Corona Updates 19 April 2021, Drama Vaksin Nusantara: Menjadi Kontroversi Antara BPOM dan DPR RI, Prosesi Pemakaman Pangeran Philip digelar di Kapel St. George, Istana Windsor, Inggris, Google Earth Rilis Fitur Timelapse untuk Menunjukkan Dampak Perubahan Iklim Selama Empat Dekade Terakhir

69

Hi there,


Welcome back again to Monday! It’s the new week and no matter how hard Monday sounds like, we know you’re gonna get through it! So, take a deep breath, don’t check your work group chat yet, and let’s catch up!
Scroll down…

Welcome back to your Covid-19 weekly update.

The pandemic is still around, in case you’re wondering. And we’ve just hit the grim milestone on 3 million deaths worldwide. Here’s other things you need to know…

 
Now let’s start, nationally….
  • Per kemarin total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 1.599.763 kasus, 43.328 meninggal (2,7% dari Terkonfirmasi), dan 1.450.192 (90,7% dari Terkonfirmasi) sembuh.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (398.125 kasus), Jawa Barat (266.118 kasus), Jawa Tengah (178.060 kasus), Jawa Timur (144.185 kasus), dan Kalimantan Timur (66.576 kasus).
  • Kemarin, Indonesia kembali menerima 6 juta bulk aka bahan baku vaksin covid-19 dari China, Sinovac yang harus diolah diolah kembali melalui fasilitas Biofarma. Menkes Budi Gunadi Sadikin bilang bahwa jumlah tersebut merupakan bagian dari pengiriman 140 juta bulk Sinovac yang bakal diterima Indonesia tahun ini.
  • Merespons larangan mudik dari pemerintah pusat, pemerintah Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta bakal melakukan pengawasan di sejumlah titik perbatasan menjelang momen Lebaran 2021. Adapun pengawasan dilakukan untuk memantau pergerakan pemudik yang bakal dateng dari luar daerah DIY, salah satunya dengan pengecekan surat keterangan bebas Covid-19.
  • Istri Gubernur Jawa Barat Kang Ridwan Kamil, Atalia Praratya baru aja dinyatakan positif Covid-19.Bu  Atalia menyampaikan info ini melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu kemarin yang bilang: “Hari pertama masih kaget baru dikabari. Bingung ketularan di mana karena memang saya ketemu banyak sekali orang dan masyarakat,” ucap Atalia dalam video yang diunggah akun @ataliapr.
  • Dinkes Kota Tangerang bilang bahwa pihaknya udah melakukan vaksinasi terhadap setidaknya 100 ribu jiwa, di mana 38 ribu di antaranya merupakan lansia. Kepala Dinkes Kota Tangerang Liza Puspadewi menyebut lansia tertua yang menjalani vaksinasi berusia 102 tahun.
  • Menparekraf Sandiaga Uno weekend kemarin bilang bahwa pembukaan perjalanan secara terbatas (travel bubble) di Bali, Bintan, dan Batam (3B) ditargetkan akan dibuka mulai Juni 2021. Namun begitu, Pak Sandi juga menegaskan bahwa penerapan kebijakannya teteup aja diambil dengan  melihat perkembangan pandemi Covid-19 di wilayah tersebut.

 Meanwhile, internationally…

  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 140.729.539 kasus dan 3.010.966 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (31.627.701 kasus), India (14.788.003 kasus), Brazil (13.900.091 kasus), Prancis (5.321.176 kasus), dan Rusia (4.640.537 kasus).
  • Seiring dengan makin tingginya angka penularan Covid-19 di Brasil, pemerintah setempat meminta kaum perempuan di negaranya untuk menunda kehamilan. Menurut Sekretaris Perawatan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Brasil Raphael Camara, kalo memungkinkan sih, mendingan perempuan menunda kehamilan dulu sebentar sampe kondisi lebih damai.
  • Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus bilang bahwa virus corona secara global udah meningkat drastis. Menurut catatannya, jumlah kasus mingguan Covid1-9 global naik hampir dua kali lipat selama dua bulan terakhir, dan mendekati angka tertinggi selama pandemi. Mr. Tedros bilang bahwa hal ini merupakan perkembangan yang sangat mengkhawatirkan.
  • Lonjakan infeksi virus corona di Malaysia pada lima minggu terakhir udah mencapai rekor tertinggi, dan terkait perkembangan ini, menteri Kesehatan Malaysia, Adham Baba bilang bahwa dirinya udah mengusulkan adanya larangan mudik lebaran. Menurut Adham, usulan ini muncul karena kasus harian masih meningkat dan belum stabil.
  • India mengalami lonjakan tajam infeksi Covid-19 setelah warga menggelar ritual mandi bersama Kumbh Mela di sungai yang diikuti oleh sekitar 50 ribu orang. Hasilnya, ada lebih dari seribu warga yang dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti ritual tersebut.
  • Minggu lalu, organisasi anti-kemiskinan Global Citizen mengumumkan rencananya untuk menggelar konser amal untuk mengumpulkan dana demi memvaksinasi tenaga kesehatan yang tinggal di negara miskin. Adapun konser ini rencananya bakal digelar pada 8 Mei mendatang, dengan menghadirkan aktris Selena Gomez hingga Jennifer Lopez.
  • WHO baru saja menyampaikan rekomendasinya agar negara-negara melarang perdagangan hewan hidup di pasar tradisional yang juga menjual bahan pangan. Menurut WHO, hal ini diperlukan untuk menghindari munculnya wabah baru dan melindungi para pedagang serta konsumen.

