Demo Warga Di Kedutaan Besar Indonesia Yangon Myanmar, Jokowi Minta Sekolah Tatap Muka Dimulai Pada Juli 2021, Pemerintah US dan Kanada Bekerja Sama Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca, Pegolf Tiger Woods Alami Kecelakaan Tunggal di California

171

Hello!

Rise and shine! Remember the old saying that we have to be good to our neighbors? Yep, it doesn’t only apply to your next door tetangga kosan, but also… to another country. Today we’ll talk more about Myanmar and us, school reopening aaaand…some possible greener future. Scroll down..


For when you’ve been wondering about what happened in KBRI Yangon…

Iya guys, jadi KBRI, aka Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di Yangon, Myanmar kemarin menjadi sasaran demo warga.
Hah? Kenapa? 
Gara-gara this article. Jadi dalam artikel ini disebutkan bahwa Indonesia mendukung pemilu ulang setelah kudeta militer yang terjadi di Myanmar. A quick reminder:  Awal Februari lalu, pemimpin sah dan demokratis Myanmar (dipimpin Aung San Suu Kyi) dikudeta oleh Junta militer dengan alasan pemilu yang digelar tahun lalu dan dimenangkan oleh Suu Kyi dkk itu curang. Jadi mereka mau mengambil alih kekuasaan dan tahun depan, pemilunya bakal digelar lagi. Catch Up! on the issue here.
 
Go on…
Merespons ke kondisi ini, publik Myanmar be like “no can do!” dan melakukan aksi protes ke jalan-jalan untuk meminta pemerintahan Suu Kyi balik lagi menjabat. Aksinya juga udah turned violent, di mana ada ratusan warga yang ditangkap dan empat orang meninggal.
 
Meanwhiiile….
Artikelnya Reuters tadi bilang bahwa pemerintah Indonesia mendukung supaya junta militer tetep menjabat sampe pemilunya diulang tahun depan. Disebutkan bahwa solusi yang ditawarkan Indonesia adalah untuk menghindari pertumpahan darah dan membantu kelompok militer dalam menjalankan komitmennya yang katanya bakal menggelar pemilu lagi dan memastikan emang bakal terjadi transfer of power ke pihak yang menang. Nggak cuma mendukung, disebutkan juga bahwa Indonesia mengajak negara-negara ASEAN lain untuk mendukung posisinya.
HAH kok gitu?
Yha gitu. Adapun sumber Reuters adalah tiga orang dari pemerintah yang tidak boleh disebutkan namanya. Artikelnya juga bilang bahwa Indonesia mengajak negara ASEAN lainnya untuk memfasilitasi dialog antara para junta dan para pemrotes dan katanya sih, proposal ini banyak yang mendukung, tapi upaya diplomasinya yang susah.
I see, and? 
Yha terkait pemberitaan ini, tentunya KBRI Yangon didemo warga Myanmar yang bilang bahwa aksi kudetanya militer Myanmar itu ilegal dan mereka nggak butuh pemilu baru. Para demonstran juga bilang bahwa mereka maunya yha pemimpin lama yang menjabat lagi dan plz banget hargai suara kami.
 
Terus terus…
Terus disebutkan juga bahwa Menteri Luar Negeri Indonesia Bu Retno Marsudi bakal berkunjung ke Myanmar pada Kamis hari ini, di tengah aksi demonstrasi yang tengah berlangsung. Nah menanggapi hal ini, Jubir Kemlu, Teuku Faizasyah, bilang bahwa beritanya nggak bener, karena Bu Retno justru lagi di Thailand.
Tapi kunjungannya emang bahas soal Myanmar?
Iya emang sih, Bu Menlu emang lagi melakukan kunjungan ke beberapa negara ASEAN untuk membahas tentang kondisi Myanmar. Kunjungan pertamanya ke Brunei Darussalam pada Rabu (17/2), terus ke Singapura. Adapun kunjungan-kunjungan tersebut adalah instruksi dari Pak Jokowi, setelah pertemuannya dengan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi dan PM Malaysia bilang kalau Menlu ASEAN harus ketemu secara khusus untuk bahas kondisi Myanmar.
And? 
Terus kemarin, pas Bu Retno lagi kunjungan ke Bangkok, beliau bertemu sama Menlu Myanmar rezim militer, U Wunna Maung Lwin. Nah, dalam pertemuan tersebut Bu Retno meminta Myanmar untuk nggak menggunakan kekerasan dalam menanggapi demonstran, mendengarkan suara rakyat Myanmar, dan ngasih akses kunjungan kemanusiaan untuk orang-orang yang ditahan militer, termasuk bagi Suu Kyi.
 
