Kapal Selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala-402 Hilang Kontak di Selat Bali, Peringatan Keras dari Putin ke Negara-negara Barat Agar Tidak Ikut Campur Dalam Urusan Dalam Negerinya, Perempuan Bisa Mendorong Kenaikan Ekonomi Global Secara Signifikan, Apple Baru Saja Merilis Produk-produk Musim Semi Terbarunya

100

Good morning,

 
It’s a brand new day, and in case you need an extra energy booster today, remember, tomorrow is Friday. You are just so close to the weekend, so hang in there. Take a deep breath, say your prayer, and scroll down…

For when you’ve been hearing about the missing submarine…

Yep, we’re gonna talk about: Hilangnya kapal selam KRI Nanggala-402.
 
What do you mean? 
Jadi kemarin, satu kapal selam TNI Angkatan Laut, namanya KRI Nanggala-402  hilang kontak di Selat Bali ketika tengah menggelar latihan.
 
Hilang kontak gimana? 
Iya, Jadi awalnya, ada lima kapal selam TNI yang menggelar latihan, tapi kemudian later that day, ada satu kapal nggak bisa dihubungi. Menurut keterangan dari  Kepala Dinas Penerangan TNI AL Julius Widjojono, awalnya KRI Nanggala ini mengajukan izin latihan pada pukul 03:00 kemarin, lalu kontak terakhir dilakukan pada 04:30 waktu setempat, pas kapalnya minta izin untuk menembakkan rudal.
 
Oh no…ilangnya di mana?
Di perairan Bali guys. Jadi menurut Pak Julius, titik koordinat hilangnya kapal sudah ditemukan, yakni sekitar 95 kilometer dari bagian utara Pulau Bali.
 
Terus… ada berapa banyak orang di dalam kapal selamnya?
Ada 53 orang awak kapal, di mana 49 orang merupakan anak buah kapal, satu orang komandan satuan, dan tiga orang personel arsenal.
 
Udah ada upaya pencarian?
Udah banget. Jadi sejak hilang kontak itu, tindakan pencarian langsung dilakukan oleh Satuan Tugas dengan menggunakan sonar aktif di sekitar lokasi penyelaman kapal selam, namun hasilnya nihil. Selanjutnya pada pukul 07.00 WIB, dilaksanakan juga pengamatan udara dengan heli, dan ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi menyelam. Lanjut lagi sekitar jam 2 siang, tim TNI AL langsung memberangkatkan KRI Rigel dari Jakarta dan KRI Rengat untuk membantu pencarian, dan sebanyak dua mobil chamber juga udah dikerahkan. Selain itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga udah minta bantuan pada Singapura dan Australia untuk nyari KRI Nanggala tersebut.
 
Terus, udah ada hasilnya?
Belum guys. Sampe berita ini ditulis yakni jam 12 malem WIB, belum ada info soal penemuan kapal selam tersebut. Saat ini, berbagai tim dari TNI AL, Basarnas dan lembaga lain lagi melakukan pencarian.
 
I see, tapi kok bisa tenggelam? 
No one knows yet, namun Pak Julius dan tim memperkirakan bahwa kapal selam tersebut hilang kontak ketika berada di kedalaman 600-700 meter di bawah laut dan masuk palung. Padahal, kapasitas menyelam kapalnya ada pada kedalaman 500 meter.  Oleh karena itu, ada kemungkinan kapalnya menyelam melebihi batas kapasitas.
 
No…
Yep, terkait kejadian ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa beliau bakal langsung ke tempat kejadian pada Kamis pagi aka tudei. Beliau juga udah mengerahkan seluruh kapal yang punya kemampuan pencarian bawah air dalam melakukan proses pencarian.  Selain itu, Kepala Basarnas Marsda Hendri Alfiandi juga menurunkan personel dan kapal, termasuk KN SAR Wisnu yang akan berangkat dari Tanjung Priok, untuk membantu proses pencarian.
 
I see, anything else? 
Well, FYI, kapal selam milik TNI AL ini adalah buatan Jerman di tahun 1979 dengan merek Howaldt Deutsche Werke (HDW) Kiel, Jerman Barat.  KRI Nanggala-402 ini juga memiliki senjata berupa 14 buah torpedo 21 inci dalam delapan tabung dengan jarak tembak hingga 2 mil.

Who just gave a “warning” speech?

Vladimir Putin.
 
What speech? 
The State of Nations aka pidato negara. Jadi, kemarin, Putin baru aja memberikan pidato tentang apa aja yang menjadi fokus Rusia ke depan. Tapi di dalamnya, disebutkan juga pesan-pesan buat negara lain.
 
I need some background. 
OK. Jadi pidato tersebut merupakan pidato tahunannya presiden Rusia sebelum parlemen menilai kondisi terkini dan menentukan fokus area kebijakan domestik maupun kebijakan luar negerinya Rusia. Adapun pidatonya dihadiri oleh 1000 tamu, termasuk pembuat kebijakan, senator, anggota cabinet, kantor administrasi presiden, hakim MA dan MK, gubernur dan kepala daerah di Rusia, dan beberapa pendeta senior.
 
