1,1 Juta Vaksin Covid-19 AstraZeneca dari COVAX Tiba di Indonesia, Meghan dan Harry Bercerita tentang Kehidupan Mereka sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Konsumen Indonesia Meyakini bahwa Ekonomi Tanah Air akan Naik, Swiss Meloloskan Referendum terkait Aturan Larangan Penggunaan Penutup Muka

176

Hi there,

 
Good morning, it’s Tuesday, and if you’re gonna have a hectic day ahead, we recommend you take some time to meditate. It’s good to calm your mind, muscle, and to give you a positive vibe to start your day. After that, grab your coffee and let’s catch up!

For when you’ve been doing a great job at work…

Indonesia can relate. 
 
Really? Why? 
Karena kemarin, World Health Organization (WHO) baru aja memuji kerjaan Indonesia gengs, khususnya dalam hal program vaksinasi nasional terkait pandemi Covid-19.
 
Tell me more!
OK. Jadi kemarin itu, menurut perwakilan WHO di Indonesia N Paranietharan, sebagai negara berkembang, Indonesia berhasil menunjukkan langkah tegasnya dengan mempercepat dan memaksimalkan program vaksinasi nasional sebagai upaya mengakhiri pandemi Covid-19 di dalam negeri.
 
Nice…
Yep. FYI, Paranietharan menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers bareng Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi di Bandara Soetta, Jakarta kemarin. Mereka ada di bandara untuk menyambut 1.113.600 dosis vaksin covid-19 AstraZeneca yang baru datang dari COVAX. Catch up more on COVAX here. 
 
Ada vaksin lagi?
Yoi. Jadi terkait vaksin yang baru datang ini, WHO berharap kalau vaksinnya bisa turut memaksimalkan proses vaksinasi nasional di Indonesia. Terus, Bu Menlu juga bilang kalau dalam tahap pertama, Indonesia bakal dapet total 11,7 juta vaksin corona dari COVAX yang akan dikirimkan secara bertahap hingga Mei mendatang. So far, Indonesia punya empat jenis vaksin covid-19 yang dipakai dalam proses vaksinasi, yaitu Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax.
 
Banyak ugha…sampai kapan sih prosesnya? 
Target Indonesia sih program ini bakal selesai selama 12 bulan, dan semua vaksin bersifat gratis. Pada kesempatan yang sama, Bu Menlu juga menyebut bahwa bantuan COVAX ini adalah hasil dari kerja sama multilateral (lebih dari dua negara) dari berbagai pihak, kayak kementerian, lembaga terkait, kerja sama dengan pihak internasional, negara donor, WHO, UNICEF, dan lain-lain.
 
Clap clap…anything else? 
Adapun vaksin yang baru nyampe ini adalah vaksin buatan AstraZeneca guys, yang memiliki efektivitas mencapai 70,4 persen dan dinyatakan aman untuk diberikan pada lansia. Adapun salah satu kelebihan vaksin AstraZeneca ini adalah penyimpanan yang lebih fleksibel karena bertahan pada suhu lemari pendingin pada umumnya yakni 2-7 derajat Celsius.

Who’s just got eeeeeverbody’s attention?

Pangeran Harry dan Meghan Markle.

 
Agree.

Iya guys. Sejak kemarin, pemberitaan terkait pasangan kerajaan Inggris yang kini tinggal di California, Amerika Serikat itu lagi ramai jadi pembicaraan di mana-mana. Alasannya, adalah wawancara bombastis mereka sama Oprah Winfrey yang baru aja tayang kemarin.

 
WHOAAAA
Yep, nah dalam wawancaranya itu, Meghan dan Harry buka-bukaan guys, soal kehidupan mereka sebagai anggota kerajaan Inggris, dan ternyata yhaa emang nggak seindah kisahnya Cinderella.
 
Gimana gimana maksudnya?
Jadi Meghan yang diwawancara duluan bercerita bahwa the moment dia bergabung ke keluarga kerajaan setelah menikah sama Pangeran Harry, dia langsung ngerasa kesepian karena doi emang nggak boleh ke mana-mana, even untuk makan siang sama temen-temennya. Hal ini kemudian bikin Meghan merasa terisolasi sampe muncul keinginannya untuk bunuh diri. To make it worst, pas dia minta support untuk menghadapi keinginan bunuh dirinya, pihak istana tidak memberikan izin, dengan alasan hal itu bakal menarik banyak perhatian. Pokoknya keluarga kerajaan harus lay low, titik.
 
