Friday Pause: My heart is so jet lagged ✈️

106


Good morning!

 
Welcome back to Friday aka our most favorite day of the week. We hope you’ve been productive this week, so you can lie longer in bed today while enjoying our memes, tips, and some other fun stuff. If you still want to Catch Up! with news, here, we have it right here. Enjoy!

For the love of Meme: Before Friday, me=chai


For when you’re feeling pandemic burnout…

Yep guys, there’s such a thing as pandemic burnout.
Karena kayak yang kamu tahu, pandemi Covid-19 yang udah berlangsung lamaaaa banget ini somehow mengubah semua kebiasaan kita. Things yang biasanya kita take for granted kayak berangkat ke kantor, naik kendaraan umum, jalan-jalan, nongkrong, nonton bioskop, semuanya being put on hold, dan ga pasti juga sampe kapan.
 
Suddenly, kita semua jadi bekerja dari rumah dan perubahan yang tiba-tiba ini tentunya bikin kita bingung, capek, dan eventually, kamu merasa burnout aka kelelahan banget, karena pandemi. Hal ini tentunya wajar, karena kamu bisa jadi belum siap menghadapi perubahan yang tiba-tiba dan berbagai ketidakpastian yang muncul karena Si Rona.
 
Fast forward to now, kan sekarang udah lebih dari satu tahun nih, kita hidup dalam pandemi. Terus kalo kamu merasa udah di level capek banget, bosen banget dan tiap hari bertanya-tanya, “Corona ni kapan sih selesainyaaaaa??” bisa jadi, kamu ada dalam kondisi burnout. Terus, gimana cara menghadapi burnout karena pandemi? Let’s check it out!
  • Catat penyebab burnout: Kalo kamu merasa udah sering banget merasa stress karena pandemi, coba deh, cari tahu root causes aka penyebab dasarnya tuh apa. Apa karena ga ketemu temen-temen? Ga bisa nongkrong bareng? Jadi tiba-tiba harus pulang ke rumah dan hidup bareng sanak keluarga? Kalo iya, coba kamu tuliskan di kertas dan coba pikirin solusinya apa. Misalnya, salah satu penyebabnya adalah karena kamu yang biasanya ngekos jadi tiba-tiba harus tinggal lagi di rumah bareng keluarga, mungkin solusinya kamu bisa ngobrol sama mereka untuk ngasih kamu night alone. Contoh lainnya, kalo ternyata kamu kesepian dan pengen kenalan sama orang baru, mungkin kamu bisa join online class. Atau kalau kamu burnout karena capek di rumah mulu, then go for a run. Tapi yhaa teteup patuhi protokol ya!
  • Add pleasure to your life:  Karena di rumah aja, pastinya kamu bakal merasa bosen dan bete banget. Nah untuk menghadapi hal ini, kamu bisa mencoba mencari tahu tentang tingkat ‘kesenangan’ kamu dan kasih nilai dari 1 – 10.  Setelah itu, kamu bisa melakukan hal-hal yang bisa bikin nilaimu lebih ‘tinggi’. Misalnya, kalo mandi biasa bikin level kesenanganmu ada di angka 5, maka coba deh, mandi sambil berendam, pake air anget, sambil dengerin musik, kalo levelnya naik ke angka 6 atau 7, then go for it!
  • Ganti rutinitas: Setelah setahun lebih ada dalam kondisi pandemi, tentunya rutinitas yang itu-itu aja di rumah bikin kamu bosen dan akhirnya burnout. Kalau kayak gitu, jika memungkinkan, kamu bisa ganti satu atau dua hal dari rutinitasmu ke hal lain yang lebih menyenangkan. Misalnya, kalau kamu makan di rumah terus, kamu bisa coba makan di luar seminggu sekali sambil tetap super cautious. 
  • Make plans for the future:  Yes, get excited and plan it!  Sekarang, banyak negara yang membuka kembali perbatasannya dan program vaksinasi juga udah berlangsung di mana-mana. Jadi, kemungkinan besar kita bisa ‘keluar’ lagi sooner than later. Nah, untuk bikin kamu lupa sebentar dari pandemi, coba deh cek-cek biro perjalanan atau tempat-tempat yang pengen kamu kunjungi setelah pandeminya selesai. Terus kamu bikin plan-nya, dan nanti pas pandeminya beneran selesai, tinggal eksekusi deh!
  • Rest more:  Menurut penelitian, ada tujuh tipe istirahat, yaitu: 1) physical rest (tidur, stretching), 2) mental rest (istirahat dari kerjaan), 3) sensory rest (matiin lampu/hp), 4) creative rest (menikmati pemandangan alam, dengerin musik yang bisa menginspirasi), 5) emotional rest (berani bilang ‘nggak’ dan jujur sama diri sendiri tentang perasaanmu), 6) social rest (mengurangi interaksi dengan orang lain yang bikin capek), 7) spiritual rest (ibadah atau meditasi). Nah, untuk menghadapi burnout, ternyata tidur aja nggak cukup gengs. Kamu butuh cara baru untuk istirahat, dan coba deh diliat lagi list di atas. Rest yang mana yang udah lama nggak kamu lakukan?
  • Connect with your inner child:  Coba inget-inget lagi, pas kamu kecil, kamu sukanya ngapain?  Misalnya, kamu suka banget menggambar, langsung aja ambil pensilmu dan start drawing! Atau kamu suka ngerecokin yang lagi masak di dapur? Now is the time untuk kamu bener-bener mengeksplor dapur dan skill memasakmu. Tentunya, hal-hal kecil kayak gini bisa bikin kamu senang dan lupa sama ‘burnout’-mu.
  • Konsultasi ke therapist:  Kalau kamu masih merasakan burnout after trying all the steps above, coba konsultasi ke therapist ya. Feeling burnout adalah hal yang normal belakangan ini, so, don’t be afraid to reach for help.


