White House Mengkonfirmasi bahwa Amerika Serikat Akan Mengirimkan Bantuan Vaksin ke Berbagai Negara, Ustaz Abdul Somad (UAS) Menggalang Dana Donasi ke TNI Untuk Beli Kapal Selam Baru, Pemprov DKI Menjatuhkan Sanksi Penutupan Sementara Terhadap 2.128 Kantor di Jakarta Akibat Kasus Positif Covid-19 dan Pelanggaran Prokes Area Perkantoran, Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen Kecewa Akibat Jadi Korban Sexism Ketika Melakukan Kunjungan ke Turki

108

Hi there,

 
Good morning. You know, on Wednesdays, we listen to podcast where we will catch you up! with everything happened around you, in just 10 minutes. Pssst…. just like the email, we also have catchy opening songs. Yep, from Taylor Swift to BTS (last week)… Try it here, yourself…

Who’s sending out some help?

The United States.

 

What kind of help?
Covid-19 vaccineJadi kemarin, White House baru aja mengkonfirmasi bahwa Amerika Serikat bakal mengirimkan bantuan vaksin ke berbagai negara, setelah jenis vaksin tersebut lolos uji coba kelayakan dan keamanan oleh otoritas setempat.

 
Really???
Yep. Rencananya sih, vaksin yang akan diekspor oleh US nanti bisa mencapai 60 juta dosis, dan akan dikirimkan sepanjang beberapa bulan ke depan. Langkah ini merupakan kebijakan lanjutannya Biden yang bulan lalu juga udah ngirimin sekitar 4 Juta vaksin ke Meksiko dan Kanada.
 
Terus, yang dikirimin vaksin apa?
Vaksin AstraZeneca. Jadi emang jenis vaksin pabrikan Inggris ini masih belum dapet approval dari FDA aka BPOM-nya Amerika Serikat, padahal penggunaannya udah disetujui di berbagai negara. Menurut koordinator Covid-19 nya White House Jeff Zients, US sendiri udah punya beberapa vaksin yang diizinkan penggunaannya di dalam negeri, dan mereka udah merasa cukup nih, supply vaksinnya dengan yang udah ada, jadi yaa… mendingan vaksin AZ-nya dibagi-bagiin aja ke negara lain.
 
Whoaaa…
Yep, FYI guys, vaksin yang kini dipake di AS adalah Pfizer, Moderna, dan Johnson & Johnson. Furthermore, beberapa waktu terakhir ini juga AS lagi terus didesak untuk membagi vaksinnya ke negara-negara lain, seiring dengan meningkatnya angka Covid-19 di belahan dunia lain kayak India.
 
I see… terus vaksinnya dikirim ke mana aja?
Masih dibahas beb, namun yang pasti sih, yang urgent banget India ya, secara kasus di sana lagi meningkat pesat. Then again, Biden juga udah komunikasi sama Perdana Menteri India Narendra Modi bahwa pemerintahannya bakal mengirimkan bantuan berupa supply oksigen, bahan vaksin, hingga alat terapi ke India. Selain itu, negara tetangga kayak Meksiko dan Kanada juga udah menyampaikan permintaannya untuk dibagi vaksin.
 
Meanwhile in India…
Suasana makin mengkhawatirkan guys. Kemarin, India memasuki hari keenamnya dengan jumlah kasus harian mencapai lebih dari 300 ribu, dan banyak ahli yang meyakini bahwa jumlah kasus sebenarnya jauh lebih besar. Terkait kondisi ini, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut bahwa suasana Covid-19 di India “beyond heartbreaking”.

For when you love patungan…

So does everyone else in Indonesia. 
 
Patungan untuk? 
Beli kapal selam baru. Jadi baru-baru ini, netijen lagi pada heboh menyusul ajakan dari Masjid Jogokariyan, Yogyakarta dan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang menggalang dana untuk didonasikan ke TNI supaya bisa beli kapal selam baru.
 
Seriously? 
Iya. Jadi awalnya, aksi ini dimulai oleh Himpunan Anak-Anak Masjid Jogokariyan yang menggalang donasi di Pasar Sore Kampoeng Ramadhan Jogokariyan pada Minggu kemarin. Mereka kemudian berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 6.584.500 yang langsung diserahkan ke Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta Kolonel Laut (KH/W) Damayanti pada Senin kemarin. Nah, ternyata banyak yang menyambut dan meminta panitia untuk buka rekening bank aja.
 