I also heard things about racism…
Iya itu juga. Jadi ketika hamil Baby Archie, Meghan cerita bahwa ada anggota kerajaan yang sempat mempertanyakan, kira-kira pas lahir, anaknya Meghan bakal segelap apa ya warna kulitnya? (FYI, Meghan Markle is half African American). Harry juga mengkonfirmasi tentang pembicaraan tersebut, tapi keduanya nggak mau menyebut siapa yang menyampaikan hal tersebut. “That would be very damaging to them,” gitu katanya.
 
Geeeezz…
Pada kesempatan yang sama, Meghan juga mengklafirikasi isu yang bilang bahwa doi bikin kakak iparnya, Kate Middleton nangis menjelang hari pernikahannya. Menurut Meghan, justru dia lah yang nangis gara-gara perbedaan pendapat sama Kate soal flower girl, namun yhaa masalahnya udah selesai. Kate udah meminta maaf dan Meghan juga bilang bahwa Kate adalah orang baik. FYI guys, Meghan juga membahas soal perbedaan liputan media Inggris atas dirinya dan Kate Middleton yang bedaaa banget. Contohnya aja, pas keduanya makan alpukat di masa hamil, pemberitaan Kate berisi “alpukat membantu dengan mual-mual di pagi hari,” namun buat Meghan, artikelnya jadi dihubung-hubungkan sama kekurangan air dan kerusakan lingkungan.
 
Good lord. Terus kalo Pangeran Harry ada curhat gak?
Yep. Doi juga cerita bahwa hubungannya dengan papanya, Prince Charles tengah tegang sejak dirinya memutuskan keluar dari kerajaan. Ketika pertama kali menyampaikan niatnya untuk keluar itu, Harry udah ngomong sama papanya, dan papanya meminta Harry untuk menyampaikan maksud dan tujuan secara tertulis aja, termasuk tanggal pengumumannya. Selain itu, pihak Istana juga menghentikan semua aliran dana buat Harry, dan doi bilang bahwa yang dimilikinya waktu itu adalah warisan dari mendiang Putri Diana aja.
 
:’)
Terkait keputusannya untuk keluar dari kerajaan Inggris, Harry juga bilang bahwa dia nggak menyesal sama sekali dan justru ini emang perlu dilakukan demi menyelamatkan keluarganya. Harry bilang, dia harus menghindari sejarah terulang (referring to his mom), namun kali ini bakal lebih bahaya karena ditambahin isu ras dan hadirnya sosial media juga.
 
Got it. Anything else?
FYI, sejak interview tersebut, Meghan dan Harry ‘diserang’ sama media Inggris.  Bahkan, nama Meghan diplesetin jadi “Megxile” and so on. Banyak juga yang bilang bahwa wawancara ini bakal mengguncang dunia kerajaan, kayak wawancara Putri Diana beberapa tahun lalu saat mengomentari rumor suaminya selingkuh sama Camilla Parker Bowles (yang sekarang jadi istrinya). Dalam wawancaranya waktu itu, Lady D bilang “Well, there were three of us in this marriage, so it was a bit crowded.”  Anyway, the good news is, Meghan dan Harry juga mengumumkan kalau mereka bakal punya a baby girl!

Who’s got a good news?

Bank Indonesia (BI).
 
About what? 
Tentang tingkat keyakinan konsumen terhadap ekonomi.
 
Really? 
Iya. Jadi, berdasarkan surveinya BI yang dirilis Senin kemarin, diketahui bahwa konsumen Indonesia meyakini bahwa ekonomi tanah air bakal naik pada Februari 2021. Hal ini berdasarkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang score-nya 85,8, naik dari Januari 2021 kemarin, yang berada di angka 84,9.
 
Nice to hear… 
Yep, menurut Pak Erwin Haryono selaku Direktur Eksekutif dan Kepala Departemen Komunikasi BI, survei ini dilakukan di 7 kota, dan hasilnya juga menunjukkan bahwa tingkat keyakinan konsumennya naik.  Adapun kota-kota yang IKK-nya paling tinggi adalah kota Surabaya, Manado, dan Makassar.
 
