Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen Kecewa Akibat Jadi Korban Sexism Ketika Melakukan Kunjungan ke Turki

47

For when you should aaaaalways call out sexism…

You should, seriously.
Kayak yang dilakukan sama Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen. Yep, jadi dalam meetingnya sama para anggota komisi Senin kemarin, der Leyen mengungkapkan kekecewaannya gara-gara jadi korban sexism pas lagi melakukan kunjungan ke Turki. Jadi awalnya itu, doi bersama rombongan Uni Eropa berkunjung ke Turki untuk bertemu dengan presiden Turki, Racep Tayyip Erdogan. Dalam pertemuannya itu, der Leyen dibiarinin aja berdiri, ketika Erdogan dan rekan cowoknya dari rombongan Uni Eropa duduk dan mulai berbincang-bincang. Jadi emang dalam video pertemuan yang beredar, tampak Erdogan dan Presiden dari Council Eropa Charles Michel langsung duduk setelah bertemu, sedangkan der Layen berdiri awkward gitu, bingung mo duduk di mana. Eventually, der Layen duduk di sofa panjang, depan-depanan sama Menlu Turki Mevlut Cavusoglu yaaaang secara diplomatik rankingnya di bawah der Leyen yang merupakan presiden Komisi Uni Eropa.
 
Terkait insiden ini, der Leyen bilang bahwa doi tersinggung dan sakit hati banget, dan sebagai presiden dari Komisi Eropa, dia cuma pengen diperlakukan yaa…sebagai presiden. Tapi hal itu nggak terjadi. der Leyen juga bilang, in her word: 
“Would this have happened if I had worn a suit and a tie? In the pictures of previous meetings, I did not see any shortage of chairs, but then again, I did not see any women in these pictures either.”