Jokowi Merasa Tertampar, Tegaskan Tidak Ingin Jadi Presiden 3 Periode, Badai Pasir Terbesar Dalam Satu Dekade Terakhir Melanda Beijing, China, Pemerintah India Melarang Penggunaan Bitcoin, Grammy Award Kembali Digelar di Houston, Amerika Serikat

153

Happy Tuesday!

 
We are a little too excited today to know that our slay qween aka Taylor Swift just won Album of the Year on Grammy Award yesterday. Her albums have accompanied us during the process of creating most of our newsletters and “The Man” has been our anthem all these times. It’s been nice being a Swifties.

Who’s being slapped on the face?

Presiden Jokowi.

 
Weyyy serius siapa yang nampar? 
Not literally slapped sih gengs. Jadi, ada wacana amandemen (perubahan) UUD 1945 yang katanya bakal menambah masa jabatan Presiden jadi tiga periode. Dalam menanggapi wacana ini, kemarin Pak  Jokowi bilang kalau doi merasa kalau ada yang mau ‘menampar’ wajahnya.
 
Why? 
Karena dari awal, Pak Jokowi udah meminta supaya amandemen UUD 1945 fokus ke masalah Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) aja.  Eh ternyata malah ada yang mau bahas tentang masalah pemilihan dan masa jabatan Presiden, which is so out of topic. Nah emang guys, akhir-akhir ini, bermunculan isu soal jabatan presiden. Ada yang bilang supaya presiden dipilih sama MPR lagi, ada yang bilang supaya jabatan presiden jadi tiga periode (which is 15 years) sampe ada juga yang menyampaikan usulan supaya masa jabatan presiden dalam satu periode itu durasinya ditambah jadi delapan tahun.
 
HAH apaan si. 
Yha gitu. Pak Jokowi juga bilang bahwa wacananya jadi ke mana-mana. Jadi yaudah gausah jadi diamandemen aja UUD 45-nya, dan kita bisa fokus ke tekanan-tekanan lain yang juga nggak mudah diselesaikan.
 
GBHN…UUD 45…dude I was asleep during my PPKn class.
Got it. Let us break it down for you. Nah jadi emang akhir-akhir ini, wacana soal jabatan presiden tiga periode ini muncul, seiring dengan munculnya wacana perubahan aka amandemen UUD 45. Jadi emang untuk mengubah masa jabatan presiden ini, diubahnya harus lewat UUD 45, karena emang diaturnya di sana. Secara UUD 45 ini merupakan salah satu dasar negara yang penting banget, maka kalau mau mengubah UUD 45, maka perlu dibahas dan disetujui dulu oleh MPR, dan prosesnya pun nggak mudah.
 
Go on...
Nah, seiring dengan munculnya berita bahwa UUD 45 bakal diubah, maka muncul deh, isu-isu yang juga bilang bahwa dalam perubahannya itu, di antaranya adalah mau bikin presiden bisa dipilih sampe tiga kali.
 
HAH kata siapaaa?

Kata Mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Pak Amien RaisIn his words: “Jadi sekarang ada semacam publik opini, yang mula-mula samar-samar tapi sekarang makin jelas ke arah mana rezim Jokowi. Jadi mereka akan mengambil langkah pertama meminta sidang istimewa MPR, yang mungkin satu, dua pasal yang katanya perlu diperbaiki yang mana saya juga tidak tahu, tapi kemudian nanti akan ditawarkan baru yang kemudian memberikan hak presidennya itu bisa dipilih tiga kali, nah kalau ini betul-betul keinginan mereka, maka saya kira kita sudah segera bisa mengatakan ya innailaihi wa innailaihi rojiun.”

 
Wait, tapi bener???

Let’s hear it from… Ketua MPR RI-nya langsung, Pak Bambang Soesatyo aka Bamsoet. Menurut doi, nggak ada kok pembahasan internal MPR RI untuk memanjangkan masa jabatan presiden-wakil presiden dari dua periode ke tiga periode. Selain itu, pembatasan maksimal dua periode dilakukan supaya Indonesia terhindar dari masa di mana jabatan kepresidenan berlangsung tanpa batas, kayak yang pernah terjadi pada masa lalu.

