Publik Heboh Karena Munculnya Kembali Wacana European Super League (ESL), Dunia Mulai Pulih dari Pandemi Covid-19, Produksi Emisi Karbon Dioksida Juga Akan Bertambah, Menhub, Budi Karya Sumadi: Tiga atau Empat Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Setiap Jamnya di Indonesia, McDonalds Umumkan Kerja Samanya dengan BTS untuk Mengeluarkan Menu Khusus BTS

159

Hi there,

 
Good morning. Especially for women all around the country as we’re celebrating Kartini Day today. It’s a good day to remember that it is not merely about wearing traditional clothes, but also to celebrate the spirit of feminism, women empowerment, and gender equality in our daily life. So, here’s for strong women. May we know them. May we be them. May we raise them. 🌹🌷

For when you’ve been hearing about the European Super League a lot lately…

(But before… we talked bout this in our podcast too! So you can check it out there if you’re more like a listening person 🙂
 

Well, here’s your update. All of it.

 
Iya guys, jadi saat ini, publik dan peminat sepak bola pada umumnya lagi heboh karena munculnya kembali wacana European Super League (ESL).
 
What’s that? 
Jadi ESL ini adalah kompetisi sepak bola di Eropa dengan format yang beda dengan kompetisi yang udah ada saat ini. Jadi konsepnya sih hampir sama dengan Champions League, di mana ada klub-klub elit Eropa bertanding di liga tersebut, namun di ESL, bakal ada 15 peserta permanen.
 
Hah maksudnya?
Gini, jadi kamu pasti ngeh kan, bahwa pada Champions League, klub-klub yang bisa bertanding di level itu hanyalah klub yang ada di posisi puncak di liga domestiknya. Misalnya, cuma klub yang ada di posisi 1-4 di Liga Inggris (Premier League) yang lolos ke Liga Champions. Begitu juga dengan Liga Italia, Liga Spanyol, dan Bundesliga Jerman.
 
Terus…
Nah terus, kalo di European Super League, sistem kualifikasi tadi nggak ada. Jadinya, di ESL bakal ada 15 klub, yang regardless penampilannya kayak apa di liga domestik, mereka bakal tetap bisa bertanding di Super League. So far sih baru 12 klub yang mengumumkan ikutan liga ini, dan katanya tiga lagi bakal menyusul. FYI, ke-12 klub tadi berasal dari Inggris, Spanyol, dan Italia, dan so far nggak ada klub dari Jerman dan Prancis.
 
Geeeezzzz… klub apa aja yang ikutan?
Ada AC Milan, Arsenal, Atletico Madrid, Chelsea, Barcelona, Inter Milan, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid, dan Tottenham Hotspur.
 
OK and then…
And then, sistemnya nanti, European Super League ini bakal diikuti oleh 20 klub. 15 di antaranya udah ditentukan tadi, dan lima lagi sisanya bakal diperebutkan oleh klub-klub lain yang belum jelas juga sistem perebutannya gimana. Dengan model begini, 15 klub tadi udah pasti tuh, bakal main di ESL pada setiap musimnya.
 
Terus, kenapa banyak yang nolak?
Yha karena dengan cuma melibatkan klub-klub besar, maka duitnya juga cuma akan berputar-putar di antara mereka, dan dananya jadi nggak perlu didistribusikan juga ke klub-klub kecil lewat UEFA (kayak yang dilakukan di Liga Champions). Dalam jangka panjang, diperkirakan liga model gini bakal bikin liga domestik mati, klub kecil dananya makin terbatas, hingga sepak bola, yang selama ini dipandang sebagai permainan segala lapisan, jadi hanya mendatangkan cuan buat orang tajir aja.
 
So, is this about money, tho?
Huge part of it, yes. Adapun salah satu alasan dibentuknya ESL adalah karena masalah finansial yang dialami klub-klub besar yang disebabkan oleh corona. Menurut pihak panitia, total kerugian dari 12 tim ESL di musim 2019 – 2020 mencapai 1,2 triliun poundsterling. Selain itu, mereka juga terjerat utang yang totalnya sekitar 5,6 miliar poundsterling. Hal ini karena dengan nggak adanya pertandingan sepak bola, atau pertandingannya gaboleh ditonton banyak orang, maka pemasukan dari pembelian tiket juga makin menipis.
 
