Korea Utara Masih Kembangkan Nuklir Langgar Sanksi PBB, Program Kemendikbud ‘Kampus Mengajar’ Untuk Mahasiswa Kampus Negeri dan Swasta, Lembaga Eksplorasi Uni Eropa Membuka Lowongan Sebagai Astonot, Resiko Gagal Jantung Berkurang Bagi Peminum Kopi Hitam

62

Mowning mowning.

Rise and shine! We’re glad we don’t have any Covid-19 news today. Instead, we’ll talk about some hopes: a hope of giving back to society through education, a hope to fly to the moon, and a hope that…finally can give us an excuse to have more than two cups of coffee. Yep, we can see you getting excited. Scroll down.

For when your biggest secret being leaked on a group chat…

North Korea can relate.
Hah kenapa?
Jadi, Senin lalu, bocor deh tuh, dokumen rahasia punya lembaga pengawas sanksi independennya PBB yang diperuntukkan ke dewan keamanan PBB aka The Security Council. Isinya, menyebutkan bahwa Korea Utara masih mengembangkan senjata nuklir dan program rudal balistik sepanjang tahun 2020. Dokumennya bilang bahwa hal ini merupakan pelanggaran atas sanksi internasional, secara kan Korut lagi disanksi dan nggak boleh mengembangkan senjata nuklir.
 
Give me some background.
Got it. Jadi sejak tahun 2006, Korea Utara udah dijatuhi sanksi sama PBB untuk mengakhiri program pembuatan nuklirnya. Mereka nggak boleh mengujicoba nuklir, nggak boleh menerima impor senjata dan bahan peledak, hingga barang-barang mewah. Hal ini juga udah disetujui sama 15 anggota dewan keamanan PBB *uhuk China uhuk* untuk nggak ngasih funding buat program pengembangan nuklir dan misil balistiknya Pyongyang.
I see…
Nah ternyata guys, laporannya si pengawas independen tadi justru menyebutkan bahwa Korut masih melanjutkan program pengembangannya. Disebutkan juga bahwa Pyongyang dapet dana sekitar US $316 juta antara tahun 2019 – November 2020, dari hasil nge-hack.
 
WHAT DO U MEAN NGE-HACK?
Yha jadi stole aka nyolong dari hasil kegiatan cyber hack yang mereka lancarkan. Jadi yang di-hack itu financial institutions kayak cybercurrency gitu. Terus mereka juga melakukan pencurian berbagai aset online, dan ditotal-total, hasil hack-nya ini nyampe 300-jutaan USD itu. Nah abis itu, dananya kemudian dipake untuk mengembangkan senjata nuklir tadi.
Good lord…
Yep. Nah FYI gengs, sebenernya pada tahun 2018 kan Korut udah sempat meledakkan tempat mereka mengetes senjata nuklirnya sebagai tanda bahwa mereka berkomitmen untuk menghentikan program pengembangan senjata nuklirnya. Namun penemuan dari laporan tadi bikin negara-negara lain be like, “Hmm… something smells fishy here…”
 
Well, I bet US has a say.
Yep, FYI guys, jadi laporan tahunan ini rilis cuma beberapa minggu setelah Joe Biden dilantik jadi Presiden AS. So, new president means new policy, dan Biden bilang, dia akan menerapkan pendekatan baru ke Korut. AS juga menyebut bahwa mereka bakal mengevaluasi kebijakan yang ada selama ini, dan bisa juga ada potensi diplomasi in the future.  
Emang selama ini gimana?
Yha pas eranya Donald Trump sih, hubungan Washington dan Pyongyang intens aka sering ketemuan. Selain itu, Trump juga jadi presiden AS yang sedang menjabat pertama yang menginjakkan kaki di tanah Korut. Nah FYI, sebenernya pertemuan-pertemuan yang dilakukan sama Trump dan Jong-un itu salah satunya untuk nego-nego supaya Jong-un menghentikan program pengembangan nuklirnya, but he’s like, “Yha tapi owe jangan disanksi terus dong ah…”
Are these sanctions bad?
Yhaa jujur lumayan bad sih guys, karena sanksinya itu, selain nggak boleh menerima impor senjata dan alat-alat militer, mereka juga nggak boleh menerima impor tekstil, barang mewah, minyak mentah, sampe warganya nggak boleh kerja di negara lain. Meanwhile, sebagai negara yang kaya sumber daya alam, ekspor berbagai hasil bumi dari Korut kayak batu bara, besi, emas, tembaga, hingga sea food juga dilarang. Yha jadinya mereka nggak bisa menjual hasil buminya ke negara lain. To make things worse, di tahun 2013, DK PBB juga melarang segala bentuk transaksi keuangan lintas negara sama Korut, jadi mereka makin terkucilkan dari sistem finansial global. Tambah covid deh, sekarang.
Pantesan Captain Ri pindah ke Swiss ya gengs…

