Pemerintah US dan Kanada Bekerja Sama Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

135

Who’s just made a commitment for a better (and greener) future?

Sounds like a story of a newly wed couple.
Close. We’re talking about The United States (US) and Canada. 
They’re about to getting married?
Nggak lah, gokil. Tapi Selasa lalu, pemimpin dari keduanya baru aja sepakat untuk kerja sama demi mencapai net-zero emissions by 2050.
Net-zero emissions? 
Iya. Jadi Net-zero emission ini adalah kondisi di mana emisi gas rumah kaca (gas yang bikin bumi memanas) yang dihasilkan oleh manusia harus “seimbang” sama upaya untuk menghilangkan gas emisi tersebut melalui carbon removal.  Gimana caranya? Yha dengan mengurangi aktivitas manusia yang menghasilkan emisi gas rumah kaca, kayak dari kendaraan dan pabrik-pabrik. Setelah emisinya diturunkan, terus dilakukan juga kebijakan-kebijakan untuk memulihkan atmosfir kayak merestorasi hutan, hingga beralih ke energi terbarukan. Nah dengan begini, maka bisa tercapai deh, target net-zero emission tadi, yang tujuannya juga adalah untuk mengurangi efek pemanasan global.
 
I see…
Soal net-zero emission tadi, emang ada negara-negara yang udah menargetkannya, kayak Norwegia, Finlandia, Fiji, Swedia, dll. Meanwhile, negara yang udah mencapai status net-zero emissions adalah Bhutan. Nah minggu ini, Kanada dan Amerika Serikat baru aja joined the club dengan mencapai kesepakatan untuk bareng-bareng mencapai net-zero emissions-nya by 2050.
 
How?
Yha dengan bikin kebijakan-kebijakan spesifik terkait lingkungan di tingkat kementerian di masing-masing negara. Adapun upaya level Menteri ini bakal dipimpin sama John Kerry (US Special Climate Change Envoy) dan Menteri Lingkungan Kanada, Jonathan Wilkinson. FYI guys, kerja sama ini juga disetujui keduanya setelah Biden resmi mencabut izin proyek saluran (Keystone XL) minyak mentah yang memanjang dari Alberta, Kanada sampai ke Nebraska, AS. FYI, proyek ini udah lama jadi prahara karena merusak lingkungan dan menerobos ke tanah milik para leluhur bangsa Native Americans. Di eranya Trump, proyek ini berjalan dengan pesat namun di hari pertama Biden jadi presiden, he was like, “Not with me, folks,” dan langsung deh, dicabut izinnya.
 
Good to hear…
Nah balik lagi ke net-zero emissions tadi, jadi Menurut PM Trudeau,  Amerika Serikat udah tertarik untuk meningkatkan impor pembangkit listrik tenaga air (hydroelectric power) dari Kanada. Terus, Menteri Wilkinson juga bilang bahwa mereka bakal menggabungkan energi bersih Kanada dengan pembangkit listrik tenaga angin, matahari, dan geothermal-nya Amerika Serikat.
I see, anything else? 
Terkait kerja sama ini, Amerika Serikat bilang juga bilang bahwa negara-negara di wilayah Amerika Utara bakal bekerja sama untuk menyelaraskan kebijakan yang ada. Selain itu, mereka juga berencana untuk mengumumkan target pengurangan emisi baru dari the Paris Agreement tahun 2030 sebelum tanggal 22 April 2021 nanti, secara AS bakal jadi host dari climate leaders summit pada waktu tersebut.