I see…what did he say? 
Banyak. Beberapa topik yang dibahas adalah tentang ekonomi, pertahanan, lingkungan pajak, dan juga pandemi covid-19. Namun yang jadi perhatian dunia internasional adalah Putin juga memberi peringatan kepada negara Barat (Read: Amerika Serikat) untuk nggak memprovokasi negaranya dan mengancam akan melakukan pembalasan jika mereka melewati ‘the red lines’.  
 
Provokasi apaan? 
Yhaa banyak hal lah, misalnya tentang permasalahan antara Rusia dan Ukraina, tentang sikap pemerintah terhadap Navalny (aktivis oposisi dan antikorupsi) yang dipenjara sampai membuat masyarakat protes dan demo besar-besaran, hingga perkembangan vaksinasi.
 
Details please. 
Ok. First, ketegangan di Ukraina, di mana Rusia disebut telah menambah jumlah tentaranya di perbatasan dengan Ukraina hingga membuat kondisi di perbatasan memanas. Menurut Menteri Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell, ada sekitar 100.000 pasukan Rusia di sana.  Hal ini membuat negara-negara lain ‘was-was’ and be like… ngapain coba bawa pasukan sebanyak itu? Selain itu, Uni Eropa juga khawatir karena jumlah pasukan yang diplot melebihi pasukan yang dikerahkan sebelumnya di tahun 2014 ketika Rusia menganeksasi Krimea. Hal ini tentunya bikin dag-dig-dug Uni Eropa yang kawasannya berdekatan dengan Rusia dan Ukraina.
 
I see, how about Navalny? 
Well, Putin nggak bicara tentang Navalny dalam pidatonya, padahal kasus Navalny ini lagi jadi sorotan global.  Long story short, Navalny adalah aktivis korupsi, dan lawan oposisi yang sering mengkritik Putin. Doi sempat menjadi buronan Rusia, dan akhirnya ditangkap beberapa bulan yang lalu di Jerman dan langsung dibawa pulang ke tanah air dan dijebloskan ke penjara. Tindakan ini bikin para pendukung Navalny marah dan protes besar-besaran, tapi tetap aja Navalny dipenjara dengan tuduhan melawan pada polisi. Saat ini, Navalny tengah melakukan aksi protes nggak mau makan dan sampai harus dibawa ke Rumah Sakit pada Senin kemarin. Terkait kondisi Navalny ini, pemerintah AS juga udah ngasih peringatan bahwa kalo sampe doi meninggal, maka bakal ada “konsekuensinya”.
 
Wah, terus? 
FYI, sampai Rabu kemarin, masih ada masyarakat yang protes terkait penangkapan Navalny beserta kondisinya di penjara. Adapun alasan Navalny melakukan aksi mogok makan adalah karena pihak penjara nggak membolehkan dirinya diperiksa oleh dokter, namun banyak yang menyebut bahwa aksinya merupakan bentuk perlawanan terhadap Putin.
 
Ok, anything else? 
Intinya sih, pidato ini jadi peringatan keras dari Putin ke negara-negara Barat supaya nggak ikut campur dalam urusan dalam negerinya. Dalam kesempatan itu, Putin juga bilang bahwa Rusia bakal berinvestasi dalam memperkuat satuan militernya melalui pendidikan, senjata hipersonik, dan pengembangan misil balistik antar benua. FYI guys, pidatonya disampaikan di tengah-tengah hubungan yang lagi nggak baik antara Rusia dan Amerika Serikat dan Rusia dengan Ukraina. Karenanya, banyak yang memprediksi bahwa pernyataan Putin ini bakal bikin hubungan antar negara-negara itu makin panas.

Who’s making a huuuge impact on global economy?

Women. 
 
What? 
Yep. Beneran guys, kalo cewek dikasih kesempatan untuk berkarier atau berkontribusi dari sisi ekonomi dengan kesempatan yang sama dengan laki-laki, maka perempuan bisa mendorong kenaikan ekonomi global secara signifikan. Gak main-main, hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani di acara Woman in Tax Selasa lalu.
 
Sounds about right…
Tru’. Menurut Bu Ani, kenaikan ekonomi global dari kesempatan tersebut bisa lebih besar sebanyak US$12 triliun (atau Rp1.743 triliun) di tahun 2025. Meanwhile, total potensi kontribusi perempuan dalam perekonomian mencapai US$28 triliun, jika mereka punya kesempatan yang sama dengan laki-laki. FYI, angka ini meliputi 26% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia.
 
Terus terus…
Yhaa dari data ini bisa diambil kesimpulan bahwa kalo semakin banyak perempuan yang terlibat dalam perekonomian, maka besaran perekonomian juga bisa meningkat. Selain itu, Bu Ani juga menyatakan bahwa udah banyak studi yang dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional yang menyatakan hal tersebut, contohnya studi yang dilakukan oleh Bank Dunia, McKinsey, dan World Economic Forum (WEF) and so on. 
 