 
Well, still remember that one.
Us, too. Nah terkait wacana ini, udah banyak pihak yang menolak, di antaranya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bilang bahwa perubahan ini nggak urgent. Selain itu, jabatan presiden juga cukup dua periode aja, demi menjaga iklim demokrasi dan menjauhi perbuatan kekuasaan menyimpang seperti Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Selain PKS, Partai Demokrat juga menyatakan penolakannya dan bilang bahwa jabatan lebih dari dua periode berarti melanggar undang-undang dan…yha sama, nggak urgent.
 
Anyone supporting, tho?
Let’s see…uhm… here we have politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid yang secara pribadi bilang bahwa doi mendukung wacana penambahan masa jabatan presiden Indonesia hingga tiga periode. Menurutnya, yha belom tentu Pak Jokowi mau sih, tapi kalo mau yha bisa jadi PKB dukung.
 
Now let’s hear it from…Pak Jokowi.
Nggak minat tuh. Gitu kata beliau. Kemarin juga Pak Jokowi bilang bahwa doi nggak niat, nggak minat, dan nggak mau melanggar konstitusi yang mengatur supaya jabatan presiden hanya berlangsung selama dua periode. Pak Jokowi juga meminta supaya jangan deh, menyebabkan kegaduhan baru, karena kan kita lagi fokus menangani pandemi.

When you’ve been hearing a lot about storm lately…

Yep, badai salju, hujan badai, now everybody, meet: badai pasir aka sandstorm. 
 
What’s that?
Yha badai pasir guys, di mana udara jadi dipenuhi oleh debu dan pasir yang parah banget sampe mengurangi jarak pandang secara drastis. Nah, badai pasir ini baru aja terjadi kemarin di ibu kota China, Beijing, dan menurut Biro Cuaca dan Meteorologi China, badai debunya adalah badai terbesar dalam satu dekade terakhir.
 
Whooaa…seriously?
Yep. Badai ini kemudian menyebabkan lebih dari 400 penerbangan di-cancel dan ujung-ujung dari bangunan pencakar langit di sana jadi ga keliatan. Badai ini juga menyebabkan polusi udara yang berbahaya, dan diprediksi bakal berlanjut terus hingga beberapa hari ke depan.
 
Penyebab badai pasirnya apa sih?
Masih menurut BMKG-nya China, badai debu tersebut merupakan sebaran dari Gurun Gobi, Mongolia dan menyebar ke provinsi Gansu, Shanxi, dan Hebei di China. Disebutkan juga bahwa kemungkinannya, badai pasirnya bakal sampe ke 12 provinsi lainnya di Negeri Tirai Bambu itu. Selain faktor alam, faktor lain kayak pencemaran lingkungan juga menjadi perhatian. Menurut Policy Director Greenpeace China Li Shuo, kondisi badai pasir yang terjadi di Beijing menunjukkan tengah terjadinya krisis ekologi di sana. Hal ini juga disebabkan oleh polusi dari sektor industri yang tengah meningkat tahun ini.
 
Oh no….
Yep. Terkait perkembangan ini, pemerintah Beijing kemudian meminta semua sekolah untuk nggak melakukan aktivitas olah raga dan aktivitas apapun lainnya di luar ruangan. Terus, bagi warga yang punya penyakit pernafasan juga diminta untuk stay di dalam ruangan dan nggak keluar dulu.
 
Separah itu ya? 
Well, menurut pantauan kualitas udara dari Aqicn, polusi udara di langit Beijing udah dalam status polusi berbahaya. Jadi menurut data, tingkat partikel PM10 di Beijing mencapai 20 kali lipat dari batasan maksimum dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Bahkan, level tingkat udara di Beijing udah sampai level berbahaya, which is 567. 
 
Any victims so far?
Ada, di Mongolia. Menurut data dari otoritas setempat, so far udah ada at least 341 orang di Mongolia yang dilaporin hilang akibat badai pasir/debu tersebut. Selain itu, seluruh penerbangan di ibu kota UlaanBatar juga di-cancel, dan tingkat udara di sana juga mencapai level berbahaya.

