IMF : Ekonomi Amerika Serikat Akan Tumbuh Pesat di Tahun 2021

100

Who’s seeing some glimmer of hopes?

The US economy. 
 
Why?
Karena menurut prediksinya IMF (International Monetary Fund), ekonomi Amerika Serikat bakal tumbuh pesat di tahun ini, yaitu mencapai 6,4 persen. In fact, pertumbuhan ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi AS sebelum pandemi covid-19.
 
Seriously? Kok bisa? 
The stimulus package, aka bantuan stimulus ekonomi yang baru aja diglontorkan oleh Biden untuk warganya, senilai US$1,9 trilyun (Whoooooa!). Jadi stimulus ini dikirimkan langsung sama pemerintah AS ke rekening warga (atau kalo gapunya rekening, dikirim langsung pake cek) dan nilainya adalah US$ 1.400 per orang, dan satu keluarga bisa mendapatkan sampai US$ 5.600. Menurut keterangan dari White House, stimulus gelombang ketiga ini bakal mencapai sekitar 85% KK di Amerika Serikat.
 
Whaaaaat….?
Yep, dengan adanya stimulus ini, IMF meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi AS bakal naik, dan hal ini juga bakal turut mempengaruhi ekonomi global yang diprediksi bakal naik jadi 6 persen di tahun 2021. Hal ini karena dengan adanya kebijakan stimulus ekonomi Biden, IMF memprediksi bahwa manfaatnya nggak hanya akan dirasakan oleh warga Amerika, tapi juga oleh negara-negara mitra dagangnya.
 
Including us?
That we don’t know. Namun yang pasti, IMF udah mewanti-wanti guys, bahwa nggak semua negara bakal mengalami pemulihan ekonomi yang pesat kayak Amerika Serikat. Hal ini tergantung banget sama jumlah stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah dan keberhasilan program vaksinasi di suatu negara. Contohnya, kata IMF, ekonomi Eropa diprediksi bakal membaik sebesar 4,4% aja, secara banyak negara di sana yang lagi mengalami the third wave of Covid 19. Meanwhile di Asia, China diprediksi bakal terusss going strong dengan peningkatan ekonomi sebesar 8.4%. WOW.
 
Got it. Now, back to the US economy…
Jadi sebenarnya, di AS sendiri udah ada tanda-tanda bahwa ekonomi mereka udah mulai membaik.  Sebagai contoh, per Maret kemarin, perusahaan-perusahaan di Amerika udah menambahkan 916.000 lowongan pekerjaan, dan angka ini adalah yang terbanyak sejak tahun lalu. Selain itu, terjadi pertumbuhan pesat juga di sektor manufaktur, di mana angka pertumbuhannya paling tinggi sejak tahun 1983.
 
Cool…
Yep, IMF bilang, pertumbuhan ekonomi ini bakal jadi pertumbuhan ekonomi tercepatnya AS sejak tahun 1984. Tapi, ya itu tadi guys, negara-negara lain mungkin bakal harus menunggu hingga tahun 2022 atau 2023 untuk pulih dari pandemi covid-19.
 
🙁
Yep. Menurut Direktur penelitian IMF Gita Gopinath, memang proses penanganan covid-19 yang beda-beda di setiap negara bakal meningkatkan kesenjangan standar hidup antara negara maju dengan negara berkembang. Meski begitu, dia juga tetap mewanti-wanti bahwa prediksi ini mungkin banget berubah, secara covid masih ada, jadi perkembangannya juga masih unpredictable. 
 
Got it. Anything else?
Well, yang pasti tahun ini, ekonomi global bakal membaik dibanding tahun lalu. FYI, di tahun 2020, ekonomi global turun 3,3 persen, termasuk ekonomi Amerika Serikat yang anjok sebesar 3.5 persen. Di 2020 juga, banyak negara yang mengalami resesi aka ketidaktumbuhan ekonomi, dan hanya China aja yang ekonominya berhasil tetap ‘tumbuh’.