Corona Updates 15 Februari 2021

118

Yep, it’s still here. Your Covid-19 updates.

And as always, we start…

Nationally.

  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 1.21.468 kasus, 33.183 meninggal (2,7% dari terkonfirmasi), dan 1.025.273 (84,2% dari terkonfirmasi) sembuh.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (303.175 kasus), Jawa Barat (170.642 kasus), Jawa Tengah (138.547 kasus), Jawa Timur (119.479 kasus), dan Sulawesi Selatan (50.941 kasus).
  • Minggu kemarin, Pemkot Surabaya menerbitkan surat edaran yang berisi larangan pasien positif Covid-19 di Surabaya untuk melakukan isolasi mandiri di hotel atau penginapan. Dalam edaran itu disebutin bahwa isolasi mandiri di hotel atau penginapan dikhawatirkan berpotensi menularkan virus corona ke pengunjung lainnya. Karenanya, pihak pengelola hotel atau apartemen diminta untuk lapor ke petugas setempat kalo ada tamunya yang nginep selama tiga hari atau lebih.
  • Seiring dengan udah dimulainya program vaksinasi di berbagai daerah, Pemerintah menyatakan siap menjamin dengan memberikan kompensasi atau biaya santunan bagi warga yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Kompensasi ini bakal dikasih pada penerima vaksin yang berujung kecacatan hingga menimbulkan kematian akibat pengaruh vaksin virus corona (covid-19).
  • Presiden Jokowi baru aja menerbitkan aturan terkait sanksi yang bakal dikenakan ke kamu-kamu calon penerima vaksin tapi menolak divaksin. Adapun sanksinya bisa berupa denda, penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, dan penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan.

  • Who’s saying “disagree!!!?” Yep, Epidemiolog Universitas Griffith Dicky Budiman mengatakan bahwa pemerintah sebaiknya nggak memberikan sanksi kepada warga yang menolak diberikan vaksin Covid-19. Menurutnya, program vaksinasi Covid-19 harus memiliki prinsip voluntary atau bersifat sukarela dari masing-masing individu dan nggak bisa dipaksakan. Pemaksaan justru dinilai kontraproduktif, karena kemauan vaksin ini harusnya dibangun oleh pemerintah dengan komunikasi yang sifatnya persuasif tentang vaksin Covid-19, bukan pemaksaan.
  • PT KAI menambah 6 stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan GeNose mulai hari ini. Keenam stasiun tersebut yaitu Stasiun Gambir, Solo Balapan, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasar Turi. Sebelumnya, tes screening covid-19 ini hanya tersedia di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Dengan penambahan tersebut, total stasiun yang menyediakan layanan tes GeNose menjadi 8 stasiun.
  • Sejauh ini, Polri udah menyiapkan menyiapkan 13.500 personel untuk menjadi vaksinator Covid-19. Minggu lalu, Kapolri Listyo Sigit bilang bahwa dari jumlah itu, sebanyak 900 personel telah mendapatkan pelatihan sebagai vaksinator dan bakal juga bertugas untuk mengawal dan mengamankan proses vaksinasi.

 International. 

  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 108.576.068 kasus dan 2.394.694 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (27.575.344 kasus), India (10.904.940 kasus), Brazil (9.809.754 kasus), Inggris (4.038.929 kasus), dan Russia (4.026.506 kasus).
  • Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga baru aja membentuk satuan tugas khusus yang ditunjuk untuk mengurangi isolasi covid-19. Alasannya, isolasi mandiri ini udah mendorong tajamnya peningkatan angka bunuh diri di negeri Matahari Terbit itu. Selain itu, catatan pemerintah juga menunjukkan bahwa angka kematian bunuh diri akibat isolasi mandiri kebanyakan dilakukan oleh perempuan.
  • Kementerian Pertanian Polandia baru aja mengkonfirmasi temuan varian baru virus corona pada binatang cerpelai atau mink, pada Sabtu kemarin. Varian virus yang ditemukan di peternakan Polandia Utara itu dilaporkan berpotensi menularkan virus dari cerpelai ke manusia, dan juga sebaliknya.
  • Inget ga guys, bahwa minggu lalu, WHO baru aja mengumumkan hasil investigasinya atas awal mula munculnya Covid-19 di China? Nah ternyata, dalam menjalankan upaya investigasinya itu, WHO bener-bener kesulitan mendapat data mentah dari pemerintah China. Hal ini diungkapkan oleh Peter Ben Embarek, yang memimpin misi ahli WHO ke Wuhan dalam wawancara dengan AFP, Sabtu kemarin. Menurutnya, mereka belum menerima akses ke data mentah yang cukup saat di China, dan mereka frustrasi bgt. Karenanya, WHO berharap data yang diminta bakal ada di masa yang akan datang.
  • Terkait temuannya WHO ini, Amerika Serikat be like, “jujurlah padaku…bila kau ngumpetin data…” aka meminta China supaya bisa ngasih lebih banyak data ke WHO. Tentunya, respons ini muncul setelah tim investigasi WHO balik dari China dengan hasil temuan yang belum jelas soal asal mula si virus. OK ok, ni guys, the whole background-nya.  
  • Demi mempercepat penyaluran vaksin di masyarakat, perusahaan bioteknologi Amerika Serikat Moderna menargetkan untuk dapat menambah jumlah dosis vaksin corona yang dikemas dalam satu vial. Penambahan itu bakal bertambah dari yang sebelumnya berisi 10 dosis menjadi 15 dosis.
  • Ahli epidemiologi dari London School of Economics Science (LSE) Olivier Wouters mengatakan bahwa diperlukan akses penyediaan vaksin yang setara di masyarakat kalo mau Covid-19 segera berakhir. Menurutnya, praktik penimbunan vaksin secara besar-besaran di negara-negara kaya yang justru akan memperburuk keadaan dan bikin pandeminya makin sulit dikendalikan.