What’s going to be banned in India?

Bitcoin.
 
Oh ya? 
Yep. Jadi guys baru-baru ini, Pemerintah India bakal ngusulin peraturan yang melarang penggunaan bitcoin or cryptocurrencies, dan ngasih denda buat warganya yang tetap masih invest di bitcoin.
 
Bitcoin tuh apa?
Itu lohhhh yang sering di-twit sama Elon Musk, wkwkkw. Jadi guysin a nutshell, bitcoin ini merupakan mata uang digital (cryptocurrencyyang pergerakannya nggak diatur ama Bank atau pemerintah. Jadi, transaksi yang terjadi adalah bener-bener terbuka dan transparan, dan transaksinya itu dilakukan langsung oleh pengguna itu sendiri dalam ekosistem blockchain. Nah, transaksi bitcoin ini juga semuanya dilakukan via internet. Terus untuk bisa bertransaksi, beda sama bank, kamu nggak perlu ngasih identitas asli kamu, jadi yang dibutuhkan cukup alamat dompet digital kamu dengan sandinya.
 
Whoaaa ini legit?
Some say it’s legit, some say it’s not. But everyone, meet: blockchain. Yaitu suatu mekanisme pencatatan dalam cryptocurrency, di mana setiap ada transaksi bitcoin, maka catatannya bakal tersedia secara publik. Jadi, blockchain itu kayak buku kas digital, dan hal inilah yang bikin Bitcoin dinilai banyak pihak, legit. 
 
I see…
Nah FYI guys, bitcoin ini udah ada sejak tahun 2009, dan dibikin sama seseorang super misterius, bernama “Satoshi Nakamoto”. Tapi sampai sekarang gak ada yang tahu siapa Satoshi Nakamoto ini. Fast forward to now, popularitas bitcoin kini makin meroket, karena beberapa alasan: Sifatnya yang mudah didapat, nilainya yang cepet banget naik tapi juga bisa turun, ga banyak regulasi, hingga nggak terikat sama bank sentral di negara mana pun. Jadi bayangin kalo kamu tinggal di negara yang lagi konflik hingga mengalami inflasi atau krisis ekonomi, yha beda sama invest di valas atau saham yang nilai duit kamu bisa turun, kalau di bitcoin atau cryptocurrency sih, nilai investasimu ga bakal kepengaruh sama kondisi-kondisi itu.
 
So…people have been using it?
Yep. Makin ke sini, emang makin banyak masyarakat yang invest di bitcoin. Bahkan, beberapa perusahaan besar udah mulai menerima pembayaran dari bitcoin, kayak Microsoft, Square, Paypal, etc. Kabarnya, Tesla juga bentar lagi bakal ikutan ngebolehin transaksi pakai bitcoin. Padahal, bitcoin punya risiko yang tinggi karena yha harganya naik turun mulu guys. Kayak roller coaster.
 
I got the idea. Now, let’s go back to India.
OK. Jadi emang sejak Januari lalu, Pemerintah India udah mengusulkan adanya larangan penggunaan private virtual currencies aka bitcoin. Kalo udah jadi undang-undang, maka siapa pun orang di India yang jual, beli, transfer, hingga memiliki aset kripto bakal dipidanakan. FYI guys, larangan ini jadi dinilai sebagai salah satu aturan terkait cryptocurrency paling ketat di seluruh dunia, dan India bakal jadi negara pertama yang meng-ilegalkan bitcoin.
 
Yha tapi alasan pelarangannya tuh apa ya?
Pihak Bank Sentral di India sih bilang karena jenis investasi ini beresiko tinggi, kayak skema ponzi, dan disebutkan juga bahwa pemerintah India lagi membikin mata uang digitalnya sendiri. Adapun jenis hukuman buat mereka yang masih pake cryptocurrency, rencananya adalah dipenjara sekitar 10 tahun.
 
