Penilaian Publik di AS atas Kinerja Presiden Joe Biden & Kamala Harris pada 100 Hari Pemerintahannya

49

Who’s just got a performance review?

Who?

President Joe Biden & Kamala Harris. 

 
Tell me.
OK. jadi kemarin banget, pasangan Joe Biden dan Kamala Harris baru aja mencapai momentum 100 hari ngantor di White House sebagai presiden dan wakil presiden Amerika Serikat. Pada momentum ini, of course, seperti negara-negara demokrasi pada umumnya, publik di AS pun memberi penilaiannya atas kinerja keduanya…
 
Terus gimana tuh hasilnya…
Generally OK ya. Jadi emang sejak awal jadi presiden, Biden memfokuskan kebijakannya pada dua hal, yakni penanganan pandemi Covid-19, dan pemulihan ekonomi. Biden juga berjanji bahwa pada 100 hari pemerintahannya, doi harus udah berhasil menyalurkan 100 juta dosis vaksin. Eeeee sekarang yang udah tersalurkan justru 200 juta dosis. Hal yang sama juga terkait ekonomi, di mana pemerintah AS akhirnya menyalurkan cek stimulus sebesar US$1.400 buat warganya, di mana angka yang lebih tinggi dibanding era Trump yang mengirimkan US$600 aja.
 
Sounds cool…
Yep. Terus terkait Covid-19, setelah pemerintahan Biden, angka kasus baru dan kematian menurun drastis. Jadi sebelumnya, di era Trump, jumlah kasus baru per hari adalah sekitar 195.000 kasus, dengan 3.000 kematian per hari. Saat ini, angkanya menurun jadi 57.000 kasus, dengan sekitar 700 kematian per hari.
 
I wanna hear what people think, tho…
Yep, let’s hear it from… the American people. Jadi guys, terkait kerjaan 100 hari ini,  NBC News udah melakukan polling untuk menilai kinerja pemerintah Biden. Dan hasilnya…
 
Gimana hasilnya?
Overall, great.  Biden mendapat nilai tinggi dalam hal penanganan covid-19, dan nilai paling rendahnya adalah terkait perbatasan di bagian selatan AS. Selain itu, masyarakat AS juga mendukung program prioritas legislasinya Biden dan mereka menilai bahwa ‘arah kebijakan’ AS sudah mulai ‘jelas’ lagi.  FYI, nilainya Biden lebih tinggi dibanding nilainya Donald Trump pas dia 100 hari menjabat sebagai Presiden AS.
 
Lols. Now tell me more about the polling…
Jadi total polling-nya adalah 53 persen setuju sama kinerja Biden, dan 39 persen nggak setuju sama kinerjanya. Terus dari warga yang ikutan poll tersebut, diketahui bahwa 90 persen di antaranya adalah democrats, 61 persen independen, dan sembilan persen republicans. Furthermore, Biden juga tercatat dapat nilai tinggi dalam hal penanganan pandemi (69 persen), pemulihan ekonomi (52 persen), persatuan negara (52 persen), dan isu hubungan rasial (49 persen).
 
Jadi OK semua nih? 
Nggak juga. Biden dapat nilai rendah dalam hal hubungan dengan China (35 persen), penanganan isu senjata (34 persen), dan persoalan imigrasi dan perbatasan (33 persen). Poll tersebut juga menunjukkan bahwa 1 dari 5 warga Amerika masih ragu-ragu apakah mau divaksin atau nggak. Terus, 80 persen warga AS masih berpikir bahwa negaranya masih ‘terbagi/terbelah’, padahal Biden janji bakal menjadi presiden yang mampu ‘mempersatukan’ kelompok-kelompok yang ada.
 
Got it. Anything else? 
FYI, poll ini dilaksanakan pada 17 – 20 April 2021 terhadap 1.000 orang dewasa, di mana 60 persen dari mereka hanya memiliki satu telepon genggam, dan margin of error-nya sekitar 3.1 persen. Menariknya, meski Biden dapet nilai tinggi, namun mantan presiden Barack Obama tetap menjadi presiden AS dengan nilai kinerja 100 hari tertinggi, dengan nilai polling di 61 persen.