When you’re so curious about Vaccine Nusantara drama…

Here’s your update. From A to Z.
 
Tell me. 
Ok. First of all, everybody, meet: vaksin nusantara. Sebelumnya bernama Vaksin Joglosemar yang digagas oleh mantan Menteri Kesehatan  Terawan Agus Putranto di akhir tahun 2020 lalu. Nah, kayak yang kamu udah tahu, vaksin ini jadi kontroversi di antara otoritas terkait, khususnya antara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan DPR RI.
 
Iya itu emang kenapa si? 
In a nutshell, BPOM menyatakan bahwa dokumen Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) sampai hasil penelitian uji klinis fase I vaksin nusantara nggak sesuai sama kaidah penelitian, jadi vaksinnya nggak langsung dapet persetujuan dari BPOM. Menanggapi perkembangan ini, DPR kerap kali mengkritik kebijakan BPOM tersebut, dan kalo menurut mereka sih, BPOM justru menghalangi vaksin karya anak bangsa.
 
Background, please…
You got it. Jadi awalnya, rencana pengembangan vaksin nusantara ini udah di-ttd sejak 22 Oktober 2020 sama Kementerian Kesehatan pas Pak Terawan masih menjabat. Adapun ttd kerja samanya adalah antara Badan Litbang Kemenkes dan PT Rama Emerald Multi Sukses (Rama Pharma) untuk menguji klinik sel dendritik SARS-CoV-2 untuk kemudian menjadi vaksin. Kata Pak Terawan yang turut hadir dalam acara tersebut, kerja sama ini dilakukan sehubungan dengan penularan Covid-19 yang bertambah terus di Indonesia, dan gara-gara kita belum punya vaksin juga.
 
I see..go on.. 
Nah, udah kan tuh, perjanjian. Abis itu, dimulai deh proses uji klinisnya, di mana uji klinis fase pertama dilakukan pada 11 Januari 2021 dan berupa penyuntikan pertama. Setelah itu, proses dilanjut dengan monitoring dan evaluasi pada tanggal 3 Februari 2021. Adapun uji klinisnya merupakan kerja sama juga antara PT Rama Pharma dengan AIVITA Biomedical dari Amerika Serikat, Universitas Diponegoro (Undip), dan RSUP dr. Kariadi Semarang. Kalo lancar, maka selanjutnya bakal ada uji klinis tahap II yang diikuti oleh 180 orang relawan, dan 1.600 orang relawan untuk uji klinis tahap III.
 
Terus hasilnya gimana?
Kata Pak Terawan sih, hasilnya baik dan imunitas para relawan juga baik. Adapun uji klinis pertama adalah untuk mengontrol safety dari pasien, dan dari 30 pasien yang disuntik, imunogenitasnya baik. Hal senada juga disampaikan sama Tim Peneliti RSUP dr. Kariadi Semarang, Dr. dr. Muchlis Achsan yang  menjelaskan bahwa nggak ada efek samping berat yang didapat. Meanwhile, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru aja mengkonfirmasi bahwa pihaknya belum mendapatkan hasil uji praklinis Vaksin Nusantara. Padahal, hasil tersebut harusnya didapatkan terlebih dahulu sebelum uji klinis tahap pertama dan tahap kedua.
 
Terus sekarang udah di tahap berapa?
Masih di tahap I gengs, karena BPOM sejauh ini belum memberikan izin untuk uji klinis tahap II. Menurut Kepala BPOM Penny K. Lukito, proses uji klinis pertamanya nggak memenuhi syarat pengembangan vaksin, jadi yha izinnya belum bisa keluar.
 
Why?
Beberapa hal sih guys, yaitu: vaksin Nusantara nggak memenuhi standar Good Manufacture Practice (GMP) karena ditemukan alat ukur yang nggak terkalibrasi, terus juga data aspek keamanan dan imunogenitasnya nggak konsisten, terus juga katanya ini vaksin anak bangsa, tapi tim penelitinya banyak orang asing, and finally...komponen pembuatan vaksin sel dendritik kebanyakan didapat dari komponen impor yang harganya mahal.
 
