Dugaan Kasus Suap di Kemenkeu, Covax Akan Distribusikan 237 Juta Dosis Vaksin ke 142 Negara Sampai Akhir Mei 2021, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi Wajibkan Vaksin Covid-19 bagi Calon Jemaah Haji 2021, Jakarta Masuk Posisi ke-17 Kota Tersehat Dunia.

159

Good morning!

 
Hi there. Wake up and we hope you had a great sleep last night since a good snooze time is the key to everything. Today, we’ve got a lot to talk about; from bribery to naik haji to some…vaccine updates. Let’s dig in.

What’s getting everyone’s attention?

Dugaan kasus suap di Kementerian Keuangan.
 
HAAAA?
Iya guys, jadi kemarin Menteri Keuangan, Sri Mulyani baru aja mengklarifikasi soal dugaan suap yang terjadi di Direktorat Jenderal Pajak di lembaganya tersebut.
 
Gimana????
Gini. Menurut Bu Ani, kasus suapnya itu terungkap setelah ada laporan dari masyarakat ke Unit Kepatuhan Kemenkeu di awal 2020 tahun lalu. Sejak itu, laporannya terus di follow up oleh tim internal dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat ini, dugaan suapnya masih di tahap penyidikan oleh KPK, dengan teteup mengedepankan asas praduga tak bersalah.
 
Tell me more!
Got it. Terkait bawahannya yang diduga menerima suap itu, Bu Ani bilang bahwa orangnya udah mengundurkan diri, jadi udah dibebastugaskan dari jabatannya. Terus, Bu Ani juga bilang kalau nggak bakal ada toleransi bagi jajarannya yang menerima suap atau korupsi karena hal itu melanggar kode etik kepegawaian di Kemenkeu.
 
I see…
Selain itu, Bu Ani juga bilang bahwa suap atau korupsi merupakan sebuah pengkhianatan. Apalagi, kasus ini dilakukan oleh pegawai DJP yang harusnya bekerja keras untuk mengumpulkan penerimaan negara dari pajak. Yha secara pajak adalah tulang punggung dari penerimaan negara.
 
Amen. Does KPK have a say, though?
Of  course. Menurut Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, kasus suapnya emang masih disidik, jadi pihaknya belum bisa menjelaskan secara lebih detail. Beliau bilang juga bahwa nanti, kalo buktinya udah cukup kuat, maka orangnya akan langsung jadi tersangka dan ditahan. FYI, Pak Alex juga bilang bahwa dugaan korupsinya ini bisa sampai puluhan miliar rupiah.
 
Whaaaaaat?
Iya, sebanyak itu. Jadi menurut Pak Alex, modusnya itu adalah perusahaan nyari cara supaya bayar Wajib Pajaknya (WP) rendah. Salah satu caranya ya melalui suap ke si pemeriksa pajak supaya jumlah WP-nya diturunin. Soal perusahaannya ini, KPK juga udah koordinasi sama Inspektorat Jenderal Kemenkeu untuk memeriksa perusahaan yang diduga melakukan suap.
 
Shizzzzzzz…..
Ya makanya, Bu Ani juga udah ngingetin lagi nih, buat pegawai DJP dan direktorat lain untuk nggak ‘tergoda’ sama suap, dan minta supaya pengawasan internal ditingkatkan.  Terus ya, Kemenkeu juga udah koordinasi sama KPK untuk menyelesaikan kasus ini, supaya nggak ada kasus-kasus suap lainnya.  Menurutnya, penerimaan pajak sangat penting demi mendukung masyarakat menghadapi covid-19 dan mendukung dunia usaha untuk pulih lagi.
 
Ok, anything else? 
Yep.  FYI, pelaporan SPT WP orang pribadi berakhir di bulan ini, dan SPT WP badan/perusahaan itu sampai akhir April 2021.  Jadi, sekarang ini adalah bulan yang sibuk banget bagi DJP.  So, make sure kamu udah bayar pajak ya gengs, more info here Bu Ani juga bilang, kalau ada yang melakukan pelanggaran, baik itu pegawai DJP atau pegawai Kemenkeu lain, tolong dilaporin aja melalui pengaduan.
 
Repeat after us: Lapor SPT is part of adulting…

Who’s giving out free vaccines?

COVAX.

 
Who? 
Program vaksinasi Covid-19 global, namanya Covax yang diinisiasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) gengs. Jadi, Covax rencananya bakal mendistribusikan 237 juta dosis vaksin ke 142 negara sampai akhir Mei 2021 nanti, for freeeee. 
 