I see…
Nah, menurut Ketua ESL sekaligus Presiden Real Madrid Florentino Perez, justru ESL adalah cara supaya klub-klub sepak bola bisa ‘selamat’ dari krisis keuangan mereka. Terus, Perez juga zuzur mengatakan bahwa Real Madrid uangnya tinggal dikit dan udah nggak untung lagi. Klub-klub lain juga nasibnya sama, no money, jadi salah satu cara untuk menyelamatkan klubnya dari krisis keuangan adalah dengan menggelar ESL ini.
 
Emang banyak banget duitnya ESL?
Banget. Menurut keterangan resmi panitia, jumlah hadiahnya empat kali lipat lebih banyak dibanding hadiah di kejuaraan Liga Champions yang biasa diadakan oleh UEFA. Selain itu, setiap founding team bakal mendapatkan 3,5 miliar euro (Rp 61,1 triliun) dengan cara ‘ikutan’ aja. FYI, liga ini rencananya bakal dimodalin sama bank asal Amerika Serikat, JP Morgan. Keterlibatan JP Morgan ini juga jadi salah satu poin yang dikritisi fans, karena bikin sepak bola Eropa jadi kapitalis banget, kayak berbagai turnamen olah raga di Amrik.
 
What do people think about this?
Mostly disagree. Penolakan atas ESL ini datang dari para pemain, pelatih, fans (terutama banget), hingga pemimpin negara. Terkait hal ini, bahkan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson udah bilang bahwa doi bakal melakukan segala upaya untuk menghalangi klub Inggris ikutan liga ini. Penolakan juga datang dari otoritas sepak bola Eropa, UEFA yang menyebut bahwa ESL ini merupakan bentuk kerakusan dan keegoisan, dan UEFA bahkan udah menyiapkan sanksi buat klub yang masih ngotot ikutan ESL.
 
Apa aja sanksinya? 
Misalnya kayak nggak membolehkan klub yang ikut ESL untuk berpartisipasi di liga domestik, dan pemainnya nggak boleh membela timnas. Selain itu, klub-klub ini juga bakal dilarang ikutan kompetisi yang diadakan oleh UEFA, kayak Liga Champions, Liga Eropa, Piala Super Eropa, dll.
 
So, what now?
Well, saat ini sih, semua skenario masih mungkin terjadi, dan pihak-pihak terkait masih terbuka untuk bernegosiasi. However, kalo jadi, maka European Super League bakal digelar tahun ini, di Bulan Agustus.

For when the world is recovering from Covid-19…

The environment isn’t.
Iya guys, jadi ketika seluruh dunia lagi mulai pulih dari pandemi Covid-19, hal yang sama nggak terjadi buat kondisi lingkungan kita.
 
What do you mean?
Well, menurut laporan terbaru dari International Energy Agency (IEA), diketahui bahwa seiring dengan pemulihan global dari pandemi yang tengah berlangsung saat ini, maka produksi emisi karbon dioksida juga akan bertambah sampai level berbahaya. Adapun peningkatan emisi ini disebabkan oleh pemulihan ekonomi yang terjadi di banyak negara pasca Covid-19.
 
No….
Yep. Adapun penambahan emisi ini diprediksi mencapai 1,5 milyar ton di tahun 2021, seiring dengan meningkatnya konsumsi batu bara di Asia, khususnya China. Masih menurut IEA, penambahan emisi karbon ini akan lebih banyak dibanding perkembangan sumber energi terbarukan yang sudah ada.
 
Is it that bad?
Iya. Jadi emang seiring dengan banyaknya negara yang memberlakukan lockdown di tahun lalu, maka produksi emisi menurun drastis. Namun IEA menyebut, kondisi ini nggak akan berjalan lama, karena saat ini ekonomi sudah mulai membaik dan berbagai kegiatan telah kembali berjalan. IEA juga memprediksi bahwa permintaan energi global di tahun ini akan naik hingga 4,6%, lebih hinggi dari permintaan di tahun 2019.
 
