Obesitas dan Tekanan Darah Tinggi di Usia Dini Akan Mempengaruhi Performa Kognitif aka Proses Berpikir Kita

80

When you’ve been thinking “healthier lifestyle starts tomorrow”…

Jangan guys.
Justru the earlier, the better. Karena menurut studi terbaru yang dilakukan oleh American Heart Association, diketahui bahwa obesitas dan tekanan darah tinggi di usia dini akan mempengaruhi performa kognitif aka proses berpikir kita (kayak mengingat, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan) di usia 30an, 40an, juga 50an. Berdasarkan studi tersebut, semakin tinggi risiko penyakit yang kita alami di usia dini, maka semakin rendah performa kemampuan kognitif kita di masa depan. Untuk mengetahui hal ini, para ilmuan tadi melakukan studi sejak tahun 1980 terhadap 3.600 anak-anak Finlandia yang berumur 3 – 18 tahun. Nah, anak-anak ini diteliti perkembangannya sejak mereka masih berusia dini, dan di-follow up terus hingga selama 30 tahun. Fast forward, di tahun 2011, udah ada lebih dari 2000 partisipan penelitian yang umurnya berkisar antara 34 – 49 tahun, kemudian mereka diminta mengikuti tes kognitif komputer.
 
Hasil tesnya menunjukan bahwa anak-anak yang sedari kecil udah punya tekanan darah dan kolesterol tinggi, maka memorinya kurang optimal ketika sudah dewasa. Sedangkan mereka yang udah mengalami obesitas sejak anak-anak, performa visual processing speed-nya juga berkurang. Selanjutnya untuk anak-anak yang menderita penyakit gula, tekanan darah, dan kolesterol, diketahui bahwa ingatan mereka kurang optimal, visual processing-nya juga berkurang, dan kecepatan reaksi juga menurun. FYI, objek penelitian ini semuanya adalah orang berkulit putih, jadi masih butuh penelitian lebih lanjut untuk melihat dampaknya terhadap komunitas lain.