Whoaaa ok anything else? 
Sejauh ini, memang transaksi bitcoin di India terus meningkat. Sudah ada 8 juta investor aset kripto di India yang memiliki aset senilai 100 miliar rupee atau senilai USD1.4 miliar. Nah, walaupun bakal dilarang, namun Menteri Keuangan India, Nirmala Sitharaman bilang bahwa doi masih open minded banget dalam tata cara mengelola aset digital ini. Dirinya tetep berencana untuk melarang aset kripto swasta namun bakal mempromosikan teknologi blockchain untuk yang dapat merevolusi sistem transaksi internasional.

For when you’re looking forward to hearing about Grammy Awards…

Here’s some highlights.
So guys, in case you missed the show,
 jadi Grammy Awards yang merupakan ajang penghargaan bergengsi buat insan permusikan kembali digelar pada hari Minggu (14/3) lalu di Houston, Amerika Serikat, dan dibawakan oleh Trevor Noah.
 
Nah, pada acara bertabur bintang itu, Beyonce berhasil memecahkan rekor sebagai perempuan dan penyanyi dengan jumlah Grammy Awards terbanyak ever, which is 28 Grammys! Selain itu, Queen Bey juga meraih penghargaan sebagai the best R&B performance untuk lagunya “Black Parade”.  Nggak cuma Queen Bey, tapi anak perempuannya Blue Ivy juga memenangkan kategori best music video award untuk lagunya “Brown Skin Girl”, dan bikin doi dinobatkan sebagai pemenang Grammy termuda sepanjang sejarah *clap clap!!*
 
Selanjutnya, great news for us Swifties karena Taylor Swift juga meraih Grammy Award dalam kategori ‘Album of the Year’ untuk album terbarunya “Folklore”. Dengan pencapaian ini TS jadi perempuan pertama yang memenangkan kategori ini sebanyak tiga kali. Terus, lagu Billie Eilish yang “Everything I Wanted” juga dapet award dengan kategori record of the year, dan dalam speech-nya, dia bilang kalau mestinya Megan Thee Stallion yang harusnya dapet award-nya. Nah, Megan Thee Stallion sendiri juga meraih penghargaan dengan kategori best new artist.
 
FYI, ada 83 kategori Grammy Awards, so you can check it here for the full list.

“Awalnya saya enggak kenal itu Pak Anies. Saya kira orang biasa-biasa aja. Saya panggilnya om, enggak panggil pak,”

Gitu guys kata Cimay aka Cahyadi, seorang pekerja di Warkop Parahyangan yang terletak di Cipete, Jakarta Selatan. Jadi ceritanya, Cimay lagi kerja pas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mampir ke warkopnya Hari Minggu lalu. Cimay bilang, doi nggak ngeh bahwa orang yang mesen mie instan dan teh hangat di warkopnya itu adalah Gubernur, karena pakaiannya nggak kayak orang punya.


When you’re a pejabat but mie instan is lyfe…

Catch Me Up! Recommendations

Craving for a better and comfortable sleep? Aren’t we all? So here’s some tips…

A thank you note…


Thanks to seseorang for buying us coffee yesterday!
(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

 
1. Semalem aku overthinking banget sama keputusan yang udah aku ambil beberapa bulan lalu, makin kesini ada beberapa tuntutan yang harus aku terima apalagi tuntutan organisasi. Padahal sebulan lagi mau UTBK. Aku jarang banget mengeluh sama orang lain atau sahabat-sahabatku takutnya nanti malah nambahin beban mereka. Tapi setelah aku cerita sama sahabatku, dia bilang, “Aku ada kalau kamu mau berkeluh kesah, apa gunanya aku kalau tidak mendengarkan nanti aku punah kaya dinosaurus.” Setelah itu aku lega dan tersenyum senang! Terima kasih, Tiara sudah mau jadi tempat curhatku.❤
-Deen-
 
2. Hari ini aku sementara ngerjakan tugas terus keinget buat nge-cek sisa kuota. Pas lihat aku langsung kaget dong, I was like, “Ga salah lihat ga sih?” Trus aku perhatiin ternyata iya bener kuotaku bertambah. Aku cek pesan emang ada notifnya. Thank you so much buat Kemendikbud yaa. Aku kira ga bakal dapat kuota lagi, ternyata masih dapat.❤❤
-Belajarbersyukur-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!