Corona Updates 3 Mei 2021, May Day, Buruh Demo terkait Upah Minimun Hingga Pencabutan UU Cipta Kerja, UNDP (United Nations Development Program) : Sekitar 25 Juta Warga Myanmar Terancam Hidup Di Bawah Garis Kemiskinan Nasional Per Awal 2022, Perempuan Sangat Terpengaruh Secara Ekonomi Oleh Terjadinya Pandemi Covid-19 Dibanding Laki-laki

123

Hi there!

 
Welcome back to Monday! It’s the last full week of Ramadan so we know that some of you are either: a. Waiting curiously for THR, b. Scrolling thru Instagram for your hampers frenzy, c. Looking to buy a new cloth, or D. All of those above. Anyway, in this beautiful morning, we wish you one thing: Semoga THR-nya cepet cair. Amiiiiiin 😀😀

Hi, it’s your Covid-19 updates again…

Yep, welcome back to your weekly covid-19 updates. Now, let’s start…
 
Nationally…
  • Per kemarin total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 1.677.274 kasus, 45.796 meninggal (2,7% dari Terkonfirmasi), dan 1.496.126 (91,3% dari Terkonfirmasi) sembuh.

  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (409.546 kasus), Jawa Barat (281.959 kasus), Jawa Tengah (184.441 kasus), Jawa Timur (147.977 kasus), dan Kalimantan Timur (68.765 kasus).

  • Minggu lalu, Presiden Jokowi ngingetin kita supaya hati-hati menjelang libur panjang. Hal ini karena kalo diliat dari tahun lalu, maka selalu ada kenaikan kasus Covid-19 ketika libur panjang. Pak Jokowi juga ngingetin bahwa tahun lalu, laju Covid-19 pasca Idulfitri naik sampe 93 persen.

  • Seiring dengan melonjak tajamnya pengunjung Pasar Tanah Abang dalam beberapa waktu terakhir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa mulai Senin (3/5) besok, Pemprov DKI bakal memberlakukan kebijakan buka tutup untuk membatasi jumlah pengunjung.

  • Buat kamu yang di Jawa Timur, kamu perlu tahu nih bahwa mulai 6-17 Mei 2021 mendatang, otoritas berwenang bakal menyekat jembatan Suramadu, yang menghubungkan antara Surabaya dengan Madura. Adapun kebijakan ini diambil demi menekan mobilitas masyarakat saat penerapan periode larangan mudik Lebaran.

  • Minggu lalu, ditemukan kluster terawih di Banyumas, Jawa Tengah. Dari hasil penelusuran oleh petugas kesehatan setempat, ditemukan bahwa kasus positifnya ada 55 kasus, dan rata-rata dalam kondisi ringan atau tanpa gejala.

  • Setelah ditemukan antigen bekas yang dipake kembali di Bandara Kualanamu, Medan minggu lalu, pemerintah kemudian berencana untuk menangani dan membenahi pengelolaan limbah medis agar kejadian yang sama nggak terulang lagi.

  • Mulai hari ini, rute penerbangan dari Indonesia ke Wuhan, China kembali dibuka. Adapun penerbangan bakal dilayani oleh maskapai Lion Air tiap hari Senin. FYI guys, sebagai tempat pertama kalinya ditemukan virus corona, Wuhan emang udah mulai membuka kembali penerbangan sejak September 2020 lalu. Kebijakan ini diambil setelah kasus di sana close to none. 
Meanwhileee internationally…
  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 152.222.621 kasus dan 3.193.325 kasus meninggal.

  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (32.392.665 kasus), India (19.557.457 kasus), Brazil (14.725.975 kasus), Prancis (5.703.505 kasus), dan Turki (4.849.408 kasus).

  • Weekend kemarin, warga di Wuhan, China menghadiri hari pertama pelaksanaan konser Wuhan Strawberry Music Festival yang digelar bertepatan dengan liburan May Day. Dalam acara itu, disebutkan bahwa ada sekitar 11 ribu orang yang dateng, dan ada yang pake masker, ada yang enggak. Memang menurut data pemerintah, kasus Covid-19 di Wuhan udah hampir gaada.

