Corona Updates 01 Maret 2021

27

Let’s start the day with…your Covid-19 updates

Yep, it’s still here, guys. So whether or not you already got your vaccine shot, you still always have to keep your mask up, practice social distancing, and wash your hands. Now let’s go…

Nationally…

  • Per kemarin total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 1.329.074 kasus, 35.981 meninggal (2,7% dari Terkonfirmasi), dan 1.136.054 (85.5% dari Terkonfirmasi) sembuh.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (337.638 kasus), Jawa Barat (210.441 kasus), Jawa Tengah (152.702 kasus), Jawa Timur (129.135 kasus), dan Sulawesi Selatan (56.114 kasus).
  • Kemarin, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa dari targetnya pemerintah sih, vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diberikan pada lansia dan pemberi layanan publik bakal tuntas pada Juni 2021. Kata Pak Menkes, dari data 38 juta orang sasaran vaksinasi, maka dibutuhkan sekitar 76 juta dosis vaksin untuk dua kali penyuntikan.
  • Sejauh ini, pemerintah udah memvaksin sebanyak 1.616.165 orang. Adapun jumlah 1,6 juta orang ini terdiri dari gabungan antara tenaga kesehatan yang udah divaksin sejak Januari, ditambah petugas pelayan publik yang mulai divaksinasi pada pertengahan Februari.
  • Per minggu lalu, pemerintah juga udah resmi membolehkan vaksinasi mandiri aka gotong royong. Jadi vaksinnya ini dikelola secara swasta dan biaya pelaksanaannya ditanggung oleh perusahaan yang mau memvaksin para karyawannya.
  • Adapun buat perusahaan atau badan usaha yang mau melakukan vaksinasi mandiri, maka perusahaan tersebut harus mendata para pegawainya yang menerima vaksin untuk kemudian dilaporkan ke Kemenkes. FYI guys, untuk vaksin mandiri ini, biayanya tidak dibebankan pada karyawan aka harus gratis. Jadi yang bayar vaksinnya adalah perusahaannya.
  • Seiring dengan bermunculannya varian baru virus Covid-19 yang muncul di berbagai negara, Deputi 7 Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto menyatakan bahwa perlu ada penutupan wilayah untuk mencegah masuknya varian baru tersebut. Menurut Pak Wawan, langkah antisipasi ini diperlukan, apalagi varian baru Covid-19 yang berasal dari Inggris kini sudah memasuki negara tetangga.
  • Balik lagi ke soal vaksin guys, jadi perusahaan farmasi Tanah Air Bio Farma Sabtu lalu bilang bahwa pihaknya udah melakukan komunikasi sama perusahaan China Sinopharm dan perusahaan Amerika Serikat Moderna untuk memasok kebutuhan vaksinasi mandiri di Indonesia. Jadi emang untuk kebutuhan vaksinasi mandiri ini, Bio Farma ditunjuk jadi satu-satunya perusahaan yang bisa melakukan impor vaksin dari luar negeri demi memitigasi penyimpangan-penyimpangan.
  • Berita gembira buat kamu para guru, karena Kemenkes udah memastikan bahwa guru harus dapat vaksin. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi yang menyebut bahwa vaksinasi Covid-19 bakal diberikan kepada semua guru dan tenaga kependidikan, termasuk yang berstatus honorer. Bu Nadia bilang bahwa vaksinasi yang dilakukan bukan hanya untuk melindungi guru dan tenaga kependidikan, tapi juga untuk melindungi siswa ketika sekolah dibuka nantinya. Pasalnya, kata dia, vaksinasi belum bisa dilakukan untuk anak di bawah 18 tahun.

Meanwhile, internationally…

  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 113.815.816 kasus dan 2.526.080 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (28.554.457 kasus), India (11.096.731 kasus), Brazil (10.517.232 kasus), Russia (4.198.400 kasus), dan Inggris (4.182.787 kasus).
  • Food and Drug Administration (FDA) atau BPOM Amerika Serikat over the weekend kemarin baru aja meng-approve vaksin Covid-19 buatan produsen obat-obatan Johnson & Johnson (J&J) untuk penggunaan darurat. Persetujuan ini tentunya jadi angin segar buat upaya penanggulangan Covid-19, secara dosisnya cukup sekali suntik aja, dan hasil uji klinis menemukan bahwa vaksinnya efektif 85% dalam mencegah penularan.
  • Minggu lalu, FDA juga baru aja menerbitkan rekomendasi barunya untuk sekolah-sekolah dan day care yang mau kembali buka: Jangan lupa membuka jendela. Hal ini karena jendela yang terbuka bikin sirkulasi udara lebih lancar dan menghindari potensi penyebaran virus Covid-19.
  • Per kemarin, Selandia Baru kembali menerapkan lockdown selama tujuh hari, sejak terdeteksinya tiga kasus baru infeksi virus corona yang ditularkan secara lokal di Ibu Kota Auckland.
  • Kemarin, Iran baru aja menerima 250 ribu dosis vaksin Sinopharm yang dikirimin dari China. Sebelumnya, Iran juga menerima vaksin Sputnik V yang digunakan untuk memvaksin para tenaga kesehatan. FYI, saat ini kasus Covid-19 di Iran udah mencapai 1,6 Juta kasus, dengan angka kematian mencapai 60 ribu.
  • Minggu lalu, perkumpulan negara-negara G20 juga menegaskan bahayanya distribusi vaksin Covid-19 yang nggak merata. Menurut menteri ekonomi Italia Daniele Franco, kehidupan nggak akan kembali normal sampe virusnya benar-benar hilang dari semua negara. Hal ini didukung juga oleh pernyataan direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus yang bilang bahwa dunia nggak akan sembuh dengan cepat kalau vaksinnya tidak didistribusikan secara merata.
  • Lagi dan lagi, pemerintah Israel di bawah Benyamin Netanyahu mendapat kritikan keras karena berencana mengirimkan kelebihan vaksinnya ke negara-negara “sahabat”. Diduga sih, negara-negara ini ada di Eropa dan Amerika Latin (yang udah nerima ada Honduras), sedangkan warga Palestina yang wilayahnya mereka duduki justru so far baru dikirimi 2.000 vaksin aja. Tindakan Netanyahu ini kemudian menuai kritik karena yha kok bisa, lagi pandemi gini, vaksin justru dijadikan alat politik? FYI guys, Honduras baru aja dapet 5.000 vaksin dari Israel dan udah ngasih sinyal bahwa mereka berniat untuk memindahkan kedutaan besarnya untuk Israel ke Jarusalem. Hal ini tentunya ditolak keras sama Palestina secara bagian dari kota ini merupakan teritorinya. Lagian ibu kotanya Israel kan Tel Aviv huft….