Well, I believe Bu Retno has a say…
Of course. Dalam keterangannya, Bu Retno juga bilang bahwa “Transisi demokrasi inklusif harus diupayakan sesuai dengan keinginan rakyat Myanmar. Jalan apa pun yang ditempuh di depan harus dilakukan untuk mencapai tujuan ini.” Terus, “Indonesia sangat prihatin dengan situasi di Myanmar dan mendukung rakyat Myanmar. Kesejahteraan dan keamanan masyarakat Myanmar menjadi prioritas nomor satu.”
Got it, anything else? 
Menurut Kemlu, aksi demo di KBRI Yangon berjalan aman dan kondusif. Selain itu, warga Indonesia yang ada di Myanmar juga kondisinya aman. FYI, Menlu Thailand juga ikut pertemuan Bu Retno sama Menlu Myanmar. Dalam pertemuan tersebut, Bu Menlu juga bilang bahwa Indonesia turut prihatin sama kondisi politik yang terjadi di Myanmar. Oh iya FYI, gara-gara pertemuan ini, Kedutaan Thailand di Myanmar juga didemo gengs.

For when you can’t wait to go back to school…

You’ll be able to, soon! 

Really? 
Yes. Kemarin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim baru aja bilang bahwa sekolah udah boleh mulai tatap muka lagi setelah para guru divaksinasi. Menurut Mas Menteri, udah terlalu lama anak-anak kita sekolah tanpa tatap muka.
Hah seriiiius?
Yep. Lebih jauh Mas Nadiem bilang bahwa kalau program vaksinasinya bisa selesai pada akhir Juni, kemungkinan besar tahun ajaran baru depan sekolah udah boleh tatap muka. Rencananya, Kemendikbud punya target untuk memvaksinasi sekitar lima juta guru, terus Pak Jokowi juga pengen sekolahan mulai tatap muka pada Juli 2021.
Finallyyyyyyy….. 
Yha tapi meskipun udah boleh buka, namun perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia bilang bahwa sekolah masih teteup harus menerapkan protokol kesehatan karena emang covid-19 masih belum terkendali.  This meansyou still have to keep your distance with your besties ya.
Terus terus, siapa aja yang divaksin?
Yhaa menurut Mas Menteri sih yang jadi prioritas untuk divaksin adalah guru PAUD, SD, dan SLB dulu. Terus baru deh para guru SMP, SMA dan dosen perguruan tinggi. Hal ini karena anak-anak lebih susah menjalankan pendidikan jarak jauh karena mereka butuh interaksi fisik.
 
I see…
Adapun untuk distribusi vaksin ke daerah, maka penyalurannya bakal diatur oleh pemerintah pusat di bawah Kementerian Kesehatan. FYI guys, meskipun targetnya Kemendikbud mau memvaksin lima juta guru, namun saat ini ada sekitar 5,5 juta guru di Indonesia, both yang guru negeri dan swasta.
Ok…terus gimana cara dapet vaksinnya? 
If you’re a teacher, daftar peserta vaksin serta jadwal dan lokasinya bakal diumumin sama dinas kesehatan/dinas pendidikan/kantor wilayah di daerah masing-masing. Terus kalo udah dapat jadwal, guru dan tenaga pendidikan harus bawa identitas diri ke tempat vaksinasi untuk mendapatkan dosis vaksinnya. Selain itu, guru juga harus bawa surat pernyataan dari pimpinan satuan pendidikan pas mau divaksin.
Ok, anything else? 
Dalam acara peluncuran program vaksinasi terhadap guru kemarin, disebutkan bahwa ada 650 guru, dosen, tenaga kependidikan, sampai ke pegiat pendidikan yang divaksin. Adapun organisasi profesi guru yang juga mengirim perwakilannya adalah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ikatan Guru Indonesia (IGI), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Forum Guru Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia, Majelis Nasional Pendidikan Katolik, Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI), Asosiasi Guru Seni Budaya Indonesia (AGSBI), dan asosiasi profesi guru lainnya.