  • Berita gembira juga datang dari Amerika Serikat yang pada minggu lalu udah berhasil memberikan vaksin pada 100 juta warganya. Dengan perkembangan ini, maka berbagai wilayah di AS udah siap-siap kembali ke “kehidupan normal”, contohnya New York yang per bulan ini udah membolehkan dine in di restoran dengan kapasitas 75%.

  • Minggu lalu, Pakistan memutuskan untuk mengurangi jumlah penerbangan internasional yang masuk ke negaranya sampai 80%. Kebijakan ini diambil seiring dengan penularan Covid-19 yang masih tinggi di negeri tersebut. FYI guys, pengurangan jumlah penerbangan ini bakal berlangsung sejak 5 Mei hingga 20 Mei.

  • Seiring dengan makin meningkatnya kasus Covid-19 di India, banyak negara-negara yang melarang masuknya pendatang dari sana. Baru-baru ini, Australia juga mengeluarkan aturan yang melarang pendatang dari India masuk ke negaranya, termasuk warga Australia sendiri. Kalo maksa guys, maka orang tersebut terancam penjara paling lama lima tahun.

  • Ga cuma Australia, namun Singapura juga menutup perbatasannya bukan cuma buat penerbangan dari India, namun juga negara-negara tetangganya kayak Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, dan Nepal. Adapun kebijakan ini berlaku buat mereka yang baru aja travelling dari negara-negara tersebut selama 14 hari terakhir.

  • India sendiri saat ini masih mengalami gelombang Covid-19 terparah yang pernah terjadi dengan jumlah kasus baru menyentuh 400 ribu kasus dalam satu hari. Seiring dengan perkembangan ini, banyak daerah di India yang akan mulai memberlakukan lockdown mulai dari minggu ini.

For when you missed all the news about May Day…

Here, here. Let’s catch up! here.
 
Tell me.
Ok. Jadi Sabtu kemarin adalah Hari Buruh Internasional (Mayday), di mana kelompok buruh memperingati hari tersebut dengan menggelar aksi di sekitar Patung Kuda dan Kantor Organisasi Buruh Internasional (ILO) di Jakarta Pusat dan berbagai titik lain di daerah.
 
Go on… 
Adapun kelompok-kelompok buruh yang ikutan aksi di Jakarta antara lain adalah buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), beserta masyarakat dan mahasiswa. Selain itu, ada juga beberapa perwakilan buruh yang menyerahkan petisi ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Istana Presiden.
 
Petisi apa tuuu? 
Jadi ada sembilan isu prioritas dalam petisi tersebut yang mengkritisi 69 pasal yang ada di dalam omnibus law aka UU Ciptaker. Pertama tentang pengaturan upah minimum, di mana dalam aturannya sekarang, dasar pengaturan UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kota) bersifat alternatif yang ditentukan oleh inflasi atau pertumbuhan ekonomi. Terkait aturan ini, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Presiden KSPI Said Iqbal menilai bahwa aturannya nggak melindungi kesejahteraan buruh.
 
