Dilarang Mudik, Jasa Marga Bantu Kepolisian dalam Melakukan Check Point dan Penyekatan Mudik

41

For when mudik is still on everyone’s mind…

Yep, people areeee getting ready.
Karena kemarin nih, PT Jasa Marga (Persero) Tbk baru aja menyampaikan prediksinya bahwa bakal ada sekitar 109.327 kendaraan yang keluar Jabodetabek pas puncak arus mudik, yaitu 11 Mei nanti.
 
Whoaaa banyak amat.
Yep, menurut Operation & Maintenance Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita, secara keseluruhan bakal ada sekitar 593.185 kendaraan yang bakal keluar Jabodetabek per 6 – 12 Mei 2021. Selain itu, terjadi juga peningkatan volume kendaraan ketika pengetatan mudik pertama kali berlaku kemarin, di mana ada sekitar 138.508 kendaraan yang keluar Jabodetabek.
 
Terus gimana?
Well, untuk mendukung program larangan mudik ini, Jasa Marga rencananya bakal menutup sementara jalan layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) atau Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) untuk membendung calon pemudik. Namun, waktunya kapan masih belum tau guys, karena masih nunggu Surat dari Menteri PUPR. FYI, penutupannya juga akan diberlakukan dua arah baik arah Jakarta maupun arah Cikampek.
 
Go on…
Selain nutup Tol Japek, Jasa Marga juga bakal turut membantu kepolisian dalam melakukan check point/lokasi penyekatan di jalan tol, termasuk juga memasang CCTV untuk men-support para personel. Selain itu, jumlah pengunjung di Rest Area juga bakal dikurangi gengs.
 
Apatu check point?
Jadi check point ini bakal berfungsi buat memeriksa para pengendara yang lewat. Adapun yang diperiksa adalah apakah kamu bener-bener bepergian dalam keadaan mendesak, harus dinas, orang tua sakit keras, atau mau melayat. Keperluan-keperluan ini juga perlu dibuktikan dengan surat keterangan, dan kalo kamu nggak lolos check point, ada kemungkinan kamu disuruh puter balik.
 
Ouch… terus check pointnya di mana aja?
Banyak gengs, ada di 31 titik. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus, dari total 31 titik itu, ada 17 pos pengamanan dan 14 pos penyekatan di Jabodetabek. Beliau juga menambahkan bahwa pos penjagaan bakal ada di semua ruas jalan yang ada di ibu kota, termasuk di jalur tikus. Jadi bener-bener nggak ada celah lolos deh, baik buat motor maupun mobil.
 
Waah…share loc check points-nya dong.. 

Got it.  Ini daftarnya:

17 Lokasi Pos Cek Poin: 

  • Jakarta Barat: Kalideres dan Joglo, 36 personel
  • Jakarta Timur: Lampiri dan Panasonic, 36 personel
  • Jakarta Utara: Perintis Kemerdekaan, 15 personel
  • Jakarta Selatan, Pasar Jumat dan Budi Luhur, 36 personel
  • Bekasi Kota: Sumber Arta dan Harapan Indah, 30 personel
  • Kab. Bekasi: Kalimalang Tambun dan Cibarusah, 30 personel
  • Depok: Jl Raya Ciputat Bogor, Jl Raya Bogor, GT Brigif, GT Kukusan, TL Bojong Gede, 90 personel
  • Tangerang Kota: Kebon Nanas, 30 personel.

14 Lokasi Pos Penyekatan: 

  • Bekasi Kota: GT Bekasi Barat dan GT Bekasi Timur, 30 personel
  • Kab. Bekasi: Jati Waringin, Cibeet, GT Tambun, GT Cibitung, GT Cikarang Pusat, dan GT Cibatu, 105 personel
  • Tangerang Kota: Jati Uwung, 30 personel
  • Tangerang Selatan: GT Bitung dan Pos Bitung, 45 personel
  • Lain-lain: Penyekatan Cikarang Barat, Putaran GT Cikarang Barat, dan Cikupa, 800 personel
Terus gimana dong kalo mau mudiiik? T.T
Well, kalo bisa jangan sih, tapi kalo emang harus banget, ya kamu harus bisa buktiin bahwa kamu emang ada keperluan mendesak untuk bepergian. Terus juga, jangan sampe kepikiran untuk pake dokumen aka surat keterangan palsu ya guys, karena polisi udah bilang bahwa pihaknya bakal menerapkan sanksi pidana kalau ada pelaku perjalanan yang terbukti menggunakan dokumen palsu untuk bisa lolos. Adapun dokumennya meliputi surat tes Covid, surat izin bepergian dari kantor, hingga surat izin keluar masuk (SIKM) dari pihak berwenang.
 
I see, anything else?  
Fyi guys, untuk penyekatan jalan udah dimulai sejak dini hari tadi. Terus secara keseluruhan, (nasional) ada 155 ribu personel yang ditempatkan di 381 pos di seluruh wilayah Sumatra sampai Bali untuk mengawasi berjalannya Operasi Ketupat untuk mengamankan dan menyekat jalur mudik.
 
Hah Sumatra sampe Bali?
Iya, jadi titik penyekatannya itu ada di masing-masing provinsi, termasuk: Polda Sumsel (10 titik), Polda Lampung (9 titik), Polda Banten (16 titik), Polda Metro Jaya (14 titik), Polda Jawa Barat (158 titik), Polda Jawa Tengah (85 titik), Polda DIY (10 titik), Polda Jatim (74 titik), dan Polda Bali (5 titik).