Who’s just made a commitment for a better (and greener) future?

Sounds like a story of a newly wed couple.
Close. We’re talking about The United States (US) and Canada. 
They’re about to getting married?
Nggak lah, gokil. Tapi Selasa lalu, pemimpin dari keduanya baru aja sepakat untuk kerja sama demi mencapai net-zero emissions by 2050.
Net-zero emissions? 
Iya. Jadi Net-zero emission ini adalah kondisi di mana emisi gas rumah kaca (gas yang bikin bumi memanas) yang dihasilkan oleh manusia harus “seimbang” sama upaya untuk menghilangkan gas emisi tersebut melalui carbon removal.  Gimana caranya? Yha dengan mengurangi aktivitas manusia yang menghasilkan emisi gas rumah kaca, kayak dari kendaraan dan pabrik-pabrik. Setelah emisinya diturunkan, terus dilakukan juga kebijakan-kebijakan untuk memulihkan atmosfir kayak merestorasi hutan, hingga beralih ke energi terbarukan. Nah dengan begini, maka bisa tercapai deh, target net-zero emission tadi, yang tujuannya juga adalah untuk mengurangi efek pemanasan global.
 
I see…
Soal net-zero emission tadi, emang ada negara-negara yang udah menargetkannya, kayak Norwegia, Finlandia, Fiji, Swedia, dll. Meanwhile, negara yang udah mencapai status net-zero emissions adalah Bhutan. Nah minggu ini, Kanada dan Amerika Serikat baru aja joined the club dengan mencapai kesepakatan untuk bareng-bareng mencapai net-zero emissions-nya by 2050.
 
How?
Yha dengan bikin kebijakan-kebijakan spesifik terkait lingkungan di tingkat kementerian di masing-masing negara. Adapun upaya level Menteri ini bakal dipimpin sama John Kerry (US Special Climate Change Envoy) dan Menteri Lingkungan Kanada, Jonathan Wilkinson. FYI guys, kerja sama ini juga disetujui keduanya setelah Biden resmi mencabut izin proyek saluran (Keystone XL) minyak mentah yang memanjang dari Alberta, Kanada sampai ke Nebraska, AS. FYI, proyek ini udah lama jadi prahara karena merusak lingkungan dan menerobos ke tanah milik para leluhur bangsa Native Americans. Di eranya Trump, proyek ini berjalan dengan pesat namun di hari pertama Biden jadi presiden, he was like, “Not with me, folks,” dan langsung deh, dicabut izinnya.
 
Good to hear…
Nah balik lagi ke net-zero emissions tadi, jadi Menurut PM Trudeau,  Amerika Serikat udah tertarik untuk meningkatkan impor pembangkit listrik tenaga air (hydroelectric power) dari Kanada. Terus, Menteri Wilkinson juga bilang bahwa mereka bakal menggabungkan energi bersih Kanada dengan pembangkit listrik tenaga angin, matahari, dan geothermal-nya Amerika Serikat.
I see, anything else? 
Terkait kerja sama ini, Amerika Serikat bilang juga bilang bahwa negara-negara di wilayah Amerika Utara bakal bekerja sama untuk menyelaraskan kebijakan yang ada. Selain itu, mereka juga berencana untuk mengumumkan target pengurangan emisi baru dari the Paris Agreement tahun 2030 sebelum tanggal 22 April 2021 nanti, secara AS bakal jadi host dari climate leaders summit pada waktu tersebut.