Whooaa..really? Why though? 
Yes.  Karena program Covax ini memang dibuat untuk memastikan penyaluran pasokan vaksin covid-19 di seluruh negara itu ‘fair’, especially untuk negara berkembang dan negara miskin. Rencananya, WHO bakal bekerja sama dengan institusi-institusi lain untuk mendistribusikan vaksin gratis untuk setidaknya 27 persen populasi di 92 negara termiskin.  Program ini baru aja diluncurin minggu lalu, dan negara-negara pertama yang menerima vaksinnya adalah Ghana dan Pantai Gading.
 
Niceee…
Yep, nah gelombang pertama penyaluran vaksinnya itu bakal dilakukan pada akhir Mei 2021. Rencananya, ada 142 negara yang bakal dapet vaksin gratisnya, dan kabarnya Pakistan, Nigeria, dan Indonesia adalah negara-negara yang bakal dapat dosis vaksin terbanyak gengs.
 
Oh yea? How many? 

Masing-masing negara bakal dapet at least 10 juta dosis! Here’s the breakdown: 

  • Pakistan:  14.640.000 dosis
  • Nigeria:  13.656.000 dosis
  • Indonesia:  11.704.800 dosis
  • Bangladesh:  10.908.000 dosis
  • Brasil 9.122.400 dosis
  • Ethiopia:  7.620.000 dosis
  • Republik Demokratik Kongo:  5.928.000 dosis
  • Meksiko:  5.532.000 dosis
  • Mesir:  4.389.600 dosis
  • Vietnam:  4.176.000 dosis
  • Iran, Myanmar, Kenya, dan Uganda masing-masing bakal dapet lebih dari 3 juta dosis.

Banyak ughaa… 

 
Iya, kabarnya, India bakal dapet vaksin terbanyak gengs secara populasinya juga banyak, tapi belum ketahuan berapa jumlah pastinya. Meanwhile, negara yang dapet jatah paling dikit adalah Negara Kepulauan Pasifik Tuvalu (4.800 dosis), Nauru, dan Monaco (7.200 dosis masing-masing).
 
Terus, vaksinnya yang mana? 
Di gelombang pertama ini, ada 237 juta dosis vaksin AstraZeneca/Oxford dan 1,2 juta dosis vaksin Pfizer/BioNTech. FYI, target Covax adalah mendistribusikan 1,3 miliar dosis vaksin sampai akhir tahun 2021 ini gengs.

For when your parents have been looking forward to going on Hajj this year…

Here’s some updates.
 
Tell me.
OK. Jadi update terbaru nih guys, Rabu (3/3) kemarin, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mewajibkan calon Jemaah haji untuk divaksin covid-19 dulu sebelum berangkat ke sana.
 
Go on.
Nah dalam keterangan dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi itu, vaksinasi adalah syarat utama para calon Jemaah haji untuk dapet visa hajinya. Intinya kalo nggak divaksin, yha gaboleh naik haji.
 
Jadi udah bisa berangkat nih?
Belum tahu juga sih, karena Januari lalu, pemerintah Arab Saudi udah sempet melarang penerbangan dari Indonesia untuk masuk ke negaranya, due to covid. Terus, pas tahun lalu itu, pihak kerajaan Arab Saudi juga nggak menerima jemaah haji dari luar negeri dan cuma membolehkan seribu orang jemaah aja, yang semuanya berasal dari dalam negeri. Nah tahun ini, belum tahu nih, mereka mau menerima jemaah haji dari luar negeri atau enggak.
 
Yha terus gimana?
Well, tetep aja sih, pemerintah mengantisipasi, siapa tahu kan tahun ini kita dapet quota haji. Karenanya, Kementerian Agama (Kemenag) udah memvalidasi data sekitar 158 ribu calon jemaah haji untuk dapat prioritas divaksin pada tahap kedua vaksinasi (which is now).  Menurut Prof Oman Fathurahman, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, data tersebut udah dikasih ke Kementerian Kesehatan untuk jadi kelompok prioritas penerima vaksin. Tapi ya tbh belum ada kepastian guys.
 
Oooo ok, anything else? 
Sebelumnya, Menteri Agama Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas memberi tenggat waktu untuk Pemerintah Arab Saudi sampai Maret 2021 untuk ngasih kepastian tentang pelaksanaan ibadah haji 1442 Hijriah 2021 ini. Pak Yaqut juga bilang kalau Kemenag koordinasi sama pihak Pemerintah Arab Saudi hampir setiap minggu untuk tahu kepastian pelaksanaan ibadah haji. Jadii, tunggu updatenya lagi bulan depan yhaaa….

For when you realllly want to live healthier this year…

You probably can consider living in Jakarta.

Yep, seriously. Jadi gengs, lembaga YouGov yang basisnya di Inggris baru aja merilis riset tentang kota-kota tersehat di dunia, dan tahu gak? Jakarta masuk posisi ke-17 doooong. Whoaaaa!