For when you want to become “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa…”

Participate in this challenge.
What challenge? 
Jadi kemarin, Mas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meminta mahasiswa semester V ke atas di kampus negeri dan swasta untuk ikutan ngajar buat anak-anak SD di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Ajakan ini disampaikan sama Mas Menteri lewat akun YouTubenya.
Interesting, details please. 
Ok. Jadi, program ini namanya Kampus Mengajar. Dijelaskan juga bahwa program ini adalah bentuk pembelajaran di luar kampus dan program studi dari Kemendikbud dan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Dijelaskan Mas Menteri, kondisi pendidikan di masa pandemi covid-19 menjadi tantangan bagi satuan pendidikan di SD untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh.
 
I see. Is it like a paid thing?
Yep, dijelaskan sama Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam, bahwa kalo ikutan program ini, maka kamu nggak hanya dapet uang kuliah dan biaya hidup, tapi juga dapet nilai setara 12 satuan kredit semester (SKS). Sementara itu, dosen yang jadi pembimbing program akan diberikan insentif dan sertifikat.
 
Terus dibayarnya berapa beb?
Well, more like bantuan ya. Jadi untuk bantuan biaya hidupnya adalah Rp 700 ribu per bulan, dan kamu juga bakal dapet bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) maksimal sebesar Rp 2,4 juta. Tapi ya teteup, besarannya tergantung uang kuliah di masing-masing perguruan tinggi.
Now tell me more about the program.
Well, jadi kayak yang kamu tahu, programnya bakal dilakukan di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar tadi. Terus, durasi programnya bakal berjalan selama 12 bulan, dengan durasi pembelajaran selama 6 jam per hari.
 
But like…it’s Covid?
Yep, jadi emang kalo kamu jadi ngajar, maka kamu akan ditempatkan di SD yang akreditasinya C di daerah 3T tadi DAN berlokasi dekat tempat tinggal mahasiswa pengajar. Jadi, kamu nggak perlu keluar provinsi. Adapun metode bakal dilakukan secara daring dan luring.
 
Shuuddup and sign me up!
If you’re ready, come and get it….hereFYI, pendaftarannya ini udah dimulai sejak 9 Februari dan berlangsung sampe 21 Februari mendatang. Kalo kamu lolos, maka kamu bakal ikut pembekalan selama 15 – 21 Maret 2021, dan abis itu programnya mulai deh, dari tanggal 22 Maret – 25 Juni 2021.
I see, anything else I should know? 
FYI, Program ini terbuka untuk seluruh mahasiswa dari segala jurusan dengan syarat, IPK minimumnya 3. Terus, kalo kamu punya pengalaman berorganisasi, maka itu bakal jadi poin lebih, dan bantuan uang kuliahnya nggak bakal disalurkan ke mahasiswa yang udah nerima KIP kuliah.  FYI, Kemendikbud punya budget Rp 81,5 triliun di tahun 2021.

When “Fly me to the moon” is not only on your playlist…

But you can actually fly to the moon guys.

 
How?
By working as an astronoutJadi baru banget nih guys, lembaga eksplorasi luar angkasanya Uni Eropa, namanya The European Space Agency (ESA) membuka lowongan buat jadi astronot. FYI, lowongan ini baru buka lagi untuk pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir.
WOW.
Yep, jadi untuk program astronotnya ini, pihak ESA mendorong perempuan untuk daftar. Dalam keterangan yang dirilis Senin lalu, mereka bilang bahwa keberagaman yang diharapkan dalam program ini nggak cuma dalam hal gender, tapi juga asal, usia, latar belakang, hingga disabilitas. Jadi yhaa bermacam background didorong untuk daftar.
Cool…
Rite? Nah untuk bisa ikutan program jadi astronotnya ESA ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, kayak lulusan jurusan Ilmu Alam, teknik mesin, atau kedokteran, dan punya pengalaman selama at least tiga tahun di bidang tersebut. Selain itu, para peminat juga diharapkan berada dalam kondisi fisik yang sehat dan kalo bisa sih, berusia antara 27-37 tahun. Ga guys, ga ada “berpenampilan menarik”, Ga ada.
 
Olrite. I’ll apply then!
Bisa, bisa, karena pendaftarannya bakal dimulai dari 31 Maret sampe 28 Mei mendatang. Jadi dalam prosesnya, kamu bakal melewati 6 tahap seleksi dan proses ini berakhir di Oktober tahun depan. TAPI, pendaftar ternyata harus berkebangsaan salah satu dari negara-negara anggota ESA gengs, meaning, yha di Eropa.

