Jokowi Baru Saja Melantik Dua Menteri dan Satu Kepala Badan Lembaga

42

Who’s just got a new job?

(Mantan) Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Mas Menteri Kemendikbud, Nadiem Makarim.

 
Really?
Yep. Jadi kemarin, Pak Jokowi baru aja melantik dua menteri dan satu kepala badan lembaga. Adapun Bang Bahlil jadi menteri investasi, dan Mas Menteri jadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek). Selain itu, Pak Jokowi juga melantik Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yaitu Laksana Tri Handoko.
 
I see, bukannya Mas Nadiem udah dilantik ya? 
Iya udah gengs, tapi ini beda lagi posisinya. Jadi sekarang ini, Pak Jokowi menggabungkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Nah, Mas Nadiem yang sebelumnya hanya menjabat di Kemendikbud kemudian menjabat di kementerian yang udah digabung tadi, jadi Kemendikbud Ristek. Terus, Kepala BRIN juga digantikan oleh Laksana Tri Handoko, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).  Beliau menggantikan posisi Pak Bambang Brodjonegoro yang merupakan Menristek sekaligus kepala BRIN sebelumnya.
 
Got it.
Cool. Nah fyi, BRIN dulunya adalah bagian dari Kementerian Riset dan Teknologi. Terus sekarang dipisah dari Kemenristek, tapi sebenarnya usulan ini bukan hal yang baru. Usulan ini merupakan usulan dari Ibu Megawati, Ketua Umum PDIP sejak 2019 lalu. Menurutnya, hal tersebut merupakan gagasan lama di era Sukarno supaya pembangunan bisa berbasis inovasi.
 
Now tell me more about Kementerian Investasi.
Ok. Adapun kementerian investasi adalah kementerian baru yang akan dipimpin oleh Bahlil Lahadalia yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). FYI, pembentukan Kementerian Investasi ini juga uudah disetujui sama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sejak awal April (9/4) lalu melalui rapat paripurna. Dengan begini, BKPM kemudian berubah menjadi Kementerian Investasi.
 
Terus terus…
Well, di 100 hari pertama masa jabatannya, Bang Bahlil udah punya beberapa target internal dan target eksternal. Target internalnya adalah melakukan konsolidasi organisasi, pembangunan Online System Submission (OSS) sampe upgrading kapasitas sumber daya manusia (SDM) di kementerian.  Meanwhile, target eksternalnya adalah realisasi investasi tahun ini sebesar Rp900 triliun dan membuka komunikasi dengan calon-calon investor besar, including Tesla.
 
Ok…anything else? 
Yep. Selain ketiganya, Pak Jokowi juga mengambil sumpah anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru yaitu Indriyanto Seno Adji.  Indriyanto ditunjuk untuk menggantikan masa jabatan almarhum Artidjo Alkostar, 2019 – 2023.