Kudeta Kelompok Militer Myanmar Menahan Suu Kyi dan Pejabat Pemerintah Lain, Gelombang Protes Anti Pemerintah di Rusia Tuntut Pembebasan Navalny, Presiden Joko Widodo Resmikan Bank Syariah Indonesia, Coachella Diundur Sampai 3 Kali Terkait Covid-19.

83

Hello,

Good morning. It’s been raining so heavily lately, so don’t forget to always take your vitamins. With the raining season and the pandemic still linger around us, we all need an extra boost of immunity. Sleep well, eat nutritious food, and have a rest when you’re tired. Happy Tuesday.

For when you’re wondering about what happened in Myanmar…

We know, we know, you’ve probably heard about it since yesterday, but here, we have all things you need to know about the Coup D’etat. Now scroll down…
 
OK. Tell me everything.
Got it. Jadi kemarin, baru aja terjadi kudeta oleh kelompok militer di Myanmar atas pemerintahan demokrasi yang tengah menjabat. Dalam kudeta yang dilakukan kemarin banget ini, Pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi dan pejabat-pejabat pemerintahan Myanmar lainnya ditahan.
Seriously?
Yep, selain penahanan atas para tokoh demokrasi, sinyal hape dan internet juga dimatikan di beberapa kota besar di Myanmar. Selain itu, penerbangan domestik juga dihentikan dan bandara terbesar di Yangoon ditutup.
 
What happened?
Remember the Myanmar election November last year? If no, here’s a refresher. If yes, then here is when the issue started. Jadi pasca pemilu itu, partai-partai yang diisi oleh perwakilan militer kalah telak dari partai demokrasinya Aung San Suu Kyi, namanya NLD, stands for National League for Democracy. Pada pemilu itu, NLD menang sebanyak 80% suara dan meraih kursi mayoritas di parlamen. Nah, kemenangan ini nih yang jadi penyebab kudeta terjadi.
Hah kok bisa?
Yha gara-gara pihak militer tadi nggak setuju dengan hasil pemilu tersebut. Alasannya karena pemilunya dianggap curang. Menurut kelompok militer, ada at least 8 juta pemilih palsu yang terdaftar dalam pemilu. FYI guys, sebelum melakukan kudeta ini, pihak militer juga udah menggugat hasil pemilunya ke pengadilan dan mereka juga udah bilang bahwa akan “take action”, yha taunya lewat kudeta tadi.
OMG terus terus…
Terus, shortly after taking control of the government, para tentara ini kemudian memberlakukan status darurat di negaranya yang akan berlangsung selama satu tahun. Pengumuman ini dilakukan melalui stasiun televisi yang dimiliki militer, Myawaddy TV. Selain itu, pihak militer juga mengumumkan bahwa kekuasaan akan diserahkan ke Jenderal Min Aung Hlaing, dan mereka akan segera menggelar Pemilu lagi, kali yang bersih. Nah pemenang pemilunya bakal memegang pemerintahan selama satu tahun status darurat tadi.
 