Wait…What’s vaksin sel dendritik? 
Vaksin dendritik ini menggunakan metode yang dikembangkan dari teknik terapi kanker. Menurut Ketua Tim Laboratorium Professor Nidom Foundation (PNF), vaksin ini beda dengan vaksin-vaksin sebelumnya yang udah ada. Jika pada vaksin lain, kita disuntik virus covid yang udah lemah aka antigen, supaya kita bisa membentuk antibodi sendiri, maka pada vaksin dendritik, darah kita diambil dulu, terus darahnya dikenalin sama antigen (virus lemah) di laboratorium dan diinkubasi selama 3-7 hari. Ketika darah udah ‘kenalan’ sama antigen, baru deh sel yang terbentuk setelah mereka kenalan tadi, disuntik lagi ke dalam badan kita untuk memunculkan antibodi.
 
Ouch…terus gimana? 
Penelitian vaksin nusantara dihentikan sementara per Maret 2021 kemarin. Menurut jubir Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, penghentian sementara dilakukan sampai tim peneliti bisa melengkapi dokumen CPOB supaya BPOM memberi izin ke tahap uji klinis kedua.
 
Now, tell me more about DPR…
Nah di DPR, banyak anggota yang mendukung vaksin Nusantara. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPR RI asal Fraksi Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Pak Dasco bilang, BPOM seharusnya membolehkan vaksin nusantara lanjut ke tahap selanjutnya. Selain Pak Dasco, mayoritas anggota komisi IX DPR RI yang membawahi urusan kesehatan mendukung vaksin tersebut. Menurut Wakil Ketua Komisi asal Golkar Melki Laka Lena, BPOM justru bermain politik dan membohongi publik terkait kontroversi vaksin Nusantara.
 
So what now? 
Walaupun masih pada tahap penelitian, namun udah ada beberapa tokoh yang sudah menggunakan vaksin jenis ini, di antaranya adalah Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie dan mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gatot Nurmantyo. Selain itu, mantan menteri kesehatan Bu Siti Fadilah Supari juga ikut menjadi relawan vaksin tersebut. Meanwhile, 117 tokoh nasional menyatakan dukungannya untuk BPOM untuk tetap menjalankan tugasnya demi menjamin obat dan makanan yang dikonsumsi masyarakat betul-betul aman sesuai dengan kaidah dan prosedur ilmiah.

What got people’s attention during the weekend?

Prince Philip’s Funeral.
Yep guys. Pada Sabtu sore waktu setempat, prosesi pemakaman Pangeran Philip, Duke of Edinburgh, yang merupakan mendiang suaminya Ratu Elizabeth II digelar di Kapel St. George, Istana Windsor, Inggris. Adapun prosesi pemakamannya ini dilakukan secara tertutup untuk anggota kerajaan aja, namun disiarkan secara langsung.
 
Tell me more.
Ok. Adapun jumlah tamu yang hadir secara fisik dibatasi hanya 30 orang aja dan semuanya wajib mengikuti protokol kesehatan demi mencegah penularan virus corona. Adapun jenazah Paneran Philip dibawa dengan mobil jenazah Land Rover yang dimodifikasi khusus, dan prosesi pemakamannya diikuti hanya oleh para bangsawan keluarga kerajaan.
 
Siapa aja? 
First, anaknya Prince Philip yaitu Prince Charles, Princess Anne, Edward dan Andrew. Selanjutnya hadir juga cucu Prince Phillip yaitu Pangeran William, Pangeran Harry, dan keluarga kerajaan lainnya.  Adapun prosesi pemakaman ini hampir sama dengan prosesi pemakaman Putri Diana, di mana anggota kerajaan ikut berjalan di belakang mengiringi peti jenazah.  Meanwhile, Ratu Elizabeth II diantar langsung ke Kapel St. George dan duduk sendiri.
 
Sendiri banget? 
Iya, sesuai dengan protokol kesehatan, para hadirin hadirot duduknya harus berjarak dua meter per rumah tangga. Dengan begitu, Pangeran William duduk sama istrinya Catherine, dan Prince Harry duduk sendirian karena istrinya, Meghan Markle nggak dibolehin naik pesawat sama dokter kandungannya, secara lagi hamil.
 