Tapi kok bisa sih konsumennya udah pada optimis?
Yhaaa a few reasons, guys. Menurut Pak Erwin, kenaikan IKK ini berdasarkan pada persepsi konsumen dari berbagai aspek, kayak ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama. Terus ya ini dipengaruhi oleh ekspektasi konsumen tentang penghasilan ke depannya gimana juga.
 
I see, anything else? 
FYI, pada bulan Desember 2020, IKK masyarakat juga cukup tinggi gengs, yaitu 96,5. Namun angka ini turun di bulan Januari menjadi 84,9. Penurunan ini terjadi di 14 kota yang disurvei, adapun kota yang penurunan IKK-nya paling banyak adalah Kota Surabaya, Bandung, dan Mataram.

Who’s just agreed on a dress code?

Not you, and your arisan squad.
 
Tapi Swiss. Iya guys, jadi Hari Minggu kemarin waktu setempat, Swiss baru aja meloloskan referendum terkait aturan yang melarang penggunaan penutup muka aka face covering, termasuk niqab dan burqa di publik. Adapun perbedaan suaranya tuh tipis banget, yaitu 51,25 yang mendukung aturan tersebut, dan 48.8% warga menolaknya. Adapun proposal untuk larangan ini diajukan oleh SVP, yang merupakan partai garis kanan di Swiss dengan slogannya yaitu “stop ekstremisme”. Menanggapi hal ini, kelompok perwakilan Muslim di Swiss, yakni Central Council of Muslims menyatakan bahwa keputusan tersebut telah membuka kembali luka lama, dan memunculkan ketidakadilan hukum serta membuat kelompok Muslim merasa tersisihkan.
 
Terkait hal tersebut, pemerintah Swiss menegaskan bahwa kebijakannya nggak bermaksud untuk mengatur pakaian perempuan. FYI, selain niqab dan burqa, aturan ini juga melarang jenis face covering lain, kayak ski mask. Adapun jenis yang diperbolehkan adalah yang berhubungan untuk kesehatan, kayak masker medis.
 
Speaking of burqa, hasil penelitian yang dilakukan oleh University of Lucerne menyatakan bahwa hampir nggak ada satupun perempuan di Swiss yang pake burqa, dan hanya sekitar 30 orang cewek pake niqab. Selain itu, saat ini ada sekitar 5% (dari total populasi 8,6 juta) warga Swiss yang beragama Islam, mayoritas berasal dari Turki, Bosnia, dan Kosovo.

“Tolong ekspektasi tidak terlampau tinggi,”

Gitu guys kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pas menyampaikan soal perkembangan pemberikan vaksin Covid-19 kemarin. Menurut Pak Menkes, hal ini karena sampe Juni mendatang, Indonesia diperkirakan baru bakal menerima 24 persen atau sekitar 80 hingga 90 juta dosis dari total 426 juta dosis kebutuhan vaksin Covid-19. Jadi yhaa jangan terlampau berekspektasi untuk bisa segera disuntik.
 
Pak Menkes is like that guy who texted you and suddenly didn’t text back…

Catch Me Up! Recommendations

Think you probably have Covid-19? Here’s the order of how the symptom usually appeared, according to science.

A thank you note…


No one bought us coffee today 🙁

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

 
1. Jadi kemarin aku pergi ke Papaya di Blok M. Motorku aku titipin di belakang PI trus aku naik MRT ke sana. Nah, ternyata aku lupa nyabut kunci motor karena abis membuka jok motor. Baru sadar sewaktu udah sampai di Blok M, trus langsung buru-buru belanja sushi+mochi dan langsung balik lagi. Udah takut banget kalau semisal motornya hilang, apalagi karena keteledoranku sendiri. Tapi ternyata kunci motornya disimpan sama tukang parkirnya! Duh rasanya bersyukur banget masih nemu orang baik di belantara ibukota 🥲
-F, Jakpus mepet Jakut.-
 
2. Jadi aku selama ini feeling depressed and dark, kayak ga punya semangat hidup, soalnya aku capek banget sama kerjaan dan pusing karena harus bantuin bayar hutang orang tua. Aku kira aku bakal gini-gini aja terus, lemas terkuras, tenaga dan harta. But then, I found my girlfriend. I am so grateful to learn about hope and optimism from her. Sekarang, goal aku cuma satu, punya rumah di Bintaro dan hidup bahagia bersamanya.
-Yang bolak-balik Pancoran-Thamrin-Bintaro-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!