Jadi pemimpinnya Myanmar siapa sekarang?
Namanya Jenderal Min Aung Hlaing. Dia ini adalah seorang jenderal senior yang sebenernya bulan Juli depan udah bisa pensiun. Beliau dikenal sebagai tokoh militer senior yang mengatur pemilihan menteri dan jabatan di kepolisian. Doi juga tajir banget, dengan koneksinya yang luas dan bisnis keluarganya yang menyebar di mana-mana. Sepanjang kariernya, Hlaing juga rajin menyerukan gerakan-gerakan anti-Rohingya.
And Suu-Kyi?
Ditahan. Well, emang sebelum dikudeta, Suu Kyi udah pernah menulis pernyataan soal hal ini dan kemudian men-sharenya melalui akun resmi Facebook Partai NLD pada Senin (1/2). Adapun isi Pernyataannya adalah mendorong supaya warga menentang kudeta yang akan terjadi. In her words: “Aksi yang dilakukan oleh militer merupakan aksi untuk menempatkan kembali negara dalam kediktatoran. Saya mendesak orang-orang untuk tidak menerima ini, untuk merespons dan dengan sepenuh hati memprotes kudeta yang dilakukan pihak militer.” 
I see, anything else? 
Kudeta yang terjadi di Senin pagi ini tentunya mengezoetkan negara-negara lain gengs. Adapun negara-negara yang mengecam tindakan militer Myanmar banyak banget, which includes:  Amerika Serikat, Inggris, China, Jepang, Uni Eropa, Australia, India, ASEAN, Norwegia, Kanada, Turki, Bangladesh, dan negara-negara Skandinavia. Mereka meminta Myanmar untuk memulihkan demokrasi dan menghormati prosesnya, dengan cara menerima hasil pemilu bulan November 2020 kemarin.

For when things are heating up in Russia…

Yep, saat ini, kondisi di Rusia lagi makin hareudang, hareudang, hareudang, panas panas panaaas karena gelombang protes anti pemerintah masih terjadi. Adapun para pemrotes menuntut dibebaskannya Alexei Navalny, tokoh oposisi Rusia, yang last week ditangkap polisi. Catch up with the story here.   
I need a background please. 
Ok. Jadi guys, Navalny ini adalah seorang tokoh oposisi Rusia yang sering banget mengkritik pemerintahan saat ini yang dipimpin oleh Vladimir Putin. Adapun isu yang sering disampaikannya adalah terkait dugaan korupsinya Putin. Atas sikapnya ini, Navalny pernah menjalani hukuman penjara dan tahun lalu, dia sempat diracun hingga harus menjalani pemulihan di Jerman. Nah, setelah sembuh, minggu lalu, Navalny kemudian balik lagi ke Rusia dan langsung ditahan polisi pas baru mendarat di bandara. Dia disebut terlibat kasus pencucian uang, makanya langsung ditahan.
 
I see…
Nah aksi penangkapan ini dinilai publik Rusia sebagai bentuk pemerintahnya dalam membungkam kritikan, makanya warga pada turun ke jalan untuk menuntut dibebaskannya Navalny. Adapun aksi protes ini dimulai sejak Hari Minggu lalu dan meluas ke hampir seluruh kota-kota di Rusia, padahal di sana lagi winter-winternya.
 
Well, anything for democracy…
Rite. Nah ngomongin aksi protes, tentunya kita nggak bisa mengabaikan peran polisi dalam upayanya membendung aksi para demonstran. Selain menangkap ribuan orang, disebut juga bahwa polisi-polisi ini menggunakan stun gun untuk menangani para demonstran. FYI juga guys, bahwa di Moscow terdapat lebih dari 1.600 orang yang ditahan, termasuk istri Navalny, Yulia, yang udah dibebasin lagi.
 
Whoaa….
Yep, aksi protesnya ini juga terjadi besar-besaran dan serentak di hampir 120 kota yang dimulai sejak jam 12 siang di setiap kotanya.  Di Moskow, para demonstran juga tadinya udah berencana melakukan aksi di depan the Russian Federal Security Service (FSB), yang diduga merupakan lembaga yang meracuni Navalny. Namun rencana ini urung dilakukan karena pemerintah Moscow udah menutup tujuh subway stops di pusat kota dan memotong rute-rute bis demi menghentikan pendemo.
OMG…
Terus Kremlin, sebagai pusat pemerintahan di Rusia udah dikawal secara ketat oleh polisi dan berbagai akses kereta dan publik transport ke sana udah dihentikan. Selain itu, para pemrotes juga berkumpul di tempat ditahannya Navalny, namanya Matrosskaya Tishina, sebelum akhirnya akses ke sana ditutup juga sama pemerintah. FYI, dalam aksi protesnya ini, para peserta aksi menyerukan yel yel kayak “Rusia tanpa Putin!” dan “Bebaskan Navalny! Infonya, protes-protes ini masih bakal berlangsung sampai persidangan Navalny dimulai pada minggu ini.
 
