Presiden Joko Widodo Resmikan Bank Syariah Indonesia

40

What’s just officially established?

Bank Syariah Indonesia.

Yep gengs, kemarin, Presiden Joko Widodo meresmikan berdirinya BSI, aka Bank Syariah Indonesia. FYI, BSI ini merupakan gabungan dari bank-bank syariah punya BUMN yang udah ada sebelumnya, yakni BNI Syariah, BRI Syariah, dan Mandiri Syariah.
 
Oh, they’re merged?
Yep, merger. Jadi dijelaskan sama Direktur Utama BSI Hery Gunardi, integrasi ketiga bank itu udah dilaksanakan sejak Maret 2020 atau memakan waktu selama 11 bulan. Adapun nama BSI dipilih karena para bank ini pengen menjadi representasi Indonesia baik di tingkat nasional maupun global. FYI, logonya sendiri merepresentasikan 5 sila Pancasila dan 5 rukun Islam.
I see…
Nah dalam peresmiannya ini, Pak Jokowi menyampaikan bahwa peringkat ekonomi Syariah Indonesia berdasarkan Global Islamic Economy Report menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dari waktu ke waktu. Beliau bilang bahwa pada 2018, Indonesia berada di peringkat ke-10, dan tahun 2019 naik hingga menduduki peringkat ke-5, dan di tahun 2020 berada di peringkat ke-4.
 
Nice…
Yep, nah selanjutnya, Pak Jokowi juga berpesan supaya BSI bisa jadi bank syariah yang universal dan inklusif, artinya yang bertransaksi di situ nggak sebatas umat muslim aja, tapi juga masyarakat pada umumnya. Selain itu, BSI juga harus bisa memaksimalkan teknologi digital untuk layanan dan transaksi. Finally, BSI diharapkan juga bisa menggaet nasabah milenial.
 
Speaking of milenial…
Meet: Arief Rosyid Hasan, satu-satunya komisaris dari kalangan milenial di Bank Syariah Indonesia. Jadi Bang Arief ini terpilih sebagai salah satu Komisaris Independen di BSI dan bertanggungjawab supaya BSI bisa menyesuaikan diri kemajuan zaman, khususnya terkait tren gaya hidup milenial Indonesia. Lebih jauh beliau berharap supaya kehadiran BSI menjadi harapan sekaligus amanah bagi untuk terus mengupayakan kesejahteraan bangsa dan umat. Gitu katanya.