Pemerintah Kerajaan Arab Saudi Wajibkan Vaksin Covid-19 bagi Calon Jemaah Haji 2021

80

For when your parents have been looking forward to going on Hajj this year…

Here’s some updates.
 
Tell me.
OK. Jadi update terbaru nih guys, Rabu (3/3) kemarin, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mewajibkan calon Jemaah haji untuk divaksin covid-19 dulu sebelum berangkat ke sana.
 
Go on.
Nah dalam keterangan dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi itu, vaksinasi adalah syarat utama para calon Jemaah haji untuk dapet visa hajinya. Intinya kalo nggak divaksin, yha gaboleh naik haji.
 
Jadi udah bisa berangkat nih?
Belum tahu juga sih, karena Januari lalu, pemerintah Arab Saudi udah sempet melarang penerbangan dari Indonesia untuk masuk ke negaranya, due to covid. Terus, pas tahun lalu itu, pihak kerajaan Arab Saudi juga nggak menerima jemaah haji dari luar negeri dan cuma membolehkan seribu orang jemaah aja, yang semuanya berasal dari dalam negeri. Nah tahun ini, belum tahu nih, mereka mau menerima jemaah haji dari luar negeri atau enggak.
 
Yha terus gimana?
Well, tetep aja sih, pemerintah mengantisipasi, siapa tahu kan tahun ini kita dapet quota haji. Karenanya, Kementerian Agama (Kemenag) udah memvalidasi data sekitar 158 ribu calon jemaah haji untuk dapat prioritas divaksin pada tahap kedua vaksinasi (which is now).  Menurut Prof Oman Fathurahman, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, data tersebut udah dikasih ke Kementerian Kesehatan untuk jadi kelompok prioritas penerima vaksin. Tapi ya tbh belum ada kepastian guys.
 
Oooo ok, anything else? 
Sebelumnya, Menteri Agama Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas memberi tenggat waktu untuk Pemerintah Arab Saudi sampai Maret 2021 untuk ngasih kepastian tentang pelaksanaan ibadah haji 1442 Hijriah 2021 ini. Pak Yaqut juga bilang kalau Kemenag koordinasi sama pihak Pemerintah Arab Saudi hampir setiap minggu untuk tahu kepastian pelaksanaan ibadah haji. Jadii, tunggu updatenya lagi bulan depan yhaaa….