So, how’s Putin doing?
Not good. Seiring dengan rangkaian protes ini, popularitas Putin juga menurun drastis. Hal ini makin memperparah ketidakpuasan warga terhadap pemerintahan Putin yang dinilai makin membatasi kebebasan individu, berkurangnya pendapatan, dan ketidakmampuannya mengatasi pandemi Covid-19.

What’s just officially established?

Bank Syariah Indonesia.

Yep gengs, kemarin, Presiden Joko Widodo meresmikan berdirinya BSI, aka Bank Syariah Indonesia. FYI, BSI ini merupakan gabungan dari bank-bank syariah punya BUMN yang udah ada sebelumnya, yakni BNI Syariah, BRI Syariah, dan Mandiri Syariah.
 
Oh, they’re merged?
Yep, merger. Jadi dijelaskan sama Direktur Utama BSI Hery Gunardi, integrasi ketiga bank itu udah dilaksanakan sejak Maret 2020 atau memakan waktu selama 11 bulan. Adapun nama BSI dipilih karena para bank ini pengen menjadi representasi Indonesia baik di tingkat nasional maupun global. FYI, logonya sendiri merepresentasikan 5 sila Pancasila dan 5 rukun Islam.
I see…
Nah dalam peresmiannya ini, Pak Jokowi menyampaikan bahwa peringkat ekonomi Syariah Indonesia berdasarkan Global Islamic Economy Report menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dari waktu ke waktu. Beliau bilang bahwa pada 2018, Indonesia berada di peringkat ke-10, dan tahun 2019 naik hingga menduduki peringkat ke-5, dan di tahun 2020 berada di peringkat ke-4.
 
Nice…
Yep, nah selanjutnya, Pak Jokowi juga berpesan supaya BSI bisa jadi bank syariah yang universal dan inklusif, artinya yang bertransaksi di situ nggak sebatas umat muslim aja, tapi juga masyarakat pada umumnya. Selain itu, BSI juga harus bisa memaksimalkan teknologi digital untuk layanan dan transaksi. Finally, BSI diharapkan juga bisa menggaet nasabah milenial.
 
Speaking of milenial…
Meet: Arief Rosyid Hasan, satu-satunya komisaris dari kalangan milenial di Bank Syariah Indonesia. Jadi Bang Arief ini terpilih sebagai salah satu Komisaris Independen di BSI dan bertanggungjawab supaya BSI bisa menyesuaikan diri kemajuan zaman, khususnya terkait tren gaya hidup milenial Indonesia. Lebih jauh beliau berharap supaya kehadiran BSI menjadi harapan sekaligus amanah bagi untuk terus mengupayakan kesejahteraan bangsa dan umat. Gitu katanya.

What’s being cancelled again for the third time?

Coachella.
Yep gengs, festival musik tahunan yang identik sama summer dan flower crown itu pada tahun ini udah resmi bakal diundur lagi. FYI, ini adalah untuk ketiga kalinya Coachella mengalami pengunduran due to coronavirus pandemic. Jadi awalnya, Coachella akan digelar pada April 2020, terus karena adanya Covid-19, festival ini diundur ke Oktober di tahun yang sama, terus mundur lagi ke April tahun ini, namun kemudian pihak otoritas kesehatan California mengumumkan Jumat lalu bahwa festivalnya bakal diundur lagi. Alasannya, yha apalagi kalo bukan karena mau mencegah penyebaran virus Covid-19.
Menurut keterangan dari pihak otoritas kesehatan Dr. Cameron Kaiser, diundurnya Coachella ini dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran virus Covid-19, karena kalo virusnya terdeteksi, maka bakal susah banget nge-track penyebarannya di antara para pengunjung.
FYI, selain Coachella, pemerintah setempat juga mengundur festival musik country, The Stagecoach Country Music Festival yang tadinya juga akan digelar pada Bulan April mendatang. Abis pengumuman ini, belum ada keterangan lagi dari pihak panitia terkait tanggal barunya Coachella.