Jadi dalam melakukan risetnya ini, Tim YouGov di Lenstore menganalisa 44 kota di seluruh dunia untuk mencari tahu kota mana yang paling gampang untuk menerapkan pola hidup sehat.  Terus, ada 10 metrik kehidupan sehat yang diukur, which includes tingkat obesitas sampai ke tingkat polusi. Nah, 10 metrik ini yang menentukan skor dari setiap 44 kota tadi.

Nah, hasil risetnya Yougov ini menunjukkan bahwa Amsterdam adalah kota tersehat di dunia karena penduduk di sana lebih sering pakai sepeda, jalan kaki, dan pakai transportasi umum dengan tingkat obesitasnya di angka 20,4 persen. Meanwhile, tingkat obesitas di Jakarta juga rendah, yaitu 6,9 persen. Terus, Jakarta juga punya 114 aktivitas luar ruang, dan 833 tempat yang dapat dikunjungi.  Moreover, biaya untuk jadi anggota gym juga nggak gitu mahal dibanding kota-kota lain like Madrid atau Seoul.  Tapi ya nilai yang paling buruk di Indonesia ya polusinya gengs, which is 84,39, jauh lebih tinggi dibanding Madrid (52,68) dan Seoul (57,82). Dengan berbagai indikator ini, maka Indonesia “nangkring” di posisi 17, deh.
 
Not bad…

“Hari ini saya telah melaporkan SPT Tahunan secara online melalui e-filing. Sudah lima tahun ini saya lapor pajak tanpa perlu datang ke kantor pajak. Sangat mudah,” 

Gitu kata Pak Jokowi kemarin, saat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan melalui aplikasi online e-Daring. Kata Pak Jokowi, pajak yang kita bayarkan ini sangat dibutuhin untuk mendukung program pemulihan ekonomi, meningkatkan daya beli masyarakat, dan pemulihan kesehatan seperti vaksinasi serta perlindungan sosial di masa pandemi ini.
A gentle reminder again to file in your SPT…

Catch Me Up! Recommendations

This Friday, our CEO will talk about The Impact of News Curating to Youth Digital Literacy, together with Center for Digital Society. If you’re interested to join, you can register here.

A thank you note…

Thanks to Rvlo &  Muh Dasrul Jabir, for buying us coffee yesterday!
(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

 
1. Jadi waktu itu hari Jumat, dan aku lagi nunggu tanggal kepastian buat seminar proposal karena udah digantung semingguan lebih sama dosen pembimbing. Terus, order food online kan, nah aku mikir ini hari Jumat sekalian sedekah Jumat aja kali ya. Jadi, aku beli makanannya aku lebihin untuk driver-nya. Terus, aku chat driver-nya dan aku minta doa, “Bu doain ya semoga saya cepet ujian skripsi,” udah gitu doang. Ga expect apa-apa. Eh, langsung dijawab malem itu juga! Dosenku pas jam 11 malem tiba-tiba nge-chat ngasih tanggal seminar proposal. Ya ampun senengnya bukan main dan kaya ga nyangka aja dijawabnya hari itu juga:”)
-Anonymous-
 
2. Sebenarnya ini bukan cerita hari ini sih. Ini cerita semester lalu ketika aku menjalani perkuliahan satu semester penuh dengan pandemi. Semester lalu aku ambil 24 sks dengan nekatnya supaya ntar pas ngerjain TA jadi sedikit berkurang bebannya. Tapi ternyata 24 sks tidak semudah yang aku bayangkan. Aku ketemu dosen yang tugasnya suka banget overdosis dan tiap minggu!! Rutin! Tapi yang lebih bikin stres tuh karena aku nggak bisa kemana-mana. Rasanya tuh kaya 24 jam non stop depan laptop karena hidupku cuma 70% kamar sisanya ruangan lain dalam rumah. Aku sempet kepikiran buat drop mata kuliah yang bikin stres tapi sometimes ngerasa, “Ah jangan deh, sayang banget tau!” Hari-hari berlalu, hingga akhirnya tiba juga di akhir semester. Dalam melalui hari selama perkuliahan itu, kalau lagi bosan dan jenuh biasanya aku bakal nonton film atau main sama saudara, telpon temen, atau game. Yes! I need them karena aku ngerasa duniaku nguras otak terus! Belajaaar teruuuus, main game sesekali gapapa kok, asal inget waktu sih… terus pas udah selesai ujian akhir aku sadar, “Ternyata cukup dilalui dan lakuin yang terbaik sebisaku, jangan nyerah, semuanya pasti selesai kok.” Buat kamu yang lagi menjalani sesuatu yang berat, Semangat ya!!! Sabarrrrrr, nanti selesai kok. Jangan menyerah daripada menyesal kan?
-Namaku “San”-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here(can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!