Any drama? 
Nope. Cuma yang banyak menarik perhatian netijen adalah ketika prosesi jalan mengiringi jenazah, Prince William dan Prince Harry tidak berjalan beriringan, namun pas pulangnya sih barengan gengs. Selain itu, Harry, William dan Kate Middleton juga sempat tertangkap kamera lagi bebincang-bincang di sela acara pemakaman. Hal ini kemudian menuai respons positif dari publik karena ini adalah kali pertamanya Pangeran Harry muncul di depan publik bersama keluarga kerajaan setelah wawancara kontroversialnya sama Oprah Winfrey beberapa waktu lalu.
 
I see, anything else? 
Sebelum meninggal, Pangeran Philip sempat memilih beberapa hal dalam prosesi pemakamannya, yaitu mobil jenazah yang dimodifikasi, juga beberapa lagu yang dibawakan oleh pasukan militer. Meskipun prosesi pemakaman dilaksanakan secara tertutup, masyarakat tetap berkumpul di luar istana Windsor.  Meanwhile, Perdana Menteri Inggris menonton prosesi pemakaman dari rumah dinasnya.

For when you’re still thinking that global warming is a hoax…

Meet:  Google Earth Timelapse. 
Iya guys, kalo kamu masih nggak percaya bahwa perubahan iklim itu fenomena beneran dan bukan hoaks, maka udah waktunya kamu ngecek Google Earth Timelapse. Jadi, Google baru aja meluncurkan fitur baru yaitu Timelapse, untuk menunjukkan dampak perubahan iklim selama empat dekade terakhir.  Fitur ini memberikan bukti bagaimana bumi berubah akibat climate change dan perilaku manusia. Yang seru guys, fitur ini nggak cuma menunjukkan foto-foto aja, tapi bentuknya juga berupa 4 dimensi, meaning, pengguna bisa mengklik timelapse tersebut, utamanya pada bagian-bagian di mana terjadi pencairan es, gletser yang surut/berpindah, pertumbuhan urbanisasi yang banyak banget, dan kebakaran hutan yang berdampak terhadap perkebunan.
 
FYI, Timelapse ini merupakan kompilasi dari 24 juta foto satelit dari tahun 1984 sampai 2020, jadi emang proses pengumpulan datanya nggak gampang. Google sendiri butuh waktu sekitar dua juta procession hours di ribuan mesin yang ada di Google Cloud untuk bisa mengompilasikan data bersebut. Selain itu, Google juga bekerjasama dengan NASA dan Uni Eropa dalam mengembangkan teknologi timelapse tadi. Penasaran? Check it out, here.

“Seperti kalau kita di Washington DC itu antara Gedung Capitol dengan White House. Nah, jadi modelnya begitu,”

Gitu guys, kata Juru bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman pas ngejelasin soal model Istana Negara baru yang bakal segera dibangun di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur minggu lalu. Kata Fadjroel, tahun ini juga Pak Jokowi bakal melakukan peletakkan batu pertama di groundbreaking istana baru yang lagi disiapin.
 
When you’re a fan of House of Cards but DC is too far away…

Catch Me Up! Recommendations

If you want to learn something new, listen to these podcasts.

Announcement


Thanks to Miv & Billstrow for treating us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereAtau, kalo kamu mau beli merchendise resminya Catch Me Up! kamu juga bisa belanja-belanji di sini. Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)


Angel’s Stories

1. Aku beli wet food kucing di suatu e-commerce. Setelah beberapa hari, pesanan datang, tapi yang dikirim dry food. Aku komplain kan ke penjualnya. Awalnya dia saranin refund aja, tapi aku gak mau. Aku saranin aku kirim balik dry food dan dia kirim ulang wet food pesenanku. Tapi dia bilang COD aja gimana? Dia minta lokasi aku, aku kasih aja. Aku pikir, paling besok siang COD di suatu tempat. Lalu, pas aku sedang salat isya di rumah, ada yang telepon berkali-kali. Ternyata si seller-nya udah sampe deket rumah, nanyain posisi tepat rumah aku di mana. Wah, mana waktu itu hujan deras dari sore sampe malam, dan dia bela-belain naik motor hujan-hujanan menempuh kurang lebih 16 km demi wet food si dedek 😭😭 terus pas mau aku kasih tip, dia nolak huhu. Mohon doanya semoga rejeki si seller lancar terus yaa.
-Pengasuh Dedek, Bogor-
 
2. My mom-in-law is struggling with her sickness of COVID-19. Saturasi sudah sedikit ada perbaikan, namun kondisinya masih gelisah dan di bawah pengaruh obat bius (karena dua hari yang lalu habis dibius untuk dimasukin alat ke jantungnya, like inkubasi jantung or something like that). So, please.. di bulan yg penuh berkah ini, mohon doa dari semua CMU readers agar ikut doakan kesembuhan mama kami yah. Stay safe everyone. Kita gapernah tahu doa dari mana yang akan dikabulkan Tuhan. Thanks so much..
-Anonymous-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!