Any good news?
Ada dong. Disebutkan IEA, meski permintaan listrik bertambah pesat, namun lebih dari setengah supply listrik global akan datang dari sumber energi terbarukan. Sumber ini mostly datang dari pembangkit listrik tenaga matahari dan angin di China.
 
So, what now?
Well, menurut executive director IEA Fatih Birol, kalo pemerintah di seluruh dunia nggak melakukan intervensi demi mengurangi tingkat emisi gas, maka kemungkinan besarnya sih, kita bakal menghadapi kondisi yang lebih buruk lagi di tahun 2022. Beliau juga menyebut bahwa prediksi-prediksi tadi masih sangat tergantung perkembangan, karena semakin cepat kegiatan transportasi pulih, maka semakin tinggi pula emisi gas yang dihasilkan.

For when you should realllly be careful when driving…

Because now we’re gonna talk about accidents aka kecelakaan lalu lintas.
 
Tell me.
Ok. Jadi kemarin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi baru aja mengumumkan bahwa ada sekitar tiga atau empat orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dalam setiap jamnya di Indonesia.
 
Really? 
Yep. Menurut paparan beliau, ada 29 ribu kecelakaan fatal yang memakan korban jiwa. FYI guys, Pak Budi mengatakan hal tersebut dalam Webinar Sinergi Pemerintah dan Operator Mewujudkan Angkutan yang Berkeselamatan kemarin. Selain itu, doi juga menjelaskan bahwa total kecelakaan lalu lintas jumlahnya lebih dari 500 ribu kejadian, di mana ada 164 ribu kecelakaan yang memakan korban jiwa.
 
Scary… 
Yep.  FYI, kecelakaan yang paling banyak adalah kecelakaan motor, dan umur pengemudi yang kecelakaan rata-rata umur 15-29 tahun.  Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pak Budi Setiyadi (iya, namanya sama-sama Budi) mengatakan bahwa tingkat fatalitas kecelakaan di Indonesia meningkat, dari yang kecelakaannya 10 ribu di tahun 2011, jadi 30 ribu di tahun 2018.
 
Terus gimana?
Ya menurut Pak Budi, pihaknya akan melakukan pengawasan lebih ketat ke bus dan truk.  Hal ini karena kecelakaan yang sering terjadi adalah gara-gara ban pecah, rem blong, rangka patah, speleng kemudi, dan truk over dimensi dan over load (ODOL).  Selain itu, bus pariwisata juga diwajibkan untuk masuk ke terminal untuk diinspeksi keselamatan (ramp check) dulu.  Sembari busnya di-check, penumpang juga bisa istirahat dulu di terminal.
 
Ok…
Selain itu, pihak Kemenhub juga bakal memperketat penanganan kendaraan over-dimensi dan over load (ODOL), pengawasan angkutan ilegal, travel gelap, dan bus yang nggak ada izin.  Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani juga menjelaskan bahwa pemerintah bakal menggunakan aplikasi e-log book untuk memantau kondisi pengemudi bus di lapangan.
 
E-log? 
Iya. Jadi, nanti semua pengemudi bus harus isi data di aplikasi e-log.  Menurutnya, aplikasi ini bisa memberitahu manajemen perusahaan tentang tingkat kelelahan pengemudi.  FYI, sistem ini juga udah diuji coba untuk angkutan antar negara, seperti di ASEAN.
 
I see, anything else? 
Menurut Sekretaris Jenderal Perkumpulan Perusahaan Multimoda Transport Indonesia (PPMTI) Kyatmaja Lookman, kerugian akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia cukup tinggi, yakni mencapai Rp200 miliar. Adapun penyebab kerugian yang cukup besar ini salah satunya adalah karena kecelakaan kerap kali melibatkan angkutan barang. Menurut Lookman, kebanyakan pengemudi di angkutan barang dulunya adalah kenek, jadi pengalaman para pengemudi dalam membawa truk barang masih kurang. Jadi gaada regenerasi gitu deh.

Who’s singing “Cause I-i-i-i-am getting nuggets tonight”?

