Corona Updates 24 Mei 2021

33

Monday is for… your weekly Covid-19 updates.

Yep, we’ve been starting the week with Covid-19 updates for almost half a year now. However, no matter how challenging these times may be, we believe someday, we will have our last update. Just… keep your faith strong.

Nationally…

  • Per kemarin total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 1.758.898 kasus, 48.887 meninggal (2,8% dari terkonfirmasi), dan 1.621.572 (92,2% dari terkonfirmasi) sembuh.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (420.459 kasus), Jawa Barat (301.003 kasus), Jawa Tengah (191.588 kasus), Jawa Timur (151.931 kasus), dan Kalimantan Timur (90.404 kasus).
  • Baru-baru ini, diketahui bahwa sebaran mutasi virus corona varian B1617 terus bertambah di Indonesia. Adapun virus ini ditemukan pada sekitar 13 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina yang melakukan bongkar muatan di Cilacap, Jawa Tengah.
  • Sabtu kemarin, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta supaya Posko PPKM Mikro tingkat desa atau kelurahan menerapkan kebijakan lockdown kalo ditemukan ada penghuni dari lima rumah di satu RT yang terpapar Covid-19. Adapun kebijakan ini disampaikan seiring sama penambahan jumlah kasus akibat arus balik Idul Fitri.
  • Minggu lalu, Pak Presiden Jokowi menyampaikan kritikannya terhadap negara-negara kaya yang disebut menguasai 83 persen stok vaksin Covid-19 di dunia. Kata Pak Jokowi, sayang banget dengan adanya kesenjangan ini karena ternyata, negara-negara berpenghasilan rendah cuma dapet 0,3 persen pasokan vaksin Covid-19. At the same time, negara-negara kaya udah memulai vaksinasi untuk anak dan remaja, yang sebenernya bukan kelompok prioritas.
  • Munculnya isu yang bilang bahwa keberadaan vaksin gotong royong ada motif bisnisnya bikin kementerian BUMN angkat bicara. Menurut Jubir kementerian Arya Sinulingga, gaada tuu upaya lembaganya cari untung dari penggunaan vaksin merek tertentu. Justru harga vaksin dari Sinopharm yang Indonesia dapetin dari China merupakan harga termurah kedua dunia, dan hanya ada di bawah China yang memproduksi sendiri vaksin covid-19 tersebut.
  • Ada kabar yang bikin deg-degan ni guys dari Amerika Serikat. Jadi menurut The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), angka kasus kematian warga Indonesia akibat virus corona sebenernya lebih banyak daripada data yang dilaporin sama pemerintah. Menurut prediksi IHME, per 22 Mei kumulatif kasus kematian Covid-19 Indonesia mencapai 123.533 kasus. Sementara laporan kasus kematian di Indonesia per 22 Mei dilaporkan 49.205 kasus. This means, IHME memprediksi kematian Covid-19 di tanah air sebesar 2,5 lipat dari data yang dilaporkan pemerintah Indonesia.
  • Menjelang Hari Raya Waisak yang jatuh pada Rabu (26/5) mendatang, Kementerian Agama (Kemenag) mengatur adanya pembatasan jumlah peserta peribadatan, yakni 30 persen aja dari kapasitas. Menurut keterangannya, panduan ini dibuat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Budhis dalam penyelenggaraan sembahyang yang sesuai dengan protokol kesehatan.

Meanwhile, internationally…

  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 166.723.247 kasus dan 3.454.220 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (33.104.963 kasus), India (26.530.132 kasus), Brazil (16.047.439 kasus), Prancis (5.979.597 kasus), dan Turki (5.178.648 kasus).
  • Mulai minggu lalu, Bangladesh menerapkan aturan lockdown di lima kamp penampungan pengungsi Rohingya Cox Bazaar karena meningkatnya angka jumlah kasus positif Covid-19 di sana. Dengan adanya aturan ini, maka para pengungsi nggak boleh kumpul-kumpul maupun melakukan pergerakan antar kamp.
  • Mulai Sabtu kemarin, Argentina udah memberlakukan lockdown ketat untuk pertama kalinya. Adapun kebijakan ini diambil setelah penambahan Covid-19 mencapai lebih dari 35 ribu kasus selama tiga hari berturut-turut. Fyi guyslockdown ini bakal berlaku sampe 31 Mei mendatang, dan bakal membatasi berbagai kegiatan terkait bisnis, pendidikan, keagamaan, hingga olahraga.
  • Lembaga Moneter Internasional (IMF) pada Jumat lalu menyampaikan prediksinya bahwa pandemi Covid-19 ini bisa berakhir setelah seenggaknya 40% dari populasi dunia udah divaksin di akhir tahun 2021, dan meningkat hingga 60% di awal tahun 2022. Untuk bisa melakukan hal ini, IMF bilang bahwa pemerintahan negara-negara harus mengalokasikan dana sebesar US$ 9 Trilyun untuk meningkatkan kebangkitan ekonomi global.
  • World Health Organization (WHO) minggu lalu bilang bahwa sebenernya, jumlah orang meninggal karena Covid-19 banyak yang nggak keitung. Menurut WHO, jumlah total orang meninggal karna Covid-19 di seluruh dunia bisa aja mencapai enam sampe delapan juta, jauh di atas angka resmi saat ini di 3,4 juta. Adapun perbedaan itung-itungan ini bisa terjadi karena banyak hal, misalnya nggak adanya pelaporan maupun testing yang dilakukan di negara-negara berkembang atau miskin.
  • Kepala Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Ngozi Okonjo-Iweala menyatakan minggu lalu bahwa penting banget nih, vaksin Covid-19 diproduksi di Afrika maupun Amerika Latin. Menurutnya, hal ini diperlukan supaya negara-negara berkembang bisa dapet akses dengan cepat ke vaksin. Okonjo-Iweala juga bilang bahwa secara saat ini, banyak vaksin yang diproduksi di negara maju, maka negara-negara maju ini jadinya “menimbun” vaksin untuk warganya sendiri.