Now, here comes your weekly quarantips…

Yep yep yep, from TV shows, to podcast, to even gardening! We got everything just….right here.
 
But before…
Tell us everything you like! Rekomendasikan hal-hal yang seru menurut kamu (bisa buku, podcast, video YouTube, apapun itu, dengan cara mengisi form ini)Nanti, rekomendasimu bakal kita share di weekly quarantips aka below and let other people know how cool you are! Remember, sharing is caring! 

  • Podcastnya dive studios!! Topiknya menarik banget dan kalo mau belajar English bisa banget nonton full podcast-nya di youtube karena ada English subsnya! (Podcastnya juga ada di Spotify & Apple podcast). (Anonymous)
  • Buat yang baru mau mulai olahraga di rumah, cek channel YouTube Allblanc TV dan coba home walking workout-nya deh. Durasinya beragam dan gerakannya simpel tapi sukses banget bikin gobyos. Nilai plusnya: berasa olahraga ditemenin oppa-oppa, mana disemangatin terus throughout the session. Double happy :)) (@msramadhania)
  • Buat kamu yang mau belajar bercocok tanam terutama untuk sayur-sayuran, boleh dikepoin akun IG @kebunkumara, mereka suka ngadain online workshop gitu terkait basic gardening. Atau kalau mau yang offline, bisa ikut kelas berkebun di kebun raya bogor, semua infonya bisa didapetin di IG @kebunraya_id juga. Seru banget kelas-kelas merekaaa. Selamat mencoba berkebun! (@icha.dn)
  • Dear Catch Me Up Friday Pause, It’s officially been a year since the start of the pandemic. I am not sure if it’s already recommended before. But, I just want to recommend people to watch “Ted Lasso” on AppleTV. I guess his sincerity, curiosity, and pure optimism are the warmth we need in the middle of these heavy days. The story is not purely about football. A lot of interesting and deep characters inside it. There are a lot of positive reviews out there too. And the good news is that it will be renewed for Season 2 this year. So, give it a try on your weekend and I hope you guys feel the warmth too. I have a short review on my Instagram if you guys are interested to know more (it’s a bit spoiler though). Thank you and stay healthy! (@alfdjones)
  • Kamu tipe belajar yang butuh temen aka ada orang di sekitarmu? Atau emang lagi nyari “study buddy”? Cocok banget buat join server Discord Study nih. Di situ kamu bisa live chat, screen sharing, atau belajar bareng pakai teknik pomodoro. Kuliah online jadi gabisa ke perpus yaa gantinya kesini deh hehe.. (@akhdan_fadh)
  • Mau rekomendasiin banget buku The Psychology of Money. It’s not about forcing everyone to always save their money. Buku itu akan open your eyes bahwa setiap orang itu punya consideration yang berbeda-beda dalam mengejar goal-nya dan berasal dari background yang bermacam-macam, sehingga cara saving dan spending orang itu ga sama. Don’t take a cue from someone who has different game. After reading the book, you will realize how important it is to know your priority, the impact of risk and luck factors, and stop judging someone’s financial status. IG (@fontianika)
  • Hai! Aku mau rekomendasiin series dari Thailand judulnya The Gifted! Ini sekuel pertama dan ada lanjutan judulnya The Gifted: Graduation. Garis besar ceritanya sih ini sekumpulan anak sekolah yang mau membenahi sistem pendidikan di sekolah mereka gitu. Bisa ditonton di offical YouTube channel-nya GMMTV dan udah ada Eng-sub dan Indo-subnya juga! Happy watching! (@caeciliamaura)
  • Kalo kamu butuh hiburan, tapi mager ke mana-mana, nonton series aja: Love Beyond Frontier, I’m Tee Me TooWake-up The Series30 The Series, dll. (@almetchula)

Quote of the day:

 

“If you can dream it, you can do it,”
 
-Walt Disney-

Thank you note

Terima kasih buat seseorang dan rekan pembaca yang udah nraktir kami kopi kemarin!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

1. kemaren, aku dateng ke ATM karena mau bayar loket tapi karena ATM-nya ngga support jadinya harus pindah bayar lewat merchant. Posisinya ada orang yang sebelum aku juga ga bisa make si atm ini dan ada juga yang antre abis aku. Karena udah dua orang yang bilang ngga bisa (aku dan orang sebelum aku), mas ini juga mau pindah ke minimarket yang ada ATM-nya aja, tapi coba dulu deh, kata dia. Nah pas aku udah ada di minimarket yang jaraknya lumayan jauh dari tempat mesin ATM awal tadi, si mas dateng buat balikin uang aku yg ternyata jatuh di sana. Waaw terima kasih banyak mas, nominalnya emang ga seberapa, tapi kejujuran mas dan kerelaan buat dateng yang I really appreciate. Terima kasih semoga kebaikan selalu membersamaimuuu.

-Xo-
 
2. Jadi, di suatu hari… aku abis ngasih sejumlah uang ke seseorang. Terus aku tuh semacam nyeletuk aja sih kayak, “Wah aku gak punya uang cash yah.” Terus, siang harinya aku malah dapat uang cash dong, dan itu tiga kali lipat dari yang aku kasih ke seseorang di pagi hari. Gila gak sih? Terus juga kemarin, aku beliin sarapan ke abangku. Malemnya, pas aku mau beli makan malah aku dikasih nasi goreng sama tetehku. Ternyata emang beneran loh guys, kalau kita ngasih ke orang tuh kita ga akan kekurangan. ❤
-Sara, Bogor-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it hereCome, share us your versions of angels!)