“Ada gerakan politik yang mengarah pada upaya mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa yang tentu mengancam kedaulatan dan eksistensi Partai Demokrat,”

Gitu kata Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menduga ada gerakan politik dari pejabat di lingkaran kekuasaan Presiden Joko Widodo yang berupaya mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa. Kata Mas AHY, tentunya hal ini mengancam kedaulatan dan eksistensi Partai demokrat.
 
Raise your hand if you’re ready for another polical drama this year…

Catch Me Up! Recommendations

You’ve been hearing it too often: sugar is bad for your health. So how to end your sugar craving for good? Here

A thank you note…

Thanks to Tita for buying us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

1. Beberapa hari yang lalu aku dan hampir seluruh anggota keluargaku dinyatakan positif covid. Nangis, kepikiran, takut kehilangan, dan merasa dijauhi seluruh orang rasanya menjadi satu. Tapi ternyata setelah melewati beberapa hari, aku baru sadar kalau kita hidup gak pernah sendirian, susah gak pernah sendirian. Dari mulai menyadari tetangga-tetangga dan teman-teman dari semua anggota keluargaku ngasih vitamin banyak sekali, makanan, minuman herbal, obat-obatan yang super banyak, dibantu untuk laundry pakaian kotor, kalimat penyemangat dan positif yang dilontarkan oleh mereka semua, dan semua kebaikan besar maupun kecil yang gak bisa aku sebutin satu-satu. Aku jadi mikir dan ngerasa kalau Tuhan pasti selalu ngasih kita jalan, ngasih kita kebahagiaan bagaimanapun keadaannya. Dari selimut yang nyaman, aku nulis dengan pulpen yang gak macet tintanya, nyuci baju terus cepet kering, nafas tapi hidungnya gak mampet, gojek yang hafal jalan… aduh ternyata banyak banget hal kecil yang ngemudahin kita semua di dunia ini! Di akhir hari yang seperti roller coaster dan pahit kaya pare, pasti ada kebaikan yang dikasihin sama Tuhan, selalu <3
-A happy learner-
2. I visited my friend to deliver a gift and her favourite snack for her birthday, and she said I was so random and she was really happy because of it. We had a cup of coffee and she made me some garlic bread while we were talking. Then, we watched a movie and laughed together until our stomach hurt 😂. It was short, but we had a good time. Then, we decided to do a group call with the other members at night and it def made our night, laughing and checking in our friends. Also my dad picked me up, then we stopped by the store. He paid all of the bills (I bought Starbucks and some stuff at the supermarket next to it). it was kinda dilemmatic tho bcs I knew that our family is having economy crisis bcs of the pandemic, but my dad still wants to pay the bills. A happy daughter, haha.. Appreciate small things and be grateful for everything 🙂
-A daughter-
3. Ceritanya, aku kerja di bagian yang beda dari teman2 gengku. Sering banget diremehin sama anak dari gengku kalo kerjaanku dikitlah, gampanglah, sering gabutlah gitu. Awalnya aku sering sakit hati karena mereka ga tau gimana kerjaanku sebenernya karena mereka ga di bagian itu. Lalu, suatu hari ada yang ngeremehin kerjaanku lagi. Aku dah ga sakit hati dan malah ngeiyain aja biar anaknya seneng. Eh, tiba-tiba ada yang belain aku, ngejelasin panjang lebar gimana kerjaanku, gimana posisiku di sana. Aku terharu dan merasa bersyukur ternyata masih ada yang ngertiin perasaanku. Terima kasih 🙂
-Yuna-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!