Friday Pause: Eenie meenie miney mo…

136

Hi Friday,

Yep, it’s finally the day we’ve all been waiting for. If the past four days have been so full with calls, deadlines, targets, and meetings, today you are entitled to take it a little slow. So here, enjoy some memes, tips, and super cool recommendations. See you next week!

For the love of Meme: I promise, one more episode!


Who’s singing “I’m going solo lo lo lo lo lo”?

Jennie? 

Yes and a lot of people around the world. 
Guys, Valentine’s Day was just last week and some of us are stilll…. quite feeling it. Ada yang dinner romantis sama significant others’ nya, ada yang Galentine-an, ada juga yaaaang spent it solo, aka sendirian, aka kayak Jennie.
Nah guys, emang seiring dengan perkembangan zaman, makin banyak individu yang memilih untuk hidup sendiri daripada berpasangan. Fenomena ini tentunya paling banyak ditemukan di negara-negara kayak Amerika Serikat dan Uni Eropa, kalo di Indonesia sih yha…mungkin banyak juga. Nah, kalau memang kamu saat ini sedang single, dan memilih untuk tinggal sendirian aka solo, know that it’s actually a great time for you to reinvent yourself. Kamu jadi punya banyak waktu untuk diri sendiri, to improve your skill and your relationships with friends and family, sampe berfokus pada target dan cita-cita kamu ke depan.
Namun seiring dengan munculnya pandemi, buat kamu yang tinggal sendirian, mungkin ada masa-masanya kamu merasa kesepian. Hal ini normal banget, so first thing to do is to stop beating yourself up. Instead, hari ini kita punya tips-tips yang bisa kamu lakukan untuk mengubah rasa kesepian kamu menjadi perasaan empowered dan bahagia.
  • Find out the root of loneliness: Cari tahu apa penyebab kamu merasa kesepian, apakah itu karena isolasi sosial, atau emang perasaan aja. Kalo isolasi sosial, artinya kamu udah lamaaa banget menutup diri dari dunia luar hingga bikin kamu merasa kesepian kronis. Hal ini tentunya punya pengaruh buruk pada kondisi mental kamu dan meningkatkan risiko kamu menderita penyakit jantung, insomnia, dan masalah kesehatan lainnya. In this case, you need to seek for help. Meanwhile yang kedua, yang perasaan aja, artinya itu sesuatu yang subjektif dan bersifat sementara, tergantung gimana perasaan kamu saat itu. Menurut Elyakim Kislev, seorang peneliti soal kesepian dari University of Jarussalem, bahagia atau nggaknya seorang single dipengaruhi juga oleh faktor stereotype yang banyak diidentifikasikan pada orang yang nggak punya pasangan. Contohnya kayak kesepian, ga laku, ketinggalan dibanding kawan sebaya, bakal hidup tua sendiri, dll. Yha kalo kamu “setuju” pada sterotype ini, tentunya kamu bakal jadi less happy. Meanwhile, mereka yang bahagia adalah para single yang menikmati kesendiriannya dan menyadari bahwa mereka punya “tanggung jawab penuh” untuk bahagia walaupun tanpa pasangan. Jadinya, single yang begini bakal lebih aktif dalam membangun hubungan dengan dirinya sendiri dan orang-orang di sekelilingnya. So, be happy!

  • Building your self-esteem. Iya guys, emang hasil penelitian ilmiah menemukan bahwa orang yang punya pasangan cenderung punya kepercayaan diri yang lebih tinggi dibanding mereka yang single, BUT, it will only happen kalo hubungannya adalah hubungan yang sehat. Tapi ketika hubungannya abusive atau nggak sehat, maka yang terjadi justru kehilangan kepercayaan diri, depresi, hingga cenderung ke self-depreciating. Nah ketika single, kamu punya seluruh kontrol untuk membangun kepercayaan dirimu, so invest in your singlehood. Temukan passion-mu apa, tingkatkan kemampuanmu, perluas jaringan sosialmu, dan dengan sendirinya, kepercayaan dirimu bakal meningkat. Remember, you’re such a catch  <3
  • Replenish yourselves:  Yes, para happy singles bisa melakukan hal-hal yang people in a relationship mungkin perlu banyak kompromi sama pasangan untuk bisa melakukan hal tersebut. We’re talking about exploring. Exploring new hobbies, new places (virtually, for now!), new passion, hingga lanjut sekolah di luar negeri mungkin? Kalo kamu single, you can use all the time you have to focus on yourself and yourself only.
  • Build robust social circles:  Instead of a romantic relationships, para happy singles juga bisa membangun jaringan sosial yang kuat. For example, para singles ini jadi punya waktu banyak untuk hangout with friends, ngobrol sama tetangga, dan memperkuat hubungan dengan keluarga (again, virtually, for now!).  In fact, berdasarkan penelitian yang dilakukan Kislev, orang single punya lebih banyak teman dibanding married couple.    
Now singing “I’m single and very happy”…


And finally, here comes your weekly quarantips.

