Kilang Pertamina Balongan, Indramayu Terbakar

89

For when you’ve been hearing about the fire…

In kilang Pertamina Balongan.

 
Yea, what about it?
Jadi guys kemaren banget, Kilang Pertamina Balongan, Indramayu terbakar pada dini hari, tepatnya jam 01:05 WIB.
 
Kok bisa? 
Menurut Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dodi Dwi Endrayadi, ledakan tersebut terjadi karena adanya kebocoran gas. Jadi awalnya, warga sekitar udah mencium bau gas menyengat sejak jam 23:00 WIB, terus pas jam 00:00 WIB, terdengar ledakan.
 
Whoaaa go on…
Yep, terus pada jam 00:45 WIB, ditemukan udah terjadi tiga ledakan (satu kuat, satu sedang, dan kuat lagi). Totalnya, ada empat unit tank product premium 42 T 301 A, B, C, dan D yang terkena dampak kebakaran.
 
Terus terus…
Menanggapi hal ini, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati bilang bahwa untuk mencegah penyebaran ke area lain, Pertamina langsung melakukan shut down kilang. Adapun saat ini, area api sudah berhasil dilokalisir dan nggak menyebar ke wilayah lain.
 
OK…any victims? 
Menurut BPBD, akibat kebakaran ini, tercatat ada 29 orang dengan luka ringan, enam orang luka berat, dan 932 orang yang harus mengungsi ke tiga titik pengungsian. Terus, ada satu warga yang meninggal akibat serangan jantung setelah kebakaran tersebut. Terkait insiden ini, Gubernur Jawa Barat, Kang Ridwan Kamil juga telah memberi arahan ke BPBD untuk memastikan bahwa warga yang berada di radius berbahaya harus diungsikan sesuai dengan protokol kesehatan demi mencegah penularan covid-19.
 
I see, did Pertamina say anything? 
Yep. Pihak Pertamina menyatakan bahwa meskipun terjadi kebakaran di salah satu kilangnya, namun stok BBM nasional masih aman. Menurut Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono, saat ini stok gasoline ada 10,5 juta barel, yang menurut mereka cukup untuk 27-28 hari.  Begitu juga dengan stok solar, masih ada 8,8 juta barel yang cukup untuk 20 hari ke depan. Dan untuk Avtur, masih ada 3,2 juta barel, cukup untuk 74 hari.
 
So, the fire’s off now?
Not yet. Jadi BPBD Kabupaten Indramayu memprediksi bahwa pemadaman api baru bisa selesai setelah tiga hari nanti. Hal ini karena ada satu tangki yang isinya penuh, dan dua tangki lainnya kosong, jadi emang nggak bisa sehari langsung padam. FYI, alat pemadam kebakaran yang dibutuhkan juga beda sama alat pemadam kebakaran yang biasa. Untuk kali ini, otoritas setempat membutuhkan tiga alat dan berbagai bahan kimia, jadi nggak cuma air.
 
Got it. Anything else?
Well, Kepala Damkar Indramayu, Joni Takarasel juga menyatakan bahwa api masih ada di area pertamina RU IV, Balongan, tapi menurutnya, api ini nggak akan menyebar luas. Untuk itu, beliau menghimbau masyarakat untuk tidak terlalu panik dan tetap waspada.  Meanwhile, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno bilang bahwa pihak DPR bakal memanggil PT Permina (Persero) untuk menerima penjelasan lebih rinci terkait kebakaran fasilitas Refinery Unit IV.