I see, what else? 
Data ini juga diperkuat dengan riset dari “State of the Global Islamic Economic Report” yang menemukan bahwa pengusaha-pengusaha perempuan juga berpotensi menaikkan PDB dunia hingga US$5 triliun (Rp70 ribu triliun) atau sekitar 3-6 persen. Namun lagi-lagi, syaratnya para pengusaha perempuan ini harus punya kesempatan yang sama dengan laki-laki. Melihat data-data tersebut, Bu Ani mengatakan bahwa keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan sangat penting dan justru bisa menguatkan.
 
Di Indonesia juga? 
Banget. Karena dalam penjelasannya, Bu Ani juga menyebut bahwa 53,76 persen UMKM dimiliki oleh perempuan, dan 97 persen karyawan UMKM adalah perempuan. Untuk itu, kontribusi UMKM pada perekonomian nasional mencapai 61 persen.  Selain itu, mayoritas perusahaan yang dimiliki perempuan juga udah berorientasi ekspor.
 
Clap-clap… truly Kartini Masa Kini.
True. Tapi sayangnya, kata Bu Ani, hingga sekarang posisi tinggi di sebuah organisasi masih banyak diisi oleh laki-laki dibanding perempuan.  Hal ini diduga karena perempuan mempunyai beban ganda yaitu pekerjaan di kantor dan pekerjaan domestik (rumah tangga). Terlebih lagi, pekerjaan perempuan 1,8 kali lebih rentan terhadap krisis dibanding laki-laki. Menurutnya hal ini perlu diteliti lebih lanjut, apakah peran perempuan menurun ketika harus menghadapi kehamilan dan mempunyai anak.
 
Speaking about more women in higher position… you might wanna check out our CEO’s latest piece on “Why do we need more women in our newsroom”. Click, clack.

For when you can’t wait for Apple’s new products…

They are coming!
 
Jadi Selasa kemarin, Apple baru aja merilis produk-produk Musim Semi terbarunya, which includes: iPad Pro dengan desain baru, iMacs warna-warni, iPhone ungu, AirTag location tracker, dan Apple TV dan remote yang udah di-update. Nah, adapun yang baru dari produk-produk ini selain warna, adalah iPad Pro-nya kini punya prosesor yang lebih kencang, 5G support, dan Thunderbolt port supaya bisa connect langsung ke monitor eksternal. Terus, kameranya juga lebih bagus, dan udah ada M1 chipnya.
 
Fitur serupa juga dimiliki oleh iMac yang juga udah punya M1 chip dan punya tujuh pilihan warna, termasuk peach, mint, dan lavender (so cute!). Selanjutnya, yang paling ditunggu-tunggu adalah AirTag Bluetooth tracker. AirTag ini bisa men-track lokasi barang/gadgets-mu yang terhubung ke tracker-nya. Jadi, kalau kamu lupa naro HP di mana, maka kamu tinggal check di AirTag-mu. Next, ada juga Apple TV dan remot Siri. FYI, remotnya dibuat dari 100% bahan aluminium yang didaur ulang.  Last but not least, is the purple iPhone and Apple Card.  Wait, satu lagi, Apple juga mengumumkan bahwa iPhone 12 dan iPhone 12 mini ada yang warna ungunya juga!
 
💜💜

“Kalau ada yang nekat mudik, maka mereka akan dikarantina biaya karantina atas mereka yang mudik itu,”

Gitu guys kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kemarin, ketika ngejelasin soal aturan buat kamu-kamu yang masih ngotot mau mudik di tengah pandemi ini. Menurut Bu Khofifah, aturan ini udah diatur sama Kemendagri dan merupakan sanksi bagi yang emang masih nekat melakukan mudik lebaran.
 
Bayar karantina sendiri, ditanya kapan nikah ama tetangga… yakin masih mau mudiqqq?

Catch Me Up! Recommendations

Want to be better at managing your money? Try these tips.

Announcement


Thanks to Pinkpolkes for treating us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereAtau, kalo kamu mau beli merchendise resminya Catch Me Up! kamu juga bisa belanja-belanji di sini. Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)


Angel’s Stories

1.Setiap pulang kantor, aku selalu naik angkot. Waktu masih di jalan, pas2an waktunya untuk berbuka. Bapak supirnya minta izin ke para penumpang untuk menepi beli minuman. Waktu dia balik ke angkot, ternyata dia beliin minuman juga untuk semua penumpangnya! Padahal saya bukan muslim jadi ngga ikutan puasa😅.  Teruntuk Bapak Angkot, semoga rezeki Bapak selalu dilancarkan. Amiin🙏🏻
-Anonymous-
 
2. Aku baru pulang interview kerja, waktu neduh di halte, ada penjual asongan yang ngasih masker baru. Aku bilang, “Nggak, pak.” Tapi bapaknya bilang, Saya ngasih kok mbak, bukan nawarin buat beli. ambil, ya, masker mbaknya udah basah.” Bapaknya nanya aku mau ke daerah mana, kebetulan aku bingung naik bis yang mana, dan pas bisnya dateng aku dipayungin sampe naik ke bis. Semoga bapak sehat terus ya, rezekinya lancar. Makasih untuk kebaikannya.
-Stay-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!