Oh ya? Go on… 
Iya, terus Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Ustaz M. Jazir mengatakan bahwa per jam 11.00 WIB kemarin, rekening sumbangan kapal selam mereka sudah Rp365 juta. Menurutnya, aksi patungan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang kelengkapan alutsistanya Indonesia, especially setelah KRI Nanggala-402 tenggelam pada minggu lalu.
 
Wah banyak ugha ya… 
Yep. Selanjutnya, masjid-masjid lain dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) juga ikut melakukan hal yang sama, termasuk di antaranya Ustaz Abdul Somad (UAS) yang turut men-share aksi patungan kapal selam tersebut. Menurutnya, Indonesia dulu punya pesawat Seulawah (Dakota RI-001) dari patungan rakyat Aceh, terus pas pemerintah Indonesia belum punya uang untuk pengelolaan pemerintah, Sri Sultan (HB IX) yang memberikan 6 juta gulden sebagai modal negara. Jadi, UAS menambahkan bahwa “Indonesia dulu dibangun dari kepedulian rakyat, bukan utang luar negeri.”
 
I see, anything else I should know?
FYI, jumlah uang yang terkumpul tentunya belum mencukupi untuk beli kapal selam sekelas KRI Nanggala-402 yang harganya sekitar Rp1,7 triliun. Tapi, pihak panitia udah mulai melihat-lihat katalog kapal selam yang dibuat oleh PT PAL Indonesia.  Menurut Ustaz Jazir, aksi patungan tersebut masih dibuka sampai satu atau dua bulan ke depan. Ia berharap dananya bisa mencapai harga kapal selam, atau setidaknya jumlahnya mendekati. Menurutnya, kalau 30 persen masyarakat ikutan patungan, dan masing-masing nyumbang satu juta aja, itu sudah cukup untuk beli kapal selam baru.

What’s being closed due to pandemic?

Offices.
 
Maksudnya? 
Jadi kemarin, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru aja mengkonfirmasi bahwa selama berlakunya kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di ibu kota, pihak pemprov udah menjatuhkan sanksi penutupan sementara terhadap 2.128 kantor di Jakarta. Adapun penutupan ini dilakukan karena ditemukan kasus positif Covid-19 dan adanya pelanggaran protokol kesehatan.
 
Whoaa..that’s a lot! 
Exactly.  Hal tersebut diketahui berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta. Jadi guys, selama PPKM itu, pihak Disnakertrans udah melakukan sidak ke 3.703 perusahaan. Menurut Kepala Disnakertrans Andri Yansah pada Selasa kemarin, dari seluruh jumlah yang disidak, ada 2.114 perusahaan yang harus ditutup.
 
Kantornya ada di mana aja tuh?
Di seluruh DKI Jakarta. Jadi, ada 167 perusahaan yang ditutup di Jakarta Timur, 201 perusahaan di Jakarta Utara, 270 perusahaan di Jakarta Barat, 652 perusahaan di Jakarta Pusat, dan 824 perusahaan ditutup di Jakarta Selatan. Selain itu, ada 21 perusahaan yang ditutup karena melanggar protokol kesehatan, dan 12 di antaranya ada di Jakarta Selatan.
 
Wah banyak di Jaksel ya… 
Iya.  Sebelumnya, Pemerintah juga mengumumkan bahwa terdapat peningkatan kasus covid-19 klaster perkantoran.  Dari yang sebelumnya 157 kasus covid-19 di perkantoran, menjadi 425 kasus yang ditemukan di 177 perkantoran. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria juga mengakui bahwa ada lonjakan kasus di perkantoran. Details here. 
 
What about di luar perkantoran?
Just as worrying. Kemarin, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat bahwa ada sekitar 1 juta pekerja di sektor pariwisata yang menganggur. Disebutkan juga bahwa jumlah pekerja di sektor pariwisata per tahun 2019 adalah 14,96 juta pekerja, tapi di tahun 2020 kemarin turun enam persen menjadi 13,96 juta pekerja. Selain itu, jam kerja karyawan sektor pariwisata juga turun banget.
 
Anything else? 
Menurut Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Parekraf Raden Kurleni Ukar, pemambahan angka pekerja akan sangat tergantung sama kondisi pandemi. Di mana kalo kasus turun, ya jumlah tenaga kerja yang terserap dunia kerja akan semakin bertambah dan sebaliknya. Pak Kurleni juga mengatakan bahwa subsektor lain yang berkaitan dengan industri pariwisata juga mulai tumbuh secara perlahan.  For example, di kuartall III tahun lalu, transportasi dan pergudangan serta akomodasi dan makanan-minuman juga udah lumayan tumbuh.