For when you cannot start your day without black coffee…

Same, same.
Dan ada kabar baik nih guys, buat kita-kita para pecinta kopi hitam. Jadi baru-baru ini, The AHA Journal Circulation: Heart Failure, baru aja mem-publish studi terbaru yang dilakukan tentang kopi. Studi tersebut merupakan studi komparasi data-data dari tiga studi yang pernah dilakukan sebelumnya,. Jadi yang pertama adalah yang dilakukan di Framingham, Massachusetts, kedua studi tentang risiko Atherosclerosis, dan ketiga adalah studi yang di-publish di the Cardiovascular Health Study. Secara keseluruhan, studi-studi tersebut punya data tentang pola makan dari sekitar 21.000 adult Americans.
Hasilnya, jeng jeeeeng jadi berdasarkan analisis dari ketiga data tadi, diketahui bahwa resiko gagal jantung dari orang-orang yang minum kopi hitam setiap harinya menurun antara 5 – 12 %, dibandingkan orang-orang yang nggak minum kopi.  Meaning, setiap kamu minum kopi, risiko gagal jantung-mu juga ada kemungkinan menurun gengs. Meanwhile, this will probably get you excited, bahwa hasil studi dari Atherosclerosis Risks menemukan bahwa kalo kamu cuma minum kopi segelas, maka risiko kamu kena gagal jantung sama aja sama yang nggak minum kopi sama sekali. Meanwhile, kalo kamu minumnya dua gelas atau lebih, maka resikonya turun sampai 30 persen!
Tapi inget ya guiiiiizzzze, bahwa kopi yang kita maksud adalah kopi item, Not your favourite es kopi susu. In fact, kalau nambah susu, gula, dll, khasiat kopinya bakal hilang. Terus, ukuran one cup of coffee di studi ini adalah 8 ounces, meanwhile standar ‘grande’ cup di café-café itu sekitar 16 ounces.  Kalau kebanyakan caffeine juga nggak baik untuk kesehatan gengs, so make sure minumnya jangan lebih dari four cups a day. And get some sleep. And don’t eat too much fried food. And avoid toxic people.
 
Yeppp demi jantung sehat!

“Jangan hanya mi instan terus. Tolong diperbanyak sayuran, buah-buahan, ikan atau apa gitu, biar sehat, biar gizinya terpenuhi,”

Gitu kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kemarin, saat melakukan kunjungan ke posko pengungsian warga yang terdampak banjir di Demak, Jawa Tengah. Pas Pak Gub dateng, para pengungsi ini emang lagi makan mie pake telor, jadi kata Mas Ganjar, yha harus ada sayur dan buah-buahannya juga…

 
For when it’s tengah bulan rasa akhir bulan already…

Catch Me Up! Recommendations

It’s the month of love, and if you are in relationship, here’s what equal relationship looks like.

A thank you note…

Terima kasih kepada Tata yang mentraktir kita kopi kemarin!
(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

1. Waktu itu aku beli buku Agatha Christie sekitar 10 buku lewat Gramedia online, ternyata yang judulnya ABC Murder kebeli 2x. Sorenya aku upload di IG story bahwa aku baru beli banyak buku, ga bermaksud nge-preloved cuman buat post aja karena emang aku sering post soal buku. Terus ada temenku yang reply, dari sekian banyak judul yang aku beli, pas banget dia nanya yang ABC Murder (what a coincidence). Dia nanya harganya berapa, belinya di mana, terus aku bilang kalo aku kelebihan 1 buku. Dan tanpa basa-basi maupun nawar, dia langsung setuju buat beli bukunya. Tau alasan kenapa aku seneng banget? Karena beberapa menit sebelumnya, aku baru aja checkout Shop** buat beliin temenku sebuah buku. Aku mikir, “Oh ternyata gini ya rasanya sebuah kebaikan dibalas secara instan.” Aku bener-bener ngerasa merinding huhu. Hal ini bikin aku makin semangat buat menebar kebaikan, tp aku ttp ngingetin diri sendiri, kalo berbuat baik ya berbuat baik aja, tanpa harus ngarepin imbalan, apalagi imbalan secara instan hehe.
-Hoppippollaa-
2. Baru kerja selama empat hari tapi udah kerasa kenal akrab bertahun tahun sama partner kerja di tempat baru. Beda 360 derajat sama kerjaan lama, di mana sistem kerja random tanpa SOP dan jobdesc yang jelas. Yaa dari mulai pandemi gajian makin ngga teratur kadang sampai tgl 6 sampai paling parah tgl 11. Bayangin udah berkeluarga banyak kebutuhan juga. Tapi alhamdulillah dapet kerjaan baru yaa walaupun gajian bulan kemarin belum turun juga dari kerjaan lama. Sabar
-Erfan, Jogja-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!