Welcome back, welcome back. As always, here’s our weekly recs. From you, to you.

But before…
Tell us everything you like! Rekomendasikan hal-hal yang seru menurut kamu (bisa buku, podcast, video youtube, apapun itu, dengan cara mengisi form ini)Nanti, rekomendasimu bakal kita share di weekly quarantips aka below and let other people know how cool you are! Remember, sharing is caring! 

  • Buat yang pengen healing, liburan tapi gaada budget atau terhalang pandemi, cobain deh nonton reality show Korea, judulnya Summer Vacation sama Youn’s Stay. Aku nonton Summer Vacation di sela-sela skripsian kemarin karena butuh liburan tapi gabisa kemana-mana, trus nonton Youn’s Stay karena gabut pengen liburan tapi ogah keluar rumah. (@safiraindarti)

  • Gue mau rekomendasiin lagu dari artis pendatang baru nih, lagu barunya nyeritain tentang pandangan selama 2020 dan jadi bekal buat ngejalanin tahun 2021 you guys can check it out here(@kemalrch)

  • A must have book untuk perempuan:  Judulnya kedengaran intimidating, tapi isinya “Singkat, padat, nggak bertele-tele”, kalau kata book reviewer favoritku di Instagram. (Anonymous)

  • Untuk yang jadi into banget sama skincare dan pengen tau lebih banyak tentang jenis, ingredients, sampai rekomendasi skincare untuk masalah kulit kamu, aku rekomendasiin channel YouTube BeautyWithin. Mereka jelasin how our skincare works dengan penjelasan yang mudah dimengerti banget dan selalu update rekomendasi produk2! (Anonymous)

  • Membaca buku ‘Filosofi Teras‘ karya Henry Manampiring ternyata membuatku menjadi lebih tidak reaktif dan nggak ngomel-ngomel. Filosofi Teras mengajarkan kita untuk fokus terhadap apa yang bisa kita kendalikan (pikiran dan emosi kita sendiri), karena sebenarnya apa yang terjadi pada kita lebih tidak bisa kita kontrol (penilaian orang lain, macet di jalan, dan banyaak kejadian kecil lainnya. Walaupun masih belum sepenuhnya tidak reaktif, tapi rasanya aku jauh lebih tenang sekarang dalam menghadapi masalah. (@yayipradnyasari)
  • Aku mau rekomendasi komik judulnya ‘Aria’ oleh Kozue Amano! Komik ini latar belakangnya di Mars yang sudah bisa ditinggali dan kota neo-Venezia yang didesain kayak Venezia di Bumi. Semua episodenya bikin nyaman dan art style nya juga bagus! A feel good story to accompany your weekend ~ (Anonymous)

  • Selama corona ini, jadi suka banget olahraga di rumah, dari yang awalnya nggak suka olahragaa jadi candu banget hehehe, untuk teman teman yang mau olahragaa tipis tipis bisa banget liat @mrandmrsmuscle dan @heather robertson di youtube….salam sehat semuaaa. (@marwahhusein3)

  • Holaa. saya punya rekomendasi nih buat yang suka ikut kursus-kursus online dan nyari waktu yang flexible kayanya solusi yang tepat deh. Banyak banget topik yang bisa diambil mulai dari dunia kesehatan sampai bisnis dan bahasa. (Anonymous)

Quote of the day:
 
“If my mind can conceive it, and my heart can believe it—then I can achieve it.”
-Muhammad Ali-

Thank you note

Terima kasih buat McG dan Lukas yang udah nraktir kami kopi kemarin!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

1. Beberapa hari yang lalu, aku sama mamiku lagi pengen minum boba super dingin soalnya cuaca juga lagi panas banget. Aku pesan menunya lewat ojol secara manual (soalnya app ojolnya masih baru, belum ada menunya jadi harus manual). Nah, aku pesan 2 dan sudah aku masukin di catatan varian apa yang aku mau. Trus kan, pas ojolnya sampai aku bayar kok mahal ya. Ternyata pesanannya lebih satu karena di catatannya aku kasih nomor gitu, jadi mas nya kira aku pesan 3 trus masnya kayak kasihan gitu mukanya. Trus aku bilang gapapa. Sesudah itu, aku bayar dan bilang, “Mas ini minumannya yang satu untuk mas aja, kasihan panas-panas gni anterinnya.” setelah itu dia langsung bilang terimakasih dan dari raut wajahnya kayak seneng banget gitu. Ternyata lihat senyum orang lain bisa buat hati kita lebih sukacita yaa!

-LW-

(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it hereCome, share us your versions of angels!)