BTS.
Yep, calling all Armyyy karena baru aja nih, McDonalds ngumumin soal kerja samanya dengan BTS untuk mengeluarkan menu khusus BTS. Yeay!!
 
Jadi menu paket makanan ini bernama “BTS Meal”, dan akan berisi 10 potong Chicken McNuggets, medium fries, cola, dan dua jenis saus yang baru diluncurkan, yakni sweet chili dan cajun. Adapun kedua jenis saus ini memang terinspirasi dari menu McDonalds di Korea Selatan. Buat kamu yang udah nggak sabar untuk nyobain BTS Meal ini, sabar yha, karena rencananya menu ini akan mulai dijual pada 26 Mei mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Brasil. Setelah itu, baru deh BTS Meal akan dijual di 50 negara di enam benua. Meanwhile, di Korea Selatan sendiri, menu ini bakal mulai dijual pada 27 Mei. Adapun di Indonesia, rencananya BTS Meal akan bisa mulai kamu nikmati pada 25 Juni.
 
FYI guys, kerja sama dengan BTS ini disebut-sebut juga sebagai kerja sama selebriti terbesar yang pernah dilakukan oleh McDonald’s, menyusul kerja sama sebelumnya yang sukses bersama J Balvin dan Travis Scott.

“Half of all adults in the U.S. have received at least one Covid-19 shot,”

Gitu guys, isi pengumuman dari pemerintah Amerika Serikat soal proses vaksinasi Covid-19-nya yang udah berjalan selama ini. Menurut data dari Centre for Disease Control & Prevention (CDC), so far udah hampir 130 juta warga AS di atas usia 18 tahun menerima vaksin, dan angka itu udah mencapai 50,4% dari jumlah populasi. Selain itu, 84 juta di antaranya udah mendapatkan vaksin sebanyak dua kali.
 
Welp, that escalated quickly…

Catch Me Up! Recommendations

Raise your hand if you’ve been overworked? Now hands down. Here are some tips to say no (and when to say it!) at work.

Announcement


Thanks to Fikri for treating us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereAtau, kalo kamu mau beli merchendise resminya Catch Me Up! kamu juga bisa belanja-belanji di sini. Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)


Angel’s Stories

1. Waktu itu, gue berniat ngajar anak2.Gw pergi ke Rumah Belajar (RB) naik motor, sendiri. Di perjalanan, gue kejebak hujan. Karna hujan lama redanya sementara anak2 RB juga uda pada pulang, akhirnya gue juga pulang. Di perjalanan pulang, motor gue mogok. Alhamdulillah, ada bapak2 yang bantu gue walaupun sebentar. Sampai akhirnya gue neduh di suatu tempat yg cukup ramai. Alhamdulillah, gue ketemu bapak2 yang bantu benerin motor. Yang paling berkesan, ada satu bapak yang jasanya (gue rasa) lebih dari yang lain (bantu benerin motor, beliin bensin, traktir makan minum). Yang gue petik dari kejadian ini, ‘siapapun yang berbuat baik, ujungnya untuk dia sendiri dan siapapun yang berbuat gabaik, juga untuk dirinya’. Oyaa guys, yuk berbuat baik karna untuk dapat rida Tuhan! *wehehe.
 
2. Beberapa hari setelah berganti status dari pengangguran menjadi pejuang wfo, gue ketemu sama kitten yang lari-lari sambil ngeong kenceng di lobby kantor. Iseng gue panggil ternyata dia se-excited itu dan langsung nyamperin gue. Pegel2 di badan langsung ilang begitu si oyen-that’s what I called him–ngedusel di pangkuan. Menurut bapak satpam, si oyen ini tiba-tiba turun dari taksi 🙁 so sad asli, dia kepisah entah dari mana dan mendadak jadi kucing kantoran. Untungnya bapak satpam ngasih makanan terus buat si oyen walaupun dia sempet ilang selama dua minggu. Pas ujan deras kemarin, alhamdulillah gue liat dia lagi bobo pules di atas karpet welcome. Sehat2 terus buat oyen, si emplomeow of the month dan bapak satpam. Semoga bapak satpam dan semua penyayang kocheng mendapat berkah Ramadhan yang melimpah, aamiin.
-Shira-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!