Jokowi Pantau Pemberian Vaksin Untuk Pedagang Di Pasar Tanah Abang

22

For when you get the “wear white” note for the dresscode…

But…”on Wednesdays we wear pink!”
Not you, Regina George.
 
So who?
Pak Jokowi dan Pak Anies Baswedan. Kemarin, keduanya kompak pake putih-putih.
 
IIIIIIIIInteresting. Emang lagi acara apa?
Vaksinasi buat para pedagang pasar di Tanah Abang, Jakarta. Jadi kemarin itu, ada sekitar 9.000 pedagang Tanah Abang yang terdaftar untuk menerima vaksin covid-19. Nah dalam program pilot ini, Pak Jokowi langsung turun memantau ke Tanah Abang dan di sana udah ada Pak Anies Baswedan yang merupakan Gubernur DKI Jakarta. Nah dalam momentum itu, keduanya kompakan pake putih.
I see…tell me more about the program!
Jadi dalam keterangannya pas mantau itu, Pak Jokowi bilang bahwa program vaksinasi ini adalah program tahap II khusus petugas pelayanan publik. Adapun mereka yang divaksin adalah pedagang pasar, pekerja publik, aparat keamanan, wartawan, atlet, juga pekerja di toko dan mall. FYI, jumlah orang yang divaksin pada tahap ini adalah 16,9 juta petugas.
 
Banyak ugha.
Yoi. Dan kalo menurut Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu sih, di Tanah Abang aja, targetnya bakal ada sekitar 55 ribu pedagang yang bakal divaksin dalam waktu enam hari ke depan. Terus, menurut Ketua Koperasi Pedagang Tanah Abang, Yasril Umar, vaksinasinya dimulai untuk pedagang-pedagang yang jualan di Blok A, lanjut ke Blok B, and so on.
Oh gitu, so far gimana prosesnya? 
Well, jadi kemarin itu, Presiden Jokowi, Pak Gub Anies Baswedan, dan Pak Menkes Budi Gunadi Sadikin bareng-bareng meninjau prosesnya langsung. Dalam kunjungan itu juga, Pak Jokowi bilang pada para pedagang, “Siap yaa divaksin? Biar cepet rame…” Nah dalam pantauannya itu juga, Pak Jokowi bilang bahwa proses vaksinasinya cukup baik, manajemen lapangannya juga ok banget. Tapi ya ada beberapa pedagang yang nggak mau divaksin.
Why? 
Katanya sih, “Yha ga mau aja”.  Terus pas ditanyain nanti kalau nggak mau divaksin dan malah dikenakan sanksi gimana? Pedagang tersebut nanya balik gitu, emang udah ada aturannya?
Dan jawabannya adalaaaah…
Udah ada sih, guys. Jadi baru aja nih, Pak Jokowi menerbitkan Perpres soal program vaksinasi dalam menangani Covid-19 di Indonesia. Isinya, dijelasin bahwa kalo ada masyarakat yang namanya udah terdaftar sebagai penerima vaksin, tapi nggak mau divaksin, maka mereka kemungkinan bakal kena sanksi/denda.
Hmm ok, anything else? 
Menkes juga bilang bahwa kalo mereka punya target untuk melakukan vaksinasi ke pedagang-pedagang di 115 pasar di Jabodetabek.  Hal ini bakal berlangsung secara bertahap setelah proses di Tanah Abang selesai. Terus, lanjut deh ke daerah-daerah lain.
 
Speaking of PKL…meet: Kisah Kasih, an organization that focuses on assisting PKL on navigating life during the pandemics. Pssst…check their report for more info!