For when you should aaaaalways call out sexism…

You should, seriously.
Kayak yang dilakukan sama Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen. Yep, jadi dalam meetingnya sama para anggota komisi Senin kemarin, der Leyen mengungkapkan kekecewaannya gara-gara jadi korban sexism pas lagi melakukan kunjungan ke Turki. Jadi awalnya itu, doi bersama rombongan Uni Eropa berkunjung ke Turki untuk bertemu dengan presiden Turki, Racep Tayyip Erdogan. Dalam pertemuannya itu, der Leyen dibiarinin aja berdiri, ketika Erdogan dan rekan cowoknya dari rombongan Uni Eropa duduk dan mulai berbincang-bincang. Jadi emang dalam video pertemuan yang beredar, tampak Erdogan dan Presiden dari Council Eropa Charles Michel langsung duduk setelah bertemu, sedangkan der Layen berdiri awkward gitu, bingung mo duduk di mana. Eventually, der Layen duduk di sofa panjang, depan-depanan sama Menlu Turki Mevlut Cavusoglu yaaaang secara diplomatik rankingnya di bawah der Leyen yang merupakan presiden Komisi Uni Eropa.
 
Terkait insiden ini, der Leyen bilang bahwa doi tersinggung dan sakit hati banget, dan sebagai presiden dari Komisi Eropa, dia cuma pengen diperlakukan yaa…sebagai presiden. Tapi hal itu nggak terjadi. der Leyen juga bilang, in her word: 
“Would this have happened if I had worn a suit and a tie? In the pictures of previous meetings, I did not see any shortage of chairs, but then again, I did not see any women in these pictures either.”

“Jangan pernah bermain dengan nyawa, karena satu nyawa sangat berarti dan tak ternilai harganya,”

Gitu guys kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito terkait dugaan lolosnya warga negara Indonesia (WNI) dari aturan wajib karantina pencegahan Covid-19 yang harusnya dilakukan selama 14 hari. Pak Wiku bilang, WNI tersebut dilaporkan datang dari India, dan lolos karantina abis membayar uang sebesar Rp6,5 juta kepada dua oknum yang mengaku sebagai petugas Bandara Soekarno-Hatta.
 
Be careful, be careful…

Catch Me Up! Recommendations

Now, let’s talk about… relationship. Here are some red flags you shouldn’t ignore. Between you, and your SO.

Announcement


Thanks to Dowoonsister, Jempolbaikid, Ayu & Halief for treating us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereAtau, kalo kamu mau beli merchendise resminya Catch Me Up! kamu juga bisa belanja-belanji di sini. Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)


Angel’s Stories

1. Pertemuan adalah perpisahan yang tertunda, jadi jangan tertipu dengan manisnya pertemuan. Ada atasan saya baru saja mutasi mengirimkan paketan rendang untuk anak-anak lamanya di sini, terharu hanya dengan sepaket rendang, kami bisa merasakan kasih sayangnya. Dari ilmu yang beliau ajarkan, dari semangat yang beliau tunjukkan dan dari kebaikan yang beliau sebarkan, semuanya sangat bermakna. Semoga beliau sehat selalu sekeluarga!
-(Ran from Merak)-
 
2. Beberapa hari yang lalu, aku lagi pusing banget buat ngatur keuanganku. Aku mesti cicil utang orang tuaku, ada adekku yang tahun ini masuk kuliah, belum lagi pengeluaran-pengeluaran untuk lebaran. Di keluargaku cuman aku dan ibuku yang kerja, ayah udah nggak kerja. Tapi cuman aku yang punya pendapatan tetap, ibuku jualan makanan yang kadang pemasukannya nggak stabil. Setiap malam kepalaku tuh sakit, mikir uang dari mana buat bayar itu semua. Sampe pada akhirnya ada notif dari aplikasi kitabisa tentang pencairan suatu campaign. Trus aku inget, aku bulan ini belum ada donasi lagi di situ. Aku scroll2, trus akhirnya aku donasi. Besoknya managerku ngobrol sama aku dan ngomongin ttg bonus yang bakal aku dapat. Suprisingly, aku nggak pernah mikir bakal dapat segitu. Rasanya aku pengen nangis, langsung aku telpon ibuku dan cerita kalo alhamdulillah dengan bonusku, semua pengeluaran bisa ter cover. Semua masih kerasa nggak nyata bagiku hingga saat ini T.T
-Soto Ayam-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!