Aaaaaaand not so good news from the golf world…

US Golfer Tiger Woods is seeeriously injured.
Yep, seriously. Jadi gengs, golfer Tiger Woods, pemegang gelar pemenang di at least 15 turnamen golf pada Rabu kemarin baru aja terlibat dalam kecelakaan tunggal di Ranchos Palos Verdes, California. Dalam laporan polisi, disebutkan bahwa Woods lagi ngebut di jalan tol, terus hilang kendali, jadi kecelakaan. Adapun kecelakaan ini lumayan parah gengs, di mana Woods sampe harus dibantu untuk keluar dari kendaraannya yang kebalik. Terus pas bantuan medis datang, Woods juga ditemukan dalam keadaan sadar, meskipun cedera parah. Menyusul kecelakaan ini, Woods juga langsung menerima tindakan operasi di bagian pergelangan kaki kanannya.  Menurut agennya Woods, Mark Steinberg, yang cedera bukan kaki kanannya aja, tapi sebenarnya dua-duanya, jadi bisa jadi, Woods bakal harus menjalani operasi lagi untuk kedua kakinya. FYI, Woods baru aja pulih dari operasi kelimanya di bagian punggung dengan harapan bisa main secara profesional lagi tahun ini (kalau udah dibolehin sama dokter).  But yeah, looks like he needs more time to recover.

“He has tons of money,”

Gitu kata bilioner yang juga philanthropist, Bill Gates pas ngomentarin terkait bosnya Tesla, Elon Musk yang lagi seneng-senengnya invest di Bitcoin. Menurut Gates, yha klo Musk sih gpp keranjingan bitcoin karena duitnya banyak, tapi kalo kamu punya duit lebih dikit dari pada Musk (which probably is true), kamu mungkin harus sedikit berhati-hati. Gitu katanya.
 
Bill Gates is your mood when you just gajian…

Catch Me Up! Recommendations

Kelamaan WFH bikin kamu sakit pinggang? Here’s how to tackle that.

A thank you note…

Thanks to Prast AN for buying us coffee yesterday!
(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

1. Bapak lagi dirawat di rumah sakit, jadi kemarin bolak balik ke rumah sakit nyetir sendiri. Sebenernya udah diwanti-wanti untuk ga bawa mobil setiap hari karena masih belum terbiasa cek mesin sendiri (biasanya dicek bapak baru boleh pergi) dan udah diwanti-wanti juga untuk cek air radiator. Kemarin udah ngecek dan oke-oke aja. Eh tadi pagi pas di jalan tiba-tiba mesin mobil berderak dan pas liat indikator, udah overheat. Buru-buru pull-over entah di mana untuk dinginin mesin mobil. Pas buka kap mobil buat dinginin mesin, tiba-tiba ada bapak-bapak dari seberang jalan tanya ada apa. Setelah jelasin masalahnya, bapak-bapak itu langsung cek air radiator mobil dan ada dua bapak-bapak lain ikut lihat dan bantu cari air. Karena kurang, bapak dari seberang jalan ambil air galon dan dibawa nyebrang jalan ke mobil untuk isi air radiator. Dibantu bapak lain untuk angkat dan isi air radiator. Pas udah selesai, mau ngasih sedikit uang untuk beli minum/rokok tapi ditolak sama tiga bapak tadi. Katanya gausah neng, gapapa. Semoga bapak-bapak tadi yang bantu dilancarkan urusannya ya pak! Terima kasih banyak.
-Newbie driver-
2. Emosi aku lagi gak stabil dan nggak bisa menerima keadaan apapun di hidup aku. Termasuk nggak bisa nerima kalo pacar aku lagi ga ada untuk aku karena sibuk bekerja. Aku kacau banget sampe impulsif ngirim message WhatsApp ke dia kalo aku mau sendiri dululah sok-sok healing sampe aku tenang karena banyak masalah dan ngasih tau aku mau konsul ke psikiater. Aku udah berpikiran aneh-aneh kalo semisalnya dia udah mau end sama aku karena dia nggak bisa handle aku. Surprisingly, respon dia malah nyemangatin aku agar bisa kelarin masalah-masalah dan bisa stabilin emosi. Malamnya kita telponan karena aku mau update progress dari psikiater. Dia masih belum kelar kerjaan dan ngantuk tapi masih mau denger update dariku. Lagi-lagi dia responnya sangat tenang dan bikin tenang jugasi wkwk. Dia kasih tau aku untuk lakuin apapun yang bisa bikin tenang. Bener-bener tenang dan sabar ngasih tau ke aku padahal aku tiap minggu ngaco banget emosinya dan gak jarang luapin ke dia juga. Makasih banget by, udah mau luangin waktu buat aku yang lagi caur gini. I really appreciate your efforts. sayang banget!!
-Mor, Cibis 8.-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!