.
 
Huhuhu terus gimana???
Well, terkait kondisi ini, the United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) sebenernya udah berupaya untuk mengirimkan bantuan, tapi upaya tersebut terhalang karena emang di sana lagi terjadi banyak aksi saling serang, tembak-tembakan, hingga menyebabkan instabilitas keamanan.
 
Tell me more about the displaced persons…
Sejauh ini, menurut catatan PBB, warga yang mengungsi tersebar di berbagai lokasi. Jadi ada sekitar 177.000 warga Myanmar yang mengungsi ke Karen State di perbatasan Thailand. Terus, ada lebih dari 20.000 orang yang tinggal di tempat pengungsian yang berbatasan sama India. Selain itu, ribuan warga juga melarikan diri ke bagian utaranya Kachin and Shan States. Terus juga guys, ada beberapa etnis di Myanmar yang secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap kelompok militer, dan siap melawan rezim tersebut.
 
Got it. Anything else?
FYI, menurut catatan dari Association for Political Prisoners (AAPP), bentrokan antara junta militer dan masyarakat Myanmar sejauh ini udah memakan 877 korban jiwa, dan lebih dari 6.000 warga yang ditahan sejak kudeta berlangsung. Aksi protes juga saat ini terjadi hampir di seluruh wilayah di Myanmar, hingga menyebabkan berbagai aspek kehidupan kayak ekonomi dan kesehatan nyaris lumpuh. Meanwhile, upaya diplomatik ASEAN juga belum menunjukkan titik terang, secara kelompok militer kekeuh pengen tetap memegang pemerintahan dan bakal kembali mengadakan pemilu dua tahun lagi.

Who’s having a night curfew but not because of the pandemic?

Who?
Some songs.
 
Songs?

Yep. Jadi baru aja kemarin nih, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengumumkan bahwa ada 42 lagu yang nggak boleh diputar di radio, sebelum jam 10 malam.
 
Hah kenapa?
Karena menurut keterangan KPI, lagu-lagu ini mengandung kata-kata kasar, kata-kata seksualitas, atau penggunaan narkotik. Nah dalam keterangan dari KPI ke Ketua Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia, daftar lagu yang nggak boleh diputar siang-siang itu adalah rujukan untuk lagu-lagu lain yang serupa. Jadi, kalau ada lagu-lagu lain yang liriknya mirip-mirip sama salah satu lagu dari 42 lagu itu, berarti lagunya nggak boleh diputar sebelum jam 10 malam.
 
Ciyus ini?
Iya. Jadi awalnya, info ini muncul setelah salah satu stasiun radio asal Bandung, Ardan Radio bilang bahwa “Berdasarkan surat edaran dari @kpipusat, kami mau kasih tahu kalo beberapa lagu yang ada di daftar postingan ini enggak bisa kamu request di bawah jam 10 malem ya! Tapi tenang, kamu masih bisa request dan dengerin di atas jam 10 malem ya! hihi.” Nah terkait postingan ini, pihak KPI Jabar menjelaskan bahwa emang aturannya datang dari pusat, dan radio diminta untuk mengedit lebih dulu lirik yang nggak sesuai sama norma-norma di Indonesia sebelum memutar 42 lagu tersebut.
 
Ok… terus lagunya apa aja? 

Here’s your list: 

  1. 24K Magic – Bruno Mars
  2. 34 35 – Ariana Grande
  3. Astronaut in The Ocean – Masked Wolf
  4. Bucky Done Gun – M.I.A
  5. Beautiful Mistakes – Maroon 5
  6. Blueberry Eyes – Max ft. Suga
  7. Call Me By Your Name – Montero ft. Lil Nas X
  8. Do It Again – Pia Mia ft. Chris Brown
  9. Drop it Like It’s Hot – Snoop Dog
  10. Empire State of Mind – Jazy Z
  11. Girls Like You – Maroon Five ft. Cardi B
  12. Give it to Me – Timbaland
  13. Good Life – One Republic
  14. Guilty as Charged – Gym Class Hero ft. Estelle
  15. How We Do – Rita Ora
  16. I Know What You Want – Busta Ryhmes ft. Maria
  17. I Love It – Icona Pop
  18. I’m the One – Dj Khaled
  19. Izzo – Jazy Z
  20. Lazy Song – Bruno Mars
  21. Levitating – Dua Lipa ft. Da Baby
  22. Levitating – Dua Lipa ft. Missy Elliot
  23. Locked Out of Heaven – Bruno Mars
  24. Lonely – Justin Bieber ft. Benny Blanco
  25. Lose Your Self – Eminem
  26. Love Me Harder – Ariana Grande ft. The Weeknd
  27. Mood – 24kGoldn ft. Iaan Dior
  28. Naked and Sacred – Chynna Phillips
  29. Please Me – Bruno Mars ft. Cardi B
  30. Positions – Ariana Grande
  31. Psycho – Post Malone ft. Ty Dolla Sign
  32. Senorita – Camila Cabello ft. Shawn Mendes
  33. Starship – Nicki Minaj
  34. Streets – Doja Cats
  35. Taki-taki – Dj Snake ft. Selena Gomez
  36. Talk Dirty – Jason Derulo ft. 2 Chainz
  37. That’s What I Like – Bruno Mars
  38. Up – Cardi B
  39. Versace On the Floor – Bruno Mars
  40. Wish You were Here – Avril Lavigne
  41. Without You – Kid Laraoi
  42. You Got It – Vedo
Levitating ga boleeee?
Yep, gabole. Karena itu tadi, menurut KPI, lagu-lagunya mengandung kata-kata kasar, seksualitas, atau penggunaan narkotika. Padahal dalam aturan soal penyiaran, disebutkan bahwa lembaga penyiaran wajib melindungi dan memperhatikan hak serta kepentingan anak dan remaja.