Ouch... terus-terus?
Terus, selain tentang upah, perwakilan para buruh ini juga membahas tentang pengaturan:
  • Pesangon:  Menurut buruh, seharusnya pengaturan nilai UP, UPMK, dan UPH ditetapkan tanpa berdasarkan nilai standar.
  • Outsourcing:  Dalam UU Ciptaker, outsourcing tidak diatur untuk jenis pekerjaan apa aja.  Buruh menilai bahwa seharusnya outsourcing dibatasi menjadi lima jenis pekerjaan aja yang bersifat pekerjaan penunjang.
  • Karyawan kontrak (PKWT):  Dalam UU Ciptaker, PKWT tidak mempunyai batasan waktu, jadi pegawai kontrak kehilangan kesempatan menjadi pegawai tetap.
  • Tenaga kerja asing (TKA): Dalam UU Ciptaker, TKA diperbolehkan bekerja di Indonesia tanpa izin dan tanpa pengawasan yang ketat.  Hal ini membuat buruh merasa tidak terlindungi karena bisa saja TKA mengambil posisi/pekerjaan mereka.
  • PHK:  Buruh mengatakan bahwa peraturan terkait PHK dalam UU Ciptaker tidak melindungi dan mensejahterakan buruh karena di dalam UU Ciptaker, pekerja boleh di-PHK secara sepihak oleh perusahaan tanpa menunggu hasil dari pengadilan PHI. Selain itu, aturannya juga memperbolehkan perusahaan untuk nggak bayar upah buruh, jaminan kesehatan, dan hak pekerja lainnya.
  • Pidana:  Buruh menilai bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan terkait penggunaan TKA tak berizin dan tidak membayar UPMK dan UPH harus dikenai sanksi pidana.
  • Cuti dan istirahat: Buruh berpendapat bahwa buruh harus tetap dibayarkan upahnya ketika menggunakan cuti tahunan, dan hak cuti/istirahat panjang buruh harus tetap diberikan.
  • Pengaturan waktu kerja:  Buruh menilai waktu lembur seharusnya paling banyak 3 jam per hari dan 14 jam per minggu (bukan 4 jam per hari dan 18 jam per minggu seperti di UU Ciptaker).
In a nutshell, para buruh ini meminta pemerintah untuk mencabut UU Ciptaker.
 
Got it.
Nah bertepatan sama hari buruh ini juga, Menteri Ketenagakerjaan Bu Ida Fauziyah mengatakan bahwa kunci penyelesaian masalah ketenagakerjaan di Indonesia adalah lewat investasi. Menurut Bu Ida, kalo ada investasi masuk maka hal itu bisa menyerap tenaga kerja, yang akhirnya bakal menyerap pengangguran terbuka kita.
 
I heard Pak Jokowi also said something?
Oh yeah, him too. Jadi dalam postingan Twitternya, Pak Jokowi bilang bahwa buruh adalah aset besar bangsa kita. Selain itu, in his words: Buruh Internasional dirayakan bukan sekadar untuk memperingati sebuah momentum di masa lalu, tapi kita memberi penghormatan atas karya dan ketekunan para pekerja yang menggerakkan ekonomi dan dunia usaha.
 
Tapi katanya ada yang ditangkep juga?
Itu juga ada. Jadi berdasarkan keterangan polisi, ada sekitar 97 orang yang ditangkap di aksi peringatan Hari Buruh tersebut. Pertama, ada 15 mahasiswa Papua yang ditangkap dengan alasan administrasi, karena mereka belum ngasih tahu kalau mau melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Kedua, ada 22 orang anarko yang ditangkap karena diduga akan berbuat rusuh di aksi protes tersebut. Selain itu, 30 mahasiswa PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) juga ditangkap karena diduga akan melakukan aksi ricuh, yaitu bakar ban. Selanjutnya ada juga 30 mahasiswa dalam rombongan aksi KASBI dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) yang ditangkap karena nggak menerapkan protokol kesehatan.
 
Banyak ugha.. 
True. Tapi, menurut KASBI, sebenernya jumlahnya lebih banyak guys. Menurut keterangan dari Ketua Umum KASBI Nining Elitos sebenernya jumlah peserta aksi yang ditangkap polisi berjumlah hampir 300 orang, dengan rincian tiga buruh yang ditangkap, dan sekitar 200 – 300 mahasiswa yang juga diamankan. Terkait hal ini, Nining lagi berupaya untuk mengkroscek dan memberikan pendampingan.
 
I see, anything else? 
Dalam mengamankan aksi protes para buruh ini, Aparat kepolisian di Jakarta mengenakan APD (Alat pelindung diri) untuk mengamankan massa. Menurut Kapolres Metro Jakpus, Komisaris Besar Hengki Haryadi, massa nggak menjalankan prokes, jadi para aparat mengenakan APD demi keselamatan rakyat. Selain itu, polisi juga mengamankan sekitar 30 mahasiswa dari lokasi aksi karena dinilai tidak menjalankan prokes.

