Joe Biden : Seiring Dengan Progress Penyaluran Vaksin Covid-19, Kemungkinan Kehidupan di AS Akan Kembali Normal Pada Akhir Musim Panas Tahun Ini

63

Who’s getting ready for summer?

The US and Europe.

Really?
Yep. Berita positif ni gengs…. jadi Hari Senin kemarin, Presiden Amerika Serikat Joe Biden bilang bahwa seiring dengan progress penyaluran vaksin Covid-19 di negaranya, maka mudah-mudahan yah, Insya Allah, kehidupan di AS bakal kembali normal pada akhir musim panas tahun ini. Yuhuuuu…

Whoaaaa…
Yep, jadi pas ditanya sama wartawan soal progress penyaluran vaksinnya, Biden bilang bahwa yaa kemungkinan akhir summer (sekitar Juli/ Agustus), kehidupan bakal balik lagi normal dan situasi pandemi di AS bakal beda banget dari sekarang.

Gara-gara vaksin nih?
Iya, jadi sampe awal minggu ini, Amerika Serikat udah memvaksin lebih dari 140 juta warganya, dan hasilnya langsung keliatan. Selain angka penularan turun, jumlah korban meninggal juga menurun drastis. Menurut data dari Johns Hopkins University, saat ini Amerika udah mencapai angka kematian harian terendah sejak Juli tahun lalu. Selain itu, jumlah kematian sekarang juga menurun sampe 80% dibanding pas Januari.
 
Emang proses vaksinnya udah sejauh mana?
Jadi jumlah warga AS yang udah divaksin kini mencapai 40% populasi orang dewasa, namun emang angkanya masih jauh untuk mencapai herd immunity, yakni sekitar 70-85% dari populasi yang harus divaksin. Terkait hal ini, ahli penyakit penular AS Dr. Anthony Fauci bilang bahwa satu-satunya cara untuk terus menekan angka kematian adalah dengan meningkatkan jumlah vaksinasi.
 
I see…
Yep, jadi emang dalam berbagai kesempatan, pemerintahannya Biden udah menegaskan bahwa mereka punya goal untuk bikin warga AS bisa santai-santai ngumpul merayakan 4th of July aka hari kemerdekaannya dalam kelompok kecil. Karena itulah, Biden bilang dia lagi kerja keras banget biar AS bisa buru-buru mencapai herd immunity.
 
Got it. Now what about Europe?
Nah, berita bagus dari Eropa juga ni guys. Setelah hampir setahun menutup perbatasannya, maka pada Bulan Juni mendatang, Uni Eropa rencananya bakal mulai membuka diri buat kunjungan yang datang dari negara-negara dengan angka Covid-19 yang rendah. Menurut proposal dari Komisi Uni Eropa Senin kemarin, pelonggaran aturan ini bakal berlaku buat perjalanan yang nonessential, artinya bukan buat kerjaan doang. Namun kamu juga udah bisa berkunjung ke Eropa sebagai turis.
 
Yeay!
Yep, seiring dengan kesuksesan program vaksinnya, Uni Eropa berencana bikin daftar negara-negara yang warganya boleh masuk ke Uni Eropa dengan ga perlu dikarantina. Rencananya, aturan ini bakal diberlakukan pada Juni mendatang, dan bakal berlaku di 27 negara anggotanya. Nah, tapi untuk bisa melakukan kunjungan ini, kamu harus udah divaksin at least 14 hari sebelum nyampe ke Eropa, dengan vaksin-vaksin yang udah di-approve, kayak BioNTech/Pfizer, Oxford University/AstraZeneca, Johnson & Johnson and Moderna.
 
Yahh kok gaada vaksin yang dipake di sini 🙁
Tenang guys, karena siapa tau aturannya berubah, heuheu. Masih menurut proposal dari Komisi Uni Eropa, kalo kondisi Covid-19 di negara non-EU memburuk, atau ada varian baru yang mengkhawatirkan, maka negara anggota boleh menarik “rem darurat” untuk menghentikan perjalanan ke dan dari Uni Eropa. Selain itu, planning-nya juga masih dibahas internal dan bakal di-review terus pengimplementasiannya setiap dua minggu sekali.