OK. Anything else I should know?
Well, bisa jadi daftar lagunya nambah gengs, karena menurut surat KPI tersebut, daftar ini kemungkinan bakal bertambah, tergantung lagu-lagu baru yang di-release nanti.

Meanwhile in North Korea…

Warganya lagi pada sedih gengs.
Bukan, bukan gara-gara covid-19, atau bencana kelaparan, atau embargo ekonomi, tapi gara-gara…. pemimpinnya kurus :(. Yep, you read it right. Jadi minggu lalu, channel TV resmi Korut, namanya KCTV, menayangkan wawancara dengan salah satu warga Pyongyang. Nah dalam wawancaranya itu, si narasumber yang nggak disebutin identitasnya bilang bahwa dirinya dan warga Korut lainnya sedih banget ngeliat Kim jong-Un kurusan. Doi juga bilang bahwa banyak warga yang menangis gara-gara kondisi ini. Dalam tayangan itu, nggak dijelaskan juga apa konteks dari wawancara, pokoknya dia sedih aja. Tayangan ini tentunya bikin para pengamat internasioanal heboh, secara Korut terkenal saaaangat secretive dalam menginfokan soal kondisi kesehatan pemimpinnya. FYI guys, topik soal kesehatan Kim jong-Un emang kerap jadi pembahasan hangat publik, secara kondisinya sering banget naik turun. Contohnya, doi pernah tiba-tiba nggak muncul di akhir tahun lalu selama hampir sebulan, sehingga memunculkan berbagai spekulasi soal kesehatannya.
 
Nah kira-kira kalo sekarang, doi abis ikutan program keto diet, atau intermittent fasting?

“Sekali lagi saya ingatkan tinggal lah di rumah selama tidak ada kebutuhan yang mendesak,”
Gitu guys kata Pak Jokowi kemarin dalam keterangan pers resminya. Selain minta kamu supaya nggak ke mana-mana, Pak Presiden juga minta kamu untuk enggak ragu divaksinasi dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, pake masker jaga jarak, dan mencuci tangan.
 
Ok, Pak…

Announcement


Thanks to SayangAyaaaaaa for treating us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Ajak-ajak yuk!

Yep, kamu bakal langsung dapet merchandise eksklusif dari Catch Me Up! kalo kamu ngajak teman-teman kamu berlangganan! Caranya gampang banget, kamu tinggal klik link di bawah pesan ini dan mulai deh, sebar-sebar referral code kamu ke teman, sodara, gebetan, rekan kantor, pokoknya siapa aja boleee….

Atau, kamu juga bisa langsung nge-klik share button di bawah pesan ini pada email! Kumpulin terus referral kamu untuk dapetin merchandise-nya ya! Gratis!


Catch Me Up! recommendations

In times like these, self love is more important than ever. Show yourself some love by doing these stuff.

Angel’s Stories

1. Kemarin ulang tahun temenku, jadi kita berencana ngasih kado buat dia. Tapi, karena duitku gak cukup, temenku yang satunya lagi bilang, “Gak usah kasih keluar duit, kamu bantu aku aja ngasih kuenya.”  Aku terharu, dia tau bener kalo aku gak ada uang karena abis bayar UKT kuliah. Akhirnya hari itu telah tiba, kita kasih temenku kado dan kue yang super besar, and she was really happy about it. Sampai terharu gitu, soalnya di pandemi kayak gini, kita masih dikasih kesempatan buat ketemu bentar di rumahku dan bisa menghibur yang ulang tahun akibat ditolak pas tanggal 14 Juni kemarin. Doain ya dia bisa lulus di tes mandirinya.
-Ai-
 
2. I have an interesting story to tell you guys. Jadi, suatu hari aku nemenin temen aku yang mau penelitian di SLB (Sekolah Luar Biasa) daerah kotaku. Nah, sesampainya di sana ternyata sekolahnya buka dong. Kami kira awalnya ga dibuka karena kan lagi libur. Sesampainya di sana rame banget sampe ada polisi. Ternyata lagi ada acara baksos dari ibu-ibu Bhayangkari. Kami kaget dong rame-rame kirain kenapa. Dengan pedenya kami masuk ke pekarangan sekolah untuk mastiin apa boleh ke ruang TU atau ga. Tapi, kami duduk-duduk manis gitu nih di depan kelas sambil liatin anak-anak di sekolah tersebut lagi foto-foto sama ibu-ibu Bhayangkari. To be honest, itu pengalaman pertama bagi aku pergi ke SLB. Di situ aku sangat terharu melihat tawa dan semangat mereka dalam menjalani hidup. Beda banget sama aku yang banyak ngeluh.. Oh Tuhan, hamba selama ini banyak ga bersyukurnya.. TT Dengan hari ini hujan lebat vibe-nya kerasa banget gitu kan. Oh iya setelah beberapa lama nunggu ternyata kami ga bisa melakukan penelitian karena lagi ada acara. Ya gpp sih nanti bisa pergi lagi kalo sekolahnya udah ga libur. Sekian cerita aku guys. Thanks for reading!
-Kaha-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!