For when things are getting worse in Myanmar…

According to this new prediction from The United Nations aka PBB.
 
What prediction? 
Jadi berdasarkan laporan terbaru dari UNDP (United Nations Development Program) yang dirilis weekend kemarin, disebutkan bahwa ada sekitar 25 juta warga Myanmar yang terancam hidup di bawah garis kemiskinan nasional per awal 2022 nanti.
 
Whoaa..kok bisa?
Bisa, karena hal tersebut merupakan dampak dari kondisi di Myanmar sekarang guys. As you know, Myanmar lagi mengalami krisis besar-besaran karena pemerintahan terpilihnya dikudeta sama pihak Militer sejak awal Februari 2021 kemarin. Masyarakat kemudian nggak terima pemerintahnya dikudeta dan melakukan protes besar-besaran, sampai terjadi kekerasan dan menyebabkan ratusan korban meninggal. Catch up! more on the issue here. Selain itu, kondisi pandemi covid-19 juga memperparah kondisi di Myanmar.
 
Go on… 
Nah, terkait perkembangan di Myanmar ini, perwakilan UNDP Achim Stener menyebut bahwa sebenernya, sejak 2005 sampai 2017, Myanmar udah berhasil menekan angka kemiskinan warganya by half. Tapi, tantangan-tantangan sejak pandemi dan kudeta membuat angka kemiskinannya naik pesat lagi, dan bikin peningkatan yang udah dicapai kembali mundur.
 
🙁
Iya, terus laporan UNDP itu juga mencatat bahwa krisis ekonomi, kesehatan dan politik yang terjadi di Myanmar berpengaruh terhadap masyarakat Myanmar secara berbeda.  For example, kelompok-kelompok rentan berkemungkinan menderita lebih banyak, contohnya yha etnis minoritas (komunitas Rohingya). Selain itu, perempuan, anak-anak hingga UMKM juga disebut paling terpengaruh, secara sektor perbankan juga lumpuh, hingga berpengaruh pada UMKM yang mayoritas mempekerjakan perempuan.
 
I see, what else is in the report? 
Laporan tersebut juga menjelaskan bahwa di akhir tahun 2020 kemarin, 83 persen pemasukan rumah tangga di Myanmar turun hingga setengahnya karena pandemi. Oleh karena itu, UNDP mengestimasi bahwa jumlah masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan akan naik sekitar 11 persen. Belum lagi konflik politik (kudeta) yang diprediksi akan meningkatkan angka kemiskinan sampe ke12 persen, atau lebih.
 
Sad 🙁
Yep :(. FYI guys, sejak tiga bulan dikudeta, terdapat lebih dari 750 orang, termasuk anak-anak, yang dilaporkan tewas menjadi korban dari kekerasan aparat yang berusaha membendung aksi protes masyarakat pro-demokrasi.  Kondisi tersebut juga memaksa masyarakat untuk pindah ke daerah-daerah yang lebih aman, termasuk menjadi refugee di negara tetangga.
 
So, what to do now? 
Well, UNDP bilang bahwa Myanmar memerlukan tindakan perbaikan yang cepat dalam segi kebijakan ekonomi, sosial, politik, dan hak asasi manusia demi mencapai target-target Sustainable Development Goals (SDGs).  Hal ini karena menurut mereka, kondisi di Myanmar bukan hanya krisis kemanusiaan, tetapi juga krisis pembangunan, demokratisasi, dan hak asasi manusia. Selain itu, dukungan internasional juga sangat diperlukan untuk memastikan bahwa kebutuhan warga Myanmar tetap terpenuhi.

For when you’re losing money during the pandemic…

Chances are, you’re a woman.
 
Yep guys, karena data terbaru dari Oxfam International menunjukkan bahwa perempuan sangat terpengaruh secara ekonomi oleh terjadinya pandemi Covid-19 dibanding laki-laki. Menurut catatan mereka, sepanjang tahun 2020, perempuan telah kehilangan pemasukan sebesar US$800 Milyar secara total di seluruh dunia. Hal ini terjadi karena adanya PHK dan pemotongan gaji, dan angka ini lebih besar daripada anggaran pertahanan  Amerika Serikat yakni US$721,5 Milyar. FYI, AS adalah negara dengan jumlah anggaran pertahanan terbesar di dunia.
 
Btw, kamu kepo nggak, kenapa efek ekonomi ini lebih banyak dirasakan oleh perempuan daripada laki-laki? Karena, perempuan lebih banyak bekerja di sektor-sektor bergaji rendah dan dengan benefit yang nggak banyak, makanya kerjaan mereka juga lebih nggak secure dibanding cowok. Masih menurut Oxfam, sebenernya mereka juga memprediksi bahwa angka kerugian perempuannya sebenarnya lebih besar daripada US$800 M tadi, karena Oxfam nggak ngitung kerugian dari para pekerja informal. FYI, itung-itungan ini didapatkan Oxfam dari total 98 negara yang disurvei.

“Supaya lebih terkenal,”

Gitu guys kata Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar pas menjelaskan soal alasan di balik hoaks babi ngepet yang ditiupkan oleh Adam Ibrahim, seorang tokoh masyarakat di Depok yang sekarang udah jadi tersangka gara-gara isu tersebut. Menurut Pak Imran, sang tersangka emang sengaja memunculkan hoaks babi ngepet tadi supaya terkenal.
 
We sure he never heard of Tiktok…

Catch Me Up! Recommendations

Been thinking about investing in cryptocurrency? Get all your guide, here.

Announcement


Thanks to Adhityaps & Yosa Merina Fahri for treating us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereAtau, kalo kamu mau beli merchendise resminya Catch Me Up! kamu juga bisa belanja-belanji di sini. Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)


Angel’s Stories

1. Satu tahun sejak pandemi ini membuatku sadar akan banyak hal dan makin bersyukur dengan perjalanan hidup yang Tuhan sudah berikan ke gue. Hal yang paling gue sadarin adalah mungkin tanpa adanya gerakan BTS Love Youself sejak beberapa tahun lalu, gue bakal masih bingung dengan diri sendiri. Karena untuk mencintai dan mengenali diri sendiri itu jujur emang susah banget. Luckily, the only motivation that keeps running in my mind, it’s to remember what BTS said: love yourself, speak yourself, now get ready for spread yourself. Sehingga saat ini gue bisa sangat bersyukur dan berterima kasih juga kepada proses perjalanan yang panjaaang banget ini yang pada akhirnya bisa membawa gue ke spiritual journey on another level. Yaaa setelah gue memahami diri sendiri, gue juga ingin mengenal Sang Pencipta dan gue sangat bersyukur sekali lagi di bulan Ramadhan tahun ini diberikan kesempatan untuk bertemu komunitas, teman-teman baru hijrah yang se-visi&misi dalam hidup. Karena kemarin gue juga ditunjuk sebagai salah satu panitia dan baru saja menyelesaikan agenda kajian pertama (seumur hidup baru pernah ikutan). Gue ingin mengucapkan selamat kepada diri sendiri karena sudah berjuang dan berani ambil langkah untuk keluar dari comfort zone. Terima kasih banyak juga buat teman-teman hijrah baru gue yang udah saling sharing selama beberapa bulan terakhir ini. Gue percaya bahwa kita dipertemukan oleh Tuhan untuk satu tujuan.
-Dream-
 
2. Waktu itu pagi-pagi aku sama ibu aku lagi naik motor tapi tiba-tiba di tengah jalan motornya macet karena kehabisan bensin. Terus aku sama ibu aku dorong motornya sambil nyari yang jualan bensin. Kita belum nemu-nemu yang jual bensin. Tiba-tiba ada bapak ojol yang datengin kita, terus nawarin bantuan mau nyariin bensin. Akhirnya kita nunggu di tempat dan bapak ojolnya beliin bensin. Thanks a lot bapak ojol, udah bantuin aku dan ibuku 🤗💛
-H, Yogyakarta-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!